,

Lumajang, MADIUNRAYA.com
Luar Biasa, kontingen Kabupaten Ponorogo menjadi Juara Umum cabang olahraga Jujitsu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Tahun 2022 Jawa Timur.

Menurut Pelatih Jujitsu Ponorogo, Dimas Aji Saputro yang mengatakan bahwa hasil ini diluar ekspetasi.
“Kami ditargetkan membawa pulang dua medali emas oleh KONI Ponorogo, namun kami berjuang maksimal hingga memperoleh enam medali emas, satu perak dan empat perunggu,” jelasnya, Kamis (30/06/2022).

Enam medali emas Ponorogo tersebut, Kata Dimas, masing-masing dipersembahkan Steefanny Kinky (fighting putri U45 dan newaza putri U45), Eka Fatmasari (fighting putri U62), Ma’ruf Badrudin (fighting putra U69 dan newaza putra U69), serta Deva Bagus Setyo Wicaksono (newaza putra U62).

“Alhamdulillah hasil ini melebihi ekspektasi. Karena targetnya dua emas. Mungkin karena doa dan dukungan pemerintah kabupaten dan masyarakat Ponorogo,” jelasnya.

Walaupun ditargetkan hanya 2 medali emas, Jujitsu Ponorogo sendiri ingin menjadi cabor andalan dan menjadi lumbung medali bagi Ponorogo.

“Karena Ponorogo merupakan tempat pertama kalinya Jujitsu berkembang di Indonesia. Jadi kami bekerja keras agar nama Ponorogo tidak disepelekan dan maju,” tambahnya.

Lebih lanjut Dimas menyatakan hasil ini menjadi modal berharga untuk menyambut Porprov VIII yang rencananya dihelat pada 2023 mendatang. Apalagi mayoritas atlet Jujitsu Ponorogo masih menjadi andalan.

“Kebetulan dari 13 atlet yang tidak mendapat medali ada lima orang. Yang tidak bisa ikut Porprov berikutnya hanya dua atlet. Yang lainnya bisa. Insya Allah (target) bisa lebih dari sekarang,” sebutnya.

Capaian ini menahbiskan Ponorogo yang disebut-sebut sebagai cikal bakal pendiri Jujitsu Indonesia. Ponorogo berhasil mengumpulkan enam medali emas, satu perak dan empat perunggu. Di posisi kedua ada Kabupaten Blitar dengan tiga emas, empat perak, dan dua perunggu. Menguntit di peringkat ketiga ada Kota Surabaya yang meraih tiga emas, dua perak dan empat perunggu. (red)

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Desa Duri, Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo menggelar kegiatan Bersih Desa pada Rabu (29/06/2022).

Menurut Kepala Desa Duri, Dwi Mahmudin, pihaknya menggelar Bersih Desa setelah diperbolehkan disaat Pandemi Covid 19 sudah melandai.

“Selama Pandemi Covid 19, kami tidak menggelar kegiatan. Baru kali ini kami mengadakan Bersih Desa dalam skala besar. Konsepnya menggabungkan Religi dan Seni Budaya yang ada,” ucap Dwi Mahmudin.

Lebih lanjut Dwi menyampaikan bahwa rangkaian Bersih Desa Duri diawali dengan Ziarah ke Makam Punden setempat.

“Untuk Ziarah ke Makam Pundem kami dahulukan kemarin (Selasa- red). Lalu hari ini digelar Pentas Seni Reog dengan 4 Dadak Merak. Karena sudah lama tidak Reog kan hari ini pengunjung terlihat sangat banyak, baik dari Desa Duri maupun dari luar desa,” tambahnya.

Dwi Mahmudin, Kepala Desa Duri Kecamatan Slahung Ponorogo

Selanjutnya, Dwi Mahmudin mengatakan bahwa rangkaian selanjutnya adalah Istigoshah dan do’a bersama di Balai Desa Duri.

“Rangkaian selanjutnya adalah Istigoshah dan do’a bersama dengan para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan elemen yang ada di Desa Duri. Dilanjutkan dengan Pentas Seni Jaranan Thik di Lapangan Desa Duri,” jelas Dwi Mahmudin.

Dengan kegiatan Bersih Desa, Dwi Mahmudin berharap agar Desa Duri dan seluruh warganya dilindungi Alloh SWT.

