Madiun Raya

Magetan – Portalnews Madiunraya.com

Semakin meningkatnya konsumen dan komunitas Honda CBR di Jawa Timur seiring dengan melonjaknya angka penjualan. PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT menggelar acara CBR250RR East Java Journey”. Touring dan Gatering di Mojosemi Forest Park, Magetan ,  Jawa Timur pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 22 – 23 Desember 2018

Kegiatan ini diikuti oleh 200 CBR 250 RR owner dan komunitas CBR 250 RR Jawa Timur. Rombongan CBR Community yang dari Mengambil 4 titik start yaitu dari Surabaya, Jember, Malang, Kediri untuk menuju ke dealer Honda Marco Motor Madiun. Rombongan CBR Community yang berasal dari kota Madiun, Lamongan, Pasuruan dan Ponorogo langsung menuju dealer Honda Marco Motor – Madiun untuk bersama – sama dengan semua rombongan menuju Mojosemi Forest Park, Magetan

Peserta yang berasal dari komunitas HCOI Ponorogo, CBR250RR Community Lamongan, HCOI Kediri, HCOI Surabaya, HCOI Jember, Gresik CBR250RR Owner, CSMR Owner, MCO Malang, Blitar CBR250RR Owner, CBR250RR Pasuruan Brotherhood dan konsumen CBR250RR lainnya diajak untuk merasakan performa hebat Honda CBR250RR berteknologi tinggi dengan beraneka ragam kondisi lalu lintas dan jalan yang dilalui mulai dari jalanan yang lurus,  dan menanjak sambil menikmati pemandangan pada rute touring. Sesampainya di Mojosemi Forest park, puncak gathering komunitas dimulai. Sepanjang acara, peserta disuguhi hiburan dan untuk menambah keakraban , Honda Bikers Parade, peserta diajak bermain games dan makan malam bersama .Di puncak acara peserta diajak pesta jagung bakar, api unggun dan Flare Party.

Pada kesempatan kali ini juga diperkenalkan varian baru Honda CBR250RR Black Freedom . Varian Black Freedom secara khusus dihadirkan bagi pecinta sepeda motor sport yang senang berkreasi dan memodifikasi motornya sesuai karakter pengendaranya

Marcomm & Development Division Head MPM, Suhari mengatakan terima kasih kepada pecinta Honda yang telah memilih Honda CBR250RR. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini komunitas Honda semakin banyak dan bisa saling mengenal antar bikers lain daerah.

Selain acara gathering keesokan harinya peserta diajak peduli dengan lingkungan sekitar tempat acara melalui kegiatan Honda Community Social Responsibility (HCSR ) dengan menanam bibit pohon eucalyptus dan bersih – bersih di tempat wisata Mojosemi Forest Park.

Budi perwakilan dari komunitas Honda CBR250RR Tulungagung mengatakan sangat senang mengikuti acara seperti ini . Saya jadi kenal banyak teman dan serasa punya saudara. Acaranya seru sekali. Terima kasih buat MPM yang telah mengadakan acara ini. Semoga tahun depan acara nya lebih seru lagi. (aji/gin)

.

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Nasir (29), warga RT 04 RW 01 Dukuh Mantup Desa Ngasinan Kecamatan Jetis Ponorogo ditemukan meninggal dunia dengan cara menggantung diri pada Sabtu (22/12/2018).

Menurut Paur Humas Polres Ponorogo Ipda Satriyo, menyatakan bahwa pada hari Sabtu tanggal 22 Desember 2018 diketahui sekitar pukul 07.30 wib, telah terjadi orang meninggal dunia karena gantung diri. “Nasir (29), warga RT 04 RW 01 Dukuh Mantup Desa Ngasinan Kecamatan Jetis meninggal dunia setelah menggantung diri di tangga rumah setinggi kurang lebih 3 meter didalam rumah milik Sdri. RIBUT ( ibu korban ) warga setempat,” ujar Ipda Satriyo.

