Mantap, Anies Baswedan Wayangan setiap hari lahirnya yaitu Rabu Kliwon. Tadi malam di Ponorogo

  • Bagikan

Ponorogo, MADIUNRAYA.com

Gubernur DKI Jakarta yang juga Pembina Komunitas Pelestari Seni dan Budaya Nusantara, Anies Baswedan ternyata memiliki atensi yang kuat dalam dunia Wayang Kulit.

Hal itu terungkap saat pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dalam rangka Malem Rebo Kliwonan bersama Anies Baswwedan di Sanggar Pasopati Desa Duri Kecamatan Slahung Ponorogo, Malam Rabu Kliwon (08/06/2022).

Menurut Ki Purbo Sasongko yang merupakan host dalam acara itu, Anies Baswedan secara rutin menggelar pentas Wayang Kulit rutin setiap Malam Rabu Kliwon yang merupakan hari lahirnya.

“Beliau menggandeng Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Pusat berkeliling dari satu daerah ke daerah yang lain untuk menggelar Pentas Wayang Kulit terutama di Jawa Timur, Jawa Tengah dan DI Yogyakarta,” ungkap Purbo Sasongko, Selasa Malam (07/06/2022).

Lebih lanjut Ki Purbo Sasongko yang juga seorang dalang ini juga sangat mengapresiasi kegiatan rutin yang dilakukan oleh Gubernur Anies Baswedan itu.

“Sangat membantu bagi para pegiat Seni Wayang Kulit, terlebih dua tahun terhenti pentas karena Pandemi Covid 19. Ini baru beberapa kali pentas besar, kemarin saat Pandemi Covid dilakukan secara virtual,”tambahnya.

Ki Purbo Sasongko juga menyebutkan jika tokoh bangsa peduli dengan budaya nusantara termasuk Wayang Kulit maka akan membuat lestari budaya itu.

“Selain membantu perekonomian para pegiat seni, pelaku media digital juga akan melestarikan Seni Budaya Bangsa.”Tutup Ki Purbo Sasongko.

Sementara dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Anies Baswedan menyampaikan bahwa banyak pelajaran penting yang bisa dipetik dalam setiap pagelaran Wayang Kulit.

“Wayang Kulit memberikan tontonan yang memberikan tuntunan, yaitu pelajaran penting yang akan memberikan kita arah dalam mengarungi kehidupan,” ucap Anies.

Lebih jauh Anies Baswedan mengapresiasi pagelaran Wayang Kulit di Desa Duri Kecamatan Slahung Ponorogo.

“Malam ini Ki Sentho Yitno Carito akan membawakan Lakon Dewa Ruci yang dibuat oleh Sunan Kalijaga yaitu menceritakan kisah Raden Brotoseno dalam mencari Jati Diri dan bertemu dengan Guru Sejatinya. Saya mengucapkan selamat menonton kepada seluruh masyarakat Ponorogo,” urai Anies Baswedan.

Anies juga berharap Seni Wayang Kulit terus lestari sampai kapapnpun. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

  • Bagikan