Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dr Ali Mufti, S.Ag, MM menghadiri musrenbang yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menyusun Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021 di Aula gedung Bappeda Litbang Ponorogo, Rabu (21/11/2018).
Perubahan RPJMD ini dilakukan untuk mengakomodasi adanya sejumlah perubahan yang terjadi secara nasional.
Ketua DPRD Ponorogo, Ali Mufti, dalam sambutannya meminta kepada semua pihak untuk fokus kepada peningkatan pelayanan kepada masyarakat demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. “Untuk itu Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) harus berorientasi kepada program peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucap Ali Mufti.
Selain itu, infrastrukur terutama jalan harus juga menjadi perhatian utama dalam membuat rencana perubahan pembangunan yang dimaksud, sambung Ali Mufti.
“Kita berharap, dengan adanya musrenbang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2016-2021 dapat benar-benar menciptakan kondisi masyarakat yang lebih baik dan sejahtera.” Pungkas Ali Mufti.

MUSRENBANG PERUBAHAN JANGKA MENENGAH KABUPATEN PONOROGO
MUSRENBANG PERUBAHAN JANGKA MENENGAH KABUPATEN PONOROGO

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni dalam sambutannya mengatakan, musrenbang digelar untuk membahas dua isu utama yang harus masuk dalam RPJMD yang telah ditetapkan pada awal ia menjabat sebagai bupati Ponorogo. Kedua isu tersebut adalah adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja atau SOTK pada 2017 lalu sebagai konsekuensi hadirnya PP nomor 18 tahun 2016.
“Sesuai arahan provinsi hal tersebut harus dimusrenbangkan lagi. Sebab hal itu akan merubah target-target, indikator kinerja utama (IKU) dan target yang lain termasuk angka kemiskinan, angka pengangguran terbuka karena SOTK berubah,” ungkapnya.
Dikatakannya, untuk program yang telah digagas akhirnya tidak ada yang dirubah. Hanya saja ada perubahan terkait target-target yang harus dicapai. Namun angkanya tidak cukup signifikan. Ia mencontohkan, untuk angka pertumbuhan ekonomi yang semula 5,2 persen, nantinya menjadi 5,8 persen.
Meksi ada perubahan RPJMD, namun Ipong menyatakan tidak ada perubahan program. Hanya saja program yang ada harus dilaksanakan seefisien mungkin. Pada beberapa tahun terakhir, banyak kepala dinas yang sudah diminta untuk memangkas program-program yang tidak jelas output maupun outcome-nya.
Pada 2018 ini program kerja di Pemkab Ponorogo berjumlah 167 buah. Jumlah ini turun 22 buah program dari pada tahun sebelumnya yang mencapai 189 program.
“Saya berharap program yang ada bisa efisien dalam penggunaan dana. Kalau bisa, 80 persennya untuk kegiatan utama, yang lainnya untuk koordinasi dan lain-lain,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, hadir para kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Ponorogo, para anggota Forkopimda, LSM dan didampimgi oleh Bappeda Jawa Timur.
Sedangkan isu kedua adalah adanya perubahan isu-isu strategis secara nasional yang harus masuk ke dalam rencana pembangunan daerah yang jadi dasar penyusunan program. Isu tersebut antara lain adalah tentang pemberantasan korupsi. Pemberantasan korupsi harus masuk ke dalam RPJMD. (ADV/yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dr Ali Mufti, S.Ag MM ikut menyambut kedatangan pesilat Aji Bangkit Pamungkas yang berhasil meraih medali emas Asian Games 2018. Ali Mufti bersama dengan Forkopimda menyambut kedatangan Aji Bangkit Pamungkas di Mlilir atau perbatasan Kabupaten Ponorogo, Kamis (06/09/2018).

Disela-sela penyambutan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo mengaku cukup bangga dengan prestasi yang ditorehkan anak asli Ponorogo di pentas kejuaraan internasional. “Kita harus berbangga hati dengan prestasi Aji Bangkit Pamungkas, dia berhasil mengharumkan nama Ponorogo di kancah nasional dan internasional,” ucap Ali Mufti.
Untuk itu kita berharap Pemerintah Kabupaten Ponorogo menyiapkan bonus yang tepat untuk prestasi internasional yang telah diraih Aji Bangkit Pamungkas, sambung Ali Mufti.

KETUA DPRD PONOROGO MENGIKUTI PROSESI PEMYAMBUTAN AJI BANGKIT PAMUNGKAS
KETUA DPRD PONOROGO MENGIKUTI PROSESI PEMYAMBUTAN AJI BANGKIT PAMUNGKAS

“Kita juga berharap dengan prestasi ini, dapat memicu prestasi anak-anak generasi muda Ponorogo yang lainnya, dan saya yakin, sangat banyak generasi muda Ponorogo yang bisa menyamai bahkan lebih hebat dari Aji Bangkit Pamungkas, tinggal mereka mau berlatih atau tidak, momentum ini harus benar-benar dimanfaatkan.” pungkas Ali Mufti.
Sebelumnya diberitakan Aji Bangkit Pamungkas (19) berhasil meraih emas setelah mengalahkan lawan mainnya, pesilat Singapura Sheik Ferdous Sheik Alauddin. Dia turun di nomor tarung putra kelas I (85-90 kg) di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Senin (27/8) yang lalu.

