Ponorogo,- Portal Madiun Raya

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto memiliki terobosan signifikan, yaitu menghadirkan kepanjangan kata “Warok” dalam rangka mensosialisasikan upaya pencegahan radikalisme di wilayah Kabupaten Ponorogo, Jum’at (06/07/2018).

Adapun kepanjangan dari kata “Warok” yang digagas oleh Dandim 0802/Ponorogo ini antara lain :
1. Waspada terhadap Radikalisme.
2. Rekatkan silaturahmi, toleransi dan kerjasama masyarakat.
3. Optimalkan Siskamling dan aturan wajib lapor bagi pendatang baru.
4. Ketahui, kuasai dan laporkan informasi/kejadian menonjol kepada Babinsa/Bhabinkamtibmas.

Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto menyampaikan, bahwa dengan singkatan kata “Warok” yang sudah populer dan mudah diingat bagi semua kalangan masyarakat Kabupaten Ponorogo ini akan memudahkan melakukan tindakan-tindakan yang akan dilakukan oleh masyarakat dalam rangka menangkal radikalisme yang akhir-akhir ini beberapa kali melakukan aksinya di wilayah Indonesia.

“Dengan kewaspadaan terhadap radikalisme, masyarakat Ponorogo tidak akan “kecolongan” atas faham radikal yang dapat masuk melalui berbagai bidang”,ujar Dandim.

Hal ini dapat diaplikasikan dengan cara saling mengingatkan antar warga masyarakat serta pengamatan terhadap apabila ada perubahan perilaku anggota keluarga, sanak saudara dan tetangga diluar kebiasaan yang selama ini telah dikenal, terutama penyimpangan sikap terhadap nilai-nilai Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, urai Dandim Ponorogo.

Lebih lanjut Dandim 0802/Ponorogo mengajak masyarakat untuk lebih merekatkan lagi tali silaturahmi melalui momentum apapun dengan mengedepankan toleransi serta memupuk kerjasama antar masyarakat dengan cara saling bantu dan gotong royong. “Toleransi antar masyarakat dapat dilakukan dengan cara saling menghormati keragaman yang ada di tengah-tengah masyarakat, baik keragaman suku, agama dan ras, sebab keragaman bukanlah perbedaan, namun keragaman ini merupakan perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Keragaman akan menjadi energi positif bagi masyarakat untuk saling berinteraksi, saling membantu dan bergotong royong”,lanjut Dandim.

Sitem keamanan lingkungan (Siskamling) yang selama ini telah berjalan harus lebih ditingkatkan lagi serta menegakkan aturan wajib lapor bagi semua pendatang baru sehingga masyarakat dapat mengenali warga masyarakat lingkungan tempat tinggalnya, sambung Letkol Sandi.

“Selama ini masyarakat Kabupaten Ponorogo yang telah menerapkan Siskamling dengan melibatkan seluruh warga masyarakat untuk secara bersama menjaga keamanan dan ketertiban melalui Pos-pos Kamling yang telah tergelar diseluruh pelosok Kabupaten Ponorogo, hal ini merupakan penangkal yang efektif terhadap masuknya radikalisme di wilayah ini”,jelas Dandim.

Dandim 0802/Ponorogo juga mengingatkan masyarakat untuk menegakkan kembali tentang aturan bahwa setiap pendatang baru di sebuah lingkungan harus melapor kepada Ketua RT setidaknya dalam 1 X 24 jam, baik yang diundang oleh warga masyarakat maupun yang sedang bertamu.

Mengakhiri penyampaiannya, Dandim 0802/Ponorogo mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Ponorogo untuk selalu mengamati kondisi lingkungan sehingga setiap perkembangan yang ada dilingkungan dapat diketahui, difahami, dimengerti dan dapat menguasai apa yang sedang terjadi, hal ini penting dilakukan guna menjaga keluarga, sanak saudara dan warga lingkungan agar tidak bersinggungan dengan faham radikal yang bertentangan dengan Pancasila, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Namun bila ada sesuatu hal yang menonjol masyarakat agar segera melaporkan kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas masing-masing, sebab Babinsa dan Bhabinkamtibmas selama ini telah lekat dan menyatu dengan masyarakat Kabupaten Ponorogo akan dengan mudah mengatasi setiap permasalah yang ada di masyarakat terutama yang berkaitan dengan faham radikal”,pungkas Dandim.

