Surabaya, MADIUNRAYA.com

Libur Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat untuk liburan baik di dalam kota maupun di luar kota melakukan touring bersama teman ataupun berkendara motor bersama keluarga. Sebelum berkendara, pastikan dulu segala yang dibutuhkan siap terutama sekali kesehatan dan perlengkapan keselamatan di jalan. Rute yang akan ditempuh juga harus disiapkan agar tidak ada masalah yang dapat menghambat perjalanan sehingga perjalanan jadi menyenangkan dan tiba di tujuan dengan aman.

Berikut adalah tips #Cari_Aman berkendara menyenangkan saat Nataru yang disampaikan oleh Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, Hari Setiawan.

  1. Pastikan Motor dalam kondisi prima
    Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya melakukan servis berkala, mengganti oli, periksa komponen keseluruhan dan ganti ban bila perlu.

Pastikan servis motor ke bengkel resmi seperti AHASS agar motor selalu terjaga dengan optimal dan sehat pastinya juga akan meningkatkan kenyamanan dalam berkendara.

  1. Perlengkapan berkendara.
    Persiapkan perlengkapan berkendara seperti helm, jaket, sarung tangan, sepatu dan memakai celana panjang agar terlindungi selama perjalanan dan juga kelengkapan surat-surat berkendara.

“Jangan lupa membawa jas hujan dengan model baju dan celana, mengingat bulan Desember ini curah hujan masih cukup sering terjadi di beberapa daerah khususnya di Jawa Timur” kata Hari.

  1. Cek informasi rute perjalanan.
    Di era modern saat ini kita di beri kemudahan mencari informasi melalui smartphone untuk bisa cek kondisi actual rute perjalanan yang akan dilewati menggunakan aplikasi GPS ang akan menginformasikan rute mana saja yang tercepat dan melewati hambatan seperti perbaikan jalan ataupun jalur macet.

4.Pastikan Kondisi Fisik Sehat
Berkendara sangat menyenangkan apabila di imbangi dengan kondisi tubuh yang sehat. Lakukan pemanasan terlebih dahulu seperti streching selama 5- 10 menit sebelum berkendara. Sebaiknya istirahat sejenak setelah berkendara selama 3 jam, jangan berkendara apabila mengantuk yang bisa mengakibatkan kecelakaan ketika tertidur saat berkendara.

“Berkendara motor saat liburan memang menyenangkan apalagi berwisata ke gunung, tapi perlu diingat juga keselamatan berkendara di jalan juga lebih penting , seperti slogan keselamatan berkendara dari Honda, #Cari_Aman. “tutup Hari.

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com

Berbeda wilayah beda juga ragam persoalannya. Ini pula yang terjadi di wilayah-wilayah kecamatan di Kabupaten Pacitan. Jika sebelumnya Kecamatan luar banyak mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan, beda halnya dengan kecamatan kota. Di wilayah ini justru persoalan drainase dan banjir kota yang menjadi isu utama.

Kondisi ini diungkapkan para kasun dalam acara pembinaan dan sarasehan oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (Mas Aji) kepada aparatur pemerintah meliputi kades dan kasun se- Kecamatan Pacitan, Selasa (13/12/2022).

Salah satunya disuarakan Suyono, Kasun Barang Desa Arjowinangun. Menurutnya, wilayah Arjowinangun memiliki persoalan rutin yakni genangan air yang sulit surut saat musim penghujan. Hal ini disebabkan saluran atau parit menuju pembuangan akhir terlalu kecil. Bahkan menurut Suyono persoalan serupa juga terjadi di desa tetangga yakni Menadi dan Mentoro.

“Mohon kiranya dari dinas terkait untuk ada normalisasi saluran di desa kami,” katanya.

Hal senada disampaikan Andung Wisnu Kasun Kebonredi Desa Tanjungsari. Di wilayah tersebut saat terjadi banjir kota pasti ikut terdampak. Persoalanya serupa yakni selokan yang ada tidak mampu menampung debit air. Parahnya saluran tersebut tidak bisa dilakukan pembersihan karena tertutup beton.

“Warga tidak bisa kerja bakti untuk normalisasi karena trotoar tertutup, sehingga warga kesulitan untuk gotong royong membersihkan,” ungkap Andung.

Menyikapi beragam keluhan tersebut, Mas Aji mengaku jika persoalan banjir kota memang menjadi PR sampai saat ini. Dan ini akan selalu menjadi fokus penanganan. Untuk itu Dia minta kepada dinas terkait pengadaan eskavator mini untuk normalisasi saluran pembuangan air.

“Insya Allah tahun ini eskavator mini yang kita butuhkan datang. Nanti akan kita launching untuk normalisasi saluran air di Arjowinangun,” kata Mas Aji.

