Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Diduga mengalami serangan jantung, seorang anggota Satlantas Polres Pacitan, Brigadir Widya Cahyono meninggal dunia saat bermain Badminton di Desa Bangunsari, Selasa (22/09/2021).

Dilansir dari Pacitanpos.id, Brigadir Widya Dwi Cahyono  merupakan pengantin baru masih berusia muda yaitu 25 tahun. “Beliau masih pengantin baru dan belum punya anak, meninggal diduga serangan jantung saat bermain Badminton di Desa Bangunsari, “Ucap Gus Tik, owner Pacitanpos.id.

Gus Tik juga menyampaikan bahwa yang bersangkutan sebelumnya sehat wal afiat. “Menurut berbagai sumber, Widya  berangkat ke area Lapangan Badminton di Bangunsari dalam kondisi sehat wal afiat, sehingga keluarganya  kaget ketika diberi tahu Widy meninggal dunia saat tengah bermain Badminton,” Lanjut Gus Tik.

Gus Tik juga menyampaikan bahwa menantu Toko Kelontong terbesar di Kecamatan Punung tersebut dimakamkan malam itu juga di TPU Punung dengan upacara Militer yang dilaksanakan oleh jajaran polres Pacitan tempat Widy bertugas.

Gus Tik juga menjelaskan bahwa Brigadir Widya Dwi Cahyono merupakan Pemuda Asli Ponorogo umur berkisar 25 tahun, meninggalkan seorang istri dan belum punya anak. “Beberapa kerabat almarhum mengucapkan terima kasih kepada semua pihak utamanya jajaran Polres Pacitan , juga memohon doa semoga almarhum  Husnul Khatimah.”Pungkas Gus Tik, Owner Pacitanpos.id. (Yah/Gin)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya
Menurunnya kasus harian penularan Covid 19 di Indonesia membuat Kementerian Sosial menghentikan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini di Komplek Senayan, Selasa (21/09/2021).

“Kemarin awal tahun 2021 kan hanya Januari – April, lalu ditambah 2 bulan hingga Juni karena ada PPKM Darurat, jadi ditambah bulan Mei dan Juni, ” Ungkap Tri Rismaharini.

Risma pun menyampaikan bahwa BST merupakan program yang dirancang untuk membantu 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Bantuan tersebut kita berikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat di Indonesia karena dampak Pandemi Covid 19,” Jelas Tri Risma.

Tentang penyaluran, Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa program itu bisa berjalan dengan baik. “Penyalurannya rata-rata diatas 95 persen. BST diberikan karena Pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial yang memaksa kegiatan ekonomi di sejumlah sektor harus terhenti, namun kini ekonomi sudah mulai bergerak. “Pungkas Mensos, Tri Rismaharini.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada awal Juli 2021 menyatakan bahwa BST akan dilanjutkan selama dua bulan yaitu Juli sampai Agustus 2021. ” Pemerintah menyiapkan anggaran BST sebesar 6,1 triliun selama pemberlakuan PPKM, ” Ucap Sri Mulyani. (Yah/Gin).

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Kabar duka datang dari orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Ibunda Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Hj Suyatun dikabarkan wafat pada Senin (20/09/2021) dini hari.

Kabar tersebut disampaikan oleh salah satu Wartawan Senior di Kabupaten Ponorogo, Siti Noraini. Wartawan Koran Duta Masyarakat itu menyampaikan kabar tersebut di WA Group .

Innalilahiwainailaihirojiun
Telah meninggal dunia pagi ini kurang lebih jam 03.00wib
IBUNDA dari Bapak bupati Sugiri Sancoko di RSUD dr Hardjono Ponorogo

Semoga almarhumah husnul khotimah
Dan keluarga yg di tinggalkan diberikan kesabaran & keikhlasan
Aamiin ya rabbal alamin

Kabar tersebut kemudian mendapatkan komentar ucapan berbela sungkawa dari berbagai anggota grup yang lainnya.

Seperti salah satunya dari Politisi Partai Golkar, Atika Banowati.

Innalillahi wainnailaihi rooji’uun.

Ngaturaken belosungkowo sedanipun almarhumah ibu Suyatun (ibunda dari Bpk Sugiri Sancoko)

Mugi Almarhumah husnul khotimah, pinaringan magfiroh, dipun paringi pangapunten sedaya dosa kalepatan, dipun tampi sedaya amal kesaenan.

Ugi sedoyo kluwargo pinaringan sabar tabah lan tawakal.

Aamiin Ya Rabbal Alamiin

Pun dengan anggota grup yang lain banyak yang mengirimkan ucapan berbela sungkawa.

Seperti diketahui, Hj Suyatun masih tetap aktif hingga masa sepuhnya untuk terus beraktivitas di desanya di Desa Gelang Kulon Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo, hingga akhirnya diboyong ke Pringgitan atau Rumah Dinas Bupati Ponorogo semenjak sang Putra, H Sugiri Sancoko SE MM dilantik menjadi Bupati Ponorogo pada bulan Maret 2021 silam. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya
Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Madiun akan dimulai besuk, Senin (20/09/2021) untuk Pelajar SMP dan Senin (27/09/2021) untuk Pelajar SD akan disambut gembira oleh mereka.

