Madiun – MADIUNRAYA.COM

Walau masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, pada tahun 2021 Bea Cukai Madiun kembali berhasil mencapai berbagai target kinerja, baik dalam bidang penerimaan atau pengawasan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala KPPBC TMP C Madiun dalam release akhir tahun yang digelar di Aula Bea Cukai Kota Madiun, Kamis (30/12/2021).

Menurut Iwan, alam pencapaiannya, Bea Cukai Madiun membukukan penerimaan hingga 638,8 milyar rupiah.
“Capaian di bidang penerimaan sampai dengan tanggal 29 Desember 2021 senilai Rp 638.876.615.885,- tersebut terdiri dari penerimaan kepabeanan sebesar Rp 917.601.000,- dan penerimaan cukai sejumlah Rp 637.959.014.885,-.,” Jelasnya.

Dengan nilai tersebut, jelas Iwan, penerimaan Kantor Bea Cukai Madiun pada tahun 2021 melampaui target yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 528.559.224.000,- dengan persentase capaian 120,87%. “Capaian ini dinilai sangat positif karena tumbuh sebesar 15% dari capaian tahun 2020 senilai 533,3 milyar rupiah,” tambahnya.

Disamping capaian dari sisi target penerimaan yang melampaui target tersebut, segenap upaya dalam rangka menciptakan organisasi bersih dari KKN juga dilakukan oleh Bea Cukai Madiun antara lain melalui Unit Satker berpredikat WBK yang berhasil diraih pada tanggal 19 Februari 2020 yang lalu, dimana ditahun 2021 ini Bea Cukai Madiun tengah melakukan persiapan mengikuti ajang penilaian Satker berpredikat WBBM di tahun 2022, dengan antara lain melakukan penguatan integritas pegawai melalui program pembinaan mental serta sosialisasi anti korupsi pada seluruh pegawai serta melakukan perbaikan sarana dan prasarana kantor dan juga berupaya memangkas waktu layanan dengan aplikasi mandiri yaitu BCAE for Client, yang saat ini diupayakan bisa direplikasikan ke satker lainnya.

“Untuk bidang pelayanan di bidang kepabeanan, sejalan dengan program pemulihan ekonomi nasional, Bea Cukai Madiun juga memfasilitasi kegiatan ekspor melalui Perusahaan Berfasilitas Kawasan Berikat yang berlokasi di Kabupaten Ngawi, dan Kabupaten Madiun.dengan produk ekspor berupa Sepatu Olahraga, Outsole Sepatu, Sandal, Sepatu, Bola Sepak dan Tas Adapun produk tersebut di ekspor ke Asia, Eropa, Afrika, Kanada, Amerika Tengah dan Amerika Selatan, Australia, dan New Zeeland, ” urai Iwan Hermawan.

Selama tahun 2021, ketiga Perusahaan tersebut telah melakukan ekspor sebanyak 727 kontainer ke negara tujuan masing-masing dan membukukan devisa ekspor senilai USD 37,5 juta.
“Adapun dari Fasilitas Kawasan Berikat yang diberikan tersebut terbukti memberikan dampak ekonomi yang luar biasa , dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 4953 orang dan tumbuhnya usaha usaha mikro di sekitar perusahaan seperti usaha rumah kos, penjual makanan, dan penyedia lahan parkir hingga perumahan subsidi untuk karyawan disekitar pabrik,” ucap Iwan.

Selain itu industri cukai hasil tembakau memiliki kontribusi tertinggi terhadap penerimaan Bea Cukai Madiun sebesar 99% yang mencapai 637 miliyar, pada wilayah pengawasan Bea Cukai Madiun terdapat 12 Perusahaan Hasil tembakau dan 2 Perusahaan Hasil Tembakau Lainnya dengan jenis hasil produksi SKT, SKM, SPM, Klobot, dan Liquid yang dipasarkan di hampir seluruh wilayah eks karesidenan madiun dan sekitarnya serta nasional dengan total serapan tenaga kerja mencapai 3233 orang, berdirinya perusahan HT tersebut ikut berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar dibuktikan dengan berdirinya kost-kostan, warung makan, serta usaha usaha mikro di sekitar lokasi perusahaan hasil tembakau.

“Masih dalam upaya terus meningkatkan ekspor nasional melalui program klinik ekspor, Bea Cukai Madiun telah dan terus memberikan asistensi kepada perusahaan-perusahaan berpotensi ekspor dengan memberikan konsultasi dan sosialisasi baik secara langsung, melalui meja layanan informasi, maupun melalui media sosial. Selain itu klinik ekspor juga menjadi narasumber dalam rangka sosialisasi pemulihan ekonomi nasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kota Madiun, danjuga klinik ekspor Bea Cukai Madiun aktif dalam forum komunikasi UMKM yang diselenggarakan KADIN Kota Madiun,” ujar Iwan Hermawan.