Setelah mendapakan laporan, kami segera melakukan olah TKP dan memeriksa saksi yaitu saudara Angger Nurcahyo dan Daniel Akbar Maulana Putra yang merupakan adik korban dan bertempat tinggal dirumahnya yang sama, sambung Ipda Satriyo.

“Adapun ciri-ciri korban adalah Panjang mayat 165 cm, Memakai kaos berwarna coklat dan celana panjang warna hitam, Mengeluarkan sperma dan kotoran,”lanjut Ipda Satriyo.

Untuk kronologis kejadian adalah Pada hari Sabtu tgl 22 Desember 2018 sekira pukul 07.30, saksi 2 bermaksud untuk menemui korban yang berada di dalam rumah sebelah timur untuk diajak sarapan pagi, namun alangkah terkejutnya saksi 2 mendapati korban sdh meninggal dunia gantung diri di tangga rumah dengan menggunakan tali plastik. Atas kejadian tsb saksi 2 memanggil saksi 1 dan melapor ke perangkat desa selanjutnya diteruskan ke Polsek Jetis, Urai Ipda Satriyo.

“Setelah menerima laporan SPKT Polsek Jetis Aiptu Heri Widodo bersama anggota menuju ke TKP dan menghubungi SPKT Polres Ponorogo, Koramil Jetis dan petugas kesehatan dari Puskesmas Jetis. Setelah sampai di TKP petugas bersama masyarakat menurunkan korban dari tangga rumah dan dilakukan olah TKP.
Dari hasil olah TKP terhadap korban tidak diketemukan tanda tanda penganiayaan pada diri korban dan korban meninggal dunia karena gantung diri. Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarganya unt dimakamkan, ” jelas Ipda Satriyo.

Menurut keterangan saksi 2, bahwa korban sudah 3 hari ini kelihatan bingung dan tidak semangat bekerja diduga memikirkan pacarnya yang saat ini bekerja di Taiwan sudah 2 bulan tidak bisa dihubungi / putus cinta hingga nekat melakukan bunuh diri, bahwa korban tidak mempunyai permasalahan baik dengan keluarga maupun masyarakat sekitar.” Pungkas Ipda Satriyo. (Yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

JEMINGAN seorang laki-laki yang berusia 64 th dan bekerja sebagai petani, yang beralamatkan di Jl. Johan Rt 05 Rw 03 Kel. Beduri Kec.Kab. Ponorogo, ditemukan meninggal dunia di tepi sawah, Rabu (19/13/2018).

Menurut Kapolsek Ponorogo, AKP Lilik Sulastri, SH sekira pukul 09.00 Wib, Unit Reskrim dan anggota Polsek Ponorogo telah mendatangi TKP orang meninggal dunia di bale bambu (lincak) di gubuk tepi sawah di Jl. Kenari Kel. beduri Kec.Kab. Ponorogo. “Kami mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang yang ditemukan meninggal dunia di tepi sawah,” ucap AKP Lilik Sulastri.

Berdasarkan keterangan saksi, yaitu KATIRIN, Laki laki, Ponorogo 59 tahun, Islam,Petani, alamat Jl. Johan Rt 05 Rw 03 Kel. Beduri Kec.Kab. Ponorogo dan saudara BUNANDI, Laki-laki, Ponorogo 43 tahun, Islam, petani, alamat Jl. Glatik Rt 04 Rw 02 Kel. Beduri Kec.Kab. Ponorogo, anggota kami melakukan penyelidikan atas meninggalnya korban, sambung AKP Lilik.

