,

Hujan Deras, Satu Rumah Warga Cepoko Ngrayun tertimpa Longsor

oleh -Dibaca oleh : 30202 Pemirsa

Ponorogo, MADIUNRAYA.com
Karena hujan berintensitas tinggi membuat satu rumah di Desa Cepoko Ngrayun tertimpa longsor.

Menurut Kanit Sabara Polsek Ngrayun, Aiptu Budi Santoso peristiwa itu terjadi pada hari Senin tanggal 23 Mei 2022 pukul 02.00 WIB.

“TKP di Dukuh Kembang RT 01 RW 01 Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun. Bencana tanah longsor itu menghantam tembok rumah sisi timur yang berhimpitan dengan tebing setinggi 3 m hingga jebol, volume longsoran tinggi 2 m x panjang 4m masuk dalam rumah menimbun perabot rumah tangga,” ucap Aiptu Budi Santoso, Senin (23/05/2022).

Kejadian itu, lanjut Aiptu Budi Santoso, menimpa rumah milik koban atas nama Endik Setiono (34).

“Yang bersangkutan merupakan petani, yang beralamatkan di RT 01 RW 01 Dukuh Kembang Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun,” lanjut Aiptu Budi Santoso.

Untuk kronologinya, Aiptu Budi Santoso menyampaikan bahwa pada hari minggu tanggal 22 Mei 2022 mulai pukul 21.00 sampai dengan pukul 00.00 wib di Desa Cepoko pada umumnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kemudian pada hari Senin tanggal 23 Mei 2023 pukul 02.00 Wib terjadi bencana alam tanah longsor menimpa diding rumah milik korban yang berjarak 1,5 m tinggi tebing 3 m sehingga menyebabkan tembok sebelah timur rumah korban jebol, material longsoran dengan volume tinggi 1,5 m panjang 4 m masuk rumah menimbun peralatan rumah tangga,” urai Kanit Sabara Polsek Ngrayun.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kata Kanit Sabara, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian harta benda kurang lebih Rp 10.000.000,-( Sepuluh juta rupiah).

“Kejadian itu kemudian di laporkan oleh Kades Cepoko saudara DWI CAHYANTO, S. Sos kepada pihak kepolisian pada hari Senin pukul 07.30 wib via WA. Selajutnya Polsek Ngrayun mengambil langkah mendatangi TKP, Membantu evakuasi dalam pembersihan material longsoran bersama warga,” kata Aiptu Budi Santoso.

Lebih jauh Kanit Sabara Polsek Ngrayun meminta agar masyarakat waspada saat hujan dengan intensitas yang tinggi.

“Jangan berada disamping tebing yang rawan longsor.” Tutup Aiptu Budi Santoso. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.