Pada bidang pengawasan, disepanjang tahun 2021 Bea Cukai Madiun berhasil menegah atau melakukan penindakan terhadap 1 (satu) juta batang rokok Ilegal dan Minuman Mengandung Ethil Alkohol Ilegal sebanyak 155 ribu mL dengan taksiran nilai barang sebesar 1,7 Milyar rupiah dan potensi kerugian Negara sebesar 582,5 juta rupiah berupa nilai cukai yang seharusnya dibayarkan ke Negara. Pengawasan terhadap barang-barang ilegal yang dilakukan oleh KPPBC TMP C Madiun bertujuan menjamin hak-hak negara dan dipatuhinya ketentuan Undang‑undang, baik di bidang Kepabeanan maupun Cukai, serta sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat akan bahaya barang-barang illegal. Selain itu Bea Cukai Madiun terus meningkatkan pengawasan dengan bekerjasama dengan Perusahaan Jasa Pengiriman barang di wilayah Madiun raya untuk menekan angka peredaran rokok illegal yang dikirim melalui jasa pengiriman barang mengingat trend transaksi jual beli online barang haram tersebut yang terus meningkat.

“Tidak berhenti sampai disitu saja Bea Cukai Madiun melalui unit Kehumasan juga melakukan edukasi kepada masyarakat melalui program Bea Cukai Sobo Pasar, Customs Goes To Campus, Customs On The Street , serta sosialisasi melalui media elektronik dan sosial media,” kata Iwan Hermawan.

Selain capaian dalam bidang penerimaan negara dan pengawasan, sinergi antara Bea Cukai Madiun dengan Pemerintah Daerah di Wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Madiun adalah dalam pemanfaatan DBHCHT (Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau). “Dimana telah diselenggarakan total 173 kali kegiatan sosialisasi di Wilayah Madiun raya dalam upaya tindakan preventif, yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang Ketentuan di Bidang Pabean dan Cukai, khususnya tentang Pengenalan Ciri-Ciri Rokok Ilegal.”pungkas Iwan Hermawan. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Madiunraya.com

Komunitas Ojek Pangkalan atau yang selama ini disebut Ojek Pengkolan se Madiun Raya memberikan dukungan penuh kepada Gubernur Jawa Tengah saat ini, Ganjar Pranowo, menjadi Calon Presiden di tahun 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Tri Bowo, Ketua Komunitas Ojek Pangkalan se Madiun Raya usai pelantikan DPC Sobat Ganjar Nusantara (SOGAN) di Desa Buduran Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Selasa (16/11/2021).

Menurut Tri Bowo yang juga menjadi Wakil Ketua DPC Sogan Kabupaten Madiun, selama ini ojek pangkalan menjadi kelompok yang terpinggirkan atau termarjinalkan. “Padahal mereka adalah masyarakat kecil yang mandiri, teguh dan terus berjuang untuk ekonomi keluarga mereka. Sejak ada Pandemi dan Ojek Online kehidupan mereka semakin terpuruk,”jelas Tri Bowo.

Untuk itu, Tri Bowo berharap, jika Ganjar Pranowo menjadi Presiden Republik Indonesia, komunitas ojek pengkolan mendapatkan perhatian dari pemerintah. “Selama ini belum ada. Padahal anggota kami yang terdaftar secara resmi sudah mencapai ratusan bahkan ribuan. Menurut saya, Pak Ganjar yang baik akan membuat kami para pengojek pangkalan untuk tetap bisa mendapatkan nafkah secara layak, tentunya dengan regulasi dan pemberdayaan yang baik, seperti membuat aplikasi ojek pangkalan,” terang Tri Bowo.

Tri juga menilai selain baik, Ganjar Pranowo memiliki visi yang baik untuk masa depan bangsa. “Karena itu, kami komunitas Ojek Pengkolan mendukung penuh agar Pak Ganjar bisa menjadi Calon Presiden RI di Pilpres tahun 2024. Sebenarnya tidak hanya pengojek, namun juga para petani, nelayan, pedagang dan lainnya.”Pungkas Tri Bowo.