“Untuk kronologisnya, pada hari Rabu tanggal 19 Desember 2018 sekira pukul 06.00 Wib korban berangkat ke sawah di Jl. Kenari Kel. Beduri tidak jauh dari rumah korban dengan berjalan kaki, sekira pukul 08.00 saksi KATIRIN melihat korban masih menyalakan disel sawah, kemudian korban duduk di bale bambu (lincak) di gubyuk tepi sawah sambil merokok, sekira pukul 08.30 saksi KATIRIN melintas di dekat Gubuk sawah korban melihat korban tidur di bale bambu posisi miring menghadap ke barat, saksi melihat korban mendengkur tp tidak wajar, akhirnya saksi KATIRIN memanggil saksi BUNANDI untuk sama sama melihat kondisi korban, kemudian kedua saksi bersama sama mendatangi ke tempat korban, dan dicek ternyata korban sudah tidak bernafas akan tetapi masih dalam keadaan lemas, selanjutnya saksi KATIRIN melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Kelurahan Beduri. selanjutnya pihak Kelurahan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Ponorogo, ” urai AKP Lilik.

Untuk ciri-ciri korban, tinggi badan : 160 Cm, memakai celana pendek warna abu abu samping strip merah dan putih, tidak terdapat lebam mayat, dubur mengeluarkan sedikit kotoran, pada kemaluan tidak mengeluarkan sperma, tidak ada tanda tanda kekerasan / penga niayaan, jelas AKP Lilik.

“Penyebab kematian korban adalah diduga serangan jantung, dikarenakan menurut keterangan keluarga korban sudah sakit sesak nafas sejak lama akan tetapi tidak mau berhenti merokok,” ujar AKP Lilik.

Untuk itu, anggota kami melakukan tindakan mendatangi TKP, Mencatat keterangan saksi2, Mendatangkan unit Ident dan kesehatan dari puskemas selatan dan melaksanakan Visum dan menyerahkan korban kepada pihak kelurga untuk dimakamkan, pungkas AKP Lilik. (Yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Sekretaris Jenderal Kemendesa PDTT, Anwar Sanusi membuka secara resmi bursa Inovasi Desa di Kabupaten Ponorogo, Rabu (19/12).

Bertempat di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Bursa Inovasi Desa di Ponorogo diikuti 700 orang dari 307 desa di Ponorogo dengan mengambil tema “Dengan Inovasi Desa, Kita Wujudkan Ponorogo lebih maju, berbudaya dan religius”.

Dalam sambutannya, Anwar Sanusi menyatakan bahwa Bursa Inovasi Desa akan menjadi ajang bertukar pikiran dalam rangka mewujudkan desa menjadi lebih maju dan berkembang. “Kita berharap dengan ajang ini akan dapat menjadikan pembangunan di desa dapat terus berjalan sesuai dengan harapan kita semua,” ucap Anwar.

Agenda BID merupakan agenda tahunan yang kita gelar untuk menyamakan persepsi bahwa desa harus menjadi tempat yang maju dan berkembang, sambung Anwar Sanusi.

“Dengan dana desa yang terus meningkat jumlahnya setiap tahun, kita berharap dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian masyarakat di desa.” Pungkas Anwar Sanusi.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Ipong Muchlissoni berharap supaya desa berbenah secara maksimal dengan dana desa yang telah diberikan pemerintah. “Ditahun 2019 mendatang kita menetapkan sebagai tahun wisata di Ponorogo, untuk itu saya berharap dengan inovasi yang tepat dapat menjadikan desa yang bersangkutan dapat menjadi desa wisata yang mampu mandiri dan membuat sejahtera masyarakatnya.” Ucap Bupati Ipong Muchlissoni.

Apalagi di Ponorogo memiliki budaya dan wisata alam yang tidak kalah dengan daerah yang lain, selain itu UKM di Ponorogo juga bergerak secara aktif, sambung Ipong Muchlissoni.

“Kita optimis, dengan diawali dari desa, Ponorogo dapat menjadi daerah tujuan wisata menuju Kabupaten yang berbudaya, nasionalis dan religius.” Pungkas Ipong Muchlissoni. 

Usai sambutan, Sekjen Kemendesa PDTT RI meresmikan berbagai inovasi  yang dikembangkan oleh desa di Ponorogo, serta membuka secara resmi Bursa Inovasi Desa yang kedua di Ponorogo. (Yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Sebanyak 65.499 keping KTP yang rusak dan Invalid dimusnahkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ponorogo, Rabu (19/12/2018).

