Bangkalan – Portalnews Madiun Raya

Puncak peringatan HUT TNI ke-76 tinggal hitungan hari. Pernak pernik acara pun mulai diselenggarakan untuk memperingati pengabdian Tentara Nasional Indonesia berdiri. Seperti ketika dukungan Polri yang selama ini menjadi tandem TNI selama ini. Hal itulah yang dilakukan oleh Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. pada hari ini, Jum’at (24/09/2021) ketika orang nomor satu di Mapolres Bangkalan tersebut melakukan donor darah sebagai bukti soliditas dan kekompakan TNI Polri di berbagai lini.

Donor darah itu pun dilakukan di kodim 0829 Bangkalan bersama dengan sejumlah forkopimda seperti Ketua DPRD Bangkalan. Donor darah ini dilakukan dalam rangka bakti sosial menjelang HUT TNI ke 76 tahun 2021. “Ini bagian dari perayaan HUT TNI ke-76. Donor darah ini sebagai bukti dukungan Polres Bangkalan sebagai bagian dari keluarga TNI di kabupaten Bangkalan,” ucap sang Kapolres.

Tak hanya itu saja, bagi AKBP Alith donor darah ini adalah bukti soliditas dan kekompakan TNI-Polri di kabupaten Bangkalan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di kabupaten Bangkalan. “TNI-Polri di kabupaten Bangkalan ini tak hanya sebagai partner atau tandem bekerja, melainkan sebagai sebuah tim yang solid dengan satu visi misi yang sama untuk mewujudkan kabupaten Bangkalan yang aman dan kondusif,” terang AKBP Alith selepas melakukan donor darah.

Bagi AKBP Alith kekompakan TNI dan Polri ini juga sebagai sebuah keluarga yang harmonis dalam menjaga kabupaten Bangkalan dari berbagai macam ancaman. “TNI Polri adalah satu keluarga yang telah bertekad sesuai dengan ikrar janji saat kami dilantik yakni menjaga NKRI dengan segenap jiwa dan raga. Hal itu pula yang kami lakukan di Kabupaten Bangkalan. TNI Polri hadir sebagai penegak hukum, sebagai pengamanan, dan pelayan serta pengayom kepada masyarakat untuk selalu memberikan mereka kenyamanan dalam beraktivitas,” tutup AKBP Alith. (Duwi)

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Banyaknya keluhan tentang kondisi Jalan di Kabupaten Ponorogo diamini oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/09/2021).

Menurut Jamus, panggilan akrabnya, di Kabupaten Ponorogo ada 2 jenis jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. “Yang pertama adalah Jalan Kabupaten sepanjang 916,10 KM dan yang kedua Jalan Poros Desa sepanjang 1.300-an KM,” Ucapnya.

Lebih lanjut, Jamus menyampaikan bahwa dari sekian jalan yang ada, 45% nya dikatakan rusak. “Jadi baik jalan kabupaten dan jalan poros desa yang rusak adalah sepanjang 997,2 KM. Yang rusak berat 15 % atau sepanjang 332,4 KM dan sisanya 664,8 KM rusak sedang dan ringan,”Jelas Jamus Kunto.

Untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut menurut Jamus, perlu biaya yang besar. “Untuk yang jalan rusak berat maka perlu di cor atau di rigid, itu biayanya Rp 2,5 Miliar tiap kilometer, itu untuk jalan selebar 4,5 hingga 5 meter. Sementara untuk jalan yang rusak sedang maupun ringan diperlukan anggaran 1,2 Miliar untuk setiap kilometernya dengan aspal Hotmix,” tambah Jamus Kunto Purnomo.

Sehingga untuk saat ini, Jamus menyatakan perlu anggaran 831 Miliar untuk memperbaiki jalan yang rusak berat. “Untuk memperbaiki jalan yang rusak ringan dan sedang diperlukan anggaran 797,8 Miliar. Jadi, total anggaran untuk perbaikan seluruh jalan yang rusak di Ponorogo perlu anggaran 1,6 Triliun,” Ungkap Jamus Kunto.

