Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, Maidi, memiliki syarat khusus agar Toko Modern seperti Alfamart dan Indomart bisa tetap berjualan di kawasan Kota Madiun.

Menurut Wali Kota Maidi, Alfamart dan Indomart bisa tetap berjualan adalah dengan menyediakan minimal 3 lapak atau gerobak yang bisa digunakan untuk berjualan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Madiun.

“Dari tiga pelaku UMKM itu menjual produk yang berbeda, sehingga pengunjung Alfamart atau Indomart akan mendapat pilihan untuk membeli produk UMKM itu,” ucap Wali Kota Maidi, Kamis (13/02/2020).

Dengan demikian, lanjut Wali Kota Maidi, apabila ada 100 gerai Alfamart dan Indomart di Kota Madiun, maka akan ada 300 pelaku UMKM yang mendapatkan tempat yang strategis untuk menjual produknya. “Ini  efektif sekali untuk mengangkat perekonomian bagi pelaku UMKM di Kota Madiun,” Lanjut Wali Kota Maidi.

Bagaimana jika ada Alfamart dan Indomart yang menolak kebijakan itu, Wali Kota menjawab dirinya akan menghentikan ijin usaha dari gerai toko modern itu. “Ini adalah upaya kita untuk memajukan bersama Kota Madiun, jika satu orang maju maka orang yang lain di kota ini harus ikut maju, masyarakat Kota Madiun harus memiliki semangat kerja sama dalam memajukan kotanya.” Pungkas Wali Kota Madiun. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Jaman yang serba digital ini, media online menjadi sarana untuk mempermudah urusan kehidupan.

Namun tidak bagi S alias ETE, warga Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Ponorogo ini malah memanfaatkan media online untuk mengecer togel secara online.

Tak ayal, atas perbuatannya itu, ETE berurusn dengan pihak berwajib dengan sangkaan melanggar pasal 303 KUHP tentang perjudian.

Menurut Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipta, pihaknya melakukan pengungkapan kasus judi TOGEL ONLINE di Kecamatan Sukorejo. ” Jadi pada Senin tanggal 03 Februari 2020 sekira pukul 22.00 wib, Unit Reskrim Polsek Sukorejo telah melakukan penangkapan terhadap pelaku judi jenis TOGEL ONLINE di Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo yaitu saudara S (46) alias ETE yang merupakan warga setempat,” ucap Iptu Edy.

Dari tangan tersangka kita menyita, lanjut Iptu Edy, 1 buah HP Redmi Note 7 warna hitam. “Uang tunai Rp. 280.000, 1 buah buku rekening BRI An. S dan 1 kartu ATM BRI An. S,” lanjut Kasubbag Humas.

Untuk kronologisnya adalah pada hari Senin tanggal 03 Februari 2020 sekira pukul 22.00 wib Unit Reskrim Polsek Sukorejo mendapatkan informasi bahwa di Desa Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo ada penjual judi togel online, “Selanjutnya dilakukan penyelidikan dan benar didapati Sdr. S alias ETE menjadi Pengecer judi online dan ditemukan barang bukti berupa 1 buah HP Redmi Note 7 warna hitam, Uang tunai Rp. 280.000, 1 buah buku rekening BRI An. S dan 1 kartu ATM BRI An. S, kemudian oleh Sdr. S hasil judi togel tersebut disetorkan ke Bandar judi Online An. SELVI Selanjutnya pelaku diamankan beserta barang bukti nya dan dibawa ke Polsek Sukorejo untuk penyidikan lebih lanjut,” urai Iptu Edy Sucipta.

Pelaku dan barang bukti kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,
“Hasil pemeriksaan dan penyitaan barang bukti terhadap pelaku setelah dilakukan gelar perkara masuk unsur dalam pasal perjudian jenis togel secara online sesuai pasal 303 KUHP tentang PERJUDIAN.” Pungkas Iptu Edy Sucipta. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Kabupaten Madiun – Portalnews Madiunraya

Kapolres Madiun AKBP RURUH WICAKSONO, S.I.K.,SH.,MH meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Hal itu disampaikan oleh AKBP Ruruh Wicaksono saat mengunjungi Kedai Malaya milik Sugeng di Desa Kedung Maron Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, Senin (03/02/2020).