Menurut Kepala Disdukcapil Kabupaten Ponorogo, Vifson Suisno, pihaknya memusnahkan KTP setelah dinyatakan rusak atau invalid. “Ini kami lakukan supaya tidak menimbulkan persepsi yang tidak tidak,” ujar Vifson.

Kita memusnahkan dengan cara dibakar sebanyak 65.499 keping KTP yang terdiri atas 50 ribu sekian KTP Elektronik dan 15 ribu KTP non elektronik, sambung Vifson.

“Dari sekian banyak yang dimusnahkan, data ganda, yang bersangkutan sudah meninggal dan data invalid membuat KTP tersebut dimusnahkan.” Pungkas Vifson Suisno.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menyatakan bahwa pemusnahan KTP ini merupakan instruksi dari Menteri Dalam Negeri. “Mendagri mengintruksikan bahwa KTP yang tidak terpakai harus segera dimusnahkan, dan paling lambat hari ini,” ucap Ipong.

Ini juga menjaga supaya tidak terjadi seperti di daerah Jakarta yang ditemukan KTP yang dianggap KTP tercecer, padahal itu memang sengaja dibuang karena sudah rusak atau invalid seperti ini, sambung Ipong.

“Tentunya kita berharap dengan dimusnahkannya KTP ini dapat menjadikan Ponorogo tetap kondusif.” Pungkas Ipong Muchlissoni. (Yah/gin).

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Bisnis lendir di Ponorogo masih terus terjadi pasca penutupan lokalisasi Kedung Banteng tahun 2016. Teranyar, anggota Polres Ponorogo mengamankan 2 pasangan yang sedang bersetubuh di Pasar Janti, Selasa (18/12/2018).

Menurut Kasat Sabhara Polres Ponorogo, AKP  Djoko Winarto, SH pihaknya melakukan tindakan setelah ada laporan dari masyarakat tentang pelacuran di wilayah hukumnya. “Sementara pukul 11.00  Wib berdasarkan surat pengaduan dari masyarakat bahwa di warung yang berada di sekitar pasar Njanti Dukuh Tenggang Mlilir Kec Jenangan Kabupaten Ponorogo sering ada  PSK yang sedang menunggu laki-laki hidung belang guna diajak bersetubuh untuk mendapatkan upah / imbalan, selanjutnya anggota Satsabhara Polres Ponorogo melakukan pengecekan di tempat yang dimaksud dan berhasil mengamankan 2 (dua) pasang yang tertangkap tangan sedang melakukan hubungan badan didalam kamar yang ada diwarung tersebut, kemudian TSK dibawa ke kantor Polres Ponorogo untuk dilakukan proses lebih lanjut,” urai AKP Djoko.

Untuk TKP yaitu di Warung Kopi milik Bu Nanik dan Bu Tumini yang berada di sekitar pasar Njanti Mlilir Dkh Tenggang Ds Ngrupit Kec Jenangan Kab. Ponorogo, sambung AKP Djoko.

” Kita mengamankan tersangka A, warga Madiun,   S, warga Ponorogo, N warga Wonogiri, M warga Ponorogo,” lanjut AKP Djoko.

Pasal yang dilanggar yaitu Pasal 8 (1) Perda Kab Ponorogo No. 6 / 1972 tentang Pelacuran, pungkas AKP Djoko. (Yah/gin)


  

Surabaya – Portalnews Madiunraya.com

Jalan raya Gubeng di Kota Surabaya ambles sepanjang 50 meter dengan kedalaman 20 meter pada Selasa malam (18/12/2018) sekira pukul 21.45.

Amblesnya salah satu ruas jalan protokol di Kota Pahlawan tersebut mengagetkan pengguna jalan raya tersebut.

Ali, seorang Satpam yang berjaga di dekat lokasi menuturkan bahwa kejadian amblesnya Jalan Raya Gubeng terjadi saat arus lalu lintas di jalan tersebut ramai. “Awalnya ada getaran, terus tiang listrik ambruk. Banyak pengguna lalu lintas yang langsung putar balik.” Ucap Ali.

