,

Sidoarjo, MADIUNRAYA.com

Mengawali tahun baru 2023, PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim & NTT melalui anak perusahaanya PT. Mitra Pertama Mulia membuka gerai ERRO Part Shop ke-10. Lokasi toko sparepart khusus Honda ini ada di Ruko Surodinawan Square. Gedung Ruko 6 I, Jl. Surodinawan, RT.001/RW.001, Mergelo, Surodinawan, Kec. Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, pada Senin (16/01).

Sampai dengan tahun 2022 telah ada 9 cabang Sidoarjo (Sedati), Malang Kepanjen, Malang Kota, Kediri, Jember, Bojonegoro, Madiun, Tulungagung dan Kupang NTT.

ERRO Part Shop didirikan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan sparepart, ban, oli, aksesoris dan apparel pengguna motor Honda. ERRO Part Shop menjamin 100% keaslian produk Honda Genuine Part dan AHM Oil yang dijual melalui outlet ERRO Part Shop. ERRO Part Shop juga melayani penjualan retail (ecer) dan reseller (dijual kembali).

ERRO part Shop juga melayani pembelian melalui marketplace seperti Shoope dan Tokopedia dengan nama ERRO PART SHOP.

Dengan dibukanya gerai ke-10 ini diharapkan masyarakat pengguna sepeda motor Honda di Jawa Timur dan NTT mendapatkan kemudahan, kepastian dan jaminan keaslian atas suku cadang Honda Genuine Part dan AHM Oil.

Saat ini MPM Honda Jatim melayani 1477 jaringan penjualan part yang terdiri dari 267 penjualan unit motor, 694 Bengkel Ahass, 516 toko spare part

“Di tahun 2023 ini kami akan memperluas jaringan dengan membuka ERRO Part Shop di beberapa daerah. Harapannya dengan dibukanya ERRO Part Shop ini dapat melayani konsumen akan layanan purna jual terutama di kebutuhan part” kata Hari Subagiyo, Direktur After Sales Service MPM Honda Jatim.

,

MADIUN – MADIUNRAYA.com

Pernyataan Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova bahwa akan memperjuangkan hak demokrasi warga binaan agar dapat mengikuti Pemilu 2024 bukan isapan jempol. Ini dibuktikan dengan dirinya yang menemui langsung Kepala Disdukcapil Kota Madiun, Agus Triono untuk menyampaikan permintaan perekaman e-KTP bagi warga binaan.

Kalapas mengatakan bahwa permintaan perekaman e-KTP bagi warga binaan sengaja dilakukan di awal Tahun 2023 agar mempersiapkan sejak dini semua hal yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Pemilu di TPS Khusus nantinya. Dengan harapan, nantinya semua warga binaan dapat mengikuti Pemilu meskipun masih dalam masa pidana.

“Karena Lapas Pemuda Madiun merupakan Lapas pengampu di Jatim. Sehingga 99 persen WBP berasal dari luar Kota Madiun. Monggo, apa saja data yang dibutuhkan oleh Disdukcapil, mulai dari nama lengkap, alamat, nama ibu hingga sidik jari warga binaan kami sudah siapkan lengkap,” kata Ardian di Ruang Kerja Kepala Disdukcapil Kota Madiun, Selasa(17/1/2023).

Gayung bersambut, Kepala Disdukcapil Kota Madiun, Agus Triono menyatakan siap membantu melakukan perekaman e-KTP bagi warga binaan. Namun dengan syarat, data yang akan disetorkan kepada Petugas Disdukcapil merupakan data yang valid tanpa ada salah huruf satupun.

“Kami mohon dengan hormat, data lengkap tanpa ada salah huruf satupun. Karena selisih satu huruf bisa mengacu ke nama orang lain. Contoh “Agus” dengan “Agoes” berbeda jauh bahkan nama “Agus” ada jutaan,” tuturnya.

Kami juga akan mengecek setiap warga binaan Lapas Pemuda Madiun apakah murni belum memiliki NIK dan belum pernah sama sekali melakukan perekaman, atau sudah pernah melakukan perekaman dan memiliki NIK tetapi kehilangan KTP.

