Pekalongan – Portalnews Madiun Raya

Muhamad Juned (38), seorang pria yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah dengan ikhlas melepas merpati kesayangannya bernama Jaguar yang dibeli orang dengan harga fantastis, Rp 1,5 miliar.

Penjualan burung merpati yang mencapai harga yang fantasitis itu pun membuat jagat dunia maya menjadi heboh.

Menurut Muhamad Juned, pembeli merpati kesayangannya yang tidak disebutkan namanya ini sejak dua tahun lalu sudah menghubungi dirinya untuk menjual burung merpatinya.

“Pada awalnya ditawar Rp 600 juta itu terjadi saat dia datang ke tempat saya dua tahun lalu, namun belum saya kasihkan,”ucap Muhamad Juned dalam Channel Youtube Merpati Love, Ahad (26/9/2021).

Walaupun dihargai 600 juta, Juned menilai uang sebesar itu tak membuat dirinya melepaskan merpati kesayangannya. Bahkan selain menolak tawaran itu, Juned juga memilih mengabaikan penawaran lainnya dari orang terhadap merpati miliknya.

Namun pada tanggal 23 September 2021 yang lalu, Juned kemudian dihubungi kembali oleh orang itu dengan nilai fantastis Rp1 miliar.

“Walaupun 1 miliar,saya tetap enggan melepas merpati yang sudah dipelihara selama 5 tahun terakhir,” jelas Muhamad Juned.

Barulah setelah menaikkan harga, kesepakatan itu terjadi. “Malam tadi dia tanya, pasnya berapa, saya jawab Rp1,5 miliar, lalu dia bilang oke, kita lalu transaksi,” urai Muhamad Juned.

Saat ini, gepokan uang pecahan Rp 100 ribu yang menggunung di atas kandang merpati sejumlah Rp1,5 miliar resmi menjadi milik Muhamad Juned.

“Kesepakatan harga antara kami disaksikan oleh sejumlah orang, rencana saya, hasil penjualan merpati ini akan digunakan untuk membantu pembangunan rumahnya yang kini masih berproses.”Tutup Muhamad Juned. (Red)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya
Menurunnya kasus harian penularan Covid 19 di Indonesia membuat Kementerian Sosial menghentikan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini di Komplek Senayan, Selasa (21/09/2021).

“Kemarin awal tahun 2021 kan hanya Januari – April, lalu ditambah 2 bulan hingga Juni karena ada PPKM Darurat, jadi ditambah bulan Mei dan Juni, ” Ungkap Tri Rismaharini.

Risma pun menyampaikan bahwa BST merupakan program yang dirancang untuk membantu 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “Bantuan tersebut kita berikan kepada 10 juta keluarga penerima manfaat di Indonesia karena dampak Pandemi Covid 19,” Jelas Tri Risma.

Tentang penyaluran, Tri Rismaharini mengungkapkan bahwa program itu bisa berjalan dengan baik. “Penyalurannya rata-rata diatas 95 persen. BST diberikan karena Pemerintah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial yang memaksa kegiatan ekonomi di sejumlah sektor harus terhenti, namun kini ekonomi sudah mulai bergerak. “Pungkas Mensos, Tri Rismaharini.

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada awal Juli 2021 menyatakan bahwa BST akan dilanjutkan selama dua bulan yaitu Juli sampai Agustus 2021. ” Pemerintah menyiapkan anggaran BST sebesar 6,1 triliun selama pemberlakuan PPKM, ” Ucap Sri Mulyani. (Yah/Gin).

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Diberitakan oleh sebuah media online nasional mengalami koma dan dirawat di sebuah Rumah Sakit, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri membuka secara langsung TOT Kader Madya PDIP, Jum’at Siang (10/09/2021).

Kabar itu juga diunggah oleh akun Instagram @indonesia_berdaulat99 yang merepost dari akun IG yang lainnya.

Dalam postingannya, akun tersebut memuat judul dari media online tersebut yaitu Hersubeno Ungkap Pesan WA Dokter soal Megawati Koma : Valid 1000 persen, Titik.

Sekjend PDIP, Hasto Kristianto sempat menyatakan dengan tegas bahwa kabar itu hoaks. “Seharusnya semua pihak saat ini berperan dalam vaksinasi sebagai upaya pencegahan Covid 19 dan bukan menyebar hoaks seperti itu,” Ucap Hasto.

Dalam sambutannya sendiri, Megawati yang tetap terlihat sehat meminta semua kader untuk tetap sabar. “Alhamdulillah saya dalam keadaan sehat wal afiat. Dan terima kasih atas perhatian dan do’a yang diberikan,”Ucap Megawati dalam siaran langsung di Youtube dan Facebook.

