Ponorogo – Portal Madiun Raya
Ir H Joko Widodo, Presiden ke 7 Republik Indonesia ternyata pendekar silat SH Terate.

Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang sesepuh SH Terate di Ponorogo, Anton.

Menurut Anton Brewok, panggilan akrabnya, Jokowi menjadi warga kehormatan SH Terate pada tahun 2014 yang lalu. “Beliau disahkan di padepokan Persaudaraan SH Terate pusat Madiun pada tahun 2014,” jelas Anton.

Walaupun warga kehormatan, beliau juga menguasai ilmu silat yang diajarkan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate, terangnya.

“Inti dari PSHT adalah ilmu kanuragan dan persaudaraan yang dilandasi iman kepada Alloh SWT, unsur persaudaraan menjadi pokok utama, karena tanpa persaudaraan tidak ada kemuliaan atau bahasanya ora ono kamulyan tanpo paseduluran, ” jelas Anton Brewok.

Tidak hanya Jokowi, namun banyak pejabat di level nasional, daerah maupun lokal yang juga menjadi warga SH Terate, karena SH Terate merupakan salah satu aliran silat yang sesuai dengan kebudayaan Indonesia, jadi bisa untuk seluruh suku, agama, golongan bahkan sudah menyebar ke luar negeri, urai Anton.

“Kita berharap, silat tetap lestari sebagai kekayaan budaya selain sebagai ilmu kanuragan namun juga sebagai media pemersatu bangsa,” pungkas Anton. (yah/gin)

Ponorogo-Portal Madiun Raya
Paguyupan ketoprak Mataram Yogyakarta yang terdiri dari 50 orang seniman Sabtu malam, (23/06) menghibur masyarakat Babadan Ponorogo.

Dengan lakon Sutrisno Wariyanti yang disutradarai oleh Bondan Nusantara, ketoprak tersebut dimainkan oleh Didik Nini Thowok, dan Marwoto yang merupakan seniman senior di Indonesia.

Nuryadi yang merupakan Wakil Ketua DPD PDIP DIY menjelaskan bahwa dirinya merupakan pembina elompok eniman di Yogyakarta. “Mulai dari wayang, kerawitan, ketoprak dan seni yang lain”,ujarnya.

Sehingga di Bulan Juni ini yang merupakan Bulan Bung Karno, kami memboyong para seniman untuk tampil di Ponorogo, sehingga seni ketoprak tidak punah tergerus seni milenial, sambungnya.

“Ternyata antusiasme warga Ponorogo luar biasa, Lapangan Babadan dibanjiri ribuan penonton. Tontonan ketoprak yang merakyat menjadi hiburan segar. Terlebih bintang2 yg dihadirkan sangat menarik. Kita berharap ketoprak dapat eksis lagi karena merupakan seni asli Indonesia dan itu merupakan ajaran Bung Karno untuk menjadi bangsa yang cinta kepada budaya sendiri”,pungkasnya.

Sementara menurut seorang Warga Babadan, dirinya merasa senang dengan pertunjukan tersebut. “Seneng sekali, lama tidak nonton ketoprak. Kalau infonya tidak mendadak pasti saya ajak teman teman lebih banyak lagi,” kata Bonadi (50), warga Desa Pondok Kecamatan Babadan.

Budi Sulistyo alias mbah Kung, wakil ketua DPD PDI Perjuangan Jatim mengatakan, hiburan ketoprak sengaja digelar untuk memperingati Bulan Bung Karno.
“Pokoke judule nonton ketoprak,” kata Kanang, Bupati Ngawi itu.

Sementara Ketua DPD PDIP DIY yang membawa rombongan ketoprak mengaku senang dengan antusiasme warga Ponorogo akan tontonan ketoprak.

“Ini gotong royong dari teman2 DPD PDIP DIY dan fraksi PDIP 5 kabupaten / kota se DIY. Semoga masyarakat terhibur”,ujar Bambang.

Sementara menurut Bambang Juwono, anggota DPRD Jatim PDIP menjelaskan bahwa pertunjukan seni Ketoprak ini dipersembahkan atas gotong royong kawan kawan PDI Perjuangan Jawa Tengah dan DIY beserta seluruh anggita Fraksinya untuk memberi hiburan kepada masyarakat sebagai wujud rasa syukur bahwa masa kampanye pilkada di Jawa Timur khususnya di Ponorogo ini telah berjalan dengan baik, aman, dan kondusif. “Walaupun dalam demokrasi kita harus dihadapkan pada pilihan yang berbeda namun tetap terjaga dan tidak hilang rasa persaudaraan di antara kita sesama anak bangsa. “Sebagaimana semboyan kita Bhinneka Tunggal Ika yang artinya Walau kita berbeda beda tetapi tetap satu jua”,ujar Bambang Logos, panggilan akrabnya.

Pada kesempatan ini kami dari partai pengusung Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Syafullah Yusuf (Gus Ipul) – Puti Guntur Soekarno (Mbak Puti) mohon maaf kepada semua pihak manakala selama kampanye ada hal hal yang tidak berkenan dan menggangu aktifitas masyarakat, sambung Bambang.

“Akhirnya kami mohon doa restunya semoga Gus Ipul dan Mbak Puti sukses dalam pilgub ini. Sebagai warga negara yang baik mari gunakan hak pilih kita dengan sebaik baiknya nya demi Jawa Timur yg lebih maju dan berkemakmuran. Maka jangan lupa Tgl 27 Juni dtang k TPS masing masing dan Coblos No. 2. Kabeh Sedulur Kabeh Makmur.. Merrdeka..”,pungkas Bambang Logos.

Adegan demi adegan dinikmati oleh penonton. Terbukti mereka tidak beranjak dari tempat duduk hingga selesai. (yah/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.