Madiun – Portalnews Madiun Raya

Walaupun di masa Pandemi covid 19 PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT menggelar acara Honda Premium Matic Day. Gelaran acara Honda Premium Matic Day ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dekat jajaran motor Honda matic andalan.

Honda Premium Matic Day ( HPMD ) Madiun di gelar di Sun City mulai tanggal 25 – 31 Oktober 2021, MPM Honda Jatim akan memberikan penawaran spesial bagi pengunjung selama acara berlangsung. Setiap pembelian motor matic andalan Honda akan mendapatkan hadiah langsung Jaket Exclusive. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan juga mengikuti peraturan daerah.

Pada gelaran HPMD ini , MPM Honda Jatim menghadirkan Matic Besar Honda PCX160 dengan tampilan baru dan desain yang mewah dan dinamis memberikan ekspresi berkelas tinggi dan semakin mendukung gaya pengendaranya. Selain dari sisi desain, model ini mengadopsi mesin lebih bertenaga dengan kapasitas 160cc 4 katup enhanced Smart Power plus (eSP+) dan ditunjang dengan teknologi minim gesekan dan performa meningkat. Perubahan yang ditawarkan pada produk ini mampu memberikan kesempurnaan saat dikendarai harian maupun jarak jauh.

MPM Honda Jatim juga menghadirkan Honda ADV150 motor skutik penjelajah jalanan yang canggih. Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan yang didukung mesin 150cc, berpendingin cairan, eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI. Honda ADV150 dibekali beragam fitur penunjang seperti Two Step Adjustable Windscreen yang disematkan pertama kalinya di skutik kelas 150cc yang ketinggiannya dapat disesuaikan dalam dua tingkat dengan pengoperasian yang mudah.

Pengunjung Honda Premium Matic Day juga bisa melihat tampilan terbaru Honda Vario 150 yang tampil semakin sempurna dengan warna dan stripe baru yang semakin memberikan karakter big scooter untuk meningkatkan kebanggan selama berkendara bersama Vario 150 setiap hari. MPM Honda Jatim juga menghadirkan Honda Forza untuk melengkapi jajaran motor premium Honda. Honda Forza hadir dengan tampilan dan fitur terbaru yang memperkuat kehadirannya sebagai ikon motor prestisius yang membanggakan pengendaranya.

Konsumen juga dapat mengikuti program Hujan Emas program “Hujan 1 Kg Emas’ ini yakni program pembalian motor Honda yang berhadiah Logam Emas Mulia dengan total 1 kg dan 3 unit Honda PCX 160 yang akan diundi setiap bulannya yakni periode 01 pada 10 November 2021, periode 2 pada 10 Desember 2021 dan periode terakhir pada 10 Januari 2022

“Untuk menjawab kerinduan pecinta matic di Jawa Timur, khususnya warga Kediri dan sekitarnya, Honda Premium Matic Day kami hadirkan untuk memberikan kemudahan pada pecinta skutik di Jatim yang ingin memilki motor skutik premium Honda sesuai dengan kebutuhannya dan dapat meningkatkan rasa bangga konsumen saat mengendarainya ” kata Suhari selaku Marketing Communication Division Head MPM.

Selama periode Oktober 2021, Honda premium Matic Day hadir di 9 kota di Jawa timur antara lain Surabaya, Ponorogo, Mojokerto, Blitar, Kediri, Pasuruan, Banyuwangi, Kediri, Jember dan Madiun.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Permintaan untuk menggelar Parapatan Luhur PSHT P-16 disikapi oleh Pemerintah Kota Madiun bersama Forkopimda yang kembali menggelar rapat koordinasi untuk membahas rencana tersebut.

Namun setelah rapat koordinasi, seluruh anggota rapat sepakat dengan keputusan awal. Yakni, menolak memberikan ijin dan mengutamakan kondusifitas di Kota Madiun.

Menurut Wali Kota Madiun, H Maidi, semua kegiatan  yang akan digelar di Kota Madiun harus merujuk pada level PPKM. “Kegiatan yang membawa efek kurang baik, meski taat prokes, tetap tidak boleh. Kami tolak,’’ tegasnya saat diwawancarai setelah rakor di GCIO Kota Madiun, Senin (11/10).

Keputusan tersebut, menurut wali kota, bukan tanpa alasan. Sebab, di dalam tubuh PSHT saat ini masih ada dua kubu yang berseteru. “Karenanya, Forkopimda khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat Parapatan luhur berlangsung,”Tambah Wali Kota Maidi.

