Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Rekomendasi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang telah diputuskan kepada Indrata Nur Bayu Aji yang berpasangan dengan Gagarin menuai berbagai reaksi.

Seperti yang dilakukan oleh Masruri Abdul Ghoni, Divisi Pendidikan DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan akhirnya mengambil sikap sendiri dari keputusan partai dan berlabuh kepada Yudi Sumbogo – Isyah Ansori (Mbois).

Saat ditanya, Masruri menjawab bahwa keputusan yang diambilnya itu bukan karena sakit hati atau kecewa, namun dirinya bersikap demi keberlangsungan kepemimpinan di Pacitan yang lebih baik dan matang. “Apa yang kami dilakukan itu tidak menyalahi konstitusi. Karena ini Pilkada bukan pilihan legislatif. Siapapun kader dari manapun apapun latar belakangnya punya hak untuk menentukan pilihan sesuai dengan Nurani masing-masing. Inilah yang disebut sebagai berdemokrasi secara dewasa, tidak ada hegemoni atau tekanan dari pihak manapun. Partai Demokrat memiliki slogan berjuang untuk rakyat, bersih, cerdas dan santun. Namun, setelah muncul rekom Cabup, itu bagi saya tidak merepresentasikan hal itu. Banyak calon yang lebih cerdas, bersih dan santun namun tidak diberikan kesempatan, hanya berdasarkan survey yang dijadikan pedoman, apalagi ini mengambil kader partai lain sebagai wakilnya, padahal secara kekuatan, Partai Demokrat bisa mengusung sendiri,” terang Masruri.

Untuk itu, jika dirinya akan di pecat dengan keputusan yang diambil Masruri menyatakan akan siap. “Tetapi saya tetap positif terhadap Pak SBY yang merupakan Tokoh Besar bangsa dari Pacitan dan mampu mengangkat Pacitan. Saya masih menghormati beliau, namun sikap saya untuk Pacitan kedepan saya membela Mbois yang lebih berpengalaman, memiliki jaringan luas dan visioner memajukan Pacitan,” ucap Masruri.

Lebih jauh keputusan yang diambil salah satu pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan itu diambil dengan pertimbangan yang matang.”Saya mengambil sikap untuk memilih pemimpin Pacitan yang lebih kapable sesuai dengan arahan tokoh-tokoh senior dan tokoh sepuh di Kabupaten Pacitan.” Pungkas Masruri Abdul Ghoni. (Red)

Pacitan – Portalnews Madiun Raya

Setelah membagikan 2000 masker gratis kepada masyarakat Pacitan minggu lalu, Tim Afghani Wardhana, Bakal Calon Bupati Pacitan, kembali membagikan 1000 masker gratis kepada warga di Kabupaten Pacitan.

Setiap pengendara yang melintas di depan Posko Pemenangan Afghani Wardhana di timur Alun-alun Pacitan di stop oleh Tim Sukses Afghani Wardhana untuk diberikan masker gratis.

Menurut Politisi Partai Demokrat yang juga isteri Afghani Wardhana, Ninik Sulistyaningsih, pihaknya terus berupaya membantu pemerintah dalam memerangi pandemi Covid -19 di Kabupaten Pacitan. “Virus Corona adalah musuh bagi kita semua, untuk itu kita dari Tim Afghani Wardhana membagikan masker gratis kepada masyarakat Pacitan untuk mencegah agar wabah ini tidak menjangkiti masyarakat di Pacitan, “ Ucap Ninik yang merupakan mantan Anggota DPRD Jawa Timur 2014 – 2019 itu.

Kegiatan tersebut lanjut Ninik adalah aksi nyata dan kepedulian dari Tim Afghani Wardhana untuk melindungi masyarakat Pacitan. “Minggu yang lalu sudah 2000 masker yang dibagikan gratis, ini kita membagikan lagi 1000 masker gratis kepada masyarakat Pacitan,” Lanjut Ninik.

Ninik juga mengatakan bahwa pihaknya tidak hanya membagikan masker namun juga menyampaikan pesan agar masyarakat senantiasa menjaga kesehatan. “Yang terpenting adalah menjaga kesehatan dengan menerapkan budaya hidup sehat dengan makan nutrisi sehat, rajin olah raga, tidak stres dan yang paling utama dalam menghadapi Covid – 19 ini adalah mengikuti anjuran pemerintah untuk rajin cuci tangan, memperbanyak berdiam di rumah dan apabila terpaksa keluar rumah selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang cukup dan menjaga Social Distancing.” Pungkas Ninik Sulistyaningsih.

