Kota Madiun – Portalnews Madiunraya.com

Wali Kota Madiun, Maidi, membagikan 60 paket sembako bagi Keluarga Penerima Manfaat di Kota Madiun, Selasa sore (12/05/2020).

Wali Kota Maidi melakukan Gowes sambil membagikan 60 paket sembako. (Foto – Yahya)

Yang unik, Wali Kota melakukan hal itu dengan Gowes atau bersepeda yang dimulai dari Jl Merpati yang merupakan rumah pribadinya.

Didampingi jajarannya, Wali Kota menyisir rumah warga di Kelurahan Kanigoro, Kelurahan Pilangbango dan Kelurahan Rejomulyo.

Di kediaman Mbah Sami, RT 15 RW 04, usai memberikan bantuan sembako dan menempel stiker, Wali Kota Maidi mendapatkan kejutan mendapatkan ucapan selamat Ulang Tahun ke 59, selebrasi tiup lilin dan pemotongan kue dilakukan.

Kemudian secara maraton, pembagian paket sembako dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Maidi di beberapa titik di tiga kelurahan itu.

Wali Kota Maidi saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto – Yahya)

Dalam keterangannya, Wali Kota menyampaikan bahwa dirinya melakukan pengecekan langsung dilapangan. “Bantuan yang kita berikan ini merupakan klasifikasi masyarakat terbawah. Kita pastikan bantuan baik dari pusat, provinsi, maupun pemkot bisa tepat sasaran, jangan sampai terlewat, ” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Maidi saat menempel stiker bagi warga penerima bantuan sosial. (Foto – Yahya)

Wali Kota juga menyampaikan bahwa ada 36.461 paket bantuan disiapkan setiap bulan yang akan diberikan selama 3 bulan untuk masyarakat Kota Madiun yang membutuhkan. “Khusus untuk masyarakat ekonomi paling bawah yang kurang lebih ada 2000 an di Kota Madiun akan kita berikan bantuan lebih seperti sembako yang kita bagikan sore hari ini, walaupun mereka tercover Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang nilainya 200 ribu, mereka juga akan kita tambah untuk mendapatkan lebih menjadi 600 ribu setiap bulan, karena mereka memang hanya mengandalkan bantuan dari orang lain, ” Urai Wali Kota.

Wali Kota berharap dengan dirinya turun langsung ke masyarakat, bantuan yang diberikan akan tepat sasaran. “Bantuan tambahan ini diberikan tidak bersamaan dengan bantuan sosial yang diterima lainnya, ini maksudnya adalah untuk keberlangsungan hidup mereka, apabila satu minggu bantuan sembako habis maka donasi kita keluarkan untuk mereka, ” Jelas Wali Kota.

Diakhir wawancara, Wali Kota menyampaikan bahwa setelah dirinya mengetahui keadaan masyarakat secara langsung maka akan ada kebijakan tertentu agar mereka sejahtera. ” Kita tidak hanya mendengarkan laporan dari RT dan Lurah saja, namun setelah melihat secara langsung maka kita akan membuat kebijakan agar masyarakat Kota Madiun sejahtera. ” Pungkas Wali Kota Maidi. (Adv/Yah/Gin).

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Setelah bertahan menjadi wilayah yang zerro Corona selama 2 bulan terakhir, akhirnya Wali Kota Madiun, Maidi mengumumkan kasus pertama terkonfirmasi positif virus corona di daerah yang terkenal disebut sebagai Kota Pendekar pada Rabu Malam, (06/05/2020).

“Kota Madiun yang selama ini bertahan menjadi wilayah zerro corona, sore tadi dikonfirmasi satu PDP positif Corona,” Ucap  Wali Kota Maidi.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa pasien positif tersebut merupakan cluster Temboro, “Selama ini statusnya sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” Lanjut Wali Kota Maidi.

Lebih jauh Wali Kota menjelaskan bahwa warga Kelurahan Pandean itu untuk hasil test swab pertama sempat negatif, “Akan tetapi saat test swab kedua hasilnya dinyatakan positif,” jelas Orang nomor satu di Pemkot Madiun itu.

Yang bersangkutan saat ini, kata Wali Kota, masih menjalani isolasi di RSUD dr Soedono, “Untuk keluarganya terus mendapat pemantauan dari Dinas Kesehatan Kota Madiun,” Ujarnya.

Hasil rapid test keluarganya dinyatakan nonreaktif. “Kita berharap keluarganya tidak ada yang positif Covid-19, untuk itu kita isolasi keluarganya untuk menjaga, masyarakat hendaknya tetap tenang dan jangan panik, namun tetap waspada dengan menjalankan protokol kesehatan dan terus berdo’a.” Pungkas Maidi. (Yah/Gin)

Madiun – Portalnews Madiunraya.com

Bertempat di Hotel Aston, Pemerintah Kota Madiun menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis “Gerakan Menuju 100 Smart City”, Kamis (04/07).

Hadir dalam kesempatan itu Forkopimda Madiun dan berbagai elemen masyarakat di Kota Madiun.

Dalam sambutannya, Walikota Madiun, Maidi, menjelaskan bahwa proses Kota Madiun menjadi smart city sudah berlangsung sejak lama. “Kita berharap dengan menjadi smart city, Kota Madiun akan meningkatkan kesejahteraan bagi warga Madiun, ” Ucap Maidi.

Selain itu, kita berharap Kota Madiun akan menjadi andalan bagi daerah lain disekitar sekaligus menjadi kota rujukan baik nasional maupun internasional, sambung Maidi.

“Untuk mencapai hal itu kita harus banyak belajar, setiap OPD harus menghadirkan menteri dibidangnya untuk menjadi narasumber yang akan menjadi rujukan kebijakan menuju Smart City. ” Pungkas Maidi.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Prof Marsudi Wahyu kisworo, Komisaris PT Telkom yang juga pendamping smart city. “Smart City merupakan pengelolaan sumber daya yang ada di kawasan perkotaan sehingga mampu menyelesaikan masalah yang ada,” Ucap Prof Marsudi.

Tolak ukur keberhasilan Smart City adalah peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat nya, sambungnya.

“Banyak solusi yang harus efektif dan efisien, bisa memakai tekhnologi ataupun kebijakan yang lain. Intinya, smart city merupakan solusi inovatif, terintegrasi dan berkelanjutan untuk menyediakan infrastruktur dan memberikan layanan untuk meningkatkan kualitas hidup warganya. ” Pungkas Prof Marsudi. (Yah/gin)

Pewarta : Yahya

Redaktur : Agin

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.