Lebih lanjut, wali kota mengungkapkan, saat ini Kota Madiun sedang dalam keadaan berduka. “Tak sedikit warga yang kehilangan sanak saudara dan orang-orang tercinta akibat pandemi Covid-19. Tak hanya itu, upaya menggenjot perekonomian juga seringkali terkendala akibat kasus Covid-19 yang naik-turun,”Jelas Wali Kota Maidi.

Untuk itu, wali kota meminta semua pihak untuk memberikan empati, khususnya bagi para korban pandemi Covid-19. “Mari kita sama-sama menyadari pentingnya menjaga kondusifitas kota.” Pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan bahwa PSHT hasil Parapatan Luhur tahun 2016 dibawah kepemimpinan Kang Mas Taufik berencana menggelar Parapatan Luhur tahun 2021 di Padepokan Agung PSHT di Kota Madiun. (Red)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wakil Wali Kota Madiun, Indaraya, dinyatakan Positif Covid 19 setelah melakukan Test Antigen di Puskesmas Ngegong Kota Madiun, Selasa (14/09/2021) siang.

Dalam unggahannya di akun instagram @indaraya, Wakil Wali Kota Madiun itu menyebutkan bahwa jangan takut punya musuh, lawannya musuh disebut Jagoan. “Musuh saya sekarang dan mungkin 14 hari kedepan adalah Covid 19,” Ucap Wawali Indaraya.

Indaraya lantas menyampaikan kronologi Test Antigen yang dilakukan hari ini. “Berawal dari mau check up rahang mesle saya ke Dokter di Surabaya, saya harus Test Antigen dulu. Kemudian petugas dari Puskesmas Ngegong datang dan hasilnya positif. Lalu dilanjutkan dengan Test PCR, yang hasilnya baru keluar nanti sore, semoga negatif, ” Ujar Wakil Wali Kota.

Memang Indaraya mengaku kalau dirinya semlenget. “Setelah mereka sembuh lalu ganti saya. Nggak papa, sakit apapun biasanya seorang Ibu akan selalu bilang sini penyakitnya buat mama semua jangan anak-anaknya, ” Lanjut Wawali Indaraya.

Wakil Wali Kota Madiun itu juga menyampaikan bahwa memang dirinya harus istirahat sejenak. “Harus banyakin berjemur, olahraga, minum vitamin, banyakin makan, dan apapun yang bisa meningkatkan imunitas. ” Pungkas Wakil Wali Kota Indaraya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wakil Wali Kota Madiun, Indaraya, mempunyai cerita yang unik setelah membujuk salah satu warganya agar rumahnya dapat dibersihkan dan tidak mengganggu kesehatannya dengan cara memvidio callnya.

“Mbah Sumardi adalah sosok yang ceria, semangat kerja yang luar biasa. Beliau berusia 65 tahun, belum menikah dan bekerja hanya sebagai sebagai penjual rokok keliling. Berawal dari laporan salah satu warga Josenan mengenai kondisi tempat tinggal Mbah Sumardi yang sangat tidak layak,” Ujar Wawali Indaraya mengawali cerita yang diunggah di akun Instagramnya. @indaraya.

Setelah mendengar laporan, dirinya langsung mengontak @baznaskotamdn @pintusedekahae dan @dinsospppa_kotamadiun untuk menindaklanjuti. “Alhamdulillah banyak sekali yang bahu membahu membantu. Mbah Sumardi ini termasuk hoarder, istilah gampangnya adalah “nyusuh”. Susah melepaskan barang2 miliknya walaupun sudah tidak diperlukan,”Lanjut Wawali Madiun.

Jadi ketika rumahnya mau dibersihkan, sempat terjadi tarik ulur. “Akhirnya, saya Video Call deh beliau, saya beri pengertian bahwa menyimpan barang-barang seperti itu bisa mengganggu kesehatan, jadi sarang tikus dan lain lain. Alhamdulillah setelah ngobrol ngalor ngidul diselingi becanda-canda, akhirnya beliau setuju untuk merelakan semuanya dibersihkan. Tim tagana langsung gercep sat set wat wet,”Urai Wawali Indaraya.

Kurang lebih seminggu pengerjaan rumah Beliau, Sekarang sudah bersih layak huni seperti terlihat di video 4 slide terakhir. Sehat-sehat ya Mbah Sumardi. “Saya pribadi mengucapkan Matursuwun sanget untuk semua yang sudah ikut membantu.”Pungkas Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Salah satu upaya peningkatan perekonomian di Kota Madiun, Wali Kota Maidi memiliki program sepeda wisata di Kota Pendekar.