Sementara menurut Ketua DPD Sogan Jawa Timur, Sonny Moesanto, pihaknya sangat bergembira dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat untuk kemenangan Ganjar Pranowo. “Ini adalah suara masyarakat dari arus bawah yang harus kita perjuangkan. Jangan sampai harapan mereka tidak terwujud. Pak Ganjar adalah sosok yang saat ini dibutuhkan untuk Indonesia yang lebih baik dan lebih maju.”ucap Sonny. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Madiunraya.com

Projo Kabupaten Madiun yang merupakan Organisasi Kemasyarakatan pendukung Presiden Jokowi diwilayah Madiun akhirnya mendeklarasikan mendukung Gubernur Jawa Tengah saat ini, Ganjar Pranowo, menjadi suksesor Jokowi di Pilpres tahun 2024.

Hal itu disampaikan oleh Entok Dwi Wicaksono, Sekretaris Projo Kabupaten Madiun usai secara resmi menjadi Ketua DPC Sobat Ganjar Nusantara (SOGAN) Madiun Raya di Kecamatan Wonoasri, Selasa (16/11/2021).

Menurut Wicaksono, panggilan akrabnya, selama dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia sudah tumbuh menjadi negara yang maju.

“Sudah banyak perkembangan diberbagai bidang, baik pertanian, infrastruktur dan bidang yang lainnya. Sehingga perlu dilanjutkan oleh sosok yang se visi dengan Pak Jokowi, dan itu tidak lain adalah Ganjar Pranowo,” ucap Wicaksono.

Tentang sosok Ganjar Pranowo, Wicaksono menyampaikan dengan lugas bahwa Gubernur Jawa Tengah itu merupakan pribadi yang jujur, baik dan cerdas,” Beliau itu selain milenial juga sosok yang jujur, baik dan cerdas sehingga layak diperjuangkan menjadi Presiden Republik Indonesia,”Tambah Mantan Legislator di Kabupaten Madiun tersebut.

Dirinya berharap agar Indonesia semakin maju dengan dipimpin oleh sosok yang tidak hanya jujur, baik dan cerdas saja namun juga memiliki visi yang kuat untuk membangun. “Dan itu sudah terjadi seperti saat ini. Presiden Jokowi diakui oleh dunia dengan menjadi Presiden G 20. Prestasi ini harus terus dilanjutkan oleh Pak Ganjar Pranowo,” ucap Wicaksono.

Tentang Projo di Kabupaten Madiun, Wicaksono yakin bahwa ormas yang sukses mendukung Jokowi menjadi Presiden RI dua periode ini akan solid mendukung Ganjar Pranowo. “Ini seperti jaman Pak Jokowi dulu, dimana akar rumput atau masyarakat bawah sangat kuat kehendaknya untuk mendukung sosok Ganjar Pranowo mejadi pemimpin masa depan di Republik ini.”Pungkas Wicaksono.

Sementara menurut Ketua DPD Sobat Ganjar Nusantara (SOGAN) Jawa Timur, Sonny Moesanto, pihaknya menyambut baik dukungan Projo Madiun kepada Ganjar Pranowo. “Ini artinya, kita sevisi dan sejalan. Harapan kami, suara Ganjar Pranowo semakin menggema di Madiun Raya sehingga selain dikenal Pak Ganjar bisa dipilih dalam Pilpres tahun 2024 mendatang.” Ucap Sonny. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walaupun di masa Pandemi covid 19 PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT menggelar acara Honda Premium Matic Day. Gelaran acara Honda Premium Matic Day ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat jajaran motor Honda matic andalan.

Honda Premium Matic Day ( HPMD ) Madiun di gelar di Sun City mulai tanggal 25 – 31 Oktober 2021, MPM Honda Jatim akan memberikan penawaran spesial bagi pengunjung selama acara berlangsung. Setiap pembelian motor matic andalan Honda akan mendapatkan hadiah langsung Jaket Exclusive. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan juga mengikuti peraturan daerah.

Pada gelaran HPMD ini , MPM Honda Jatim menghadirkan Matic Besar Honda PCX160 dengan tampilan baru dan desain yang mewah dan dinamis memberikan ekspresi berkelas tinggi dan semakin mendukung gaya pengendaranya. Selain dari sisi desain, model ini mengadopsi mesin lebih bertenaga dengan kapasitas 160cc 4 katup enhanced Smart Power plus (eSP+) dan ditunjang dengan teknologi minim gesekan dan performa meningkat. Perubahan yang ditawarkan pada produk ini mampu memberikan kesempurnaan saat dikendarai harian maupun jarak jauh.

MPM Honda Jatim juga menghadirkan Honda ADV150 motor skutik penjelajah jalanan yang canggih. Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan yang didukung mesin 150cc, berpendingin cairan, eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Honda ADV150 dibekali beragam fitur penunjang seperti Two Step Adjustable Windscreen yang disematkan pertama kalinya di skutik kelas 150cc yang ketinggiannya dapat disesuaikan dalam dua tingkat dengan pengoperasian yang mudah.