Sosialisasi kehadiran “Warok” yang akan digunakan sebagai upaya menangkal faham radikalisme ini akan disampaikan oleh seluruh Apkowil Kodim 0802/Ponorogo yang memulai melaksanakan Pendidikan Pertama Bela Negara (PPBN) di sekolah-sekolah diseluruh wilayah Kabupaten Ponorogo pada bulan Juli dan Agustus ini. Disamping itu, sosialisasi akan dilaksanakan kepada seluruh lapisan masyarakat melalui kegiatan yang terrencana maupun insidentil.(dim0802)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Luas Tambah Tanam (LTT) Padi yang ditarget mencapai 28 ribu hektar lebih untuk periode April sampai dengan September 2018 hingga saat ini telah tercapai 31,94%, diharapkan pada bulan September ini LTT Padi untuk wilayah Kabupaten Ponorogo dapat tercapai 100%. Guna memberikan motivasi kepada Petani yang didampingi oleh Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) Kodim 0802/Ponorogo Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto turun langsung ke lahan pertanian Padi siap tanam di Kelurahan Kadipaten Kecamatan Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo.(19/04/2018)

Kehadiran Dandim 0802/Ponorogo ini membuat Petani yang sebagian besar diantaranya ibu-ibu yang sedang melaksanakan tanam padi terlihat sumringah. Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto yang sehari-hari sangat akrab dengan masyarakat ini pun turun langsung membantu Petani menanam padi dilahan pertanian mereka. Disela-sela kesibukan menanam padi ini, seperti biasa Dandim 0802/Ponorogo bercanda dengan para petani hingga suasana terasa akrab.

Sementara itu, sesuai laporan dari wilayah-wilayah jajaran Kodim 0802/Ponorogo hari ini tercatat penambahan LTT seluas 157 hektar yang tersebar diwilayah Kecamatan Sukorejo 67 hektar, Kecamatan Kota Ponorogo 28 hektar, Kecamatan Ngebel dan Badegan masing-masing 15 dan 21 hektar serta sisanya tersebar dibeberapa Kecamatan diseluruh wilayah Kabupaten Ponorogo.(dim/gin)

,

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Kesadaran masyarakat dalam melaksanakan Keluarga Berencana merupakan salah satu tujuan diselenggarakannya Program Kegiatan KB Kesehatan yang diselenggarakan oleh satuan Kodim 0802/Ponorogo bersama Pemda Kabupaten Ponorogo melui Dinas PP dan KB yang didukung oleh Dias Kesehatan yang dilaksanakan oleh Puskesmas-Puskesmas sewilayah Kabupaten Ponorogo. Menggunakan mobil pelayanan KB milik Dinas PP dan KB Kabupaten Ponorogo, anggota Kodim 0802/Ponorogo yang dipimpin oleh Danramil 0802/03 Babadan Kapten Inf Rubiyanto bersama dengan petugas dari PP dan KB Kabupaten Ponorogo melaksanakan Sosialisasi KB Kesehatan kepada Warga Masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan.(17/04/2018)

Hadir dan mendukung kegiatan tersebut antara lain, Danramil 0802/Ponorogo beserta 5 orang anggota, Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Ponorogo yang diwakili oleh Kasi Keluarga Sejahtera Bapak Harminto, SH, M.Hum beserta 7 orang petugas, Kepala Puskesmas Babadan Dr. Abraham Reza Kaisar, M.Kes beserta 7 anggota dan Koordinator Bidan sewilayah Kecamatan Babadan Ibu Isnatun beserta 10 orang Bidan Desa sewilayah Kecamatan Babadan yang dibantu relawan Posyandu Desa Purwosari.

Sosialisasi KB Kesehatan ini dilaksanakan kepada akseptor KB aktif maupun calon akseptor yang telah didata oleh Babinsa Purwosari sebelumnya, Sedangkan tempat yang dipillih untuk pelaksanaan kegiatan ini antara lain Posyandu-Posyandu yang ada di Desa Purwosari yang diakhiri di Polindes Purwosari yang keseluruhan penerima sosialisasi diperkirakan mencapai 250 orang.(dim/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Membantu mengatasi kesulitan rakyat merupakan salah satu misi keberadaan satuan Kodim 0802/Ponorogo. Guna mewujudkan misi tersebut, Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto Dandim 0802/Ponorogo tak segan-segan bergelut dengan lumpur dan material yang ada di sungai Ngotok Kelurahan Surodikraman Kecamatan Kota Ponorogo dalam karya bakti sinergi TNI, Polri, Pemda dan masyarakat setempat, Ahad,(15/04/2018).