Dengan kondisi Pandemi Covid 19 seperti saat ini, Jamus mengatakan hal itu tidak mungkin bisa dikerjakan. “Untuk tahun 2021 ini, karena ada refocusing akibat Pandemi, anggaran untuk pembangunan maupun perawatan jalan di Ponorogo hanya 75 Miliar, jadi sangat jauh sekali.”Pungkas Jamus Kunto Purnomo. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Surabaya Portalnews Madiun Raya

Perkembangan teknologi semakin memudahkan konsumen untuk melakukan pembelian motor Honda. Untuk itu PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT kembali mengadakan Pameran Virtual Honda mulai tanggal 23 – 30 September 2021. Untuk mengunjungi pameran virtual ini, konsumen dapat mengakses link www.pameranvirtualhonda-jatim-ntt.com melalui smartphone

Berbagai keuntungan yang bisa didapatkan pada Pameran Virtual Honda ini, seperti pembelian Honda matik berdesain elegan Honda Vario 150 secara kredit akan mendapatkan 2 kali potongan angsuran dan uang muka hanya Rp 1,4 juta.
Dapatkan cashback hingga Rp. 2,1 Juta untuk pembelian Big Scooter Honda ADV150 dan tambahan bonus jaket. Honda ADV150 semakin memberikan kepuasaan berkendara dengan variant warna baru yang melengkapi keseharian anda baik dikendarai sendiri maupun berboncengan di tiap sudut kota hingga penjelajahan jarak jauh setiap harinya. Dan dilengkapi dengan juga fitur-fitur canggih seperti Honda Smart Key System, Full Digital Panel Meter dan Adjustable Windscreen.

Bagi konsumen yang menginginkan Berkendara motor Super Sport dengan sensasi yang besar ditambahkan dengan fitur-fitur yang lebih modern dan juga dengan tampilan lebih masif dan agresif, yakni untuk Honda CB150R Streetfire ada promo cashback Rp 1 juta dan Honda CBR250RR akan ada cashback Rp 6 juta.

Pada Pameran Virtual Honda September ini, MPM Honda Jatim memberikan memberikan bonus helm untuk 75 pembeli pertama dengan memasukkan kode Promo HONDACERIA pada saat bertransaksi. Caranya sangat mudah, akses link www.pameranvirtualhonda-jatim-ntt.com kemudian melakukan pendaftaran dengan memasukan data diri yang meliputi nama lengkap, nomor handphone, alamat email, dan kabupaten domisili. Setelah sukses melakukan login, konsumen dapat mengunjungi setiap booth. Kemudian pilih menu “Hubungi Sales” apabila langsung melakukan pembelian atau “Saya tertarik” untuk proses pembelian, Honda sales people akan menghubungi konsumen tersebut.

Selain pembelian unit, konsumen juga mendapat potongan sebesar 10% untuk Aksesoris dan Apparel, 5% untuk Sparepart dan AHM Oil, serta 20% untuk Ban Luar dan Ban Dalam. Segera kunjungi Honda Virtual Exhibition dan ajak semua kerabatmu untuk merasakan sensasi menjelajahi pameran online Honda. Info lebih lanjut dengan akses di website www.mpmhondajatim.com, maupun Facebook, Instagram dan Twitter @mpmhondajatim.
“Setelah sukses diselenggarakan awal bulan ini Pameran virtual kami adakan kembali. Harapannya dengan Pameran Virtual ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan trasnportasi yang digunakan untuk berkativitas di masa pandemi dengan beragam kemudahan, hadiah langsung“ kata Andre Pramana selaku Digital Deputy Division Head MPM Honda Jatim.

Ponorogo – Madiunraya.com

Cerita pilu diunggah oleh Dr Aliyadi Yanuri, Dosen FISIP Unmuh Ponorogo saat dirinya bersiap untuk berbuka puasa.

Sesuai yang diunggah melalui akun Facebook nya, Pak Dosen bercerita kalau dirinya hendak makan. Semua makanan sudah siap, namun ternyata… Nasi yang dimasak di Magic jar nya belum masak hanya karena lupa ditekan tombol On nya.

“Mau makan ternyata nasinya lupa kalau belum di jelekne di megic jar, terpaksa nunggu lagi..wah namanya lupa, kadung diatas meja ada sayuran lengkap, ada bayem, tumis pare, dadar telur, lalap pete, timun sambel pecel, pokoknya lengkap..”, ucap Sang Dosen beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, Pak Dosen mengaku terkejut dengan kejadian itu.

“Waktunya ambik nasi, betapa terkejutnya masih dalam keadaan beras, ampun, karena itu hasil karya sendiri terpaksalah menanti..barokah poso, sabar…’tambahnya.

Unggahan sang Dosen pun mendapatkan komentar dari para Netizens.

