Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Banyaknya keluhan tentang kondisi Jalan di Kabupaten Ponorogo diamini oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto Purnomo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/09/2021).

Menurut Jamus, panggilan akrabnya, di Kabupaten Ponorogo ada 2 jenis jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. “Yang pertama adalah Jalan Kabupaten sepanjang 916,10 KM dan yang kedua Jalan Poros Desa sepanjang 1.300-an KM,” Ucapnya.

Lebih lanjut, Jamus menyampaikan bahwa dari sekian jalan yang ada, 45% nya dikatakan rusak. “Jadi baik jalan kabupaten dan jalan poros desa yang rusak adalah sepanjang 997,2 KM. Yang rusak berat 15 % atau sepanjang 332,4 KM dan sisanya 664,8 KM rusak sedang dan ringan,”Jelas Jamus Kunto.

Untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut menurut Jamus, perlu biaya yang besar. “Untuk yang jalan rusak berat maka perlu di cor atau di rigid, itu biayanya Rp 2,5 Miliar tiap kilometer, itu untuk jalan selebar 4,5 hingga 5 meter. Sementara untuk jalan yang rusak sedang maupun ringan diperlukan anggaran 1,2 Miliar untuk setiap kilometernya dengan aspal Hotmix,” tambah Jamus Kunto Purnomo.

Sehingga untuk saat ini, Jamus menyatakan perlu anggaran 831 Miliar untuk memperbaiki jalan yang rusak berat. “Untuk memperbaiki jalan yang rusak ringan dan sedang diperlukan anggaran 797,8 Miliar. Jadi, total anggaran untuk perbaikan seluruh jalan yang rusak di Ponorogo perlu anggaran 1,6 Triliun,” Ungkap Jamus Kunto.

Dengan kondisi Pandemi Covid 19 seperti saat ini, Jamus mengatakan hal itu tidak mungkin bisa dikerjakan. “Untuk tahun 2021 ini, karena ada refocusing akibat Pandemi, anggaran untuk pembangunan maupun perawatan jalan di Ponorogo hanya 75 Miliar, jadi sangat jauh sekali.”Pungkas Jamus Kunto Purnomo. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Surabaya Portalnews Madiun Raya

Perkembangan teknologi semakin memudahkan konsumen untuk melakukan pembelian motor Honda. Untuk itu PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim & NTT kembali mengadakan Pameran Virtual Honda mulai tanggal 23 – 30 September 2021. Untuk mengunjungi pameran virtual ini, konsumen dapat mengakses link www.pameranvirtualhonda-jatim-ntt.com melalui smartphone

Berbagai keuntungan yang bisa didapatkan pada Pameran Virtual Honda ini, seperti pembelian Honda matik berdesain elegan Honda Vario 150 secara kredit akan mendapatkan 2 kali potongan angsuran dan uang muka hanya Rp 1,4 juta.
Dapatkan cashback hingga Rp. 2,1 Juta untuk pembelian Big Scooter Honda ADV150 dan tambahan bonus jaket. Honda ADV150 semakin memberikan kepuasaan berkendara dengan variant warna baru yang melengkapi keseharian anda baik dikendarai sendiri maupun berboncengan di tiap sudut kota hingga penjelajahan jarak jauh setiap harinya. Dan dilengkapi dengan juga fitur-fitur canggih seperti Honda Smart Key System, Full Digital Panel Meter dan Adjustable Windscreen.

Bagi konsumen yang menginginkan Berkendara motor Super Sport dengan sensasi yang besar ditambahkan dengan fitur-fitur yang lebih modern dan juga dengan tampilan lebih masif dan agresif, yakni untuk Honda CB150R Streetfire ada promo cashback Rp 1 juta dan Honda CBR250RR akan ada cashback Rp 6 juta.