Karya bakti yang menunjukkan kebersamaan komponen masyarakat Ponorogo ini bertujuan untuk membantu masyarakat Kecamatan Kota pada umumnya dan khususnya warga Kelurahan Surodikraman dari penyebaran penyakit yang diakibatkan terhambatnya saluran sungai Ngotok di kelurahan ini. Kegiatan ini diawali dengan pengecekan personel dan materiil serta doa bersama yang mentargetkan lancarnya aliran air di Sungai Ngotok yang mulai banyak terdapat timbunan material bawaan arus sungai selama musim hujan tahun 2017-2018 sehingga dapat menjadi tempat bersarangnya bibit-bibit penyakit.

Kekompakan dan semangat yang ditunjukkan peserta kegiatan dalam pelaksanaan Karya Bakti Sinergi ini tak lepas dari kehadiran Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto yang terjun langsung dalam kegiatan untuk memberikan motivasi dan dorongan kepada seluruh pelaksana kegiatan Karya Bakti guna pencapaian target sasaran kegiatan yang telah ditentukan. Tak canggung-canggung, Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto ditengah-tengah anak buah dan komponen lainnya bahu- membahu membersihkan saluran air di Sungai Ngotok yang melintas di tengah Kota Ponorogo ini. Sementara itu hadir dalam kegiatan Karya Bakti antara lain, Dandim 0802/Ponorogo, Danramil 0802/01 Kota Ponorogo, Wakapolsek Kota Ponorogo, Kepala Kelurahan Surodikraman serta personel dari Dinas PUPR, BPBD dan masyarakat Kelurahan Surodikraman.

Ditemui saat berlangsungnya kegiatan Karya Bakti ini, Kepala Kelurahan Surodikraman Hj. Ahwayuning Hirowati, SH menyampaikan bahwa kemanunggalan TNI, Polri, Pemerintah dan Masyarakat Kelurahan Surodikraman dalam bentuk karya bakti bersama ini adalah wujud sinergitas dan soliditas seluruh komponen diwilayahnya guna menanggulangi bencana serta penyebaran bibit-bibit penyakit, ia berharap dengan lancarnya sungai Ngotok ini masyarakat dapat hidup dengan nyaman tanpa ada kekhawatiran akan bencana alam dan penyebaran penyakit.

Khusus kepada Bapak Dandim 0802/Ponorogo ia menyampaikan rada terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian beliau yang sangat besar dalam pelaksanaan kegiatan Karya Bakti Sinergi ini, hingga Bapak Dandim 0802/Ponorogo turun sendiri didasar sungai untuk bersama-sama membersihkan aliran air Sungai Ngotok. “Hal ini dapat dijadikan sebagai pemacu semangat warga Kelurahan Surodikraman dalam menjaga kebersihan dan menjaga kelancaran aliran sungai Ngotok ini”,ujar Lurah Surodikraman.(dim/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai momentum perjalanan Rasulullah menghadap Rabb nya untuk menerima petunjuk pelaksanaan kewajiban shalat 5 waktu bagi Umat Islam. Memanfaatkan momentum peringatan Isra’ Mi’raj tersebut dimanfaatkan Kodim 0802/Ponorogo untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Prajurit dengan menyelenggarakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) di Masjid Al Muttahidah Jl. Veteran Ponorogo, Rabu (11/04/2018).

Peringatan PHBI yang dikemas dengan acara Pengajian tersebut kali ini mengambil tema “Jadikan Hikmah Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw 1439/2018M Sebagai Sarana Pemantapan Iman dan Taqwa Prajurit dan PNS TNI AD yang Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal,Modern dan Manunggal dengan Rakyat”. Ratusan anggota Kodim 0802/Ponorogo yang hadir dalam acara tersebut manunggal bersama jama’ah Masjid untuk mengikuti pengajian dalam rangka Isra’ Mi’raj yang disampaikan oleh DR. KH. M. Suyudi, M.Ag.

Dalam sambutannya saat mengawali acara pengajian tersebut, Kapten Czi M. Fachrodji Ansharullah yang mewakili Dandim 0802/Ponorogo menyampaikan bahwa peringatan PHBI ini hendaknya dijadikan momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Prajurit. “Selain itu, momentum ini sangat baik untuk manunggal bersama rakyat dalam rangka membangun dan memelihara kerohanian, baik Prajurit maupun masyarakat”, pungkasnya.

Usai sambutan Pasi Pers Kodim 0802/Ponorogo, jama’ah peringatan Isra’ Mi’raj menerima Pengajian dari DR. KH. M. Suyudi, M,Ag yang membeberkan peristiwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan cara merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.(dim/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.