“Kok seperti kemah, apa ini jauh dari mamah, ” Ucap Wahyu Hananto.

Sementara banyak netizen yang lainnya memberikan caption tertawa yang juga dibalas caption yang sama dari sang Dosen. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kota Pendekar, sebutan Kota Madiun harus bangga. Selain karena Pencak Silat yang mendunia, Kota tersebut juga memiliki warga yang kreatif.

Apa pasalnya ?, salah satu karya yang berbahan kulit dari warga Demangan Kota Madiun yaitu @suwindyaproject bisa menembus pasar di Amerika Serikat.

Wali Kota Madiun, H Maidi sangat mengapresiasi karya warganya itu.

“Waktu saya Cangkrukan di Kelurahan Demangan saya tertarik ke sebuah item. Sebuah wadah untuk menggantung hand sanitizer yang terbuat dari kulit. Apik. Setelah saya tanya ke Lurah, ternyata buatan salah satu warga demangan. @suwindyaproject,”Ucap Wali Kota Maidi.

Menurut Wali Kota, karya warganya itu sangat bagus dan rapi.

“Garapanya rapi. Elegan.Hari ini saya sempatkan mampir ke workshopnya. Ternyata produknya bermacam-macam.Masker, Dompet, id card holder, zippo holder, tas jinjing dan banyak lagi, sesuai permintaan konsumen,”Terang Wali Kota.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa produk @suwindyaproject sudah dipasarkan hingga ke luar negeri. “Hebatnya lagi, pemasarannya sudah sampai luar negeri. Paling jauh California. Artinya produk industri kreatif ini kelasnya sudah dunia. Jadi siapa saja bisa menjadi atau membuat apa saja, tergantung niat dan usahanya,”Ujar Wali Kota Maidi.

Wali Kota mengajak siapapun yang berminat untuk langsung menghubungi yang bersangkutan. “Oh iya, jika berminat silahkan langsung DM @suwindyaproject.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Face Off Jalan HOS Cokroaminoto terus berlanjut. Setelah melebarkan trotoar dan menata sedemikian rupa hingga mirip Jalan Malioboro di Yogyakarta ataupun Jalan Pahlawan di Kota Madiun, Pemerintah Kabupaten Ponorogo memasang lampu lampion di jalan tersebut.

Didominasi warna hijau muda, Lampu Lampion tersebut diyakini bakal mempercantik wajah Jalan HOS Cokroaminoto.

Menanggapi hal itu, Sumihar Pandjaitan, yang merupakan Relawan Bravo 5 Ponorogo mengaku senang. “Ini artinya ada perubahan yang signifikan dibandingkan dengan pemerintahan sebelumnya. Wajah Kota Ponorogo yang lebih cantik akan menguntungkan bagi para pedagang, PKL dan UMKM disepanjang jalan itu, karena nanti akan banyak mengundang para pengunjung,”Ucapnya kepada Madiunraya.com, Rabu (22/09/2021).

Lebih lanjut Sumihar mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus mengawal pemerintahan Sugiri Sancoko – Lisdyarita. “Ini kita lakukan agar Ponorogo benar-benar menjadi Ponorogo yang Hebat sesuai visi dan misi Sugiri Sancoko dan Lisdyarita. Saya dengar Jalan Sudirman, Alun-alun, Jalan Diponegoro hingga ke Pasar Legi akan dibangun seperti Jalan HOS Cokroaminoto, ini sangat bagus sekali karena akan benar-benar mengubah tata kota yang indah dan ramah lingkungan dan menguntungkan bagi para pedagang,”Jelas Sumihar Pandjaitan.

Relawan Bravo 5 Ponorogo itu juga mengungkapkan rasa gembiranya bahwa baru sekian bulan menjabat Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan Lisdyarita mampu bekerja nyata bagi masyarakat Ponorogo. “Apalagi beliau mampu menghimpun semangat Gotong Royong sehingga bisa mengubah Tata Kota yang ada menjadi lebih bagus,”tambahnya.

