Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Mengaku sebagai Petugas Perhutani, Sugini, (53), Warga Desa Ngadirojo Kecamatan Sooko, Ponorogo, ditangkap Polisi.

Menurut Kasubbag Humas Polres Ponorogo, Iptu Satriyo, Kejadian tindak pidana dilakukan oleh pelaku pada Sabtu (15/09) silam, yang dilaporkan kepada Polisi pada tanggal 18 September 2018. “Yang bersangkutan mengaku sebagai Petugas Perhutani dan diduga melakukan tindak pidana penipuan, ” terang Iptu Satriyo.

Untuk Kronologisnya pada hari Sabtu tanggal 15 September 2018 pukul 16.15 WIB, Pelapor (Rizki) warga Siman dan Saksi (Arinda) warga Siman juga, sedang duduk duduk di tepi jalan di Desa Suren, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.
Selanjutnya datang Terlapor (Sugini) dan kemudian menanyakan kepada Pelapor apa tujuan duduk dudk di tepi jalan tersebut. Oleh Pelapor dijawab bahwa dia dan Saksi habis foto foto di dalam hutan, urai Kasubbaghumas Polres Ponorogo tersebut.

“Selanjutnya Pelapor dan Saksi diajak oleh Terlapor masuk ke dalam hutan, tujuannya adalah hendak diberi pelajaran, karena telah berfoto di dalam hutan tanpa ijin. Sesampai di dalam hutan kemudian Terlapor meminta barang milik Pelapor berupa 1 ( satu ) buah HP merk HUAWEI type nofa 2 lite, KTP an. Pelapor, dan uang tunai sebesar Rp. 72.000,-. Sedangkan kepada Saksi, Terlapor meminta barang berupa 1 buah cincin emas seberat 2,5 gram, sepasang giwang emas seberat 1,5 gram dan 1 ( satu ) gelang silver,” terang Iptu Satriyo.

Saat itu terlapor mengaku kepada Pelapor dan Saksi bernama SUSWITO dan bekerja sebagai Petugas Perhutani bertugas di Mantren Depok Siman. Kepada Pelapor dan Saksi, Terlapor berjanji akan mengembalikan barang barang tersebut pada hari Senin tanggal 17 September 2018, di perempatan Jabung, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, namun sampai saat yang ditentukan, tidak ada pengembalian barang tersebut, lanjut Iptu Satriyo.

“Untuk itu, kita menahan terlapor atas dugaan penipun dan pencurian, adapun barang bukti yang ikut disita berupa 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Jupiter warna Putih Silver Nopol B 6564 QW, 1 (satu) buah cincin monel, dan uang tunai Rp 50.000,- ( lima puluh ribu rupiah ),”jelas Kasubbag Humas Polres Ponorogo. (yah/gin).

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Kepolisian Sektor Ngrayun Ponorogo mengamankan JMKN (37) warga Desa Wonoasri Kec. Ngadirojo, Pacitan, Kamis (13/09).

JMKN diduga melakukan pencurian kayu jenis sengon laut milik Perhutani pada hari Senin, 10 September 2018 yang lalu sekira pkl 10.00 wib.

Menurut Iptu Satriya, Kasubbaghumas Polres Ponorogo, TKP kejadian tersebut adalah di Petak 3F Rph Mrayan, termasuk dukuh Tempuran, Desa Mrayan, Ngrayun, Ponorogo. “Pihak kepolisian mengamankan TSK atas nama JMKN (37), Tukang kayu, dari Desa Wonoasri Kec. Ngadirojo, Pacitan,”jelas Iptu Satriy.

Kita juga mengamankan barang bukti berupa satu gergaji Chansow ukuran 80 cm
dan Tiga belas batang kayu sengon laut, sambungnya.

“Untuk kronologisnya, pada hari Senin, 10 september 2018 sekira pkl 10.00 wib, pelapor selaku KRPH Mraya bersama sama dengan mandor perhutani Eko wahyudi (saksi 1) dan Susanto (saksi 2) dan Sunarto melaksanakan patroli gabungan dengan petugas Kepolisian Sektor Ngrayun, saat melintas di petak 3F Rph Mrayan masuk dukuh tempuran Mrayan, didapati empat (4) tunggak Kayu jenis sengob laut bekas di gergaji Chan Sow serta di dekatnya didapati 13 batang kayu jenis sengon laut yang masih baru di gergaji,” jelas Iptu Satriya.

Melihat kejadian tsb petugas segera menindak lanjuti untuk mencari pelaku guna proses hukum. Atas kejadian tsb perhutani mengalami kerugian sebesar Rp. 205.000, pungkas Iptu Satriya. (yah/gin)

Dumm, sebagaimana dokumentasi terlampir

Ponorogo,- Portal Madiunraya.com

Kebakaran lahan dan hutan yang beberapa kali terjadi di wilayah Kabupaten Ponorogo menjadi perhatian Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto.

Untuk itu, Dandim 0802/Ponorogo memerintahkan satuan Koramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo untuk melaksanakan upaya pencegahan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di wilayah tanggung jawab masing-masing.

Menindaklanjuti perintah Dandim 0802/Ponorogo tersebut, Kapten Kav A. Kohar Danramil 0802/21 Pudak bersama instansi terkait di wilayah Kecamatan Pudak menggencarkan aksi pencegahan kebakaran lahan dan hutan dengan cara melakukan patroli untuk menghimbau warga masyarakat agar tidak membakar lahan dan hutan di seluruh wilayah Kecamatan Pudak.

Dalam kesempatan tersebut Kapten Kav A. Kohar menyampaikan bahwa patroli kewilayahan kali ini merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan di wilayah kecamatan Pudak. “Patroli ini dilaksanakan secara bersinergi antara satuan Koramil 0802/21 Pudak, Polsek Pudak dan Perhutani RPH Pudak.” terang Danramil.

Menurut Danramil 0802/21 Pudak ini, selain melakukan himbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak membakar lahan dan hutan, patroli gabungan ini juga memasang papan peringatan yang berisi himbauan serupa di beberapa titik yang mudah dilihat oleh masyarakat. (dim0802/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.