Madiun Raya

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh Koramil 0802/05 Kauman hari ini menggerjakan rumah milik Bapak Boimin warga Desa Semanding Kecamatan Kauman. Serma Jauri Purwanto Babinsa Semanding Koramil 0802/05 Kauman bersama 2 orang anggota dan dibantu 7 orang warga masyarakat sekitar memulai rehab rumah yang terhitung memprihatinkan ini dengan membongkar total rumah berukuran 5 X 8 meter ini, Rabu (11/04/2018).

Menurut Serma Jauri Purwanto, rencananya rumah Bapak Boimin ini akan dibangun dengan ukuran yang sama, namun dengan kondisi atap, dinding dan lantai yang layak huni sehingga dapat memenuhi standart rumah tinggal sehat untuk ditinggali. “Untuk pengerjaannya sendiri akan dilaksanakan dengan sistem gotong royong anggota Koramil 0802/05 Kauman bersama dengan warga sekitar”,ujarnya.

Warga masyarakat RT 03 RW 01 Dusun Krajan Desa Semanding yang terlibat dalam gotong royong ini diatur setiap hari 7 orang secara bergantian sehingga diperkirakan kegiatan dapat diselesaikan dalam waktu 14 hari.(dim/gin)

Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun Raya

Hujan deras yang mengguyur semalaman membuat beberapa daerah di kabupaten Trenggalek terendam air, Rabu (11/04).

Seperti di Desa Salam Rejo, Kecamatan Karangan, puluhan Ha sawah siap tanam terendam air.

Kejadian ini membuat para petani kaget, betapa tidak, setelah pagi hari berangkat pergi ke sawah mendapati semua bibit padi yang baru ditanam dan siap tanam, semua hanyut dan terendam air.

Nyamirah, petani Desa Salam rejo, Kecamatan Karangan saat dimintai keterangan, tidak menduga jika hujan deras semalaman membuat sawah nya terendam air. “Semua hanyut mas bibit padi yang siap tanam”, katanya dengan nada sedih.

Ditambahkannya bahwa dirinya tidak mengira jika terjadi musibah banjir seperti ini. “Padahal sebelumnya tidak pernah ada hujan, tahu tahu semalaman hujan deras, paginya semua ludes hanyut di terjang banjir”, katanya dengan nada kecewa.

Atas kejadian banjir ini kerugian petani belum bisa ditafsir,karena disebelah barat pun padi siap panen juga terendam air. (Ono/gin)


Ponorogo – Portal Madiun Raya
Seribuan masyarakat Ponorogo yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Ponorogo “Tertindas”, menggelar aksi unjuk rasa memprotes beberapa kebijakan Bupati Ponorogo yang menurut mereka tidak pro rakyat, Rabu (11/04).

Start dari depan Masjid Agung Ponorogo, berbagai elemen masyarakat ikut melakukan aksi tersebut termasuk menggelar aksi teatrikal dengan membawa keranda mayat, poster dan kain putih.

Menurut salah satu peserta aksi, Pujiana, dirinya dan beberapa elemen masyarakat yang menggelar aksi tersebut prihatin dengan situasi dan keadaan di Ponorogo. “Banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh sebagian masyarakat Ponorogo seperti Warga Ngindeng yang terdampak Waduk Bendo, Warga Sampung yang menolak pendirian pabrik, PKL dan Bentor di Kota Ponorogo”,terangnya kepada awak media.

Untuk itu dirinya meminta Bupati Ipong Muchlissoni segera mengajak mereka untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik atas masalah yang ada di Ponorogo. “Selama ini kami belum pernah diajak untuk berdiskusi dan berdialog dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Ponorogo secara umum”,jelas Pujiana.

Jangan menyelesaikan masalah dengan sepihak dengab arogan, karena sebagai orang yang berbudaya kita mempunyai hati dan nurani, yang terpenting masyarakat Ponorogo bertambah kesejahteraan nya dan bukan malah mata pencaharian yang sudah ada dihentikan serta tidak ada solusi atasnya, urai Pujianan.

Sementara menurut Bupati Ipong dibeberapa kesempatan yang lalu, kebijakannya tidak boleh melanggar undang undang. “Seperti Bentor, itu bukan kebijakan saya yang melarang Bentor beroperasi tetapi undang undang yang melarang, kita juga sudah keluarkan kebijakan bahwa bentor boleh beroperasi di luar Kota Ponorogo”,terang Bupati Ipong.