“Desa Duri dan seluruh warganya mendapatkan perlindungan dari Alloh SWT, diberikan kesehatan, keselamatan dan cukup dalam kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain itu, dengan momen Bersih Desa kata Dwi Mahmudin, perekonomian di desanya akan kembali bangkit.

“Banyak para pedagang makanan, minuman, mainan, dan lainnya laris dalam kegiatan ini. Seniman Reog dan Jaranan kembali beraktivitas dan masyarakat mendapatkan hiburan.” Tutupnya.

Sementara menurut salah satu warga yang ditemui disela-sela kegiatan, Agus, dirinya sangat senang dengan kegiatan Bersih Desa tersebut.

“Sudah lama tidak melihat Seni Reyog mas. Ini sudah bisa dilakukan karena Pandemi sudah melandai. Semoga terus begini agar ekonomi bisa kembali naik dan kesejahteraan bisa terwujud.” Ucap Agus. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Bupati Ponorogo atau yang akrab dipanggil Kang Bupati Sugiri Sancoko dilantik menjadi Ketua Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banteng Muda Indonesia (BMI) Provinsi Jawa Timur.

Organisasi Banteng Muda Indonesia (BMI) adalah sayap dari Partai PDIP untuk mendukung pergerakan Partai yang berlambang Kepala Banteng itu.

Ucapan selamat atas dilantiknya Kang Bupati Sugiri disampaikan oleh beberapa pihak, diantaranya DPC PDIP Kabupaten Ponorogo.

Menanggapi hal itu, Politisi Senior di Kabupaten Ponorogo, Supriyanto atau yang juga akrab disapa Kang Pri menyebutkan bahwa tersebut merupakan peristiwa biasa dalam kehidupan berpolitik.

“Biasa saja. Siapapun bisa menjadi apa dalam politik. Tetapi targetnya jelas, untuk menaikkan jumlah kursi di DPRD Ponorogo,” ungkap Anggota DPR RI dari Partai Gerindra.

Saat ditanya kursi di Ponorogo, Kang Pri bisa memastikan bahwa di Pileg 2024 PDIP akan bertambah kursinya.

“Saat ini 4 kursi. Setelah memiliki Bupati, saya yakin bisa naik. Ya mungkin 6 kursilah,” ucapnya santai.

Karena PDIP naik kursinya, Kang Pri juga menyebut beberapa partai akan turun perolehan suaranya.

“Ya mungkin beberapa Partai akan turun jumlah kursinya jika tidak menjaga soliditas yang ada,” tambahnya.

Saat ditanya partai yang mungkin turun, Kang Pri menjawab bawah Partai Nasdem di Ponorogo bisa saja turun jumlah kursinya.

“Ini bisa terjadi karena semua partai akan berjuang keras memperoleh pemilih dengan metodenya masing-masing. Sementara Partai Nasdem tidak memiliki Bupati seperti Pemilu 2019. Tapi jelas, PDIP akan naik.” jelas Kang Pri.

Kang Pri berharap agar suasana Politik di Ponorogo tetap damai.

“Mari bersaing dengan sehat, karena Pemilu adalah pesta demokrasi. Beda pilihan itu biasa, yang terpenting pembangunan untuk kesejahteraan rakyat harus terus berjalan.” Tutup Kang Pri. (red)

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni dipastikan akan maju menjadi Calon Legislatif DPR RI dari Partai Nasdem di Daerah Pemilihan I Jawa Timur yang meliputi wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Hal itu terungkap dalam Ngopi Bareng (Ngobar) dengan Cak Sodiq New Monata di Chanel Youtube Angin Malam TV.

Dalam Ngopi Bareng itu, Cak Ipong, panggilan akrab dalam video itu memastikan bahwa dirinya akan mencalonkan DPR RI di Dapil I Jatim.

“Partai Nasdem menugaskan saya untuk mencalonkan diri sebagai Caleg di Dapil I Jawa Timur yaitu Surabaya dan Sidoarjo. Untuk itu saya mohon do’a dan dukungan kepada masyarakat di Surabaya dan Sidoarjo di Pemilu tahun 2024,” ucap Cak Ipong, Kamis (29/06/2022).