“Kita juga perlu sidik jari, seandainya benar-benar tidak punya NIK. Namun alamatnya akan sesuai domisili aslinya. Kami tidak bisa mengatas namakan alamatnya di Lapas Pemuda Madiun,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebanyak 536 warga binaan Lapas Pemuda Madiun belum memiliki NIK dan WBP dengan NIK 00000 sebanyak 9 warga binaan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

,

MADIUN – MADIUNRAYA.com

Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova Christiawan pastikan hak pemilihan umum (Pemilu) para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terpenuhi. Meskipun tidak sedikit WBP yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemenuhan hak tersebut dilakukan dengan cara berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan harapan, para WBP tetap dapat melakukan pemilu sebagai sarana demokrasi meskipun masih dalam masa pidana.

“Kenapa menjadi agenda Rapat Awal Tahun 2023, jadi saat pemilu 2024 kita tidak perlu repot. Karena di tahun berjalan kita berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti KPU dan Disdukcapil. Sehingga mereka (WBP) bisa memperoleh hak-haknya sebagai warga Negara untuk mengikuti Pemilu,” kata Ardian, Jumat(6/1/2023) di Ruang Kerjanya.

Dirinya menambahkan, Lapas Pemuda Madiun sudah melakukan rapat dengan KPU dua kali dalam tahun terakhir. Juga melakukan koordinasi dengan Disdukcapil.

“Rapat dengan KPU sudah dua kali, November dan Desember tahun kemarin. Saran dari mereka adalah para WBP dilakukan perekaman NIK di Disdukcapil. Kita juga bersurat ke Disdukcapil terkait hal tersebut,” tambahnya.

Kalapas berharap, surat yang dikirim segera ditindaklanjuti melalui rapat antara Lapas Pemuda Madiun, KPU dan Disdukcapil. (Humas Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun)

,

Kabupaten Madiun, MADIUNRAYA.com
Untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di Desa Sidodadi Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun secara resmi melantik 2 perangkat desa yaitu Kamituwo Togaten dan Kamituwo Oro-oro Watu.

Hal itu disampaikan oleh Wiyarno, Kepala Desa Sidodadi kepada Awak Media usai kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sidodadi itu.

“Hari ini, kami (Pemdes Sidodadi) melakukan kegiatan Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan perangkat baru. Ada 2 Formasi yang dilantik dalam kegiatan tersebut yaitu, Kamituwo Togaten atas nama Saudara Mochamad Fauzi, dan Kamituwo Oro-oro Watu atas nama Saudari Mey Indrayani,” Ucap Wiyarno, Senin (12/12/2022).

Lebih lanjut Wiyarno mengucapkan selamat atas dilantiknya dua perangkat di desanya itu.

“Saya mengucapkan selamat bergabung di Pemerintah Desa Sidodadi. Saya berharap kepada perangkat desa yang baru, supaya bisa menyesuaikan diri, mampu melayani masyarakat dengan tulus dan mempunyai jiwa pengabdian terhadap pemerintah, dan bisa bekerjasama demi kemajuan Desa Sidodadi,” ucapnya.

Kepala Desa Sidodadi berharap agar perangkat yang baru dilantik bisa bekerja dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan Desa Sidodadi.

“Harapan saya, Perangkat Desa yang hari ini dilantik harus betul-betul bisa memahami lingkungan kerja sesuai tugas pokok dan fungsinya.”tutupnya.

Foto bersama usai pelantikan Perangkat Desa di Desa Sidodadi Mejayan

Sementara Muchamad Fauzi yang baru dilantik sebagai Kamituwo Togaten merasa sangat bersyukur sekali dan berharap bersama warga Dusun Togaten untuk bisa berperan membangun Desa Sidodadi.

“Ini adalah amanah yang harus dijalankan untuk membangun masyarakat Sidodadi,” ucapnya singkat usai pelantikan.

Hal serupa juga disampaikan Mey Indrayani Kamituwo Oro-oro Watu.