PKL juga melanggar undang undang karena tempat jualannya di Trotoar dan kita akan tertibkan, karena sudah kita siapkan lahan pengganti, tetapi mereka tetap tidak mau menempati, jadi kita akan terus tertibkan terus, sambung Bupati Ipong Muchlissoni.

“Untuk Waduk Bendo kita mengikuti program nasional, solusinya sudah kita lakukan dengan memberikan rumah dan lahan pengganti, namun mereka tetap meminta ganti rugi yang lain seperti tanaman dan disesuaikan dengan luas lahan”,jelas Bupati Ipong.

Sedangkan pendirian pabrik pakan ternak di Sampung adalah justru untuk meningkatkan PAD dan perekonomian masyarakat sekitar, intinya pemerintahan kami tetap sesuai dengan visi misi menuju Ponorogo yang berbudaya, nasionalis dan religius, pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (GiN)

Ponorogo,- Portal Madiun Raya

Hari Anak Nasional yang akan diperingati pada tanggal 23 Juli 2018 mendatang akan diisi dengan rangkaian kegiatan perlombaan bersifat pendidikan dan olah raga bersama ini resmi dimulai hari ini. Mulainya rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional ini ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Kapten Inf Sunarji Danramil 0802/10 Slahung bersama jajaran Muspika Slahung, Kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Slahung serta Guru-guru TK sewilayah Kecamatan Slahung.(10/04/2018)

Acara yang digelar di halaman Kantor UPT Dinas Pendidikan Slahung ini juga diramikan dengan hadirnya puluhan siswa-siswi TK yang memenuhi halaman tempat diselenggarakannya kegiatan ini.

Kegiatan yang diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilantunkan dengan lancar oleh anak-anak usia TK yang hadir dalam kegiatan yang menandai dimulainya rangkaian peringatan Hari Anak Nasional wilayah Kecamatan Slahung tahun 2018. Menurut Danramil Slahung, Kapten Sunarji, kegiatan ini merupakan langkah positif membentuk kepribadian anak yang baik sekaligus sebagai bentuk penanaman rasa cinta tanah air kepada generasi harapan bangsa yang didukung oleh seluruh komponen di wilayah Kecamatan Slahung.

“Semoga generasi harapan bangsa dapat melanjutkan estafet perjuangan”,ujar Kapten Sunarji.

Acara diakhiri dengan berdo’a bersama yang dilaksanakan dengan khidmat.(dim/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Tata kelola penanaman padi yang dimulai dengan olah lahan, penanaman, perawatan, panen hingga penanganan pasca panen harus terlaksana dengan baik guna tercapainya produksi yang maksimal.

Guna memastikan tata kelola pertanian diwilayah binaannya berjalan dengan baik, Kopka Parno Babinsa Koramil 0802/11 Bungkal melaksanakan pendampingan pengolahan lahan pertanian tanaman padi milik Bapak Kusno warga Dusun Nglodo Desa Bancar Kecamatan Bungkal seluas 0,143 hektar.(10/04/2018)

Sementara itu, Sertu Andik Babinsa Ngraket Koramil 0802/09 Balong juga melaksanakan pendampingan penyemaian bibit padi di lahan pertanian milik anggota Kelompok Tani Mugi Lestari yang kali ini telah menebar benih padi jenis Ciherang yang saat ini telah mencapai umur 5 hari pasca tabur.

Ditempat lain, Serda Imam Basori Babinsa Tegalsari Koramil 0802/16 Jetis melaksanakan pendampingan pertanian di lahan milik Bapak Pribadi anggota Kelompok Tani Ngudi Sari seluas 0,3 hektar. Dengan cermat para Babinsa dilapangan terus melaksanakan pendampingan kepada Petani ini sebagai bentuk Upaya Khusus para Apkowil Kodim 0802/Ponorogo untuk meningkatkan hasil pertanian padi guna pencapaian target sasaran produksi yang telah ditentukan.(dim/gin)


Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun Raya

Kunjungan Puti Guntur Soekarno, calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomer 2 di kabupaten Trenggalek beberapa waktu yang lalu, banyak menjadi perhatian dan perbincangan publik.