Dari Kemenpora, Aji mendapatkan bonus senilai Rp 1,5 miliar. Saat pulang ke Ponorogo, Kamis (6/9), dia diarak berkeliling kota, dari Jalan Mlilir hingga ke Alun-Alun Ponorogo. Menggunakan mobil jeep, Bangkit didampingi Dandim dan Kapolres.

Bangkit juga mendapatkan kado istimewa dari Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta.

“Saya senang sekali sekaligus terharu sambutan dari warga Ponorogo bisa semeriah ini, sekali lagi terima kasih,” ujar Aji Bangkit Pamungkas, putra pasangan Agus Widodo dan Anis Nurul Laili.
Pencak silat memborong 14 medali dari Asian Games 2018, sebagai penyumbang emas terbanyak untuk Indonesia. (ADV/yah/gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com

Pembukaan Grebeg Suro tahun 2018 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke 522 tahun berlangsung meriah di Panggung Utama Alun alun Kabupaten Ponorogo, Sabtu malam (01/09).
Puluhan kegiatan telah terjadwal untuk memeriahkan agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Ponorogo tersebut. Seperti Festival Reyog Mini, Festival Nasional Reyog, Kejurda Paralayang, dan kegiatan budaya yang lain.
Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dr Ali Mufti, S.Ag MM dalam wawancaranya mengungkapkan bahwa segenap Anggota Legislatif di DPRD Ponorogo mendukung pelaksanaan Grebeg Suro yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke 522 tahun. “Ini adalah pesta rakyat yang sudah berlangsung sejak lama, kita harus mendukung ini, karena selain sebagai pelestarian budaya reyog ini juga menggerakkan ekonomi rakyat,” ucap Ali Mufti.
Selain itu, perayaan Grebeg Suro dan hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke 522 juga mengundang para turis baik domestik maupun turis mancanegara untuk berkunjung ke Ponorogo, kita meminta kepada Pemkab Ponorogo untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, sambung Ali Mufti.

KETUA DPRD BERSAMA FORKOPIMDA PONOROGO SAAT PEMBUKAAN GREBEG SURO 2018
KETUA DPRD BERSAMA FORKOPIMDA PONOROGO SAAT PEMBUKAAN GREBEG SURO 2018

“Mewakili segenap pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, kami mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Ponorogo dan Selamat atas pelaksanaan Grebeg Suro tahun 2018, semoga sukses dan membawa manfaat bagi masyarakat Ponorogo.” Pungkas Ali Mufti.
Sementara dalam sambutannya, Bupati Ipong Muchlissoni menyatakan bahwa Grebeg Suro merupakan moment kebangkitan pariwisata di Ponorogo. “Karena pada tahun 2019, kita menetapkan sebagai tahun pariwisata bagi Kabupaten Ponorogo,” jelas Bupati.
Mengapa Pariwisata ? Karena Ponorogo memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain, seperti Reyog yang sudah mendunia, wisata religi juga banyak di Ponorogo, wisata alam juga tidak kalah menarik, tinggal pengelolan dan promosi kita saja, sambung Sang Bupati.
“Saat ini ada 100 desa di Ponorogo yang menyiapkan diri sebagai desa wisata, seperti Desa Tatung Kecamatan Balong Ponorogo yang memiliki wahana paralayang yang menurut para ahli terbaik kedua di dunia setelah gunung di Slovenia, ini yang harus kita kembangkan, ” lanjut Ipong Muchlissoni.
Dengan fokus di Pariwisata kita berharap perputaran ekonomi di Ponorogo akan semakin meningkat sehingga pertumbuhannya bisa mendongkrak kesejahteraan serta kemakmuran masyarakat Ponorogo, pungkas Bupati Ipong Muchlissoni.
Dalam pembukaan Grebeg Suro tersebut nampak meriah dengan sajian kesenian diantaranya Tari Mubeng Gubeng, Tari Kolosal Joyonegoro Mbalelo dan secara spektakuler pesta kembang api memeriahkan acara tersebut.
Dalam prosesi pembukaan, Ketua DPRD Ponorogo, Bupati Ponorogo, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Ponorogo bersama penjabat Forkopimda Ponorogo yang lainnya menyabetkan kolor warog sebagai tanda dibukanya perayaan Grebeg Suro tahun 2018 dan dirangkaikan dengan peringatan HUT ke 522 Kabupaten Ponorogo. (ADV/yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.