Seorang warga, Bambang mengaku senang dengan pemberian masker gratis itu. “Alhamdulillah, ada kepedulian dari Pak Afghani agar kita dapat menggunakan masker, apalagi kalau beli saat ini jarang yang menjualnya, kalau ada harganya maha, jadi kami sampaikan terima kasih kepada Tim Pak Afghani yang peduli dengan membagikan masker kepada  kami,” Ucapnya.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, 1000 masker gratis yang dibagikan oleh Tim Afghani Wardhana habis dibagikan kepada warga Pacitan. (Adv/Red)

Pacitan – Portal Madiun Raya

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Surabaya, Afghani Wardhana mengembalikan berkas pendaftaran pencalonannya sebagai Bupati Pacitan melalui Partai Demokrat, Kamis (26/03/2020).

Diantar sang isteri, Ninik Sulistyaningsih yang juga Politisi Partai Demokrat serta tim pemenangannya, Afghani Wardhana diterima panitia pendaftaran DPC Partai Demokrat Kabupaten Pacitan.

Afghani Wardhana merupakan calon ke sepuluh yang mengembalikan berkas pendaftaran Bakal Calon Bupati ke partai pemenang pemilu 2019 di Kabupaten Pacitan itu.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, Afghani menyatakan kepada wartawan bahwa pengembalian berkas pendaftaran itu merupakan bentuk keseriusannya dalam berjuang sesuai dengan visi dan misinya agar Pacitan Lebih Baik Lagi di masa yang akan datang. “Kita mengikuti setiap proses dan tahapan secara serius, hari ini kita menyerahkan kembali formulir pendaftaran Bakal Calon Bupati Pacitan ke Partai Demokrat, alhamdulillah tadi diterima dengan baik dengan memberikan pengarahan-pengarahan bagi kami untuk proses selanjutnya yaitu pemaparan visi dan misi serta strategi pemenangan,” urai Afghani Wardhana kepada Portalnews Madiun Raya.

Afghani yang merupakan putra ketujuh dari kyai kharismatik, almarhum KH Ali Murtadlo juga menyampaikan keinginannya untuk mengabdi dan membangun tanah kelahiran. “Untuk itu saya mengusung tagline Pacitan Lebih Baik yang merupakan cerminan dari visi dan misi saya apabila dipercaya oleh masyarakat Pacitan untuk bersama membangun daerah yang kita cintai ini,” Lanjut Afghani Wardhana.

Saat ditanya sebagai Bacabup ke sepuluh dalam mengembalikan berkas pendaftaran, Afghani mengatakan bahwa itu merupakan tanda alam yang sangat bermakna. “Angka sepuluh merupakan angka istimewa, atau angka yang maksimal dalam penilaian, semoga ini membawa keberuntungan bagi saya, tim dan seluruh masyarakat Pacitan untuk bersama mewujudkan Pacitan Lebih Baik di masa yang akan datang, yang masyarakatnya makmur dan sejahtera.” Pungkas Afghani Wardhana. (Adv/Red)

Pacitan Portalnews Madiun Raya

Satu calon kontestan Pemilihan Bupati (Pilbup) Pacitan 2020 dikabarkan mundur dari persaingan memperebutkan Rekom dari Partai Demokrat.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Tim Sukses bakal calon Bupati Pacitan yang enggan disebutkan namanya kepada Portalnews Madiunraya.

“Pak De Djatno mengundurkan diri dari kontestasi Pilkada Pacitan mas,” ucapnya.

Saat ditanya alasan mundurnya putra Pacitan yang merupakan akademisi tersebut, dia enggan menjawab. “Wah tidak tahu saya mas,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Sudjatno, akademisi asal Pacitan yang berdomisili di Malang berniat maju dari Partai Demokrat. Sudjatno mengaku dirinya maju sebagai bakal calon Bupati atas dorongan warga Pacitan, saat ini baliho Pakde Djatno menghiasi jalanan di Kabupaten Pacitan bersama dengan puluhan baliho bakal calon Bupati yang lain. (Yah/Gin).

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

PacitanPortalnews MADIUN RAYA

Tensi politik di bumi 1001 gua terus menghangat. Itu terjadi setelah beberapa tokoh berebut rekom dari Partai Demokrat, partai yang selama 1 dekade ini menjadi pemenang di Pacitan.

Para tokoh tersebut sudah memasang atribut baik berupa baliho maupun iklan di media massa dan media sosial. Turun langsung dan bersosialisasi serta memberikan bantuan terus dilakukan sebagai upaya merebut tahta sebagai Adipati di Bumi Wengker kidul.

Berikut beberapa tokoh yang menurut redaksi Portalnews MADIUN RAYA cukup intensif melakukan aktivitas politik menjelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, 23 September 2020 mendatang.

Lalu siapakah pilihanmu lurrr ??

Terima kasih sudah melakukan Polling di Portalnews MADIUN RAYA, setidaknya kita bisa tahu siapa calon sementara pemimpin yang akan menjadi Suksesor Bupati Pacitan 2 Periode, Indartato.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.