Subadianto Ketua DPD PKS Kabupaten Trenggalek memberikan apresiasi yang tinggi kepada H.Moch Nur Arifin, yang lebih memilih mendukung Gus Ipul – Puti pasangan nomer 2, dari pada Emil Dardak, yang nota bene adalah pasangannya yang menjadi Bupati Trenggalek.

Menanggapi hal ini , Subadianto Ketua DPD PKS yang ramah terhadap awak media menyampaikan bahwa pihaknya melihat beberapa waktu yang lalu, saat Mbak Puti datang ke Kabupaten Trenggalek Gus Ipin sampai cuti, demikian juga semua tim pengusung juga melakukan hal yang sama, pada saat kampanye dulu. Selalu mendampingi Mbak Puti di Stadion Kelutan dalam lomba senam Kabeh Sedulu Kabeh Makmur, ke Perusahaan Rokok, acara Rakercabsus PDIP, dan ke Desa Kayen, Kecamatan Karangan , untuk melihat kondisi anak anak yang kurang asupan gizi dan stunting, “ini membuktikan bahwa Gus Ipin dan semua partai pengusung bekerja sangat serius untuk memenangkan pasangan nomer 2 , Gus Ipul – Puti di kabupaten Trenggalek”,ujarnya.

Ditambahkan oleh Subadianto, jika sebelumnya mereka berdua berangkat bersama sama dan diusung oleh PDI-P, tentunya mereka juga harus all out, untuk memenangkan pasangan yang diusung dari PDI-P.

“Bila kita lihat, Gus Ipin secara etika politik langkah yang diambilnya sekarang ini sudah benar, sebagai petugas partai dan dibesarkan oleh PDIP Gus Ipin sudah menjalankan tugasnya dengan baik”,urainya.

‌Demikian juga PKS, sebagai partai pengusung pasangan nomer 2 Gus Ipul – Puti, jika sudah menyampaikan dukunganya, akan bekerja semaksimal mungkin dan memberi dukungan penuh , karena ini sebagai bentuk kewajiban,sambungnya.

Seandainya kita punya Gus Ipin kemudian nanti melakukan pemenangan terhadap PKS, kita akan senang sekali. Karena itu wajar saja jika masyarakat Trenggalek banyak yang simpatik dan mendukung Gus Ipin.

Jangan sebaliknya, ibaratnya seperti pepatah kacang lali karo lanjarane, (lupa dengan yang memberangkatkan) ini contoh yang kurang baik, lanjutnya.

Sebagai politikus muda yang dibesarkan dan diusung oleh PDI-P, Gus Ipin sudah memenuhi kewajibanya untuk memenangkan Pilgub Jatim, khusus nya di kabupaten Trenggalek.

Kedepannya, kata Subadianto yang murah senyum kepada wartawan ini, Gus Ipin punya prospek yang bagus, sedangkan Emil terserah penilaian masyarakat saja, tapi dalam sudut etika politik saya lebih respek dan mendukung Gus Ipin, pungkasnya.(Ono/gin )

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Pemerintah Kabupaten Ponorogo mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kabupaten Ponorogo Tahun 2018 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ponorogo Tahun 2019 di Gedung Sasana Praja, Rabu (28/3).

Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, perwakilan DPRD Kabupaten Ponorogo, perwakilan BAKORWIL I Madiun, pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, tokoh agama, organisasi masyarakat dan dari kalangan perguruan tinggi di Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Drs. H. Ipong Muchlissoni secara langsung memimpin kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Kabupaten Ponorogo tersebut sekaligus berdialog dengan elemen masyarakat tentang pemerintahan, pembangunan dan pengembangan ekonomi kemasyarakatan.


Dalam sambutannya, Bupati Ponorogo Drs. H. Ipong Muchlissoni mengatakan bahwa fokus pembangunan Kabupaten Ponorogo yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019 yang ditetapkan sebagai tahun wisata adalah mengembangkan secara maksimal bidang pariwisata yang berbasis kepada alam, budaya, religi, dan agro industry infrastruktur. “Jadi pokok-pokok pikiran atau visi misi prioritas pembangunan kita didalam APBD tahun 2019 adalah pengembangan pariwisata dengan mengutamakan tempat wisata yang benar-benar bisa dikembangkan secara maksimal, seperti Desa Ponggok di Klaten yang mengalami lompatan pendapatan desa secara luar biasa karena pengelolaan yang baik,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati Ipong berpesan supaya event tahunan grebeg suro bisa mendatangkan turis domestik dan mancanegara sehingga bisa meningkatkan perekonomian, sehingga diperlukan rencana yang matang dalam menyelenggarakannya, sambung Bupati Ipong.