Hal tersebut terjadi lantaran Pemerintah Kota Madiun memberikan seragam gratis bagi 2.640 siswa Kelas 1 SD dan 3.234 siswa kelas 7 SMP.

Plt Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Madiun, Noor Aflah, menyebutkan bahwa setiap siswa akan mendapatkan bahan kain seragam Merah dan Putih untuk Siswa SD, Biru dan Putih untuk Siswa SMP dan Seragam Pramuka beserta atributnya, ” Ucap Noor Aflah, Jum’at (17/09) kemarin.

Selain kain seragam, Noor Aflah juga menyampaikan bahwa Pemkot Madiun juga memberikan ongkos jahit seragam sekolah tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, pihaknya meminta seluruh siswa bersemangat mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang akan dimulai besuk. “Soal seragam tidak harus baru, Pelajar bisa memakai seragam yang lama dulu, ” Terangnya.

Lismawati juga menyampaikan bahwa Vaksinasi untuk Pelajar akan terus dilakukan. “Saat ini vaksinasi tingkat SMP sudah 50 persen lebih, sedangkan Vaksinasi untuk pelajar SD diatas 12 tahun sudah 100 persen. ” Pungkas Lismawati. (Yah/Gin).

Source : Madiuntoday

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Unit Reskrim Polres Ponorogo akhirnya berhasil menangkap 2 orang tersangka pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Jalan Diponegoro pada hari jumat tanggal 20 Agustus 2021 silam.

Menurut Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo, pihaknya berhasil menangkap 2 orang tersangka pencurian dengan pemberatan yang terjadi didepan Toko Sumber Makmur itu.
“Pelaku atas nama AGUS YAHYA (AY) dan HASAN BASRI (HB), mereka ditangkap di Hotel Citra Indah JL. Prof. DR. SOEPOMO S.H. Kota YOGYAKARTA Provinsi DIY. Kemudian setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya tersebut, ” Ucap Kapolres Ponorogo, Sabtu (18/09/2021).

AKBP Catur Cahyono Wibowo menjelaskan kronologi kejadian itu. “Jadi, sekira pukul 11.00 WIB tanggal 20 Agustus, korban bersama istrinya datang ke bank BNI cabang Ponorogo untuk mengambil uang yang berada dalam tabungan. Setelah itu korban pergi ke mall Keraton Ponorogo untuk membeli baju. Dari mall keraton, korban kemudian pergi ke toko Sumber Makmur Jl. Diponegoro Ponorogo untuk membeli alat tulis, ” Terang Kapolres.

Ketika korban berada di dalam toko, terdengar suara alarm mobil miliknya berbunyi, “Selanjutnya dari dalam toko korban melihat ada orang yang keluar dari dalam mobilnya kemudian pergi berboncengan ke arah utara. Setelah itu korban keluar toko dan mendapati bahwa dasboard dalam mobilnya sudah terbuka serta uang yang semula ditaruh dalam dasboar sudah hilang, selain itu pintu mobil sebelah kanan sudah dalam keadaan rusak. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian materi sebesar. Rp. 24.900.000,-, ” Lanjut AKBP Catur.

Selanjutnya Unit Resmob Satreskrim Polres Ponorogo melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan lebih lanjut, “Hingga pada akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke kantor Satreskrim Polres Ponorogo untuk pemeriksaan lebih lanjut, ” Ucap Kapolres.

Kedua tersangka HB, (31) merupakan warga Desa Kedaton, “Sedang AY (27) yang masih mahasiswamerupakan warga Desa Kutaraya Kecamatan Kayu Agung Kabupaten Ogan Komering Ilir, ” Jelas AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Adapun barang bukti yang disita, berupa 2 unit HP, “Kemudian kunci letter T untuk merusak pintu mobil dan pakaian pelaku saat beraksi, ” Kata Kapolres.

Selanjutnya, pasal yang dipersangkakan Pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP Tentang tindak Pidana Pencurian dengan pemberatan. “Dengan acaman penjara paling lama tujuh tahun.” Pungkas AKBP Catur Cahyono Wibowo. (Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun mengukuhkan 42 Satgas yang akan bertugas di Jalan Pahlawan Kota Madiun, Kamis (16/09/2021) malam.

Menurut Wali Kota, keberadaan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Kota Pendekar itu bakal semakin optimal ke depan. “Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun menyiagakan petugas khusus guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengunjung. Petugas yang tergabung dalam Satgas PSC tersebut sengaja dibentuk guna memberikan kenyamanan pengunjung yang berwisata di wisata jantung kota tersebut, ” Ucap Wali Kota Maidi, setelah pengukuhan di Sumber Umis.