Tidak hanya berkunjung, Kapolres beserta rombongan juga menyantap hidangan bakso yang sebelumnya viral karena diduga menggunakan daging tikus dalam campuran nya itu. ” Hari ini kita melakukan kunjungan ke “Kedai Malaya” milik mas Sugeng pasca terjadinya isu pentol bakso di duga dari daging tikus dan hasil uji laboratorium balai veteriner oleh Polres Madiun bahwa Bakso tersebut Negatif daging tikus, ” Ucap Kapolres Madiun.

Tujuan kita kesini adalah, lanjut Kapolres, mengembalikan kepercayaan kepada pelanggan dan konsumen mas Sugeng agar tidak ragu – ragu membeli bakso di Kedai Malaya. “Karena isu tersebut adalah Hoaks, di kesempatan ini saya menghimbau agar masyarakat bisa mengambil pelajaran dari permasalahan ini yaitu agar berhati – hati menggunakan media sosial, jangan gegabah dalam menyampaikan informasi, karena jika salah bisa merugikan warga masyarakat yang lain, contohnya adalah warung Mas Sugeng menjadi sepi karena isu yang tidak benar, ” Urai Kapolres Madiun.

Kapolres juga berharap masyarakat kembali makan bakso ditempat itu tanpa ragu-ragu. “Baksonya mas Sugeng enak, karena menggunakan daging sapi. ” Pungkas Kapolres Madiun.

Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Madiun, PJU Polres Madiun, Muspika Kecamatan Pilangkenceng, Kades Se Kecamatan Pilangkenceng. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Inalillahi wa ina ilaihi rojiun, Kabar duka datang dari keluarga besar KH Salahuddin Wahid atau yang lebih kita kenal dengan Gus Solah, pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang tersebut dikabarkan wafat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta pada Ahad (02/02/2020).

Cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari atau adik kandung Alm Gus Dur itu wafat pada usia 77 tahun setelah mengalami kritis di rumah sakit tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, putra Almarhum, Ipang Wahid, Gus Sholah wafat pukul 20.55 WIB.

Cuitan Putra Almarhum di Media Sosial yang mengabarkan kabar duka itu.

Gus Sholah merupakan sosok penting di Jawa Timur dan Nasional. Di Pemilu 2004, Gus Sholah berpasangan dengan Calon Presiden Wiranto dan Pemilihan Presiden secara langsung yang pertama kali digelar di Indonesia, namun pasangan tersebut dikalahkan oleh pasangan SBY – Jusuf Kalla.

Dalam dekade terakhir, Gus Sholah banyak beraktivitas dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan. Namun aktivitas politik tetap dijalaninya sebagai pemberi nasehat kepada para calon pemimpin di skala regional maupun nasional.

Rencananya, Senin (03/02/2020) jenazah Gus Solah akan dimakamkan di Ponpes Tebu Ireng Jombang pukul 16.00 WIB.

Sugeng Tindak GUS…….

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walikota Madiun, Maidi, membuka PeceLand Chinese New Year Festival di Jalan Batanghari Kota Madiun, Rabu sore (22/01/2020).

Menurut Walikota Madiun dalam sambutannya, Festival tersebut digelar dalam rangka menyambut perayaan Hari Raya Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/01) mendatang. “Kalau biasanya warga Tionghoa dalam merayakan Imlek pergi ke Hongkong, Macau dan China, paling dekat ke Solo, maka mulai tahun ini saya melarang hal itu, kenapa ? karena Kota Madiun harus memiliki kegiatan untuk merayakan Imlek,” terang Walikota Maidi.

Kota Madiun, lanjut Walikota, harus menjadi pusat dari 6 Kabupaten lain di Mataraman. “Ada 4 juta penduduk yang harus datang ke Kota Madiun melalui kegiatan dan festival seperti Festival dalam rangka merayakan Imlek ini, tahun depan kita rancang ada festival Barongsai Nasional disini, maka secara otomatis banyak yang akan datang kesini, Kota Madiun menjadi ramai dan kegiatan perekonomian akan meningkat,” Lanjut Walikota Maidi.

Walikota Maidi bersama Forkopimda Kota Madiun saat berfoto bersama dengan Paguyuban Barongsai Kota Madiun.