Pengunjung Honda Premium Matic Day juga bisa melihat tampilan terbaru Honda Vario 150 yang tampil semakin sempurna dengan warna dan stripe baru yang semakin memberikan karakter big scooter untuk meningkatkan kebanggan selama berkendara bersama Vario 150 setiap hari. MPM Honda Jatim juga menghadirkan Honda Forza untuk melengkapi jajaran motor premium Honda. Honda Forza hadir dengan tampilan dan fitur terbaru yang memperkuat kehadirannya sebagai ikon motor prestisius yang membanggakan pengendaranya.

Konsumen juga dapat mengikuti program Hujan Emas program “Hujan 1 Kg Emas’ ini yakni program pembalian motor Honda yang berhadiah Logam Emas Mulia dengan total 1 kg dan 3 unit Honda PCX 160 yang akan diundi setiap bulannya yakni periode 01 pada 10 November 2021, periode 2 pada 10 Desember 2021 dan periode terakhir pada 10 Januari 2022

“Untuk menjawab kerinduan pecinta matic di Jawa Timur, khususnya warga Kediri dan sekitarnya, Honda Premium Matic Day kami hadirkan untuk memberikan kemudahan pada pecinta skutik di Jatim yang ingin memilki motor skutik premium Honda sesuai dengan kebutuhannya dan dapat meningkatkan rasa bangga konsumen saat mengendarainya ” kata Suhari selaku Marketing Communication Division Head MPM.

Selama periode Oktober 2021, Honda premium Matic Day hadir di 9 kota di Jawa timur antara lain Surabaya, Ponorogo, Mojokerto, Blitar, Kediri, Pasuruan, Banyuwangi, Kediri, Jember dan Madiun.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Permintaan untuk menggelar Parapatan Luhur PSHT P-16 disikapi oleh Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda yang kembali menggelar rapat koordinasi untuk membahas rencana tersebut.

Namun setelah rapat koordinasi, seluruh anggota rapat sepakat dengan keputusan awal. Yakni, menolak memberikan ijin dan mengutamakan kondusifitas di Kota Madiun.

Menurut Wali Kota Madiun, H Maidi, semua kegiatan  yang akan digelar di Kota Madiun harus merujuk pada level PPKM. “Kegiatan yang membawa efek kurang baik, meski taat prokes, tetap tidak boleh. Kami tolak,’’ tegasnya saat diwawancarai setelah rakor di GCIO Kota Madiun, Senin (11/10).

Keputusan tersebut, menurut wali kota, bukan tanpa alasan. Sebab, di dalam tubuh PSHT saat ini masih ada dua kubu yang berseteru. “Karenanya, Forkopimda khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Parapatan luhur berlangsung,”Tambah Wali Kota Maidi.

Lebih lanjut, wali kota mengungkapkan, saat ini Kota Madiun sedang dalam keadaan berduka. “Tak sedikit warga yang kehilangan sanak saudara dan orang-orang tercinta akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, upaya menggenjot perekonomian juga seringkali terkendala akibat kasus Covid-19 yang naik-turun,”Jelas Wali Kota Maidi.

Untuk itu, wali kota meminta semua pihak untuk memberikan empati, khususnya bagi para korban pandemi Covid-19. “Mari kita sama-sama menyadari pentingnya menjaga kondusifitas kota.” Pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa PSHT hasil Parapatan Luhur tahun 2016 dibawah kepemimpinan Kang Mas Taufik berencana menggelar Parapatan Luhur tahun 2021 di Padepokan Agung PSHT di Kota Madiun. (Red)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Program Pro Rakyat terus dilakukan oleh Wali Kota Madiun untuk membantu warganya.

Salah satunya, Warga Kota Madiun yang Lanjut Usia yang sudah Ngebrok atau sudah tidak bisa beraktifitas di Kota Pendekar itu mendapatkan bantuan Rp 2,5 juta setiap tahun.

Wali Kota Madiun, H Maidi pun berkesempatan menyerahkan langsung bantuan tersebut.

“Hari ini saya gowes blusukan lagi, mampir ke salah satu rumah mbah Tumi (72) di jalan tuntang dan Mbah Tuminem (76) di jalan Kampar untuk memberikan bantuan Dana Bansos bagi Lansia Non Potensial (ngebrok) dari Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial PP PA,”Ucap Wali Kota.

Menurut Wali Kota, nilainya sejumlah Rp. 2.500.000 setiap tahun. “Bantuan tersebut akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan lansia tersebut. Dana ini saya terimakan kepada yang merawat lansia penerima manfaat, ahli waris, tetangga atau ketua RT,”Terang Wali Kota.

