Ponorogo,- Portal Madiun Raya

Salah satu kegiatan pembinaan mental kerohanian Islam yang dilaksanakan oleh satuan Kodim 0802/Ponorogo adalah melaksanakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang dilaksanakan oleh seluruh anggota Kodim 0802/Ponorogo.

Dalam peringatan hari raya Idul Adha tahun 1439 H satuan Kodim 0802/Ponorogo dipusatkan di Masjid Al Muttahidah Kodim 0802/Ponorogo, Rabu (22/08/2018).

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menuturkan bahwa dengan peringatan hari raya Idul Adha tahun 1439 H ini, dirinya mengajak seluruh Prajurit Kodim 0802/Ponorogo beserta seluruh keluarga besarnya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan guna membentuk Prajurit Profesional yang rela berkorban dan manunggal dengan rakyat. “Keikhlasan berkorban pada peringatan hari raya Idul Adha ini dapat dijadikan sebagai pendidikan rohani bagi prajurit Kodim 0802/Ponorogo dalam pelaksanaan tugas sebagai prajurit profesional yang iklas dan rela berkorban demi nusa dan bangsa”.

Lebih lanjut Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menyampaikan bahwa dengan momentum hari raya qurban ini dapat dijadikan sarana untuk menguatkan kemanunggalan TNI-Rakyat bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya.

Sementara itu, kegiatan peringatan Hari Raya Idul Adha tahun 1439 H oleh satuan Kodim 0802/Ponorogo diawali dengan pelaksanaan takbir secara bersama-sama di Masjid Al Muttahidah pada malam menjelang Idul Adha, dipagi harinya Kasdim 0802/Ponorogo melaksanakan Sholat Ied berjamaah bersama dengan Forpimda Kabupaten Ponorogo di Masjid Agung R.M.A.A. Tjokronegoro kabupaten Ponorogo.

Sementara di Masjid Al Muttahidah dilaksanakan Sholat Idul Adha yang dilaksanakan oleh anggota Kodim 0802/Ponorogo bersama dengan 750 orang masyarakat Kecamatan kota Ponorogo.

Usai rangkaian tersebut, satuan Kodim 0802/Ponorogo bersama dengan masyarakat melaksanakan penyembelihan hewan Qurban yang terdiri dari beberapa ekor lembu dan kambing di halaman Masjid Al Muttahidah Kodim 0802/Ponorogo. Daging qurban hasil penyembelihan hewan qurban di Masjid Al Muttahidah ini selanjutnya didistribusikan kepada warga masyarakat kurang mampu yang berjumlah ratusan dan dapat menjangkau masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Ponorogo.(dim0802/gin)

Ponorogo,- Portal Madiun Raya

Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Ponorogo ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera tingkat Kabupaten Ponorogo yang mengambil tempat di Aloon-aloon Kabupaten Ponorogo. Salah satu bagian yang menjadi perhatian utama pada pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018 dan upacara penurunan Bendera Merah Putih disore harinya adalah Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Ponorogo tahun 2018 yang telah berhasil melaksanakan tugas dengan baik.

Keberhasilan pelaksanaan tugas oleh Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 ini tidak terlepas dari proses pemusatan latihan pengibaran Bendera Pusaka dengan mengambil tempat di Makodim 0802/Ponorogo yang berlangsung sejak tanggal 5 Agustus 2018 dan pada hari ini Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto mengembalikan 70 orang anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 kepada Orang tua masing-masing dengan sebuah upacara Purna Bakti Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 yang berlangsung di Lapangan Makodim 0802/Ponorogo.(19/08/2018)

Dalam sambutannya, Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto mengajak seluruh peserta Upacara untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Y.M.E. atas keberhasilan Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 yang telah melaksanakan tugas dengan baik, yaitu melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018 dan penurunan Bendera Merah Putih pada upacara penurunan Bendera Pusaka disore harinya pada tingkat Kabupaten Ponorogo.

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 yang telah melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab yang dimulai dari sejak pelaksanaan pemusatan latihan di Makodim 0802/Ponorogo.

Lebih lanjut Dandim 0802/Ponorogo menyampaikan bahwa tugas Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 belumlah berakhir, mereka disiapkan sebagai kader Nasionalisme yang berwawasan kebangsaan dan bela negara bagi rekan-rekan segenerasinya, sehingga tugas mereka selanjutnya adalah memberi suri tauladan kepada generasi muda Kabupaten Ponorogo guna kemajuan bangsa dan negara. Disamping itu, mereka harus tetap belajar, berlatih dan berjuang menggapai cita-cita demi masa depan mereka.