Wali Kota Maidi rutin mencoba jalur Sepeda Wisata sekaligus untuk melihat apa saja yang harus dipersiapkan ke depan.

Bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Wali Kota kembali mencoba jalur 15 kilometer, Minggu (27/9). Rute 15 kilometer tersebut juga dipersiapkan untuk menyambut tamu dari Kota Probolinggo yang direncanakan bakal gowes di Kota Pendekar.

‘’Dengan rutin dicoba kita jadi tahu titik mana yang masih kurang nyaman, kurang mulus, atau kurang indah secara pandangan. Kalau sudah tahu itu, terus segera dicarikan solusinya. Ya harapannya, salah satu jalur ini sudah siap segera,’’ kata wali kota.

Tak heran, giat bersepeda selalu diwarnai instruksi pekerjaan kepada OPD. Mulai perbaikan jalan, taman, urusan lampu penerangan, pemangkasan ranting pohon dan pernak-pernik lainnya hingga kemungkinan pergantian sejumlah jalur yang dilewati. Arahan wali kota wajar mengingat jalur tersebut sepeda itu disiapkan untuk wisata.

‘’Namanya wisata ya harus nyaman, menarik untuk diulang, indah, membuat orang penasaran, dan juga harus aman. Makanya ini kita coba terus sebelum nanti kita fix-an jalurnya,’’ imbuhnya.

Wali kota memang tengah membuat jalur sepeda wisata ke depan. Jalur terbagi menjadi tiga. Yakni, jalur 10 kilometer, 15 kilometer, dan 25 kilometer. Jalur bakal melewati bangunan-bangunan cagar budaya, taman-taman, padepokan perguruan, hingga kampung tangguh di kelurahan-kelurahan. Masyarakat diminta bersiap. Terutama mereka yang memiliki produk UMKM unggulan. Setiap kelurahan juga diminta memiliki satu jalur utama yang akan dilewati pesepeda. Pemerintah memberikan bantuan gerobak untuk berjualan produk tersebut ke depan. Program sepeda wisata tersebut memang sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat.

‘’Yang punya produk unggulan mulai dipersiapkan, dikemas yang bagus dan sebagainya. Tidak usah bingung pembeli, kita yang datangkan ke masyarakat melalui sepeda wisata ini,’’ pungkasnya.

Kota MadiunPortalnews Madiunraya

Lahan tidur di sebelah Rusunawa Kota Madiun akan dipersiapkan untuk menyongsong New Normal.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Madiun saat memimpin kerja bakti di lahan pertanian milik Dinas Perkim dekat Rusunawa Kota Madiun, Jum’at pagi (03/07/2020).

Wali Kota Madiun saat meninjau lahan yang akan ditanami sayuran.

Menurut Wali Kota, pihaknya akan menghidupkan kembali lahan tidur untuk ditanami kebutuhan sehari-hari. “Kebutuhan hidup masyarakat di Kota Madiun sudah mulai bagus, yang dikhawatirkan adalah 3 bulan kedepan akan terjadi inflasi karena mencari barang tidak ada,” ucap Wali Kota Madiun.

Ada 20 – 30 hektar lahan tidur yang akan kita hidupkan. “Kita bekerja sama dengan kelompok tani, untuk menanam cabe, bawang merah, tomat, timun, kacang panjang, terong, lengkap, sayur-sayuran kebutuhan di Kota, nanti setiap bulan akan panen terus,” ungkap Wali Kota.

Sehingga kalau dari pemasok kurang, kita bisa mencukupi kebutuhan. “Apalagi di Kota Madiun banyak hotel dan restoran, serta tiga bulan kedepan, akan banyak hajatan, dengan menanam sayur-sayuran maka akan bisa mencukupi kebutuhan kita,” ujar Wali Kota.

Dialog dengan Kelompok Tani, Wali Kota menegaskan bahwa lahan itu dapat dipergunakan secara gratis, bahkan pupuk dan air akan disediakan.

Untuk lahan tidur yang akan dihidupkan, Wali Kota menegaskan bahwa lahan itu diserahkan kepada Kelompok Tani secara gratis, “Mereka tidak menyewa, pupuk dan air kita berikan, gratis. Kelompok tani akan menanam yang nantinya akan dibeli oleh masyarakat kota,” lanjut Wali Kota.

Wali Kota juga menyebutkan bahwa kegiatan tersebut sudah dimulai 6 bulan yang lalu, dimana 10 hektar yaitu dilahan milik PDAM yang sudah ditanami saat ini sudah panen. Ini yang 20 hektar akan segera kita mulai. “Harapannya bisa bergiliran, disana panen, disini ditanam, disini panen dan disana mulai menanam, jadi tidak ada habisnya, sehingga kebutuhan kita tetap terpenuhi,” kata Wali Kota.