Pada Pameran Virtual Honda September ini, MPM Honda Jatim memberikan memberikan bonus helm untuk 75 pembeli pertama dengan memasukkan kode Promo HONDACERIA pada saat bertransaksi. Caranya sangat mudah, akses link www.pameranvirtualhonda-jatim-ntt.com kemudian melakukan pendaftaran dengan memasukan data diri yang meliputi nama lengkap, nomor handphone, alamat email, dan kabupaten domisili. Setelah sukses melakukan login, konsumen dapat mengunjungi setiap booth. Kemudian pilih menu “Hubungi Sales” apabila langsung melakukan pembelian atau “Saya tertarik” untuk proses pembelian, Honda sales people akan menghubungi konsumen tersebut.

Selain pembelian unit, konsumen juga mendapat potongan sebesar 10% untuk Aksesoris dan Apparel, 5% untuk Sparepart dan AHM Oil, serta 20% untuk Ban Luar dan Ban Dalam. Segera kunjungi Honda Virtual Exhibition dan ajak semua kerabatmu untuk merasakan sensasi menjelajahi pameran online Honda. Info lebih lanjut dengan akses di website www.mpmhondajatim.com, maupun Facebook, Instagram dan Twitter @mpmhondajatim.
“Setelah sukses diselenggarakan awal bulan ini Pameran virtual kami adakan kembali. Harapannya dengan Pameran Virtual ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan trasnportasi yang digunakan untuk berkativitas di masa pandemi dengan beragam kemudahan, hadiah langsung“ kata Andre Pramana selaku Digital Deputy Division Head MPM Honda Jatim.

Ponorogo – Madiunraya.com

Cerita pilu diunggah oleh Dr Aliyadi Yanuri, Dosen FISIP Unmuh Ponorogo saat dirinya bersiap untuk berbuka puasa.

Sesuai yang diunggah melalui akun Facebook nya, Pak Dosen bercerita kalau dirinya hendak makan. Semua makanan sudah siap, namun ternyata… Nasi yang dimasak di Magic jar nya belum masak hanya karena lupa ditekan tombol On nya.

“Mau makan ternyata nasinya lupa kalau belum di jelekne di megic jar, terpaksa nunggu lagi..wah namanya lupa, kadung diatas meja ada sayuran lengkap, ada bayem, tumis pare, dadar telur, lalap pete, timun sambel pecel, pokoknya lengkap..”, ucap Sang Dosen beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, Pak Dosen mengaku terkejut dengan kejadian itu.

“Waktunya ambik nasi, betapa terkejutnya masih dalam keadaan beras, ampun, karena itu hasil karya sendiri terpaksalah menanti..barokah poso, sabar…’tambahnya.

Unggahan sang Dosen pun mendapatkan komentar dari para Netizens.

“Kok seperti kemah, apa ini jauh dari mamah, ” Ucap Wahyu Hananto.

Sementara banyak netizen yang lainnya memberikan caption tertawa yang juga dibalas caption yang sama dari sang Dosen. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kota Pendekar, sebutan Kota Madiun harus bangga. Selain karena Pencak Silat yang mendunia, Kota tersebut juga memiliki warga yang kreatif.

Apa pasalnya ?, salah satu karya yang berbahan kulit dari warga Demangan Kota Madiun yaitu @suwindyaproject bisa menembus pasar di Amerika Serikat.

Wali Kota Madiun, H Maidi sangat mengapresiasi karya warganya itu.

“Waktu saya Cangkrukan di Kelurahan Demangan saya tertarik ke sebuah item. Sebuah wadah untuk menggantung hand sanitizer yang terbuat dari kulit. Apik. Setelah saya tanya ke Lurah, ternyata buatan salah satu warga demangan. @suwindyaproject,”Ucap Wali Kota Maidi.

Menurut Wali Kota, karya warganya itu sangat bagus dan rapi.

“Garapanya rapi. Elegan.Hari ini saya sempatkan mampir ke workshopnya. Ternyata produknya bermacam-macam.Masker, Dompet, id card holder, zippo holder, tas jinjing dan banyak lagi, sesuai permintaan konsumen,”Terang Wali Kota.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa produk @suwindyaproject sudah dipasarkan hingga ke luar negeri. “Hebatnya lagi, pemasarannya sudah sampai luar negeri. Paling jauh California. Artinya produk industri kreatif ini kelasnya sudah dunia. Jadi siapa saja bisa menjadi atau membuat apa saja, tergantung niat dan usahanya,”Ujar Wali Kota Maidi.

