Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kota Pendekar, sebutan Kota Madiun harus bangga. Selain karena Pencak Silat yang mendunia, Kota tersebut juga memiliki warga yang kreatif.

Apa pasalnya ?, salah satu karya yang berbahan kulit dari warga Demangan Kota Madiun yaitu @suwindyaproject bisa menembus pasar di Amerika Serikat.

Wali Kota Madiun, H Maidi sangat mengapresiasi karya warganya itu.

“Waktu saya Cangkrukan di Kelurahan Demangan saya tertarik ke sebuah item. Sebuah wadah untuk menggantung hand sanitizer yang terbuat dari kulit. Apik. Setelah saya tanya ke Lurah, ternyata buatan salah satu warga demangan. @suwindyaproject,”Ucap Wali Kota Maidi.

Menurut Wali Kota, karya warganya itu sangat bagus dan rapi.

“Garapanya rapi. Elegan.Hari ini saya sempatkan mampir ke workshopnya. Ternyata produknya bermacam-macam.Masker, Dompet, id card holder, zippo holder, tas jinjing dan banyak lagi, sesuai permintaan konsumen,”Terang Wali Kota.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa produk @suwindyaproject sudah dipasarkan hingga ke luar negeri. “Hebatnya lagi, pemasarannya sudah sampai luar negeri. Paling jauh California. Artinya produk industri kreatif ini kelasnya sudah dunia. Jadi siapa saja bisa menjadi atau membuat apa saja, tergantung niat dan usahanya,”Ujar Wali Kota Maidi.

Wali Kota mengajak siapapun yang berminat untuk langsung menghubungi yang bersangkutan. “Oh iya, jika berminat silahkan langsung DM @suwindyaproject.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun mengukuhkan 42 Satgas yang akan bertugas di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Kamis (16/09/2021) malam.

Menurut Wali Kota, keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kota Pendekar itu bakal semakin optimal ke depan. “Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun menyiagakan petugas khusus guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengunjung. Petugas yang tergabung dalam Satgas PSC tersebut sengaja dibentuk guna memberikan kenyamanan pengunjung yang berwisata di wisata jantung kota tersebut, ” Ucap Wali Kota Maidi, setelah pengukuhan di Sumber Umis.

Kota ini infrastrukturnya semakin lengkap. “Tentunya ini akan mendatangkan banyak orang. Karenanya, harus ada yang mengamankan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung,’’ lanjut Wali Kota Madiun Maidi

Menariknya, sembilan dari 42 Satgas yang dikukuhkan tersebut merupakan anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Wali Kota Maidi memang getol mempekerjakan anak-anak kurang beruntung di Kota Madiun. Setidaknya, sudah ada puluhan anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang dipekerjakan di Pemerintah Kota Madiun. Mereka tersebar di sejumlah OPD hingga kelurahan.

Harapannya, mereka bisa semakin mandiri dan tidak bergantung pada orang lain kendati sudah tidak memiliki orang tua.

“Beragam tugas akan mereka jalankan. Mulai menjadi sumber informasi, memberikan bantuan-bantuan seperti menyeberangkan wisatwan, mengamankan barang yang tertinggal, hingga urusan kedisiplinan protokol kesehatan, ” Tambah Wali Kota Maidi.

Kendati wisata belum dibuka sepenuhnya, kesiapan petugas perlu disegerakan agar bisa maksimal nantinya.

‘’Mereka ini menjadi casing-nya pemerintah karena berada di barisan terdepan. Pelayanan yang mereka berikan akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi wisatawan. Karenanya, saya minta untuk serius dan tidak asal-asalan. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wakil Wali Kota Madiun, Indaraya, dinyatakan Positif Covid 19 setelah melakukan Test Antigen di Puskesmas Ngegong Kota Madiun, Selasa (14/09/2021) siang.

Dalam unggahannya di akun instagram @indaraya, Wakil Wali Kota Madiun itu menyebutkan bahwa jangan takut punya musuh, lawannya musuh disebut Jagoan. “Musuh saya sekarang dan mungkin 14 hari kedepan adalah Covid 19,” Ucap Wawali Indaraya.

Indaraya lantas menyampaikan kronologi Test Antigen yang dilakukan hari ini. “Berawal dari mau check up rahang mesle saya ke Dokter di Surabaya, saya harus Test Antigen dulu. Kemudian petugas dari Puskesmas Ngegong datang dan hasilnya positif. Lalu dilanjutkan dengan Test PCR, yang hasilnya baru keluar nanti sore, semoga negatif, ” Ujar Wakil Wali Kota.

Memang Indaraya mengaku kalau dirinya semlenget. “Setelah mereka sembuh lalu ganti saya. Nggak papa, sakit apapun biasanya seorang Ibu akan selalu bilang sini penyakitnya buat mama semua jangan anak-anaknya, ” Lanjut Wawali Indaraya.