Terkait banjir kota Mas Aji minta masyarakat memahami kondisi Pacitan. Normalisasi drainase saja tidak cukup namun ekosistem hulu harus juga diperhatikan. Geografis Pacitan yang bergunung rentan terjadi sedimentasi lumpur jika banjir melanda. Akibatnya, endapan lumpur cepat menyumbat saluran air. (red)

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com

Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji (Mas Aji) selalu membangkitkan semangat kerja bagi seluruh elemen masyarakat. Bahkan cara yang satu ini tergolong unik. Alih-alih memberi pembinaan kepada Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) PPKBD dan Sub PPKBD se- Kecamatan Pacitan, Mas Aji justru menggelar kuis berhadiah.

Tapi tunggu dulu, meskipun terkesan sepele tentu saja ini bukan kuis biasa. Ada sebuah nilai pembelajaran yang ingin disampaikan Bupati muda ini kepada ibu-ibu kader. Yakni, nilai keberanian, kecepatan serta keputusan.

Mas Aji memberikan pertanyaan kepada peserta dengan pertanyaan yang unik tapi sulit untuk dijawab. Namun, bagi yang berpikir cepat dan memiliki keberanian pasti akan bisa memberi keputusan yang tepat.

“Ini sebuah pelajaran bagaimana kita berani melangkah, berani berubah. Kalaupun ada kekeliruan itu akan menjadi pembelajaran sekaligus bisa kita betulkan bersama-sama,” ungkap Mas Aji, Selasa (13/12/2022).

Cara Mas Aji memberikan pembinaan dengan menggelar kuis berhadiah ini tentu lebih mengena. Apalagi kader IMP ini hampir semuanya perempuan. Bahkan, sebagian dengan usia yang tidak muda lagi. Terbukti, kuis dadakan tersebut langsung mendapat sambutan antusias kader. Dengan percaya diri mereka berani berebut maju untuk menjawab meskipun terkadang jawabannya tidak tepat.

Dalam kesempatan itu Mas Aji menyampikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada kader atas kerja keras dan pengabdiannya selama ini. Khususnya dalam upaya membentuk keluarga yang sehat dan bahagia menuju Pacitan Bangga Kencana. (red)

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayu Aji tiba kembali di Pacitan setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan dan ibadah Umroh ke Tanah Suci, Mekkah.

Kedatangan orang nomor satu di Pemkab Pacitan itu disambut oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Halaman Wingking (Halking) Pendopo Pacitan, Senin (10/10/2022).

“Alhamdulillah sore ini tiba di Pacitan disambut hangat oleh teman teman kepala OPD di Halking Pendopo Pacitan,” Ucap Mas Aji, panggilan akrabnya.

Bupati Pacitan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan do’a sehingga ibadah Umroh yang dilakukannya bisa berjalan lancar.

“Terima kasih atas doa restunya untuk masyarakat Pacitan sehingga ibadah umroh saya berjalan dengan lancar semoga berkah. Amiin ya rabbal alamin,” tambahnya.

Beberapa tokoh masyarakat turut mendoakan perjalanan dan ibadah Umroh yang dilakukan Bupati Pacitan mendapatkan keberkahan.

“Alhamdulillah….sehat dan selamat usai memenuhi panggilan-Nya ke Tanah Suci….semoga mabrur dan berkah bagi warga dan masyarakat Pacitan….Aamiin,” ucap Prabowo, salah satu tokoh di Kabupaten Pacitan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Heri Setijono juga mengucapkan hal serupa.
“Sugeng rawuh di Pacitan, semoga menjadi ibadah umroh yang mabrur. Membawa kebaikan untuk semua. Aamiin,” ucapnya.

Putra Tokoh Pembangunan di Pakis Baru Nawangan, Gembong Suwarno juga mendoakan Bupati.
“Alhamdulilah.., semoga Mabrur Mas Bupati,” ucapnya.

Sebelumnya, Mas Aji dan rombongan melakukan Ibadah Umroh dari akhir September 2022 dan tiba kembali di Pacitan pada Senin (10/10/2022). (red)

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji melakukan pemantauan langsung penyaluran BLT di beberapa wilayah.
Menurut orang nomor satu di Pemkab Pacitan itu, BLT BBM harus tepat sasaran dan berjalan dengan baik serta lancar.

“Pemerintah secara bertahap mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) bersubsidi kepada masyarakat. Bantuan akan diterimakan selama 4 bulan mulai bulan September hingga Desember 2022 dengan besaran nominal 150 ribu rupiah untuk masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM) per-bulan,” terang Mas Aji, panggilan akrabnya, Selasa (13/09/2022).

Di Kabupaten Pacitan, lanjut Mas Aji, Penyaluran BLT BBM mulai berjalan dibeberapa desa di masing-masing kecamatan sejak awal bulan ini.

“Sesuai petunjuk teknis, penyaluran terbagi dalam dua tahap yakni bulan September dan akhir November 2022,” tambahnya.