Lebih lanjut Cak Ipong juga menceritakan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai pebisnis dan politisi.

“Sejak tahun 1998 ketika NU mendirikan PKB saya menjadi Politisi dengan menjadi anggota DPRD dari PKB sampai dengan tahun 2009. Kemudian sejak tahun 2015 hingga tahun 2021 saya menjabat Bupati Ponorogo. Dan saat ini berfokus untuk Pemilu tahun 2024,” tambah Cak Ipong.

Cak Sodiq New Monata dengan kritis bertanya kepada Cak Ipong, kenapa mencalonkan di Surabaya dan Sidoarjo.

“Yang pertama adalah Penugasan dari Partai Nasdem untuk nyaleg di Surabaya dan Sidoarjo. Yang kedua, Saudara dan teman saya di Surabaya itu banyak sehingga akan mendapatkan dukungan. Yang ketiga, kebetulan Partai Nasdem di Pemilu tahun 2014 dan 2019 tidak mendapat kursi sehingga diharapkan akan mendapatkan kursi di Pileg tahun 2024 mendatang,” Jawab Cak Ipong.

Saat ditanya visi dan misi, Cak Ipong menjawab bahwa sebagai Anggota DPR RI adalah memperjuangkan aspirasi dari rakyat yang diwakilinya.

“Tentunya akan memperjuangkan kepentingan rakyat disini (Surabaya – Sidoarjo). Karena politisi itu sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.” Tutup Cak Ipong. (red)

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Diduga tidak kuat menanjak, sebuah Pick Up Mitsubishi L-300 terperosok di Tanjakan Biting Desa Suru Kecamatan Sooko, Ponorogo pada Rabu (29/06/2022).

Menurut salah satu saksi mata, Mas Starta, dirinya tidak sengaja melewati jalur itu.

“Saya kerja mas, tiba-tiba ada sebuah Pick Up L-300 yang terperosok karena tidak kuat menanjak lalu mundur,” ucap Mas Starta.

Lebih lanjut Starta menjelaskan bahwa begitu tidak kuat, Pick Up tersebut mesinnya mati.

“Biasanya setelah mesinnya mati, sistem kemudi tidak bisa dikendalikan mas,” tambahnya.

Starta juga menambahkan bahwa dirinya begitu kejadian langsung memberitahukan kepada warga diatas tanjakan.

“Saya belum tahun orang mana mas. Yang jelas nomor polisinya AE-8363-SL.” Tutup Starta.

Sementara menurut warga yang lainnya, Aan, saat menanjak hendaknya dimasukkan gigi satu.

“Apalagi saat kita bawa muatan. Harus berhati-hati saat menanjak. Karena kalau tidak kuat dan mesin mati maka sistem pengereman menjadi tidak berfungsi dan bisa dipastikan laju kendaraan akan juga tidak bisa dikendalikan,” jelasnya.

Selain itu, Aan juga menambahkan bahwa kapasitas muatan harus menjadi perhatian pengemudi.

“Jangan sampai demi mengejar keuntungan maka kita memenuhi kendaraan kita dengan muatan yang berat dan melebihi kapasitas. Kalau jalannya datar tidak apa-apa tetapi jika jalannya naik maka akan menimbulkan masalah.” Tutupnya. (red).

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Untuk mengantisipasi dan menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Ponorogo, Unit Satlantas Polres Ponorogo, memasang puluhan banner himbauan di sepanjang Jalan rawan kecelakaan pada Rabu, (28/06).

Pemasangan baner himbauan tersebut dilakukan di jalur-jalur rawan akan terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik laka lantas kendaraan roda dua maupun laka roda empat.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, melalui Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal mengatakan pemasangan banner dan spanduk himbauan dilakukan untuk memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat, sehingga bisa menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

”Pengendara kendaraan bermotor maupun roda empat agar lebih waspada saat berkendara di jalan menurun, menikung, berlubang, Rawan tanah Longsor dan kondisi jalan padat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mantan atlet Bola Volly Nasional ini menambahkan bahwa sebelum mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat yang harus diperhatikan adalah cek kondisi kendaraan, kelengkapan safety pengendara dan surat -Surat kendaraan

“Kami berharap dengan adanya pemasangan Banner Himbauan serta sosialisasi ini bisa menjadi peringatan kepada para pengguna jalan, agar lebih berhati-hati saat melintas ataupun berkendara.”pungkasnya. (red).