Wakil Wali Kota Madiun itu juga menyampaikan bahwa memang dirinya harus istirahat sejenak. “Harus banyakin berjemur, olahraga, minum vitamin, banyakin makan, dan apapun yang bisa meningkatkan imunitas. ” Pungkas Wakil Wali Kota Indaraya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Sebagai Bapaknya warga Kota Madiun, Wali Kota Maidi meminjamkan mobil dan rumah dinasnya untuk momen pernikahan bagi warganya.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota beberapa waktu yang lalu dan diunggah melalui akun instagramnya @PakMaidi.

“Menikah adalah momen yang membahagiakan. Sebagai bapaknya warga Kota Madiun, saya ingin melengkapi kebahagiaan itu. Untuk itu, saya pinjamkan dua mobil sedan di rumah dinas bagi siapa saja yang ingin menggunakannya di momen pernikahan. Terutama, bagi anak yatim piatu dan kurang mampu,” Ucap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan bahwa dua mobil sedan tersebut yang satu berjenis Toyota Camry Hybrid dan satu lagi Toyota New Vios. “Semuanya gratis. Kalau mau yang lain, saya masih ada mobil pribadi berjenis hardtop dan sedan VW. Silakan pilih,”Lanjut Wali Kota Maidi.

Tidak hanya itu, saya juga persilakan bagi yang ingin menggunakan rumah dinas walikota sebagai lokasi akad. Terutama, bagi warga yang rumahnya kecil. “Program yang saya mulai sejak tahun lalu ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat. Tapi juga mengantisipasi penularan Covid-19. Rumah dinas lokasinya luas. Sehingga, mudah untuk mengatur jarak. Dengan demikian, antisipasi penularan bisa dilakukan,”Terang Wali Kota Maidi.

Bagi yang berminat silakan mendaftar di Dinsos PPPA Kota Madiun. “Semuanya gratis. Kalau saya longgar, insya Allah saya hadir sebagai saksi.” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Portalnews Madiun Raya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengeluarkan SK Gubernur Jawa Timur yang isinya melarang penjualan bibit Tanaman Porang ke luar Provinsi Jawa Timur.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Khofifah sesaat setelah menyerahkan alat ekonomi produktif untuk KTH antara lain untuk prosesing porang di Desa Kradenan, Dolopo, Madiun, Rabu (8/9).

Menurut Gubernur Khofifah, Tanaman Porang telah menjadi komoditas ekspor unggulan Jawa Timur. “Sudah banyak yang diekspor, tujuannya, mulai dari China, Jepang, dan beberapa negara lainnya,” Jelas Gubernur.

Untuk melindungi kualitas dan menaikkan nilai ekonomi tanaman ini, maka telah dikeluarkan SK Gubernur Jatim agar tidak menjual benih dan bibit porang keluar Jatim terlebih dahulu. Benih porang juga tidak boleh diekspor ke luar negeri.

“Porang, hanya boleh diekspor ketika sudah panen dan diolah minimal dalam bentuk chip (keripik), tepung, beras porang dan hasil produk lainnya. Persis seperti yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa porang tidak boleh diekspor dalam bentuk mentah. Melainkan sudah diolah dalam bentuk beras porang atau di Jepang disebut shirataki,”Lanjut Gubernur Khofifah.

InsyaAllah, dalam waktu dekat makin banyak petani porang yang bisa menjual porang dalam bentuk chip. “Dengan begitu kita harapkan penghasilan petani porang Jatim dapat semakin meningkat.”Pungkas Gubernur Jawa Timur. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Sebanyak 35 Ton dan 735 Kg beras disalurkan oleh Bulog Kota Madiun kepada 3.575 Keluarga Penerima Manfaat dalam Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahun 2021.

Wali Kota Madiun memberangkatkan secara langsung distribusi beras kepada masyarakat di Jl Pahlawan depan Balai Kota Madiun, Jum’at (06/08/2021).

“Hari ini kita memberangkatkan distribusi beras kepada 3.573 KPM dan masing-masing menerima 10 kg, ” Ucap Wali Kota Maidi.

Lebih jauh Wali Kota menyampaikan bahwa pihaknya memberikan bantuan tersebut kepada keluarga non PKH. “Intinya, seluruh lapisan masyarakat di Kota Madiun kita berikan bantuan, baik dari APBD, CSR maupun Donasi, jadi jangan sampai masyarakat Kota Madiun khawatir,” Terang Wali Kota.

Dengan bantuan tersebut, Wali Kota Maidi berharap kebutuhan pangan masyarakat Kota Madiun bisa tercukupi. “Tetap semangat dan terus menerapkan Protokol Kesehatan dengan disiplin. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

“Selain ikut membantu membangun keindahan Kota Madiun, hari ini Calvary juga ikut berpartisipasi dalam mengurangi dampak Pandemi Covid 19 dengan memberikan bantuan berupa CSR yang berwujud 2000 paket sembako dan 100 ribu helai masker, ” Ucap H Maidi.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Perusahaan Konstruksi Nasional asal Mojokerto Jawa Timur, Calvary, memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Madiun ditengah Pandemi Covid 19.