Namun Sumihar Pandjaitan mengingatkan agar warga masyarakat Ponorogo tetap bisa menahan diri agar tidak melanggar Protokol Kesehatan mengingat Pandemi Covid 19 belum usai. “Tetap semangat namun jangan terlalu euforia dengan berkerumun untuk menyaksikan lampu dan lampion di Jalan HOS Cokroaminoto. Patuhi Protokol Kesehatan yaitu 5 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjauhi Kerumunan, Mengurangi Mobilitas dan selalu Menjaga Jarak jika terpaksa keluar rumah serta mensukseskan Vaksinasi, Ponorogo Hebat dan kita semua akan selamat.”Pungkas Sumihar Pandjaitan. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Diduga mengalami serangan jantung, seorang anggota Satlantas Polres Pacitan, Brigadir Widya Cahyono meninggal dunia saat bermain Badminton di Desa Bangunsari, Selasa (22/09/2021).

Dilansir dari Pacitanpos.id, Brigadir Widya Dwi Cahyono  merupakan pengantin baru masih berusia muda yaitu 25 tahun. “Beliau masih pengantin baru dan belum punya anak, meninggal diduga serangan jantung saat bermain Badminton di Desa Bangunsari, “Ucap Gus Tik, owner Pacitanpos.id.

Gus Tik juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan sebelumnya sehat wal afiat. “Menurut berbagai sumber, Widya  berangkat ke area Lapangan Badminton di Bangunsari dalam kondisi sehat wal afiat, sehingga keluarganya  kaget ketika diberi tahu Widy meninggal dunia saat tengah bermain Badminton,” Lanjut Gus Tik.

Gus Tik juga menyampaikan bahwa menantu Toko Kelontong terbesar di Kecamatan Punung tersebut dimakamkan malam itu juga di TPU Punung dengan upacara Militer yang dilaksanakan oleh jajaran polres Pacitan tempat Widy bertugas.

Gus Tik juga menjelaskan bahwa Brigadir Widya Dwi Cahyono merupakan Pemuda Asli Ponorogo umur berkisar 25 tahun, meninggalkan seorang istri dan belum punya anak. “Beberapa kerabat almarhum mengucapkan terima kasih kepada semua pihak utamanya jajaran Polres Pacitan , juga memohon doa semoga almarhum  Husnul Khatimah.”Pungkas Gus Tik, Owner Pacitanpos.id. (Yah/Gin)

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Akibat tersengat aliran Listrik, Muhammad Abizar Alghifari seorang anak  laki-laki, berumur 3  tahun yang beralamatkan di Dukuh Krajan,  RT 02, RW 03, Desa Blembem,  Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo meninggal dunia pada Senin (20/09/2021) kemarin.

Menurut Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto, S.H.pihaknya menerima laporan  pada hari Senin tanggal 20 September 2021, sekira Pukul 16.30 WIB, telah terjadi anak meninggal dunia karena tersengat arus listrik di kamar milik saudara Yunus Desianto warga  di Dusun Krajan, RT 02 RW 03, Desa Blembem, Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo.

“Kronologinya adalah, pada hari Senin tgl 20 September 2021 pukul 16.30 wib, korban bersama dengan saksi FARID dan AQILA sedang  berada dikamar sdr YUNUS menunggu  saksi   AQILA yang sedang ganti pakaian setelah mandi, pada saat menunggu  tersebut saat ganti pakaian, tiba tiba korban memegang dan menarik bola lampu yang sedang menyala dan tergantung di tembok kamar tersebut, saat kejadian saksi FARID sudah memperingatkan kepada korban untuk tidak memegang bola lampu tersebut, namun korban tetap memegang bola lampu tersebut  dan tiba tiba korban jatuh tengkurap kepala di Utara dilantai kamar tersebut,”Terang Kapolsek.

Iptu Nanang Budianto menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, saksi AQILA memanggil Ayahnya (YUNUS)  yang saat itu berada dibelakang rumah memberi  makan Ayam,  “Saksi YUNUS  segera mendatangi korban yang terjatuh dilantai kamar tersebut kondisi lemas dan dibopong kemudian segera membawa korban keluar dari kamar dan memanggil saksi KARNEN untuk meminta pertolongan dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jambon untuk diberikan pertolongan, namun saat tiba di Puskesmas korban  dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan upaya  pemberian pertolongan di Puskesmas Jambon,”Lanjut Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi saksi di TKP dan hasil penyelidikan di TKP serta pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik.

“Atas kejadian tersebut,  keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan berusaha untuk ikhlas, tabah selanjutnya keluarga korban  membuat surat pernyataan dan permohonan  tidak  dilakukan otopsi terhadap jasad korban dan sanggup tidak akan menuntut secara Hukum kepada siapa pun atas kejadian tersebut.”Pungkas Kapolsek Jambon. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.