Ponorogo, MADIUNRAYA.com Aparat dari Kepolisian Resort Ponorogo

berhasil mengungkap kasus peredaran bahan peledak yaitu serbuk petasan diwilayah kecamatan Kauman.

Dari operasi tersebut 2 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dalam keterangannya, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa tersangkanya berinisal HS dan TR.
“HS merupakan warga Kecamatan Balong Ponorogo, Sedangkan TR Warga Kabupaten Magetan,” Kata AKBP Catur Senin Sore (25/04/2022) saat press release di lobby Ananta Hira Sat Reskrim Polres Ponorogo.

HS dan TR ditangkap pada hari Kamis 21April 2022 di sebuah warung kopi masuk Dukuh Krajan, Desa Pengkol, Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo setelah keduanya melakukan transaksi serbuk petasan.
“Dalam hal ini HS sebagai penjual sedangkan TR adalah pembelinya,” jelas AKBP Catur

Menurut pengakuan HS bahwa bahan serbuk petasan tersebut didapatkan dengan cara membeli online secara terpisah di sebuah toko online yang kemudian dioplos, caranya melihat dari Youtube.
“HS menjualnya dipasaran melalui media sosial facebook dengan harga Rp. 250.000 per kilo, tersangka HS ini juga merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2019 lalu” terang AKBP Catur .

AKBP Catur mengungkapkan bahwa tersangka TR membeli bubuk petasan itu akan digunakan sendiri untuk membuat petasan.
“Total sebanyak 9 kg serbuk petasan yang dibeli dari tersangka HS dengan harga Rp. 2.250.000,” ungkapnya.

Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka.

“Barang bukti sudah kami amankan. Total ada 11 kilogram serbuk petasan yang disita dari kedua tangan tersangka dan barang bukti lainnya,” imbuhnya

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 1 ayat (1) undang-undang darurat republik indonesia nomor 12 tahun 1951 jo. Pasal 65 kuhp jo. Pasal 53 kuhp jo. Pasal 55 KUHP.
“Ancaman hukuman mati, hukuman penjara seumur hidup atau hukuman pidana penjara setinggi-tingginya 20 (dua puluh) tahun,” tutup AKBP Catur Cahyono Wibowo. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Pepatah yang mengatakan Hemat Pangkal Kaya sepertinya dipegang teguh oleh Emak-Emak di Dusun Ndawetan Desa Caluk Kecamatan Slahung Ponorogo.

Yang unik, mereka rajin menabung beras yang juga dipinjamkan jika ada emak-emak yang membutuhkan dan dikembalikan dalam jangka waktu tertentu.

Hal itu diceritakan oleh Netizen @PertoesGonzales melalui akun Facebooknya.

“Ini kegiatan Ibu-ibu di Dusun Ndawetan Desa Caluk, Kecamatan Slahung yang mengadakan menabung beras setiap selapan sekali (35 hari),” ucap Pertoes.

Lebih lanjut, Pertoes Gonzales juga menjelaskan bahwa sistemnya ada iuran pokok beras, serta anggota bisa meminjam.

“Kegiatan ini sudah berjalan begitu lama. Jadi, Ibu-ibu menyetorkan iuran pokok beras. Jika sudah terkumpul, anggota bisa meminjam untuk keperluan rumah tangganya dan dikembalikan lagi saat selapan sekali,” urai Pertoes Gonzales.

Dari hasil menabung dan simpan pinjam beras itu, Emak-Emak tersebut bisa merasakan hasilnya saat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Hasilnya bisa di rasakan menjelang Riyoyo (lebaran), selain itu hasil dari kegiatan ini bisa di gunakan untuk buka bersama masyarakat , kegiatan khataman dan berbagai kegiatan sosial masyarakat lainnya.” Pungkas Pertoes Gonzales.

Menanggapi hal itu, pengamat sosial dari Madiun, Samsuri menyampaikan apresiasinya.

“Hal itu merupakan kegiatan yang positif mas. Ibu-ibu sering bertemu dan tentunya menambah keakraban satu dengan yang lainnya,” ucap Samsuri saat dihubungi via telepon.

Tetapi lebih dari itu, lanjut Samsuri, dengan semangat kebersamaan mereka secara tidak langsung juga ikut menjaga ketahanan pangan.

“Kalau dulu ada lumbung beras, ini bisa juga membantu tentang ketahanan pangan. Menjaga ketersediaan beras.”Pungkas Samsuri. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Puluhan orang yang mengatasnamakan Sahabat Erick Thohir Ponorogo mendeklarasikan Menteri BUMN itu sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024.