Calvary menyalurkan 2000 paket sembako dan 100 ribu masker yang diterima secara langsung oleh Wali Kota Madiun, H Maidi di Halaman Balai Kota Madiun, Jum’at (06/08/2021).

Usai menandatangani berita acara serah Terima bantuan tersebut, Wali Kota Maidi menyampaikan apresiasinya. “Selain ikut membantu membangun keindahan Kota Madiun, hari ini Calvary juga ikut berpartisipasi dalam mengurangi dampak Pandemi Covid 19 dengan memberikan bantuan berupa CSR yang berwujud 2000 paket sembako dan 100 ribu helai masker, ” Ucap H Maidi.

Lebih lanjut Wali Kota menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada warganya di Kota Madiun. “Peran serta semua pihak harus kita apresiasi, seluruh warga Kota Madiun harus tetap menjaga Protokol Kesehatan dengan disiplin, menjaga imunitas dan mensukseskan vaksinasi agar tidak terjangkit Covid, “ujar Wali Kota Maidi.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga meminta masyarakat agar tidak panik. “Pemkot Madiun akan semaksimal mungkin mencukupi kebutuhan masyarakat, termasuk bahan pangan dan masker. Apapun kesulitan masyarakat harus disampaikan. Setiap Jum’at ada makan GRATIS dan masker GRATIS, tetap semangat dan terus berikhtiar agar Kota Madiun segera menjadi Zona Kuning dan Zona Hijau dan kehidupan bisa kembali normal. ” Pungkas H. Maidi. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kepedulian Pemerintah Kota Madiun kepada anak Yatim Piatu akibat Covid 19 patut diacungi jempol.

Selain kontinu memberikan santunan logistik berupa bahan makanan, Wali Kota Madiun juga menegaskan bahwa Pemkot Madiun akan menjamin masa depan anak yatim piatu akibat Covid 19.

“Anak Yatim Piatu akibat Covid 19 tidak boleh putus pendidikannya. Yang masih kuliah harus tetap kuliah, yang masih sekolah SD, SMP dan SMA terus kita pantau. Apapun kesulitannya kita bantu. Jika sudah lulus akan kita pekerjakan di Pemerintah Kota Madiun, ” Ungkap Wali Kota Maidi usai memberikan santunan di Kelurahan Sogaten, Jum’at (06/08).

Wali Kota Madiun, H Maidi saat memberikan keterangan Pers di Balai Kota, Jum’at (06/08)

Wali Kota Madiun menjelaskan bahwa pihaknya tinggal merubah Peraturan Wali Kota agar hal tersebut bisa dilakukan. “Kurang lebih ada 166 anak yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid 19, jumlahnya akan terus kita validasi. Pemerintah harus hadir agar mereka bisa terus menjalani kehidupan dengan baik agar pengangguran dan kemiskinan tidak terjadi di masa yang akan datang,” Jelas Wali Kota Maidi.

Selain itu, Wali Kota Madiun juga memastikan bantuan logistik kepada keluarga yang bersangkutan terus dilakukan. “Kita akan terus mengirimkan bantuan logistik secara berkesinambungan. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dalam setiap kesulitan wargannya, ” Ujarnya.

Wali Kota Maidi saat mengunjungi warganya yang ditinggal tulang punggung keluarganya karena Covid 19.

Orang nomor satu di Pemkot Madiun dalam kesempatan itu meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir. “Pemkot Madiun akan membantu semaksimal mungkin. Bantuan baik yang bersumber dari APBD, CSR maupun Donasi akan terus kita salurkan. Aktivitas perekonomian bisa dilakukan, PKL boleh berjualan namun Protokol Kesehatan harus diterapkan dengan penuh kedisiplinan,” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Madiun berharap PPKM di Kota Madiun levelnya semakin menurun. “Alhamdulillah, peta persebaran Covid 19 Kota Madiun sudah orange. Perlahan namun pasti dengan dukungan semua pihak akan terus menjadi Zona Kuning dan menjadi Zona Hijau. Ini harapan kita bersama. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Siti Umriani mengucapkan Terima kasih kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya.

Sementara Siti Umriani, warga Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya. “Suami saya meninggal dunia tanggal 25 Juli 2021 setelah Positif Covid 19. Anak saya dua, satu SMA dan satunya masih SMP. Bantuan yang diberikan Wali Kota ini sangat berarti bagi kami, ” Ucap Siti Umriani yang didampingi kedua anaknya.

Bersama dengan Dinas Kesehatan, Walikota Madiun memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid 19 di Jl Lambang Sari III no. 24 dan Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten serta di Bumi Mas, Kota Madiun. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.