,

Kota Madiun, MADIUNRAYA.com

Dua petugas Lapas Pemuda Madiun mendapatkan penghargaan dari Kalapas Pemuda Madiun, Ardian Nova Christiawan.

Dua petugas itu bernama Eska Septrian M. dan Aziz Pratama S.

Mereka telah berhasil mengagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 666,08 gram pada Senin(13/6/2022) lalu.

Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang dicapai dua petugas tersebut.

Bahkan, penggagalan ini layak dicatatkan dalam sejarah karena jumlah yang tidak sedikit.

“Belum ada di Lapas atau Rutan manapun. Ini pencapaian luar biasa. Rekan kita berhasil mengagalkan penyelundupan narkoba jenis Sabu, daun Ganja, ekstasi, dan Pil Koplo jenis double L yang nilainya fantastis,” ujarnya di Halaman Upacara Gedung 1 Lapas Pemuda Madiun, Rabu(29/6/2022) pagi.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan hasil rapat melalui jajaran Pejabat, dengan harapan dapat menjadi pecut bagi petugas lain agar semangat meraih prestasi.

“Tentunya menjadi contoh untuk Bapak Ibu semua. Untuk berdiri di depan sini mendapatkan apresiasi dari Kantor,” kata Ardian.

Dalam kesempatan yang sama, Ardian Nova juga memberikan penghargaan kepada 3 Pegawai Teladan periode April hingga Juni 2022. Yakni kepada M. Agung Prabowo, Rias Ganjar Pratiwi dan Fathoni Eko P.

“Sekali lagi apresiasi dari kantor mungkin hanya secarik kertas. Tapi bahwasannya ini menjadi bukti bahwa Bapak Ibu sekalian memiliki kinerja yang diakui oleh kantor ini diakui oleh temen-temen di sini,” tutup Kalapas. (Red).

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Keluarga Besar Pedalangan di Kabupaten Ponorogo berduka. Salah satu Dalang Kondang asal Ponorogo yaitu Ki Agus Prayitno dikabarkan meninggal dunia, Selasa Malam (28/06/2022).

Hal itu disampaikan oleh Sunarso, salah satu pegiat budaya yang tergabung dalam Keluarga Ageng Pakasa Gebang Tinatar.

Melalui unggahan foto dan captionnya, Sunarso mengungkapkan bela sungkawa nya.

“Keluarga Ageng Pakasa Gebang Tinatar ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Ki Agus Prayitno. Rumah duka di Desa Duri Kecamatan Slahung Ponorogo,” ucapnya.

Lebih lanjut Sunarso mendo’akan supaya Almarhum Ki Agus Prayitno meninggal Husnul Khatimah.

“Semoga Almarhum dimaafkan segala kesalahan, diterima amal perbuatannya, dan mendapatkan Surga Alloh SWT serta mendapatkan tempat terbaik dalam Surga Keabadian,” lanjutnya dalam bahasa Jawa.

Selain itu, Sunarso juga mendo’akan agar keluarga yang ditinggalkan bisa Ikhlas dan diberikan Kesabaran.

Beragam respon dan ucapan dari para Netizen atas berpulangnya salah satu Dalang di Ponorogo itu.

Seperti Pribadi Setyawan Puguh yang juga mendo’akan sang Dalang agar mendapatkan Surga Alloh SWT yang abadi.

Dikabarkan, Ki Agus Prayitno meninggal dunia setelah di rawat di Rumah Sakit pada Selasa Malam (28/06/2022) setelah mengalami kecelakaan di daerah Bancar Bungkal Kabupaten Ponorogo.

Menurut saksi yang tidak mau disebutkan namanya, kecelakaan yang menimpa Ki Agus Prayitno terjadi setelah korban menghindari jalan yang berlubang dan bertabrakan dengan L-300 di Desa Bancar Kecamatan Bungkal Ponorogo.

Sugeng Tindak Ki Dalang, semoga karyamu baikmu selama di Dunia dapat terwarisi kepada generasi penerus sehingga Wayang Kulit sebagai budaya bangsa tetap lestari. Amiin….. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.