Wali Kota Maidi merasa senang budaya saling peduli antar tetangga masih tertanam kuat diwilayahnya. “Misalnya tetangga mbah Yumi, tiap hari selalu datang menjenguk, membawa makanan atau paling tidak mengajak ngobrol, menghibur. Saya harap budaya luhur ini tidak luntur. Saya berpesan, selalu jaga kesehatan, bila ada tamu tetap prokesnya dijalankan kalo obatnya habis nanti saya cukupi,”Ucap Wali Kota.

Di Kota Madiun, tercatat ada 180 lansia yang mengalami kondisi ngebrok atau sudah tidak bisa beraktifitas. “Bantuan akan diterimakan bertahap, tahap pertama sebanyak 155 penerima, sisanya di tahap berikutnya.Semoga bantuan ini bisa membantu untuk merawat Mbah Kung dan Mbah Uti.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kota Pendekar, sebutan Kota Madiun harus bangga. Selain karena Pencak Silat yang mendunia, Kota tersebut juga memiliki warga yang kreatif.

Apa pasalnya ?, salah satu karya yang berbahan kulit dari warga Demangan Kota Madiun yaitu @suwindyaproject bisa menembus pasar di Amerika Serikat.

Wali Kota Madiun, H Maidi sangat mengapresiasi karya warganya itu.

“Waktu saya Cangkrukan di Kelurahan Demangan saya tertarik ke sebuah item. Sebuah wadah untuk menggantung hand sanitizer yang terbuat dari kulit. Apik. Setelah saya tanya ke Lurah, ternyata buatan salah satu warga demangan. @suwindyaproject,”Ucap Wali Kota Maidi.

Menurut Wali Kota, karya warganya itu sangat bagus dan rapi.

“Garapanya rapi. Elegan.Hari ini saya sempatkan mampir ke workshopnya. Ternyata produknya bermacam-macam.Masker, Dompet, id card holder, zippo holder, tas jinjing dan banyak lagi, sesuai permintaan konsumen,”Terang Wali Kota.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa produk @suwindyaproject sudah dipasarkan hingga ke luar negeri. “Hebatnya lagi, pemasarannya sudah sampai luar negeri. Paling jauh California. Artinya produk industri kreatif ini kelasnya sudah dunia. Jadi siapa saja bisa menjadi atau membuat apa saja, tergantung niat dan usahanya,”Ujar Wali Kota Maidi.

Wali Kota mengajak siapapun yang berminat untuk langsung menghubungi yang bersangkutan. “Oh iya, jika berminat silahkan langsung DM @suwindyaproject.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun mengukuhkan 42 Satgas yang akan bertugas di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Kamis (16/09/2021) malam.

Menurut Wali Kota, keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kota Pendekar itu bakal semakin optimal ke depan. “Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun menyiagakan petugas khusus guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengunjung. Petugas yang tergabung dalam Satgas PSC tersebut sengaja dibentuk guna memberikan kenyamanan pengunjung yang berwisata di wisata jantung kota tersebut, ” Ucap Wali Kota Maidi, setelah pengukuhan di Sumber Umis.

Kota ini infrastrukturnya semakin lengkap. “Tentunya ini akan mendatangkan banyak orang. Karenanya, harus ada yang mengamankan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung,’’ lanjut Wali Kota Madiun Maidi

Menariknya, sembilan dari 42 Satgas yang dikukuhkan tersebut merupakan anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Wali Kota Maidi memang getol mempekerjakan anak-anak kurang beruntung di Kota Madiun. Setidaknya, sudah ada puluhan anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang dipekerjakan di Pemerintah Kota Madiun. Mereka tersebar di sejumlah OPD hingga kelurahan.

Harapannya, mereka bisa semakin mandiri dan tidak bergantung pada orang lain kendati sudah tidak memiliki orang tua.

“Beragam tugas akan mereka jalankan. Mulai menjadi sumber informasi, memberikan bantuan-bantuan seperti menyeberangkan wisatwan, mengamankan barang yang tertinggal, hingga urusan kedisiplinan protokol kesehatan, ” Tambah Wali Kota Maidi.

Kendati wisata belum dibuka sepenuhnya, kesiapan petugas perlu disegerakan agar bisa maksimal nantinya.

‘’Mereka ini menjadi casing-nya pemerintah karena berada di barisan terdepan. Pelayanan yang mereka berikan akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi wisatawan. Karenanya, saya minta untuk serius dan tidak asal-asalan. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.