Untuk sasaran penjualan, Wali Kota memprioritaskan mencukupi kebutuhan di kota. “Saya khawatir, di musim kemarau daerah yang biasa menanam sayuran tidak menanam lagi, dengan langkah ini maka Kota Madiun bisa mencukupi sebagian kebutuhan kita sendiri yang biasanya mendatangkan sayuran dari barat, timur atau utara,” tandas Wali Kota.

Dengan kegiatan itu maka perekonomian kita tidak akan terganggu, “Ekonomi sehat, Orangnya sehat, Covid kita tangkal dengan protokol kesehatan secara ketat, jadi semuanya akan sehat.” Pungkas Wali Kota.

Kegiatan kerja bakti itu diikuti oleh berbagai elemen masyarakat di Kota Madiun. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Pemerintah Kota Madiun telah menerapkan universal health coverage (UHC) bagi warganya. secara persentase, 95 persen penduduk Kota Madiun telah mendapatkan layanan kesehatan secara gratis dari pemerintah daerah melalui BPJS Kesehatan.

Penerapan UHC terus dikaji ulang oleh Pemkot Madiun sebagai bahan evaluasi. Salah satunya, seperti dalam kegiatan forum komunikasi pimpinan bersama jajaran BPJS Kesehatan Madiun di Ruang 13 Balaikota Madiun, Senin (15/6).

‘’UHC telah kita terapkan melalui BPJS Kesehatan. Namun, Pemkot Madiun berupaya agar masyarakat tetap sehat. Jangan sampai jumlah kunjungan ke rumah sakit semakin hari semakin bertambah,’’ tutur Walikota Madiun Maidi.

Menurut walikota, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat lebih utama. Karenanya, orang nomor satu di Kota Pendekar itu mengimbau kepada BPJS Kesehatan untuk membuat daftar penyakit terbanyak yang diderita oleh masyarakat Kota Madiun.

Dengan daftar tersebut, diharapkan pemetaan terhadap penyakit yang banyak diderita masyarakat Kota Madiun bisa semakin jelas. Selanjutnya, pemkot dapat mencari solusi untuk mengatasinya. Sehingga, jumlah orang sehat dan angka harapan hidup di Kota Madiun semakin meningkat.

‘’Kalau sudah tahu sakitnya apa, maka kita akan lakukan pencegahan. Bagaimana agar orang tidak sakit. Pemkot bayar iuran BPJS masyarakat tidak apa-apa, tapi jumlah pasien di rumah sakit harus berkurang,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Madiun Santy Parulian Panjaitan menuturkan bahwa gagasan yang diberikan oleh Walikota Maidi akan segera ditindaklanjuti. ‘’Pada intinya, kami sejalan dengan Pemerintah Kota Madiun untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,’’ tandasnya. (Red).

Source : FB Kota Madiun

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Pemerintah Kota Madiun menerima program corporate social responsibility (CSR) dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun. Pemberian CSR secara simbolis itu diterima langsung oleh Walikota Madiun Maidi. Nilai bantuannya mencapai Rp 92.5 juta rupiah yang diwujudkan dengan bantuan berupa pohon pule dan pohon bungur.

Walikota Maidi mengapresiasi kepedulian perusahaan milik negara itu terhadap pembangunan dan keasrian Kota Madiun. Dirinya mengatakan, lewat bantuan yang diberikan ini semoga dapat terjalin sinergitas yang baik dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Kota Pendekar.

“Dalam pembangunan kota dibutuhkan peran serta seluruh elemen. Terima kasih banyak, semoga bantuan ini bisa bermanfaat juga untuk masyarakat,” ujarnya saat menerima perwakilan direksi PT.KAI di ruang transit Balaikota pada Kamis (11/6).

Kebermanfaatan itu, kata walikota dapat terwujud dari keberadaan pohon pule yang sudah ditanam. Menurutnya, pohon pule berfungsi sebagai resapan air di daerah perkotaan agar tidak sering terjadi genangan saat hujan dan membuat banjir.

Selain itu, kata walikota, dirinya ingin meninggalkan kesan tersendiri dengan keberadaan pohon pule. Menurutnya, sangat jarang pohon-pohon besar bisa ditemui di tengah-tengah kota.

“Kota kita memang tengah gencar melakukan penanaman pohon, CSR ini tentu sejalan dengan program Pemerintah Kota Madiun dan ini sangat membantu,” pungkasnya. (Red).

Source : FB Kota Madiun

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.