,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com
Karena hujan berintensitas tinggi membuat satu rumah di Desa Cepoko Ngrayun tertimpa longsor.

Menurut Kanit Sabara Polsek Ngrayun, Aiptu Budi Santoso peristiwa itu terjadi pada hari Senin tanggal 23 Mei 2022 pukul 02.00 WIB.

“TKP di Dukuh Kembang RT 01 RW 01 Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun. Bencana tanah longsor itu menghantam tembok rumah sisi timur yang berhimpitan dengan tebing setinggi 3 m hingga jebol, volume longsoran tinggi 2 m x panjang 4m masuk dalam rumah menimbun perabot rumah tangga,” ucap Aiptu Budi Santoso, Senin (23/05/2022).

Kejadian itu, lanjut Aiptu Budi Santoso, menimpa rumah milik koban atas nama Endik Setiono (34).

“Yang bersangkutan merupakan petani, yang beralamatkan di RT 01 RW 01 Dukuh Kembang Desa Cepoko Kecamatan Ngrayun,” lanjut Aiptu Budi Santoso.

Untuk kronologinya, Aiptu Budi Santoso menyampaikan bahwa pada hari minggu tanggal 22 Mei 2022 mulai pukul 21.00 sampai dengan pukul 00.00 wib di Desa Cepoko pada umumnya terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Kemudian pada hari Senin tanggal 23 Mei 2023 pukul 02.00 Wib terjadi bencana alam tanah longsor menimpa diding rumah milik korban yang berjarak 1,5 m tinggi tebing 3 m sehingga menyebabkan tembok sebelah timur rumah korban jebol, material longsoran dengan volume tinggi 1,5 m panjang 4 m masuk rumah menimbun peralatan rumah tangga,” urai Kanit Sabara Polsek Ngrayun.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kata Kanit Sabara, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian harta benda kurang lebih Rp 10.000.000,-( Sepuluh juta rupiah).

“Kejadian itu kemudian di laporkan oleh Kades Cepoko saudara DWI CAHYANTO, S. Sos kepada pihak kepolisian pada hari Senin pukul 07.30 wib via WA. Selajutnya Polsek Ngrayun mengambil langkah mendatangi TKP, Membantu evakuasi dalam pembersihan material longsoran bersama warga,” kata Aiptu Budi Santoso.

Lebih jauh Kanit Sabara Polsek Ngrayun meminta agar masyarakat waspada saat hujan dengan intensitas yang tinggi.

“Jangan berada disamping tebing yang rawan longsor.” Tutup Aiptu Budi Santoso. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo – MADIUNRAYA.COM

Akibat hujan deras, beberapa titik di Desa Baosan Kidul dan Mrayan Ngrayun terjadi longsor. Bahkan ada satu rumah warga setempat yang tertimpa longsor.

Menurut Kapolsek Ngrayun, AKP Joko Santoso, longsor salah satunya terjadi dan menutup jalan raya tepatnya di Dukuh Patuk Desa Baosan Kidul.

“Itu terjadi pada pukul 14.00 Wib, material tanah yang terdiri dari rumpun bambu menutup semua jalan raya sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Untuk sementara petugas dan warga melaksanakan pembersihan material agar jalan bisa di lewati.
Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ucap Kapolsek Ngrayun.

Lebih lanjut, Kapolsek Ngrayun menyampaikan bahwa juga terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga atas nama Budi Muryono (37) warga Dukuh Patuk Desa Baosan Kidul.

“Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu Tgl 19 Februari 2022. Kronologisnya, sekira pukul 13.00 Wib telah terjadi hujan deras dan pada pukul 14.00 Wib tebing setinggi 5 mater yang berada di sisi sebelah kanan longsor dan menimpa tembok rumah korban yang terbuat dari baton jebol. Dan material tanah masuk kedalam rumah korban,” terang AKP Joko Santoso.

Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa.
“Namun kerugian material kurbih Rp 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) dan Untuk semntara pemilik rumah mengungsi ke rumah Saudara terdekat.
Warga bersama petugas berusaha membersihkan matrial Longsor,” tambah Kapolsek Ngrayun.

Kemudian, lanjut Kapolsek Ngrayun, Tanah Longsor yang menutup jalan poros Desa tepatnya di Dukuh Pakel Desa Mrayan Kecamatan Ngrayun Kabupaten Ponorogo.
“Juga terjadi pada pukul 14.00 Wib. Material tanah menutup semua jalan poros Desa sehingga tidak ada kendaraan yang bisa melintas. Petugas kemudian berkordinasi dengan Kepala Desa Mrayan Bpk JUWANTO dan akan mendatangkan alat berat untuk membersihkan matrial longsor pada esok hari karena saat ini waktu sudah menjelang malam.
Petugas memasang tanda agar kendaraan tahu yang akan melintas. Dalam kejadian ini tidak ada korban Jiwa.”Pungkas Kapolsek Ngrayun. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.