Festival ini harus menjadi pemersatu antar warga di Kota Madiun, kata Walikota Maidi. “Karena kekayaan budaya kita sudah berlangsung sejak ratusan tahun, Masjid Kuncen yang dibangun pada tahun 1500 an, Klenteng yang dibangun pada tahun 1700 an dan Gereja yang dibangun pada tahun 1800 an menjadi warna yang indah apabila kita bisa memeliharanya.” Pungkas Walikota Madiun itu.

Usai melakukan prosesi pengguntingan pita sebagai tanda dibukanya festival tersebut, Walikota mengunjungi stand pameran di Kampung Pecinannya Kota Madiun itu. Aneka kuliner khas China tersedia dalam kegiatan yang akan berlansung 5 hari kedepan itu.

Warna merah mendominasi kegiatan yang disemarakkan dengan pertunjukan barongsai, seni khas Tionghoa. Gong Xi Fat Cai. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Madiun KotaPortalnews Madiun Raya

Kapolres Madiun Kota, AKBP R Bobby Aria Prakasa SIK, memimpin Upacara Peringatan HUT Satuan Pengamanan (Satpam) di halaman Mapolresta Madiun, Rabu (22/01/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda Madiun yang turut serta memberikan apresiasi dalam HUT Satpam ke 39.

Peringatan HUT Satpam ini bertemakan, ”Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas yang Kondusif dan Terjaminnya Keamanan Dilingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju”.

Dalam rangkaian kegiatan upacara HUT ke 39 Satpam tahun ini, perwakilan membacakan UUD tahun 1945 dan prinsip-prinsip penuntun Satpam yang sudah mencapai usia 39 tahun.

Kapolres Madiun Kota yang membacakan sambutan tertulis Kapolri Jendral Drs. Idam Azis, MSi mengucapkan selamat Ulang Tahun kepada satpam yang sudah bekerja menjaga keamanan selama ini. Kapolresta meminta Satpam untuk selalu memelihara dan memantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian yang memegang teguh kode etik dan kehormatan anggota Satpam.

Dalam bertugas kata AKBP R Bobby Aria Prakasa Satpam harus senantiasa bersikap tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta menegakkan ketertiban di lingkungan kerja, “Untuk itu Satpam selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan terhadap proses bisnis organisasi,” ujar Kapolres.

Kapolresta juga berpesan agar Satpam dapat bekerja sama dengan semua pihak. “Satpam harus meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam kemitraan dengan Polri dan Instansi terkait dilapangan, berinisiatif untuk pengemban kemampuan teknik dan taktik baik kepolisian terbatas maupun industrial security.” Pungkasnya. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Kabupaten Madiun – Portalnews Madiun Raya

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke- 39 tahun 2020, Polres Madiun dan jajarannya menggelar Upacara di halaman Tri Brata Polres Madiun, Rabu (22/01/2020).

Hadir dalam upacara tersebut, Bupati Madiun H. Ahmad Wawami Ragil Saputra, S.Sos, Forkopimda Lanud Letkol Lek Agung Setiawan, Ketua DPRD Kab. Madiun Sdr. Feri Sudarsono SH, Dandim 0803 Madiun diwakili Kasdim 0803 Madiun Mayor Mulyadi, Ketua PN Arif Budi Cahyono,SH, MH, Kepala Kejaksanaan Negeri Kab. Madiun Sugeng Sumarno SH, Kakesbangpoldagri Drs Agus Budi Wahyono M.Si, Pimpinan Asosiasi Profesi/Badan Usaha Jasa Pengamanan, Pimpinan Organisasi masyarakat, Perusahaan serta Instansi dan Lembaga Pemerintah.

Tema peringatan HUT Satpam ke 39 ini adalah “ Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul Untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Kondusif DannTerjaminnya Keamanan Di Lingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju “.

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M. H tersebut dan diikuti oleh Pejabat Utama Polres Madiun, Kapolsek jajaran, bintara Polres Madiun, Dishub dan Satpol PP, Senkom, Banser, Saka Bhayangkara serta seluruh Satpam yang ada di Kabupaten Madiun.

Dalam sambutannya yang membacakan amanat Kapolri, AKBP Ruruh Wicaksono mengatakan bahwa selaku pimpinan tertinggi di Kepolisian, Kapolri mengucapkan selamat ulang tahun ke-39 kepada seluruh anggota Satpam, dimanapun bertugas serta mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam, pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan, pengurus Asosiasi Jasa Pengamanan, serta segenap stakeholders terkait lainnya, atas kerja sama sinergis dalam memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif.

“Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Satpam merupakan salah satu mitra utama Polri dalam pemeliharaan kamtibmas. Eksistensi Satpam juga berkontribusi besar mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam hal memberikan jaminan keamanan terhadap upaya transformasi ekonomi yaitu peningkatan investasi dan cipta lapangan kerja yang kondusif,” ujar Kapolres.

Mengakhiri amanatnya, Kapolres memberikan 5 penekanan kepada seluruh Satpam untuk dipedomani dan dilaksanakan dalam bertugas yaitu pertama, senantiasa jaga kesehatan dan niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Allah SWT, Tuhan YME. “Kedua, Tanamkan kebanggaan dan kehormatan sebagai anggota Satpam, dengan menjunjung tinggi profesionalisme dalam pelaksanaan tugas serta senantiasa memegang teguh kode etik dan profesi Satpam,” Lanjut AKBP Ruruh Wicaksono.

Ketiga, Tingkatkan kesiapsiagaan, sehingga setiap gangguan keamanan di lingkungan kerja dapat ditangani dengan cepat dan tuntas. “Keempat, Terus tingkatkan kompetensi diri, baik melalui pendidikan maupun pelatihan, guna mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas,” Jelas Kapolres.

Kelima, Kata Kapolres, Tingkatkan kerja sama sinergis dengan jajaran TNI-Polri, stakeholders lain, dan berbagai elemen masyarakat guna memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja, “Gelorakan budaya penanaman pohon di lingkungan kerja dan sekitarnya guna mendukung program penghijauan dan pelestarian alam.” Pungkas AKBP Ruruh Wicaksono.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Madiun juga menyerahkan penghargaan bagi Satpam yang berprestasi. Mereka yang mendapat penghargaan dalam lomba manajemen satpam, yakni Satpam Puspem Kabupaten Madiun, Satpam PT. Jasa Tirta Bening I Saradan, Satpam PT. Perkebunan Kopi Kandangan Kare serta Satpam PLN Rayon Dolopo, Harjito yang telah bertugas selama 10 tahun. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kerja serius ditunjukkan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Madiun, Maidi dan Inda Raya.

Selama 9 bulan menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota di Kota Pendekar, 30 penghargaan regional maupun nasional diraih Kota Madiun.

Teranyar, Walikota Madiun menerima penghargaan dari Deputi Kepala Bidang Pengawasan Penyelenggara Keuangan Daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.

Walikota Madiun saat menerima penghargaan SPIP Level 3 dari BPKP Jawa Timur

Dengan begitu, di awal tahun 2020 ini, Kota Madiun memperoleh 2 penghargaan dari Provinsi Jawa Timur. Sebelumnya, Pemkot Madiun meraih penghargaan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Dalam kegiatan Jumpa Pers dan Kehumasan serta Sosialisasi Sensus Penduduk di Wisma Haji, Selasa (22/01/2020), Walikota Maidi menyampaikan bahwa semua penghargaan tersebut merupakan kerja keras semua pihak. “Ini merupakan bentuk keseriusan kami untuk memberikan yang terbaik untuk Kota Madiun, setiap OPD kita maksimalkan kinerjanya, sehingga mereka (OPD) tidak ada yang pulang sore, tetapi pulang pagi. Itu adalah salah satu bentuk cara kami untuk bekerja secara maksimal dalam melayani masyarakat dan mewujudkan visi dan misi kami dalam Panca Karya,” Terang Walikota Madiun, yang disambut aplaus oleh hadirin.

Kedepan, lanjut Walikota Maidi, Kota Madiun akan terus berbenah menuju Smart City. “Selain itu, target panca karya adalah mewujudkan Madiun menjadi kota pintar, melayani, membangun, peduli dan terbuka,” Lanjut Walikota.

Sementara saat diwawancarai tentang Sensus Penduduk yang akan dilakukan tahun 2020 ini, Walikota Madiun menjelaskan bahwa data yang didapat dari Sensus Penduduk merupakan dasar untuk menentukan langkah yang tepat dalam menentukan kebijakan. “Untuk itu, mari kita sukseskan Sensus Penduduk yang akan dilakukan oleh BPS pada tahun 2020 ini.”Pungkas Walikota Maidi. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.