Dengan berpakain khas Warog Ponorogo, mereka meneriakkan yel-yel siap mendukung Eric Thohir (ET) sebagai Suksesor Presiden Joko Widodo.

Menurut Ketua Umum Sahabat Erick Thohir Ponorogo, Sumihar, dirinya bersama dengan Sahabat Erick Thohir yang lainnya berinisiatif mendeklarasikan ET sebagai bentuk dukungan kepada sosok yang seirama dengan Presiden Joko Widodo dalam memimpin Indonesia 10 tahun terakhir.

“Pak Erick Thohir merupakan sosok yang Tegas, Merakyat dan Berkinerja Baik. Saya yakin dibawah kepemimpinannya, Indonesia bisa maju dan bisa melanjutkan estafet kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo,” terang Sumihar, Rabu (20/04/2022).

Lebih lanjut Sumihar menyatakan bahwa pihaknya akan all out memperkenalkan sosok Erick Thohir kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Ponorogo.

“Saya yakin, masyarakat Ponorogo sudah mengenal sosok Pak Erick Thohir. Kami sebagai Sahabat Erick Thohir akan lebih mengenalkan sebagai salah satu calon pemimpin bangsa yang layak dipilih dalam kontestasi Pilpres tahun 2024,” urai Sumihar dengan penuh Optimis.

Selain menggelar orasi, Sumihar juga menyebutkan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan dukungan dari masyarakat Ponorogo dan Komunitas UMKM di Kota Reog.

“Deklarasi ini merupakan start bagi kami Sahabat Erick Thohir untuk terus ikut bekerja membangun Indonesia dengan memilih pemimpin yang kompeten, Milenial dan merupakan Pengusaha Internasional,” jelas Sumihar.

Soal prestasi dan kinerja, Sumihar tidak meragukan kapasitas Erick Thohir.

“Salah satunya adalah keberhasilan memimpin Kementerian BUMN sehingga membawa BUMN yang ada bisa Laba Puluhan Triliun yang bisa dikontribusikan untuk biaya pembangunan Indonesia. Selain itu, keberhasilan memimpin event internasional seperti Asian Games tahun 2018, Pembangunan Sirkuit Pertamina di Mandalika membuktikan bahwa Pak Erick Thohir merupakan Pemimpin Masa Depan Indonesia yang harus kita dukung bersama, ” urai Sumihar.

Yang terpenting, Sumihar mengatakan, Erick Thohir merupakan sosok pekerja keras, berpengalaman dan anti korupsi.

“Saya yakin, dengan karakter seperti itu akan membawa Indonesia akan menjadi negara besar dimasa yang akan datang. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Ponorogo untuk bersama-sama mendukung Pak Erick Thohir sebagai Calon Presiden dalam Pilpres tahun 2024.” Pungkas Sumihar.

Adapun Susunan Simpatisan & SAHABAT ERICK THOHIR ” Relawan Ponorogo

  • Ketua Umum /Inisiator : Sumihar
  • Deklarator /Korlap : Yosef Panggabean (Bang Yos) Wakilnya Ganjar Lava , – Sekretaris Umum : Gus Vicky –
  • Wakil nya : Yuni Clara,
  • Bendahara : Bfi Melinda
    -Wakilnya : Rahma
  • Advokasi Hukum/ Korlap Relawan : Susianto SH
  • Keagamaan : Gus Kotjo
  • Humas/Media : Suwandi

(yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Akibat roda as yang patah, sebuah Truk bernomor Polisi AE 8858 SH tidak kuat menanjak dan terperosok ke sebuah parit sedalam 5 meter di Jalan Raya Pulung – Sooko Dukuh Gunung Tukul Desa Suru Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Selasa (19/04/2022).

Menurut Humas Polres Ponorogo, Iptu Yayun, kejadian itu terjadi sekira pukul 12 10 Wib.

“Kendaraan Truck tersebut dikendarai oleh Jarno (43) warga Desa Klepu RT 03 RW 01 dan kernet bernama Andik (26) warga Desa Klepu RT 01 RW 03,” terang Iptu Yayun.

Untuk kronologinya, Iptu Yayun menyampaikan bahwa
pada hari Selasa tanggal 19 April 2022 sekitar jam 12.10 WIB diwilayah TKP Jln Raya Tanjakan Biting Desa Suru Kecamatan Sooko kendaraan Truck AE 8858 SH membawa muatan pasir.

“Namun naas, saat di TKP mengalami Roda As patah dalam keadaan naik tanjakan dan mengakibatkan kendaraan tersebut tidak mampu melewati tanjakan dan menyebabkan kendaran Truck terperosok kedalam parit bahu jalan sedalam 5 meter dan diwilayah Sooko dalam keadaan hujan deras mulai pukul 11.30 Wib,” urai Iptu Yayun.