Wali Kota mengajak siapapun yang berminat untuk langsung menghubungi yang bersangkutan. “Oh iya, jika berminat silahkan langsung DM @suwindyaproject.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Akibat tersengat aliran Listrik, Muhammad Abizar Alghifari seorang anak  laki-laki, berumur 3  tahun yang beralamatkan di Dukuh Krajan,  RT 02, RW 03, Desa Blembem,  Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo meninggal dunia pada Senin (20/09/2021) kemarin.

Menurut Kapolsek Jambon, Iptu Nanang Budianto, S.H.pihaknya menerima laporan  pada hari Senin tanggal 20 September 2021, sekira Pukul 16.30 WIB, telah terjadi anak meninggal dunia karena tersengat arus listrik di kamar milik saudara Yunus Desianto warga  di Dusun Krajan, RT 02 RW 03, Desa Blembem, Kecamatan Jambon,  Kabupaten Ponorogo.

“Kronologinya adalah, pada hari Senin tgl 20 September 2021 pukul 16.30 wib, korban bersama dengan saksi FARID dan AQILA sedang  berada dikamar sdr YUNUS menunggu  saksi   AQILA yang sedang ganti pakaian setelah mandi, pada saat menunggu  tersebut saat ganti pakaian, tiba tiba korban memegang dan menarik bola lampu yang sedang menyala dan tergantung di tembok kamar tersebut, saat kejadian saksi FARID sudah memperingatkan kepada korban untuk tidak memegang bola lampu tersebut, namun korban tetap memegang bola lampu tersebut  dan tiba tiba korban jatuh tengkurap kepala di Utara dilantai kamar tersebut,”Terang Kapolsek.

Iptu Nanang Budianto menjelaskan bahwa sesaat setelah kejadian, saksi AQILA memanggil Ayahnya (YUNUS)  yang saat itu berada dibelakang rumah memberi  makan Ayam,  “Saksi YUNUS  segera mendatangi korban yang terjatuh dilantai kamar tersebut kondisi lemas dan dibopong kemudian segera membawa korban keluar dari kamar dan memanggil saksi KARNEN untuk meminta pertolongan dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Jambon untuk diberikan pertolongan, namun saat tiba di Puskesmas korban  dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan upaya  pemberian pertolongan di Puskesmas Jambon,”Lanjut Kapolsek.

Berdasarkan keterangan saksi saksi di TKP dan hasil penyelidikan di TKP serta pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik.

“Atas kejadian tersebut,  keluarga korban sudah menerima sebagai musibah dan berusaha untuk ikhlas, tabah selanjutnya keluarga korban  membuat surat pernyataan dan permohonan  tidak  dilakukan otopsi terhadap jasad korban dan sanggup tidak akan menuntut secara Hukum kepada siapa pun atas kejadian tersebut.”Pungkas Kapolsek Jambon. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Kabar duka datang dari orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Ibunda Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Hj Suyatun dikabarkan wafat pada Senin (20/09/2021) dini hari.

Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu Wartawan Senior di Kabupaten Ponorogo, Siti Noraini. Wartawan Koran Duta Masyarakat itu menyampaikan kabar tersebut di WA Group .

Innalilahiwainailaihirojiun
Telah meninggal dunia pagi ini kurang lebih jam 03.00wib
IBUNDA dari Bapak bupati Sugiri Sancoko di RSUD dr Hardjono Ponorogo

Semoga almarhumah husnul khotimah
Dan keluarga yg di tinggalkan diberikan kesabaran & keikhlasan
Aamiin ya rabbal alamin

Kabar tersebut kemudian mendapatkan komentar ucapan berbela sungkawa dari berbagai anggota grup yang lainnya.

Seperti salah satunya dari Politisi Partai Golkar, Atika Banowati.

Innalillahi wainnailaihi rooji’uun.

Ngaturaken belosungkowo sedanipun almarhumah ibu Suyatun (ibunda dari Bpk Sugiri Sancoko)

Mugi Almarhumah husnul khotimah, pinaringan magfiroh, dipun paringi pangapunten sedaya dosa kalepatan, dipun tampi sedaya amal kesaenan.