Setelah arus lalu lintas dialihkan, Jalan raya Gubeng langsung ambles selama 2 kali dengan menjalar dari kiri ke kanan, sambung Ali.

“Banyak pengendara yang jatuh di jalan datar di sekitar lokasi amblesnya jalan raya ini.” Pungkas Ali.

Sementara menurut Wisnu Sakti Buana, Wakil Wali Kota Surabaya yang menduga penyebab amblesnya Jalan Raya Gubeng karena ambruknya sebuah Crane yang sedang melakukan pembangunan tempat parkir sebuah Rumah Sakit Swasta di daerah tersebut.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, meminta warga Surabaya untuk tetap tenang dan jangan termakan dengan beredarnya kabar hoaks atau kabar yang belum tentu kebenarannya.

Sementara, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Lucky Hermawan menyatakan pihaknya akan melakukan penjagaan disekitar amblesnya jalan raya Gubeng. “Langkah awalnya adalah evakuasi korban jika ada, selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab amblesnya jalan raya ini.” Ucap Kapolda. (yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Sebanyak 72 botol atau 108 liter arak jowo berhasil diamankan oleh Satuan Sabhara Polres Ponorogo pada Senin (17/12/2018).

Menurut  Kasat Sabhara Polres Ponorogo,
AKP DJOKO WINARTO, SH  sekira pukul 14.30 s.d. 23.00 Wib berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di beberapa tempat diwilayah Ponorogo banyak orang yang menjual minuman keras jenis arak jowo, “Selanjutnya anggota Satsabhara Polres Ponorogo melakukan pengecekan di beberapa tempat yang diduga menjual miras tersebut dan berhasil mengamankan barang bukti Miras jenis Arak Jowo,” ucap AKP Djoko.

Adapun TKP adalah di rumah Mbah Dhiman alamat Jln Semar Gg I Dkh Krajan RT/RW 002/003 Kel Brotonegaran Kec/Kab. Ponorogo mengamankan barang bukti Arjo sebanyak 12 (dua belas) botol ukuran 1500 ML, TKP di rumah Ismail alamat Jln Sunan Bonang Gg I RT/RW : 004/005 Ds Ngabar Kec Siman Kab Ponorogo mengamankan barang bukti Arjo sebanyak 12 (dua belas) botol ukuran 1500 ML. TKP di rumah Yulius Sugiantoro alamat Kenongo RT/RW : 003/002 Ds Bajang Kec Balong Kab Ponorogo mengamankan barang bukti Arjo sebanyak 48 (empat puluh delapan) botol ukuran 1500 ML, sambungnya.

“Mereka melanggar UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Untuk itu kita berikan Surat Perintah Penyelidikan Nomor : Sprin/2251/PAM.5.1.1./XII/2018/Satsabhara tgl 17 Desember 2018 tentang penindakan kasus Tipiring diwilayah hukum Polres Ponorogo,” urai AKP Djoko.

Untuk tersangka adalah A.n. : DHIMAN bin PUJO, Laki-laki, umur 51 Thn, Islam, Swasta, alamat Jln Semar Gg I Dkh Krajan RT/RW 002/003 Kel Brotonegaran Kec/Kab. Ponorogo , A.n. : ISMAIL bin DARMUN, umur 48 Thn, Islam, Swasta, alamat Jln Sunan Bonang Gg I RT/RW : 004/005 Ds Ngabar Kec Siman Kab Ponorogo, A.n. YULIUS SUGIANTORO bin SURATNO, Laki-laki, umur 31 Thn, Islam, Swasta, Jln Kenongo RT/RW : 003/002 Ds Bajang Kec Balong Kab Ponorogo dengan BARANG BUKTI : 72 (tujuh puluh dua) botol miras jenis Arak Jowo ukuran 1500 ML, Jumlah total : 108 Liter miras jenis Arak Jowo, pungkas AKP Djoko. (yah/gin).


Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.