Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sesuai mitos yang ada, sosok Nyai Korek adalah penghuni atau penguasa danyang di Pringgitan (Rumah Dinas Bupati Ponorogo) hingga Alun-Alun Ponorogo.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Paranormal di Ponorogo, Muh Yani kepada Portalnews Madiun Raya, Jum’at (22/10/2021).

Menurutnya, Nyai Korek merupakan makhluk halus yang bisa masuk ke sosok manusia. “Biasanya masuk ke tubuh wanita, mungkin mewujud ke tubuh Erna, tubuh Rini atau yang lainnya dan akan menggoda sang Bupati,” Ucap Yani dengan nada serius.

Lebih lanjut, Yani menyampaikan bahwa sesuai ajaran kejawen yaitu Eling lan Waspodo maka sosok Nyai Korek adalah untuk menguji hal itu. “Kalau bicara peguasa maka akan ada Harta, Tahta dan Wanita sebagai godaan maka, sosok Nyai Korek merupakan sosok wanita cantik yang menjelma atau masuk ke tubuh pegawai di Pemerintah Kabupaten Ponorogo,”jelas Muh Yani.

Jika Bupati Ponorogo sampai tergoda maka sesuai mitos menurut Yani maka dia akan kesulitan meneruskan pemerintahannya di periode selanjutnya. “Kenyataannya seperti itu. Beberapa Pilkada di Ponorogo yang dilakukan secara langsung hal itu benar-benar terjadi. Bupati yang tergoda Nyai Korek gagal dalam pesta demokrasi tersebut,”tegas Muh Yani.

Untuk itu, Muh Yani meminta Bupati Ponorogo saat ini, Sugiri Sancoko agar berhati-hati agar jangan sampai tergoda dengan Nyai Korek. “Saya berharap agar Bupati Sugiri Sancoko agar berhati-hati agar jangan sampai tergoda dengan godaan wanita yang merupakan jelmaan Nyai Korek. Agar Ponorogo bisa Hebat maka harus eling lan waspodo dan bisa melanjutkan di periode kedua,”Lanjut Muh Yani.

Muh Yani juga berharap agar Bupati Ponorogo betul-betul bekerja dan tidak tergoda dengan nafsu yang pasti akan menghampirinya. “Ponorogo itu kalau sudah terkena godaan wanita, selesai sudah. Bumi Ponorogo ini benar-benar suci. Banyak Pondok Pesantren dan sejarahnya selalu terkait dengan sejarah wali maka jangan main-main dengan hawa nafsu sesaat,”Pesan Muh Yani.

Muh Yani juga mengatakan bahwa istana Nyai Korek ada di kolam renang di Pringgitan dan Pohon Ringin di tengah alun-alun. “Bagi masyarakat yang percaya monggo jika tidak percaya ya monggo, namun hal itu sudah terbukti di beberapa Pilkada secara langsung di Ponorogo. Yang terpenting adalah kita ikut berbuat baik dan memberikan andil serta saran agar Ponorogo menjadi Hebat.”Pungkas Muh Yani. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

PURWANTO, S.Pd, pria yang berusia 60 tahun ditemukan meninggal dunia di Alun alun Ponorogo, Ahad (21/07). Pensiunan guru, yang beralamatkan di Jalan Kamboja no 6 Kelurahan Purbosuman Kecamatan Ponorogo itu ditemukan meninggal dunia dengan posisi bersila dan sujud diarea trotoar alun alun Ponorogo.

Menurut Kasubaghumas Polres Ponorogo, Iptu Edy Sucipta, Minggu, 21 Juli 2019 Pukul 07.00 wib piket Satreskrim bersama Urkes, piket fungsi lainnya dan SPKT Polres Ponorogo mendatangi TKP Penemuan Orang Meninggal Dunia Di Area Trotoar Alun – Alun Ponorogo. “Korban atas nama Purwanto, warga Purbosuman Ponorogo. Ditemukan meninggal dunia pukul 06.30,” ucap Iptu Edy.

Untuk kronologisnya adalah sebelumnya sekira pukul 05.00 wib saksi melihat korban jalan-jalan di sekitar alun -alun Ponorogo. Selanjutnya sekira pukul 05.30 wib warga mengetahui korban sudah dalam keadaan Meninggal Dunia di area posisi duduk sila dan bersujud, sambung Iptu Edy.

“Sesuai pemeriksaan di TKP, korban sudah meninggal dunia, tidak ada unsur penganiayaan dan korban memiliki riwayat sakit jantung. Dengan kejadian ini, Pihak keluarga korban, menerima bahwa kejadian tersebut adalah sebagai musibah, dan di kemudian hari tidak akan menuntut kepada pihak siapapun,  dan sanggup membuat surat pernyataan.”pungkas Iptu Edy. (Yah/gin)

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.