Ugi sedoyo kluwargo pinaringan sabar tabah lan tawakal.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Pun dengan anggota grup yang lain banyak yang mengirimkan ucapan berbela sungkawa.

Seperti diketahui, Hj Suyatun masih tetap aktif hingga masa sepuhnya untuk terus beraktivitas di desanya di Desa Gelang Kulon Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo, hingga akhirnya diboyong ke Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati Ponorogo semenjak sang Putra, H Sugiri Sancoko SE MM dilantik menjadi Bupati Ponorogo pada bulan Maret 2021 silam. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Jokowi Mania (Joman) Jawa Timur mendeklarasikan pasangan Ganjar Pranowo yang saat ini menjabat Gubernur Jawa Tengah dan Erick Thohir yang saat ini sebagai Menteri BUMN sebagai Calon Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2024.

Menurut pengurus JOMAN Jatim, Warta Adi, pasangan yang dideklarasikan itu merupakan sosok yang tepat dan akrab dengan Milenial. “Di Pemilu 2024, suara milenial lebih dari 30%, sehingga Pak Ganjar dan Pak Erick merupakan sosok yang tepat untuk menggantikan Pak Jokowi, ” Ucap Warta Adi didepan awak media, Jum’at (17/09/2021) kemarin.

Lebih lanjut Warta Adi menyampaikan bahwa sosok Ganjar Pranowo sangat bisa meneruskan perjuangan Presiden Jokowi menuju Indonesia Maju. “Sedangkan sosok Erick Thohir merupakan ekonom yang handal yang bisa membawa ekonomi Indonesia menjadi lebih hebat lagi, ” Tambah nya.

Warta Adi juga menilai bahwa di bawah Ganjar Pranowo, Jawa Tengah telah melakukan perbaikan dan perubahan secara optimal. “Pun dengan Pak Erick, Kementerian BUMN juga bisa optimal dalam mengelola Badan Usaha Milik Negara, ” Tandasnya.

Warta Adi berharap, deklarasi Ganjar Pranowo – Erick Thohir bisa lebih memajukan Demokrasi di Indonesia pada Pesta Rakyat tersebut di tahun 2024. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi, terus melakukan upaya serius agar Kota Madiun bisa masuk ke level 1 PPKM.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Maidi saat menggelar cangkrukan bersama warga di Jalan Husein Palila, Kelurahan Kejuron, Jumat (17/9) malam.

Sebelumnya, Wali Kota Maidi mendatangkan petugas rapid test dari laboratorium swasta untuk langsung melakukan rapid antigen guna memastikan bahwa warga di sekitar lokasi tersebut sehat. Hasilnya, kurang lebih sebanyak 50 orang yang dilakukan test hasilnya negatif.

“Setiap hari saya melakukan pengecekan di kelurahan, saya ingin memastikan masyarakat Kota Madiun sehat,” ungkap Wali Kota dengan nada serius.

Wali Kota menegaskan bahwa pihaknya sedang mengejar ke level 1. “Maka dari itu pada level ini, angka kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Pendekar harus kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu,” jelas Wali Kota.

Kejadian rawat inap di rumah sakit kurang dari lima orang per 100 ribu penduduk. Sedangkan angka kematian kurang dari satu orang per 100 ribu penduduk.

“Saat ini kita masih di level 2, maka dari itu kita kejar terus sebagai syarat menuju ke level 1. Saya terus berpesan agar masyarakat olahraga yang tertib, istitahat yang cukup biar imun meningkat,” terang Wali Kota.

Wali Kota Maidi juga menyebutkan bahwa tracing dan vaksinasi harus terus dimasifkan di Kota Madiun.

“Target kita 80 persen sasaran sudah tervaksinasi hingga akhir September ini. Sementara untuk tracing, target kita sebanyak 60 ribu warga terantigen. Dengan harapan agar warga yang terpapar segera ditemukan.
untuk segera dilakukan perawatan dan tidak menulari yang lainnya.”Pungkas Wali Kota Madiu. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.