Mega juga menceritakan bahwa salah satu menteri dari PDIP yang meminta semua membuka informasi yang terjadi. “Namun, saya yakin bahwa kita semua ada yang punya. Pak Hasto pun juga sempat datang dengan menangis. Orang itu ada yang suka dan ada juga yang tidak suka kepada kita,” Lanjut Megawati.

Megawati berpesan kepada seluruh kader agar tetap teguh. “Tidak boleh sesuatu hal itu bisa mengendorkan semangat. Kita harus tetap solid dan tegar serta sabar. Terus berjuang untuk rakyat.”Pungkas Megawati Soekarno Putri. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada hari ini, Minggu, 31 Januari 2021. Dalam kunjungan ini, Kapolri dan Panglima TNI didampingi Pejabat Utama masing-masing.

“Hari ini kami melakukan silaturahmi kepada bapak Panglima TNI bersama jajaran Pejabat Utama Mabes Polri. Kami diterima oleh Panglima TNI beserta jajaran Pejabat Utama Mabes TNI,” kata Kapolri Jenderal Listyo di Kantor Subden, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu, 31 Januari 2021.

Listyo menuturkan, tujuan melaksanakan silaturahmi untuk terus meningkatkan sinergitas dan soliditas yang selama ini sudah dilaksanakan Kapolri sebelumnya saat zaman Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Kewajiban saya selaku kapolri baru menjaga dan bahkan meningkatkan sinergitas dan soliditas yang telah kami laksanakan. Karena memang banyak sekali kegiatan-kegiatan penugasan kerja sama dalam hal kamtibmas yang selama ini telah kita laksanakan,” ujarnya.

Listyo pun memberi contoh kegiatan yang dilakukan bersama TNI-Polri saat ini yakni diantaranya penegakan protokol kesehatan, kegiatan operasi di Poso dan Papua serta penanganan bencana alam.

“Kami terus berkomitmen agar soliditas dan sinergitas TNI Polri terus akan menjadi lebih baik dan solid sehingga masyarakat merasakan TNI Polri di lapangan memberikan rasa aman, memelihara kamtibmas sehingga iklim pertumbuhan ekonomi dan investasi serta penegakan aturan bisa dilaksanakan dengan baik. Masyarakat juga bisa merasakan kehidupan normal,” katanya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, ada beberapa agenda yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Kapolri. Salah satunya rencana rapat pimpinan TNI-Polri yang akan digelar pada Februari 2021.

“Kemudian konteks tugas, TNI senantiasa mendukung terlaksananya penegakan hukum yang dilaksanakan Polri demi terciptanya kamtibmas,” katanya.

Saat ini, kata Panglima, TNI dan Polri sedang dan terus melaksanakan penegakan protokol kesehatan di seluruh Indonesia. Baik memberikan edukasi atau sosialisasi untuk tidak bosan dan jenuh menggunakan masker.

“Karena dengan menggunakan masker saya akan melindungi sodara dan sodara akan melindungi saya dari terpaparnya COVID-19. Sinergi TNI-Polri dan didukung komponen masyarakat lainnya adalah modal dasar menjaga NKRI,” ucapnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kapolri didampingi Irwasum, Kabaharkam Polri, Asops Kapolri, Kadiv Propam Polri dan Kadiv Humas Polri. Sementara Panglima TNI di dampingi Aster Panglima, Asops Panglima, Kapuspen TNI dan Kapuskes TNI.

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pemantauan terkait penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19 atau virus corona di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kedua Jenderal TNI-Polri tersebut kompak menyosialisasikan pentingnya protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah Indonesia guna memutus mata rantai Covid-19. Mereka juga membagikan masker kepada seluruh pengunjung.

“Hari ini saya bersama Bapak Kapolri mengecek di lapangan khususnya di Pasar Tanah Abang terkait dengan protokol kesehatan utamanya menggunakan masker,” kata Hadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (31/1).

Hadi mengungkapkan, penggunaan masker masih menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

“Penggunaan masker ini terus bisa dilaksanakan dan jangan sampai kendor karena satu-satunya terhindar dan terpapar Covid-19 diantaranya salah satunya adalah selalu menggunakan masker ketika beraktivitas diluar termasuk menjaga jarak dan selalu mencuci tangan,” ujar Hadi.