Bupati Indrata Nur Bayuaji yang melakukan pemantauan langsung penyaluran BLT di lapangan mengaku cukup lega dengan penyaluran BLT BBM.

Saat memantau penyaluran BLT di wilayah Kecamatan Bandar, salah satunya, di Desa Petungsinarang menurutnya penyaluran BLT berjalan dengan baik dan lancar. Di wilayah tersebut terdapat 221 keluarga penerima manfaat BLT BBM.

“Ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat. Hanya pesan saya, jangan dibelikan pulsa semuanya. Silahkan digunakan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat,” kata Bupati kepada masyarakat penerima bantuan.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pokok, Bupati menyarankan masyarakat penerima BLT untuk memanfaatkan uang yang diterimanya untuk hal-hal yang produktif. Semisal, dibelikan hewan ternak yang harapannya dapat berkembang sehingga dapat menjadi sumber ekonomi keluarga.

Selepas dari Desa Petungsinarang, Mas Aji memantau pelaksanaan penyaluran program bantuan PKH Plus serta BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Pendopo Kecamatan Bandar serta penyaluran BLT BBM di Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo. (red)

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com
Kasus pencurian kotak amal terjadi di Masjid Baitul Mukmini, RT 1 Lingkungan Nggandring, Dusun Sidomakmur Desa Kasihan Kecamatan Tegalombo Pacitan.

Menurut Kepala Dusun (Kasun) Sidomakmur, Kabul, dirinya mendapatkan laporan dari warganya akan peristiwa tersebut.

“Pagi ini, ada maling kotak amal di Masjid Baitul Mukmini di RT 1, “ucap Kasun Kabul, Selasa (06/09/2022), melalui sebuah video yang tersebar di grup-grup Whatshaap.

Lebih lanjut, Kasun Kabul menyebutkan ciri-ciri pelaku.

“Tadi ada warga yang mengetahui ada seseorang berperawakan tinggi, rambutnya agak panjang, motornya protolan dan jaketnya hitam. Dikira mau siaran atau bagaimana, ternyata setelah di cek Kotak Amal sudah di bobol dan pelaku berhasil kabur,” urai Kasun Kabul.

Atas kejadian itu, Kasun Kabul berharap agar warga yang lain senantiasa waspada.

“Harap bagi warga masyarakat yang lain, dijaga kotak amal masjidnya masing-masing. Walaupun BBM naik, kalau kotal amal masjid yang disikat itu sudah keterlaluan,” tambahnya.

Tentang jumlah uang yang diambil, Kasun Kabul menyebutkan bahwa sejumlah uang berhasil di ambil oleh si Maling.

“Jumlahnya belum kita ketahui, tetapi menurut warga ya cukup lumayan.”Tutup Kasun Kabul. (red)

,

Pacitan, MADIUNRAYA.com
Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayu Aji, menemui Puluhan mahasiswa tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan, Senin (05/09/2022) yang melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.

Mahasiswa melakukan aksi dari perempatan Penceng berjalan kaki menuju gedung DPRD Pacitan dan berakhir di kantor bupati kompleks pendopo Kabupaten Pacitan.

Mas Aji, panggilan akrabnya mendengarkan secara langsung tuntutan dari para Mahasiswa antara lain, menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi, mendesak pemerintah serius memberantas mafia BBM, mendesak pemerintah segera menerapkan kebijakan subsidi dan bantuan tepat sasaran serta mendorong pemerintah membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM subsidi. Selain itu, mahasiswa juga minta keseriusan pemkab Pacitan dalam penanganan kemsiskinan dan stunting di Kabupaten Pacitan.

Setelah mendengarkan aspirasi dari Mahasiswa, orang nomor satu dilingkungan Pemkab Pacitan itu memberikan apresiasi karena mereka memiliki kepedulian yang tinggi dengan dinamika yang terjadi di masyarakat.

“Saya berterimakasih karena teman-teman mahasiswa mempunyai kepedulian yang tinggi terhadap dinamika di masyarakat. Tentunya menjadi pelecut bagi kami untuk bekerja dengan baik dan merangkul yang lain lebih baik lagi”, ungkap Bupati usai menemui peserta aksi.

Dengan pengawalan ketat aparat keamanan, para mahasiswa melakukan orasi menyampaikan tuntutan sambil membentangkan poster bertuliskan pesan-pesan protes. Mereka juga melakukan aksi teatrikal.
Di hadapan Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kapolres Pacitan AKBP Wildan Alberd, Komandan Kodim 0801 Pacitan Letkol Kav. Ibnu Khazim serta Sekda Pacitan Heru Wiwoho, mereka menyampaikan beberapa tuntutan tersebut.

Usai melakukan orasi dan berdialog dengan Bupati, mahasiswa meminta kepada Bupati untuk memperhatikan dan mengawal petisi tuntutan mereka. Demonstrasi berakhir dan para mahasiswa membubarkan diri dengan tertib. (red)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.