Ungkapan terima kasih disampaikan oleh Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto kepada semua instansi yang telah memberikan dukungan atas terlaksananya pemusatan latihan Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 di Makodim 0802/Ponorogo ini antara lain Polres Ponorogo, Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pemuda dan Olah raga, Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, BPBD Kabupaten Ponorogo, Poskes 05.10.01 Ponorogo dan seluruh anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Ponorogo. “Khusus kepada Orang tua anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 yang hadir pada upacara Purna Bakti Paskibraka Kabupaten Ponorogo ini, Dandim 0802/Ponorogo atas nama satuan Kodim 0802/Ponorogo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya telah memberikan kepercayaan kepada Penyelenggara, Pelatih, Pembina dan Pendamping Paskibraka selama pelaksanaan pemusatan latihan selama 2 minggu di Makodim 0802/Ponorogo,” ujar Dandim.

Lebih lanjut Dandim 0802/Ponorogo berpesan, bahwa anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 ini telah tertanam semangat Merah Putih, untuk itu dimohon para Orang tua Paskibraka untuk tetap memberikan pendidikan yang terbaik bagi mereka, “Jaga mereka hingga dapat menjadi generasi muda yang berkualitas kedepannya”,pinta Dandim.

Hadir dalam upacara Purna Bakti Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018 di Lapangan Makodim 0802/Ponorogo ini antara lain, Dandim 0802/ Ponorogo Letkol Inf Made Sandy Agusto, Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 0802/Ponorogo Ny. Winda Made Sandy Agusto, Kasdim 0802/Ponorogo Mayor Inf M. Yusuf, Kadispora Kabupaten Ponorogo Drs. Bambang Nurcahyo, M.Si, Kabid Pelayanan Kepemudaan Dispora Kabupaten Ponorogo Ibu Siti Hanifah, S. STP. M.Si beserta Staf, Perwira Staf Kodim 0802/Ponorogo, TRC BPBD Kabupaten Ponorogo, Pembina Paskibraka dari TNI dan Polri Ponorogo, anggota Purna Paskibraka Indonesia Kab. Ponorogo, anggota Paskibraka Kab. Ponorogo Tahun 2018 dan Orang Tua Paskibraka. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Bambu Runcing dari Paskibraka kepada Dandim 0802/Ponorogo dan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Dandim 0802/Ponorogo kepada anggota Paskibraka Kabupaten Ponorogo tahun 2018.

Sementara itu, kepada anggota Paskibraka pada tingkat Kecamatan se-wilayah Kabupaten Ponorogo yang keseluruhannya telah melaksanakan tugas pengibaran Bendera Merah Putih pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018 dan penurunan Bendera Merah Putih disore harinya dengan baik, Dandim 0802/Ponorogo juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan tugas dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab di seluruh wilayah se-Kabupaten Ponorogo. Lebih lanjut Dandim 0802/Ponorogo menyampaikan bahwa keberhasilan seluruh Paskibraka tahun 2018 pada tingkat Kecamatan ini tidak terlepas dari kerjasama antar komponen di wilayah, antara lain Koramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo, Polsek jajaran Polres Ponorogo, Pemerintah Kecamatan se-wilayah Kabupaten Ponorogo yang didukung oleh UPT Dinas Kesehatan di tiap-tiap Kecamatan dan sekolah-sekolah yang telah membina anggota Paskibraka ini. Untuk itu, Dandim 0802/Ponorogo mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang telah dilaksanakan sehingga keberhasilan pelaksanaan upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke-73 RI tahun 2018 diwilayah Kabupaten Ponorogo secara keseluruhan dapat berjalan dengan baik, khususnya pelaksanaan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.(dim0802/gin)

Ponorogo,- Portal Madiun Raya

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto memiliki terobosan signifikan, yaitu menghadirkan kepanjangan kata “Warok” dalam rangka mensosialisasikan upaya pencegahan radikalisme di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jum’at (06/07/2018).

Adapun kepanjangan dari kata “Warok” yang digagas oleh Dandim 0802/Ponorogo ini antara lain :
1. Waspada terhadap Radikalisme.
2. Rekatkan silaturahmi, toleransi dan kerjasama masyarakat.
3. Optimalkan Siskamling dan aturan wajib lapor bagi pendatang baru.
4. Ketahui, kuasai dan laporkan informasi/kejadian menonjol kepada Babinsa/Bhabinkamtibmas.

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menyampaikan, bahwa dengan singkatan kata “Warok” yang sudah populer dan mudah diingat bagi semua kalangan masyarakat Kabupaten Ponorogo ini akan memudahkan melakukan tindakan-tindakan yang akan dilakukan oleh masyarakat dalam rangka menangkal radikalisme yang akhir-akhir ini beberapa kali melakukan aksinya di wilayah Indonesia.

“Dengan kewaspadaan terhadap radikalisme, masyarakat Ponorogo tidak akan “kecolongan” atas faham radikal yang dapat masuk melalui berbagai bidang”,ujar Dandim.