“Untuk itu dalam penyusunan rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah yang di mulai dengan Musrenbang ini tetap berdasarkan kepada tujuan utama hadirnya sebuah pemerintah daerah yaitu kesejahteraan masyarakat, semua keinginan kita diatas dapat berjalan apabila infrastruktur yang ada bisa dibangun dengan baik dan maksimal”.jelas Bupati Ipong.

Anggaran belanja yang mencapai 50 persen dari total APBD harus dimanfaatkan sedemikian rupa dengan mengurangi kegiatan yang tidak begitu penting, perjalanan dinas dan bimtek. “Anggaran yang terbatas harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan yang tidak terbatas”, pungkas Bupati Ipong. (ADV/GIN)

,

JEMBER, Madiunraya.com – Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya akan membenahi infrastruktur pasar tradisional untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat tersebut terhadap pasar modern yang menjamur di Jawa Timur.

“Saya mendorong pertumbuhan pasar tradisional supaya kompetitif dengan pasar modern, namun hal tersebut tidak akan terwujud ketika tidak ada perbaikan infrastruktur di pasar tradisional,” kata Khofifah usai mengunjungi Pasar Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis.

Khofifah berbincang dengan para pedagang dan menerima sejumlah keluhan tentang masih buruknya infrastruktur Pasar Rambipuji, sehingga pasar sering becek dan banjir saat hujan deras mengguyur kawasan pasar induk di Kecamatan Rambipuji tersebut.

“Pasar tradisional sering becek hingga banjir saat musim hujan, sehingga kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kelas menengah enggan datang ke pasar tradisional untuk membeli kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Mantan Menteri Sosial itu punya mimpi untuk melakukan gerakan belanja di pasar tradisional, namun hal tersebut dapat terwujud dengan perbaikan infrastruktur pasar tradisional lebih dulu.

“Mimpi itu akan terwujud kalau infrastruktur pasar tradisional sudah dibenahi dan masyarakat kelas menengah juga akan merasa nyaman untuk berbelanja di pasar rakyat tersebut,” katanya.

Khofifah menjelaskan perbaikan infrastuktur pasar tradisional tersebut dapat menjadi pembuka daya tarik masyarakat untuk membeli bahan pokok ke pasar rakyat karena para pedagang juga mengeluhkan sepinya pembeli di Pasar Rambipuji.

“Perbaikan infrastruktur pasar tradisional sesuai dengan program Nawa Bakti Satya yakni Jatim akses karena di dalamnya merupakan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, jalan lingkar, dan pasar tradisional,” ujarnya.

Selain perbaikan infrastruktur, lanjut dia, pembangunan gudang sebagai tempat penyimpanan berbagai komoditas kebutuhan pokok agar tidak mengalami kelangkaan juga perlu dibangun di setiap pasar tradisional.

“Pedagang bisa memotong rantai distribusi yang memakan biaya tinggi dan akan mendapatkan kualitas barang bagus dengan harga standar, apabila barang-barang kebutuhan pokok tersebut disimpan di gudang yang berada di pasar tradisional,” ucap Cagub Jatim yang berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak itu.

Khofifah juga berharap ada agen perbankan di pasar tradisional untuk memberikan kredit usaha rakyat (KUR) kepada para pedagang usaha mikro, sehingga para pedagang tidak terjerat rentenir.

“Sejauh ini saya masih belum melihat ada agen perbankan yang mendistribusikan KUR di tengah pasar tradisional, sehingga pihaknya berjanji akan mewujudkan itu sebagai upaya memproteksi pedagang dari rentenir,” katanya.

Dalam kampanye politik di Kabupaten Jember, Khofifah akan mengunjungi sejumlah lokasi di antaranya Pasar Rambipuji, Ponpes Bustanul Ulum Curah Kalong, Gudang Tembakau di Kecamatan Jelbuk, City Forest Arum Sabil, dan Pesantren Al-Qodiri.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.