Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Rencana pembangunan ring road timur terus digodok Pemerintah Kota Madiun. Walikota Madiun Maidi bersama tim konsultan dari akademisi dan entrepreneur sengaja meninjau lokasi calon ring road timur di Kota Pendekar, Rabu (10/6). Peninjauan merupakan bagian tahapan perencanaan pembangunan ring road bantuan pemerintah pusat dengan nilai Rp 600 miliar tersebut.

‘’Ring road saat ini memang masih dalam perencanaan. Tetapi kita segera awali perencanaan itu dengan peninjauan lokasi. Hari ini saya pimpin langsung bersama tim konsultan dan teman-teman OPD terkait,’’ kata Walikota Maidi disela peninjauan.

Peninjauan, kata walikota, juga untuk menentukan titik-titik mana yang akan dilalui jalur ring road timur tersebut. Peninjauan dimulai dari titik simpang empat Rejo Agung dan sejumlah titik di Kelurahan Tawangrejo. Titik itu disebut sebagai pintu masuk ring road timur. Artinya, bakal berhadapan dengan ring road barat. Rombongan juga menyusuri areal persawahan di kelurahan Tawangrejo tersebut. Jalur ring road memang sebagian besar melewati areal persawahan.

‘’Tentu kita maksimalkan dulu aset pemerintah kota. Kita kan punya beberapa tanah bengkok. Tetapi pastinya melewati tanah warga,’’ ungkapnya.

Rombongan lantas bergerak ke daerah Sukosari, Pasar Kojo, hingga simpat empat Jalan Kapten Tendean (Te’an). Rute ring road direncanakan melewati sejumlah titik tersebut. Walikota menyebut sengaja melibatkan akademisi dan pengusaha untuk memetakan titik pertumbuhan ekonomi ke depan. Ring road memang digadang menjadi sarana percepatan pertumbuhan ekonomi di sisi timur wilayah Kota Madiun.

‘’Sekalian kita lihat sekiranya titik-titik mana yang untuk rest area, SPBU, titik persimpangan jalan dan lain sebagainya. Makanya, kita libatkan konsultan dari entrepreneur juga. Artinya, kita tidak ingin pembangunan ini asal-asalan,’’ tegasnya.

Bahkan, walikota juga bakal melibatkan Pemkab Madiun. Hal itu penting lantaran keberadaan ring road berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Madiun. Daerah sekitar juga akan berdampak tentunya. Walikota menyebut bakal segera menyelesaikan gambar rencana pembanguan ring road itu untuk dilakukan pembahasan bersama Pemkab Madiun. Perencanaan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini.

‘’Pak bupati, Bappeda beserta krunya akan kita ajak bicara untuk menentukan apa yang harus disiapkan masing-masing. Karena keberadaan ring road akan menumbuhkan perekonomian sisi timur kota dan Kabupaten Madiun bagian selatan,’’ pungkasnya sembari berharap dukungan masyarakat terutama daerah yang terlewati jalur ring road. (Red).

Source : FB- Pemkot Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kepala Bappeda Kota Madiun, Totok Sugiarto menjelaskan bahwa ada 6 Prioritas Pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun tahun 2021.

Hal itu disampaikan oleh Totok saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Madiun tahun 2021.

Lebih lanjut Totok menjelaskan proyeksi anggaran tahun 2021,total pendapatan Kota Madiun tahun 2021 adalah 1.069.846.758.000. “Untuk proyeksi total belanja sesuai Musrenbang 2021 adalah 1.537.781.778.155 yang meliputi 240 program, 873 kegiatan dan dikerjakan oleh 34 Perangkat Daerah. ” Totok Sugiarto.

Anggaran tersebut, lanjut Totok, akan dipergunakan untuk mencapai enam prioritas pembangunan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kota Madiun di tahun 2021.

Keenam prioritas pembangunan itu adalah :

  1. Meningkatkan ketahanan ekonomi dan daya saing daerah untuk pertumbuhan berkualitas serta penurunan kemiskinan.
  2. Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan untuk meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing.
  3. Pelestarian dan pengembangan budaya daerah untuk pengembangan pariwisata.
  4. Peningkatan infrastruktur untuk menopang pengembangan ekonomi daerah.
  5. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana.
  6. Peningkatan kualitas pelayanan publik serta peningkatan ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Sementara Tema Musrenbang Kota Madiun untuk RKPD tahun 2021 adalah : Pengembangan potensi ekonomi daerah dan pariwisata yang didukung SDM berkualitas dan infrastruktur yang berwawasan lingkungan. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahamawan

Penyunting : Agin Wijaya

JAKARTA, Madiunraya.com – Pemerintah berencana kembali membuka lowongan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dalam waktu dekat. Saat ini pemerintah sedang menyusun formasi yang dibutuhkan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur mengatakan porsi terbesar formasi CPNS tahun 2018 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialisasi. Hal itu mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan. 

Karena itu, rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan atau guru dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

“Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” kata Asman dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (29/5/2018).

Saat ini jumlah PNS atau biasa disebut Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38%.

Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

Asman juga mengatakan bahwa Indonesia dan dunia tengah menghadapi perubahan cepat di era industri 4.0 yang dicirikan dengan dominannya peran mesin dan otomatisasi, serta terintegrasinya sistem komputasi dan jejaring dalam proses fisik. 

“Oleh karena itu, diperlukan ASN yang profesional, berwawasan global, menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki daya hospitality, entrepreneurship, dan networking, serta tentunya tetap harus memiliki rasa nasionalisme dan berintegritas,” jelasnya.

Untuk itu, kata Asman, dalam pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS harus berdasarkan enam prinsip yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN serta tidak dipungut biaya.

“Forum Konsultasi dan Validasi Usulan Kebutuhan PNS ini bertujuan untuk memastikan bahwa usulan Kebutuhan PNS pada Kementerian/Lembaga tahun 2018 sudah sesuai dengan arah pembangunan nasional dan kebutuhan organisasi sehingga tidak terjadi mismatch,” ujarnya. 

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.