Dia berharap kedepannya bisa menjalankan tugas dengan baik.

“Semoga bisa menjadi pemimpin yang amanah dan bermanfaat bagi banyak orang khususnya masyarakat dusun oro-oro watu Desa Sidodadi.”jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, H. Fery Sudarsono, S.H juga memberikan selamat kepada Pemerintah Desa Sidodadi dan kepada dua perangkat yang dilantik.

“Selamat bekerja untuk kemajuan masyarakat Sidodadi,” ucapnya singkat.

Selain Ketua DPRD Kabupaten Madiun H. Fery Sudarsono, S.H., hadir dalam kegiatan itu perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Camat Mejayan, Danramil Mejayan, Kapolsek Mejayan, Kepala Desa Sidodadi, Perangkat Desa Sidodadi, Anggota BPD, LPMD, PKK, dan seluruh Ketua RT dan RW Desa Sidodadi.

Acara pelantikan ini dilakukan secara hikmat dan pengambilan sumpah jabatan perangkat desa dilakukan oleh kepala desa yang disaksikan seluruh hadirin dan acara pelantikan diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan penyerahan Surat Keputusan Kepala Desa ( SK ) kepada perangkat baru di depan para saksi dan hadirin. (adv/yah)

,

KOTA MADIUN – Madiunraya.com

Berkat ketelitian dan kecermatan petugas jaga, seorang pengunjung Lapas Pemuda Madiun tertangkap membawa Narkoba yang diselundupkan kedalam duburnya.

Menurut Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova, pemeriksaan di Lapas Pemuda Madiun sangat ketat dan sesuai dengan Undang-Undang Pemasyarakatan.

“Hal ini dibuktikan dengan pengagalan penyelundupan 4 paket narkoba yang disembunyikan di dubur pengunjung pada Kamis (1/12/2022) siang,” ucap Kalapas, Jum’at (02/12).

Kejadian bermula dari salah satu pengunjung berinisial T(46) asal Bangkalan Madura yang ingin mengunjungi adik kandungnya, S(39) yang sedang dalam masa pidana di Lapas Pemuda Madiun.

“Semua berjalan normal ketika pria paruh baya tersebut mendaftar administrasi hingga menitipkan barang makanan. Namun saat memasuki Ruang Penjaga Pintu Utama (P2U), Petugas penggeledah badan menemukan ada yang mengganjal pada belahan dubur pria tersebut. Sehingga Petugas meminta untuk pria tersebut melepas celananya, namun menolak,” urai Ardian Nova.

Kalapas menyebut sempat ada perlawanan ketika diperiksa Petugasnya.

‘Gak ada apa-apa pak’ bentak tersangka kepada Petugas. Akhirnya Petugas penggeledah badan menghubungi Koordinator Layanan Kunjungan dan Petugas P2U,” tutur Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova.

Ketika diperiksa lebih teliti, ternyata benar ada 3 bungkus sabu-sabu dan 10 butir inex yang dibungkus rapi menggunakan kondom.

“Jadi kita desak tersangka untuk mengeluarkan sendiri barang haram tersebut saat itu juga. Selang beberapa saat, Satreskoba Polres Madiun Kota tiba dan kita periksa bersama,” ujarnya.

Saat dilakukan pemeriksaan terdapat 4 paket narkoba, 3 paket diduga jenis sabu masing-masing seberat 8,82 gram, 9,90 gram dan 9,90 gram. Satu paket lainnya berisi pil diduga jenis inex sebanyak 10 butir

Nova menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen melakukan pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Untuk itu, pihak Lapas Pemuda Madiun menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan tersangka kepada Polres Madiun Kota.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisian sebagai penyidik yang berwenang, jika ada yang diperlukan, kami siap bersinergi untuk menyelesaikan kasus ini,” tandasnya. (red)

,

Madiun, MADIUNRAYA.com
Dua orang Petugas Lapas Pemuda Madiun yang merupakan Staff Jabatan Fungsional Umum (JFU) Bagian Urusan Umum dan Staff JFU Bagian Sarana Kerja mendapatkan penghargaan karena telah berhasil mengagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 3,5 gram pada Kamis (6/10/2022) lalu.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kalapas, Ardian Nova Christiawan dengan disaksikan Pejabat Struktural dan seluruh Petugas saat Apel di Halaman Upacara Gedung I pada Senin(31/10/2022) pagi.

