Reporter : Tatang.D

Trenggalek – Portal Madiun Raya

MZR [20 Th], pria asal desa Karanggandu, kecamatan Watulimo, harus merasakan pengap, dan dinginnya sel tahanan Mapolres Trenggalek.

Pria berusia 20 tahun ini ditangkap oleh unit tim Reskrim Polres Trenggalek, lantaran diduga keras melakukan tindak pidana, persetubuhan dengan anak dibawah umur.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H , saat konferensi Pers di halaman Mapolres Trenggalek siang ini. Rabu (18/7).

AKBP Didit menuturkan, korban yang juga merupakan warga Watulimo ini masih berusia 14 tahun, berdasarkan hasil penyidikan, MZR telah melakukan perbuatannya sebanyak 7 kali, di 3 lokasi yang berbeda.

“Di pantai cengkrong, kemudian di desa Margomulyo, dan di desa Tawang Watulimo”,jelas AKBP Didit.

Yang membuat miris, masih kata AKBP Didit, sebelum melakukan perbuatannya korban terlebih dahulu di cekoki dengan Pil Koplo.

“Jadi MZR ini melakukan bujuk rayu kepada korban, dan diminta minum pil koplo terlebih dahulu, dengan berbagai dalih”,imbuhnya.

Guna penyidikan lebih lanjut, petugas telah mengamankan barang bukti diantaranya dua potong kaos dan 2 potong celana jeans.

Sedangkan MZR sendiri telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Dikenakan pasal 81 ayat (2) dan atau ayat (1) UURI No 17 Tahun 2016 tentang, penetapan Perpu No. 1 Tahun 2016 tentang, perubahan atas UURI No.23 Tahun 2002 tentang, Perlindungan Anak menjadi Undang Undang”,ungkapnya.

“Ancaman hukuman Minimal 5 Tahun Penjara dan Maksimal 15 Tahun pidana penjara”,pungkas AKBP Didit.(Ono/gin)

Reporter : Tatang.D

Trenggalek – Portal Madiun Raya
Tak terima foto-fotonya disebarluaskan melalui media daring Facebook, seorang wanita asal Desa Wonoanti kecamatan Gandusari melaporkan GP, seorang pria berusia 25 tahun warga desa Gandusari ke Polres Trenggalek.

Berawal dari GP yang mengirimkan pesan melalui messenger Facebook kepada IN yang merupakan tetangga korban berisi gambar berkonten pornografi, dimana salah satu diantaranya adalah foto korban.

Kaget menerima kiriman gambar tersebut, IN kemudian memberitahukan IM dan diteruskan kepada suami korban.

“Tersangka dengan sengaja menyebarluaskan atau mengirimkan foto-foto yang memuat  ketelanjangan/ melanggar kesusilaan melalui messenger facebook”,jelas Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S, S.I.K., M.H. saat konferensi pers di halaman Mapolres Trenggalek siang ini, Selasa(17/7).

AKBP Didit menuturkan, setelah menerima laporan, petugas segera melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan berhasil menangkap tersangka.

“Dari penangkapan dan pengeledahan terhadap pakaian/badan tersangka, diperoleh barang bukti yang digunakan untuk tindak pidana yaitu, sebuah handphone dengan dua nomor Sim card”,imbuhnya.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti lainnya berupa dua lembar screen shot chat percakapan melalui messenger facebook, dan sebuah smartphone.

Sedangkan terhadap GP dijerat dengan Pasal 29 jo pasal 4 ayat 1 huruf d dan e UU RI No. 44 tahun 2008 tentang, Pornografi dan/atau pasal 45 ayat (1) Undang-undang RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas Undang-undang No 11 Tahun 2008,”Kepada yang bersangkutan disangka melanggar undang undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, “,tandas Kapolres.(Ono/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.