Hal ini dapat diaplikasikan dengan cara saling mengingatkan antar warga masyarakat serta pengamatan terhadap apabila ada perubahan perilaku anggota keluarga, sanak saudara dan tetangga diluar kebiasaan yang selama ini telah dikenal, terutama penyimpangan sikap terhadap nilai-nilai Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, urai Dandim Ponorogo.

Lebih lanjut Dandim 0802/Ponorogo mengajak masyarakat untuk lebih merekatkan lagi tali silaturahmi melalui momentum apapun dengan mengedepankan toleransi serta memupuk kerjasama antar masyarakat dengan cara saling bantu dan gotong royong. “Toleransi antar masyarakat dapat dilakukan dengan cara saling menghormati keragaman yang ada di tengah-tengah masyarakat, baik keragaman suku, agama dan ras, sebab keragaman bukanlah perbedaan, namun keragaman ini merupakan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Keragaman akan menjadi energi positif bagi masyarakat untuk saling berinteraksi, saling membantu dan bergotong royong”,lanjut Dandim.

Sitem keamanan lingkungan (Siskamling) yang selama ini telah berjalan harus lebih ditingkatkan lagi serta menegakkan aturan wajib lapor bagi semua pendatang baru sehingga masyarakat dapat mengenali warga masyarakat lingkungan tempat tinggalnya, sambung Letkol Sandi.

“Selama ini masyarakat Kabupaten Ponorogo yang telah menerapkan Siskamling dengan melibatkan seluruh warga masyarakat untuk secara bersama menjaga keamanan dan ketertiban melalui Pos-pos Kamling yang telah tergelar diseluruh pelosok Kabupaten Ponorogo, hal ini merupakan penangkal yang efektif terhadap masuknya radikalisme di wilayah ini”,jelas Dandim.

Dandim 0802/Ponorogo juga mengingatkan masyarakat untuk menegakkan kembali tentang aturan bahwa setiap pendatang baru di sebuah lingkungan harus melapor kepada Ketua RT setidaknya dalam 1 X 24 jam, baik yang diundang oleh warga masyarakat maupun yang sedang bertamu.

Mengakhiri penyampaiannya, Dandim 0802/Ponorogo mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Ponorogo untuk selalu mengamati kondisi lingkungan sehingga setiap perkembangan yang ada dilingkungan dapat diketahui, difahami, dimengerti dan dapat menguasai apa yang sedang terjadi, hal ini penting dilakukan guna menjaga keluarga, sanak saudara dan warga lingkungan agar tidak bersinggungan dengan faham radikal yang bertentangan dengan Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Namun bila ada sesuatu hal yang menonjol masyarakat agar segera melaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas masing-masing, sebab Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama ini telah lekat dan menyatu dengan masyarakat Kabupaten Ponorogo akan dengan mudah mengatasi setiap permasalah yang ada di masyarakat terutama yang berkaitan dengan faham radikal”,pungkas Dandim.

Sosialisasi kehadiran “Warok” yang akan digunakan sebagai upaya menangkal faham radikalisme ini akan disampaikan oleh seluruh Apkowil Kodim 0802/Ponorogo yang memulai melaksanakan Pendidikan Pertama Bela Negara (PPBN) di sekolah-sekolah diseluruh wilayah Kabupaten Ponorogo pada bulan Juli dan Agustus ini. Disamping itu, sosialisasi akan dilaksanakan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui kegiatan yang terrencana maupun insidentil.(dim0802)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Luas Tambah Tanam (LTT) Padi yang ditarget mencapai 28 ribu hektar lebih untuk periode April sampai dengan September 2018 hingga saat ini telah tercapai 31,94%, diharapkan pada bulan September ini LTT Padi untuk wilayah Kabupaten Ponorogo dapat tercapai 100%. Guna memberikan motivasi kepada Petani yang didampingi oleh Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Kodim 0802/Ponorogo Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto turun langsung ke lahan pertanian Padi siap tanam di Kelurahan Kadipaten Kecamatan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo.(19/04/2018)

Kehadiran Dandim 0802/Ponorogo ini membuat Petani yang sebagian besar diantaranya ibu-ibu yang sedang melaksanakan tanam padi terlihat sumringah. Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto yang sehari-hari sangat akrab dengan masyarakat ini pun turun langsung membantu Petani menanam padi dilahan pertanian mereka. Disela-sela kesibukan menanam padi ini, seperti biasa Dandim 0802/Ponorogo bercanda dengan para petani hingga suasana terasa akrab.