Kalapas Ardian Nova mengapresiasi setinggi-tingginya kepada penerima penghargaan. Diharapkan melalui kegiatan ini menjadi pendorong untuk pegawai lainnya dalam meningkatkan pengabdiannya, sehingga mendapatkan prestasi serupa.

“Ini komitmen Lapas Pemuda Madiun untuk memberikan reward kepada mereka yang memang pantas untuk diberikan reward. Namun disisi lain, kami tetap akan terus waspada terhadap upaya penyelundupan, dan tentunya juga akan kami tingkatkan sinergitas baik di internal maupun dengan stakeholder terkait,” ucap Kalapas.

Usai menerima penghargaan, Staff JFU Bagian Urusan Umum menyampaikan, bahwa dirinya tidak menyangka akan mendapatkan penghargaan sebagai Pegawai Berprestasi atas kejadian tersebut. Pasalnya, dirinya mengaku hanya melakukan tugas sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Sebelum berangkat dinas, saya selalu niatkan sebagai ibadah dengan tujuan hanya mengharap keberkahan dari Allah SWT. Serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengikuti prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya.

Kerja baik dan kerja benar merupakan kunci dalam melaksanakan tugas, lanjutnya.

“Sedangkan, penghargaan itu merupakan bonus dari apa yang telah kita laksanakan selama bertugas, guna menjadikan diri untuk semakin bersemangat dalam melaksanakan tugas-tugas selanjutnya,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh penerima penghargaan dari Staff JFU Sarana Kerja. Menurutnya, penggagalan tersebut terjadi secara spontanitas. Dimana dirinya hanya melakukan tugas sesuai SOP tanpa ada prasangka buruk terhadap pengunjung.

“Gak ada mimpi apa-apa, semua spontanitas. Kita bekerja sesuai SOP, semua barang titipan diperiksa dan digeledah. Meskipun berupa lauk-pauk kita periksa sesuai SOP. Apalagi bentuknya mencurigakan. Meskipun bentuknya ayam, tetep kita iris-iris untuk memastikan barang tersebut steril sebelum masuk,” tegasnya. (red)

,

Kota Madiun, MADIUNRAYA.com
Pemerintah Kota Madiun terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Salah satunya adalah layanan bidang transportasi di Kota Madiun yang akan terus ditingkatkan melalui skema pembelian Layanan Buy The Service (BTS).

Hal tersebut terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan Penyelenggaraan Layanan Angkutan Umum dengan Program BTS Menggunakan Angkutan Umum Berbasis Massal di Aston Hotel, Senin (31/10/2022).

Menurut Wali Kota Madiun pihaknya sangat butuh BTS.

“Kita (Kota Madiun) memiliki sarana bagus, tempat wisata banyak. Layanan ini bisa mendatangkan wisata dari luar untuk masuk ke kota kita,’’ kata Wali Kota Madiun, H Maidi.

Selama ini, Wali Kota menyebutkan bahwa Kota Madiun sudah memiliki bus sekolah dan bus wisata.

“Kota Madiun juga menjadi salah satu daerah yang dinilai layak untuk penerapan layanan Angkutan Perkotaan dengan Skema Pembelian Layanan Buy The Service (BTS). Program pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan itu tentunya akan semakin melengkapi moda tranportasi umum di Kota Pendekar dan sekitar. Bahkan jika perlu kita siapkan anggaran 7 – 8 Miliar untuk mewujudkan hal itu,”tambah Wali Kota Maidi.

Wali Kota Madiun akan menyiapkan anggaran 7 – 8 M untuk meningkatkan layanan Transportasi

Hal itu tidak hanya terkait pelayanan kepada masyarakat. Namun, juga menjadi salah satu faktor pendongkrak perekonomian.