Disisi lain, Hadi menekankan, dalam waktu satu minggi kedepan penerapan protokol kesehatan akan semakin digalakan. Nantinya, TNI-Polri akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya selalu melakukan protokol kesehatan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sigit menambahkan bahwa, TNI-Polri dan seluruh stakeholder lainnya harus sama-sama bekerjasama untuk memberikan pemahaman berupa edukasi terhadap masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Menambahkan apa yang disampaikan Panglima saya mohon rekan-rekan Security terkait masker yang dibagikan agar dibagikan kepada seluruh pengunjung yang tidak menggunakan masker,” kata Sigit.

Selain itu, Sigit juga memastikan personel TNI-Polri nantinya juga akan melakukan penegakan protokol kesehatan di pasar, stasiun dan lokasi lainnya yang memiliki mobilitas dan interaksi tinggi.

“Maka edukasi pemberian masker sekaligus kegiatan lain akan terus kami lanjutkan,” tutur Sigit.

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Salah satu Media Cetak, Suara Pembaruan menyatakan berhenti terbit dan menyapa para pembacanya.

Melalui akun instagram @beritasatu, hal tersebut diumumkan oleh manajemen Koran yang sudah berusia 34 tahun itu.

“Terima kasih kepada para pembaca setia surat kabar Suara Pembaruan Dengan ini, kami sampaikan salam terakhir dari segenap redaksi Suara Pembaruan, #KamiPamit,” ucapnya.

Dengan Caption Pers Tak Pernah Mati, koran yang dulu bernama Sinar Harapan itu mengumkan terbit terakhir pada Jum’at (29/01/2021), kemarin. “Hari ini, Jumat, 29 Januari 2021, adalah hari terakhir Harian Umum (HU) Suara Pembaruan menyapa pembaca setianya. Ke depan, tidak ada lagi koran yang sudah ber- usia 34 tahun itu, baik dalam bentuk cetak maupun e-paper.” Pungkasnya.

Berbagai tanggapan diberikan oleh netizen melalui kolom komentar.

Seperti @herutrilaksono yang menyampaikan bahwa “Satu persatu tumbang,” ucapnya singkat.

Sementara @witono_s menyatakan optimisme bahwa kedepan Suara Pembaruan akan bisa terbit kembali. “Dulu kan pernah bernama Sinar Harapan? Berarti masih ada harapan utk terbit lagi?,” tanya nya penuh optimis.

Era digitalisasi serta pandemi Covid 19 nampaknya menjadi faktor tumbangnya media cetak di tanah air. Namun yang pasti benar apa yang dikatakan oleh Headline Suara Pembaruan di edisi terakhirnya bahwa “Pers Tak Pernah Mati”. (Red)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Berbagai perubahan kebijakan bakal dilakukan oleh Kapolri Listyo Sigit dalam memimpin intitusinya itu.

Salah satunya, Listyo Sigit berharap agar Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang turun ke Lapangan, tidak lagi melakukan Penilangan bagi pengendara bermotor di masa yang akan datang. “Polisi Lalu Lintas fokus kepada mengatur lalu lintas agar tidak macet dan tidak perlu melakukan penilangan,” Ucap Listyo Sigit, beberapa waktu yang lalu.

Menurut Listyo Sigit, mekanisme Tilang akan diubah secara bertahap menjadi serba elektronik atau yang disebut Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLF).

“Langkah ini ditempuh agar menghindari potensi penyimpangan personel ketika menjalankan tugas di lapangan,”Tambah Kapolri.

Sehingga dengan penerapan e-TLF secara merata akan mengatur Lalu Lintas. “Sehingga, kedepan akan tidak ada lagi penilangan yang dilakukan secara langsung di jalanan oleh anggota kepolisian.”Pungkas Kapolri, Listyo Sigit. (Red)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Terpapar Covid 19, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Gatot Sudjito meninggal dunia.

Wakil rakyat dari Dapil VII Jawa Timur tersebut meninggal dunia pada Senin (18/1/2021) pukul 03.00 WIB setelah sekian waktu menjalani pengobatan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Jawa Timur.

Salah satu Fungsionaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufti mengungkapkan kabar duka tersebut.

“Kabarnya demikian mas, ini kami menggelar Sholat Ghoib, mendo’akan beliau,” Ujar Ali Mufti.

Salah satu Tim Pemenangan yang juga karib almarhum di Ponorogo, Nanang Wibowo juga mengungkapkan rasa sedihnya.

“Beliau orang baik mas, apa yang menjadi kebutuhan konstituen beliau akan upayakan semaksimal mungkin, kami sangat kehilangan beliau, sebagai aktivis saat kuliah di Universitas Jember waktu itu, ” Tandasnya.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.