Kota ini infrastrukturnya semakin lengkap. “Tentunya ini akan mendatangkan banyak orang. Karenanya, harus ada yang mengamankan dan memberikan kenyamanan kepada pengunjung,’’ lanjut Wali Kota Madiun Maidi

Menariknya, sembilan dari 42 Satgas yang dikukuhkan tersebut merupakan anak yatim, piatu, dan yatim piatu. Wali Kota Maidi memang getol mempekerjakan anak-anak kurang beruntung di Kota Madiun. Setidaknya, sudah ada puluhan anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang dipekerjakan di Pemerintah Kota Madiun. Mereka tersebar di sejumlah OPD hingga kelurahan.

Harapannya, mereka bisa semakin mandiri dan tidak bergantung pada orang lain kendati sudah tidak memiliki orang tua.

“Beragam tugas akan mereka jalankan. Mulai menjadi sumber informasi, memberikan bantuan-bantuan seperti menyeberangkan wisatwan, mengamankan barang yang tertinggal, hingga urusan kedisiplinan protokol kesehatan, ” Tambah Wali Kota Maidi.

Kendati wisata belum dibuka sepenuhnya, kesiapan petugas perlu disegerakan agar bisa maksimal nantinya.

‘’Mereka ini menjadi casing-nya pemerintah karena berada di barisan terdepan. Pelayanan yang mereka berikan akan menjadi nilai tawar tersendiri bagi wisatawan. Karenanya, saya minta untuk serius dan tidak asal-asalan. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).


Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Menuju penghujung musim FIM Junior Moto3 World Championship 2021, Mario Suryo Aji semakin gigih berjuang untuk mencetak prestasi di tiga balapan dari dua putaran terakhir. Pada balapan yang akan dihelat di Misano World Circuit pada Sabtu (18/9), Mario akan berbagi paddock dengan para pebalap MotoGP, saat sirkuit ini menjadi tuan rumah San Marino GP pada akhir pekan yang sama.

Berbekal finish posisi 8 pada balapan kedua FIM CEV Jerez lalu, Mario siap mengulang hasil yang optimal di putaran CEV San Marino untuk mengumpulkan poin klasemen untuk menembus 10 besar. Mario saat ini telah berhasil mengantongi 50 poin, hanya selisih 1 poin dari pebalap di posisi klasemen ke-10. Balapan ini akan menjadi pengalaman pertama Mario beraksi bersama Astra Honda Racing Team di Misano World Circuit Marco Simoncelli.

“Putaran San Marino ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa untuk Saya karena akan berada di paddock yang sama dengan para pebalap MotoGP. Saya dan tim harus berusaha keras agar cepat beradaptasi dengan Misano World Circuit Marco Simoncelli karena tidak adanya sesi latihan bebas sehingga langsung menjalani sesi kualifikasi. Kami memiliki target untuk kembali meraih poin dan menyelesaikan balapan dengan posisi yang lebih baik dari sebelumnya,” ujar Mario.

Mario akan tampil berlaga di kerjuaraan balap FIM Moto3™ Junior World Championship yang akan dihelat sebanyak satu kali pada Sabtu (18/9) pukul 22.15 WIB. Balapan ini dapat disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube FIM CEV.

“Kami mendukung prestasi membanggakan bagi generasi muda daerah Jatim. Semoga di balapan di Misano World Circuit ini mendapatkan hasil yang terbaik. “ kata Suhari selaku Community Development Division Head MPM Honda Jatim.

Trenggalek – Portalnews Madiun Raya

Perbuatan YW (35), Pria asal Kota Kediri ini sungguh diluar kewajaran. YW sengaja menjual isterinya sendiri untuk bersama dinikmati oleh Pria Hidung Belang.

Menurut Kasat Reskrim Polres Trenggalek, AKP Arief Rizky Wicaksana, YW secara online menawarkan jasa threesome. “Dengan Twitter, pelaku menawarkan jasa Threesome, ” Ucap AKP Arief, Jum’at (17/09/2021).

Pria asal Kecamatan Mojoroto Kota Kediri itu pun mengaku bahwa dirinya dan isterinya sudah melakukan praktek bejat itu sudah tiga tahun terakhir. “Pasutri ini kerap berpindah tempat di berbagai kota di Jawa Timur, ” Lanjut Kasat Reskrim.

Untuk kronologi penangkapan, Kasat Reskrim menjelaskan bahwa sesaat setelah melakukan patroli cyber, pihaknya menggerebek aktivitas mereka di salah satu hotel di Kota Trenggalek. “Kita gerebek pada Selasa (14/09/2021) kemarin. Mereka tidak bisa berkutik karena belum memakai pakaian dan tempat tidurnya acak-acakan. Alat kontrasepsi yang sudah dipakai dan belum dipakai kami sita sebagai barang bukti, ” Urai AKP Arief.

Kasat Reskrim lalu menjelaskan bahwa YW menjadi tersangka dan dijerat pasal berlapis yaitu 296,506 KUHP dan atau UU RI no 44 tahun 2008 tentang Pornografi atau UU RI no 19 tahun 2016 yang merupakan perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. “Ancaman hukuman minimal 6 bulan penjara dan maksimal 12 tahun. Dan saat ini, tersangka ditahan di Mapolres Trenggalek untuk proses hukum lebih lanjut. ” Pungkas AKP Arief Rizky Wicaksana. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.