“Baiknya layanan transportasi akan membuat masyarakat nyaman berada di Kota Madiun. Hal itu tentu berdampak pada perekonomian di Kota Pendekar,” tandas Wali Kota Maidi.

Bahkan, Wali kota juga menyampaikan jika Kota Madiun akan menjadi magnit khususnya di Jawa Timur bagian barat. Sebab, sejumlah layanan yang dibutuhkan masyarakat ada di Kota Madiun.

“Semua kebutuhan ada di sini sehingga akan menarik banyak orang yang datang. Nanti bisa kita kolaborasikan dengan layanan yang sudah ada seperti bus wisata,’’ terangnya.

Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan RI, Suharto yang juga hadir dalam FGD tersebut menyebut Kota Madiun sudah layak menerapkan program BTS.

“Angkutan umum sudah ada, kualitas pelayanan nanti kita upgrade. Kita desain sesuai dengan keingainan masyarakat agar beralih ke layanan ini termasuk yang menggunakan sepeda motor.” jelasnya.

BTS merupakan program pemerintah pusat sejak 2020 silam. Program tersebut ditujukan untuk menjawab tingginya kebutuhan akan moda transportasi publik di perkotaan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal yang ditetapkan. Setidaknya sudah ada sebelas kota yang sudah menerapkan program ini. Kota Madiun tampaknya bakal menjadi kota ke 12 yang menerapkan program ini. Untuk itu Wali Kota Maidi menargetkan tahun depan program sudah bisa jalan. (adv/yah/gin)

,

Kota Madiun, MADIUNRAYA.com
Wali Kota Madiun ingin memastikan pembangunan yang dilakukan di Kota Pendekar, julukan Kota Madiun terus berlangsung dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan melihat secara langsung dan berdialog dengan warganya.

Sambil Gowes di Kecamatan Kartoharjo, Wali Kota Maidi melakukan penyerahan hadiah lomba idol kelurahan di tiga lapak yaitu Lapak Sendang Gayam, Lapak Bumi Semendung, Lapak Kampir.
Menurut Wali Kota Maidi pihaknya akan terus bekerja keras membangunan Kota Madiun baik secara fisik maupun SDM.

“Salah satu pembangunan SDM adalah adanya lomba idol kelurahan sebagai wujud penyaringan bakat-bakat penyanyi yang ada di kelurahan. Kalau bagus nanti bisa tampil di acara-acara tingkat kota. Kita harus munculkan potensi yang dimiliki warga,” jelas Wali Kota Madiun, Senin (31/10/2022).

Lebih lanjut Wali Kota menjelaskan bahwa pembangunan fisik dan SDM memang harus berimbang.
“Hal itu dilakukan mengingat kota tidak banyak memiliki sumber daya alam. Karenanya, harus banyak berbenah dari segi fisik agar kota ini menarik,” tandasnya.

Susana Pertemuan Pak Maidi, panggilan akrab Wali Kota Madiun dengan warga Kecamatan Kartoharjo.

Selain itu, Wali Kota Maidi juga melakukan pengecekan pavingisasi yang ada di wilayah Kecamatan Kartoharjo.

“Alhamdulillah, setelah kita cek Pavingisasi di Kecamatan Kartoharjo sudah berjalan baik. Target bulan depan bisa selesai semua.” pungkasnya.

Sementara salah satu warga setempat, Budi Sudarsono, dirinya melihat pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun berjalan dengan baik.

“Sangat pesat mas. Mulai dari pusat kota hingga di kelurahan-kelurahan pembangunan fisik bisa kita rasakan dengan baik. Selain itu, konsepnya jelas. Dan tidak hanya fisik, pembangunan dibidang pendidikan, kesehatan dan SDM juga terus dilakukan. Saya yakin jika terus digenjot seperti ini, Kota Madiun akan menjadi daerah yang maju.” Ujar Warga Kelurahan Kartoharjo itu. (adv/yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.