Untuk pengemudi mengalami luka luka ringan kaki kanan terbentur dan menyebabkan nyeri.

“Sedangkan Kernet, tidak mengalami luka lecet,” jelasnya.

Dengan kejadian itu pihak kepolisian berharap agar masyarakat berhati-hati saat berkendara dengan muatan yang cukup banyak.

“Harus disesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Jangan melebihi kapasitas yang seharusnya agar tidak terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.” Pungkas Iptu Yayun. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Akibat mengalami Rem blong, sebuah Truck

mengalami kecelakaan laka tunggal kendaraan truck di jalan Raya Slahung – Ngrayun Dukuh Gembes Desa Slahung Kecamatan Slahung, Minggu (17/4) sekitar pukul 00.30 wib.

Menurut Kapolsek Slahung, AKP Hariyono mengatakan, laka tunggal tersebut akibat truck bermuatan porang mengalami rem blong, hingga masuk jurang sedalam 5 meter dan menimpa gudang empon-empon milik warga.

“Pihak yang menjadi korban kendaraan Truk pengemudi Moh. Fauzi, (48), yang beralamat di Desa Kemaduh, RT 03 RW 01 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk, Dan pemilik Gudang empon empon sdri Tukijem, (60), alamat Dukuh Gembes Desa Slahung Kecamatan Slahung, “ungkap AKP Hariyono.

Lebih lanjut AKP Hariyono menambahkan bahwa kejadian laka tunggal tersebut bermula saat kendaraan truk Hino Nopol S 8899 WL bermuatan Porang sebanyak 6 ton, melaju dari arah Baosan Kidul Ngrayun menuju Nganjuk.

“Sampai di TKP, Truck mengalami rem blong, sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan dan masuk jurang kedalaman 5 meter yang menimpa gudang empon empon, milik Bu Tukijem. Kendaraan belum dievakuasi karena kondisi masih gelap dan menunggu kendaraan derek,” tambah Kapolsek Slahung.

Untuk Korban jiwa, AKP Hariyono menegaskan tidak ada.

“Korban jiwa nihil, truck rusak bodi depan dan rusaknya gudang empon-empon, “pungkas Kapolsek Slahung. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Petugas gabungan dari Polres Ponorogo terus melakukan patroli dan razia untuk mengantisipasi aksi balap liar dan premanisme di wilayah Kota Ponorogo, Minggu (17/4) dini hari.

Menurut Kasatlantas Polres Ponorogo, AKP Ayip Rizal, menjelaskan bahwa dalam patroli dan razia yang digelar itu petugas gabungan dari Polres Ponorogo tersebut, berhasil menjaring puluhan sepeda motor yang diduga akan melakukan aksi balap liar.

“Petugas hand-in-hand dari Polres Ponorogo melaksanakan patroli dan razia serta penindakan terhadap pemuda yang diduga melakukan aksi balap liar dikawasan Jl. Suromenggolo Kecamatan Ponorogo. Adapun hasil dari kegiatan tersebut petugas berhasil mengamankan Ranmor R2 sekitar 44, Tilang 43, dan 1 ranmor belum di tilang,” ungkap AKP Ayip Rizal.

Kasatlantas juga menambahkan bahwa patroli dan razia yang digelar merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang merasa resah terkait aksi balap liar di Ponorogo.
“Kegiatan ini akan terus gencar kita lakukan, untuk mengantisipasi maraknya aksi balap liar di Ponorogo. Karena selain merugikan diri sendiri, juga merugikan pengendara atau pengguna jalan lainnya, “jelas AKP Ayip Rizal.

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyo Wibowo SIK., MH., mengapresiasi atas laporan warga masyarakat terkait antisipasi aksi yang diduga akan menjalankan balap liar yang dilakukan kebanyakan masih remaja itu.
“Kebanyakan yang terjaring razia petugas adalah dari kalangan remaja yang rata-rata tidak memiliki SIM dan kendaraannya tidak standar pabrik. Antisipasi balap liar dan premanisme akan terus dilakukan oleh Polres Ponorogo demi terciptnya keamanan dan kenyamanan warga masyarakat di bulan Ramadhan ini.” Pungkas Kapolres Ponorogo. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Sebuah Truk Toyota Hino ber Nopol H 1772 FA macet ditengah tanjakan jalan raya Ponorogo – Pacitan tepatnya di Desa Wates Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo, Ahad (17/04/2022).

Truk tersebut bermuatan penuh Herbel atau Bata Ringan yang dibawanya dari Gresik menuju Pacitan.