Sementara itu, sesuai laporan dari wilayah-wilayah jajaran Kodim 0802/Ponorogo hari ini tercatat penambahan LTT seluas 157 hektar yang tersebar diwilayah Kecamatan Sukorejo 67 hektar, Kecamatan Kota Ponorogo 28 hektar, Kecamatan Ngebel dan Badegan masing-masing 15 dan 21 hektar serta sisanya tersebar dibeberapa Kecamatan diseluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.(dim/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Membantu mengatasi kesulitan rakyat merupakan salah satu misi keberadaan satuan Kodim 0802/Ponorogo. Guna mewujudkan misi tersebut, Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto Dandim 0802/Ponorogo tak segan-segan bergelut dengan lumpur dan material yang ada di sungai Ngotok Kelurahan Surodikraman Kecamatan Kota Ponorogo dalam karya bakti sinergi TNI, Polri, Pemda dan masyarakat setempat, Ahad,(15/04/2018).

Karya bakti yang menunjukkan kebersamaan komponen masyarakat Ponorogo ini bertujuan untuk membantu masyarakat Kecamatan Kota pada umumnya dan khususnya warga Kelurahan Surodikraman dari penyebaran penyakit yang diakibatkan terhambatnya saluran sungai Ngotok di kelurahan ini. Kegiatan ini diawali dengan pengecekan personel dan materiil serta doa bersama yang mentargetkan lancarnya aliran air di Sungai Ngotok yang mulai banyak terdapat timbunan material bawaan arus sungai selama musim hujan tahun 2017-2018 sehingga dapat menjadi tempat bersarangnya bibit-bibit penyakit.

Kekompakan dan semangat yang ditunjukkan peserta kegiatan dalam pelaksanaan Karya Bakti Sinergi ini tak lepas dari kehadiran Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto yang terjun langsung dalam kegiatan untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada seluruh pelaksana kegiatan Karya Bakti guna pencapaian target sasaran kegiatan yang telah ditentukan. Tak canggung-canggung, Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto ditengah-tengah anak buah dan komponen lainnya bahu- membahu membersihkan saluran air di Sungai Ngotok yang melintas di tengah Kota Ponorogo ini. Sementara itu hadir dalam kegiatan Karya Bakti antara lain, Dandim 0802/Ponorogo, Danramil 0802/01 Kota Ponorogo, Wakapolsek Kota Ponorogo, Kepala Kelurahan Surodikraman serta personel dari Dinas PUPR, BPBD dan masyarakat Kelurahan Surodikraman.

Ditemui saat berlangsungnya kegiatan Karya Bakti ini, Kepala Kelurahan Surodikraman Hj. Ahwayuning Hirowati, SH menyampaikan bahwa kemanunggalan TNI, Polri, Pemerintah dan Masyarakat Kelurahan Surodikraman dalam bentuk karya bakti bersama ini adalah wujud sinergitas dan soliditas seluruh komponen diwilayahnya guna menanggulangi bencana serta penyebaran bibit-bibit penyakit, ia berharap dengan lancarnya sungai Ngotok ini masyarakat dapat hidup dengan nyaman tanpa ada kekhawatiran akan bencana alam dan penyebaran penyakit.

Khusus kepada Bapak Dandim 0802/Ponorogo ia menyampaikan rada terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian beliau yang sangat besar dalam pelaksanaan kegiatan Karya Bakti Sinergi ini, hingga Bapak Dandim 0802/Ponorogo turun sendiri didasar sungai untuk bersama-sama membersihkan aliran air Sungai Ngotok. “Hal ini dapat dijadikan sebagai pemacu semangat warga Kelurahan Surodikraman dalam menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran sungai Ngotok ini”,ujar Lurah Surodikraman.(dim/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Mewakili unsur pimpinan DPRD Ponorogo, Anik Suharto menghadiri malam pisah sambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0802/Ponorogo di Rumah Dinas Bupati Ponorogo atau Pringgitan pada Sabtu (10/02/2018).

Bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Ponorogo, Anik Suharto melepas Letkol (Inf) Slamet Sarjianto SE yang merupakan Dandim 0802/Ponorogo yang lama dan menyambut kedatangan Letkol (Inf) Made Sandi Agusto sebagai Komandan Kodim 0802/Ponorogo yang baru.

Dalam keterangannya,Anik Suharto mengucapkan selamat bertugas ditempat yang baru kepada Letkol Slamet Sarjianto. “Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Ponorogo, saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini, semoga sukses ditempat yang baru, ” ujar Politisi Partai Gerindra tersebut.

Anik menambahkan bahwa atas kerja sama yang baik selama ini, Kabupaten Ponorogo dapat kondusif dalam melakukan proses pembangunan. “Saya juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol (Inf) Made Sandi Agusto, sebagai Dandim Ponorogo yang baru, semoga koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus terjaga sehingga Ponorogo tetap kondusif menuju daerah yang dicita-citakan, ” ucap Anik Suharto.

Sebelumnya telah dilaksanakan serah terima estafet kepemimpinan di Kodim 0802/Ponorogo. (adv/yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.