Menurut salah satu warga di TKP, Suradi, truk tersebut macet saat menanjak ditempat itu.

“Posisinya agak ditengah jalan mas. Sehingga kendaraan besar yang bermuatan banyak tidak bisa lewat. Namun kendaraan kecil dan motor bisa lewat dengan sistem buka tutup,” ucap Suradi.

Lebih lanjut Suradi menyampaikan bahwa dari keterangan sang Sopir, kendaraannya itu putus karet di mesinnya.

“Sehingga tidak bisa hidup dan ini masih menunggu spare part dari Pacitan,” terangnya.

Beberapa kendaraan besar terpaksa berhenti dibelakang truk tersebut dan menunggu perbaikan.

“Memang ditempat ini sering terjadi kendaraan tidak kuat menanjak dan macet. Karena memang agak tinggi tanjakannya. Umunya kendaraan besar yang membawa muatan yang banyak.” Pungkas Suradi.

Sementara menurut salah satu pengemudi yang terpaksa antri karena tidak bisa melewati jalanan itu, Hendro, Truk tersebut kelebihan muatan.

“Terlalu banyak muatan, sementara kendaraannya sendiri kurang mendapat perawatan. Apalagi pengemudinya juga bergantian sehingga tidak sepenuhnya terkontrol,” ucap Hendro.

Hendro mengaku jadwalnya terlambat dengan kejadian itu.

“Seharusnya saya sudah sampai di Tegalombo mas. Tapi ini terhalang Truk yang macet. Saya tidak berani karena muatan saya juga berat, ini tadi membawa pasir dari Blitar. Terpaksa menunggu mekanik yang akan memperbaiki Truk tersebut.” Pungkasnya.

,

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Dikarena tidak kuat menanjak di tanjakan Biting, Dukuh Gunung Thukul, Desa Suru, Kecamatan Sooko, Sebuah Truk bermuatan penuh dengan sembako mundur dan terguling, Jum’at (15/04/2022) kemarin.

Kecelakaan tunggal yang menimpa truk bernopol AD 1473 MR tersebut membuat warga yang tidak jauh dari lokasi tergulingnya truk tersebut kaget, karena suara tergulingnya truk ke jalan.

Menurut Syaiful Efendi (27) sang sopir truk, dirinya memuat sembako penuh dan ketika melintas di tanjakan tersebut tiba-tiba truk yang dikemudikannya berhenti karena tidak kuat menanjak.

“Truk kehilangan tenaga sehingga mesin mati serta sistem pengereman tidak berfungsi, lalu truk berjalan mundur dan terguling sejauh 200 meter. Saya sudah berusaha untuk mengerem agar truk berhenti akan tetapi mesin truk mati dan secara otomatis berjalan mundur dan akhirnya terguling,”ujar warga Mrican Kecamatan Jenangan tersebut.

Sementara Kapolsek Sooko Iptu H.,M. Anwar Fatoni bahwa mengetahui ada kecelakaan itu, pihak anggota Polsek Sooko Polres Ponorogo segera mendatangi TKP Laka Lantas yang terjadi di tanjakan Biting, Dukuh Gunung Thukul, Desa Suru.

“Anggota langsung olah tkp dan turun membantu evakuasi truk bersama-sama dengan warga setempat. Di tanjakan Biting masuk Dukuh Gunung Thukul, Desa Suru terjadi laka tunggal truk membawa sembako penuh tidak kuat menanjak, mati mesin dan pengeremannya, otomatis mundur dan truk terguling,” ucap Iptu H.,M Anwar Fatoni, Sabtu (16/04/2022).

Kapolsek Sooko Polres Ponorogo itu menambahkan dari kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa

“Sementara kerugian materiil ditaksir sejumlah Dua Puluh Juta Rupiah berupa minyak goreng, tepung terigu, gula dan sembako lainnya yang tumpah ke jalan. Korban jiwa atas kejadian ini tidak ada dan kerugian materiil ditaksir sekitar Dua Puluh Juta Rupiah,” jelas Kapolsek Sooko.

Iptu H.,M. Anwar Fatoni mengungkapkan, jalan poros Kecamatana Sooko yang berlokasi di Dkh. Gunung Thukul, Ds. Suru tersebut kondisinya menanjak dan berliku, dan sering terjadi kecelakaan yang disebabkan karena kendaraan tidak kuat menanjak.

“Jadi para pengemudi kususnya yang baru pertama melintas harus ekstra hati-hati dalam melewati jalan tersebut lantaran tanjakan cukup tinggi, curam dan menikung.”pungkasnya.

Aparat kepolisian segera mengatur lalu lintas dan membantu mengevakuasi barang yang tumpah dijalanan. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.