Yogyakarta – Portalnews Madiun Raya

Sejumlah warga Desa Mlarak yang didampingi Pengacara, Staf Kecamatan Mlarak, Polsek Mlarak dan juga Kepala Desa Mlarak, akhirnya bisa mendatangi kantor PT Global Sekawan Sejati di Kota Baru, DI Yogyakarta, Rabu (22/07/2020).

Namun mereka tidak bisa bertemu langsung dengan Direktur PT Global Sekawan Sejati.

Mereka hanya bertemu dengan notaris Budi Untung yang ditunjuk oleh PT tersebut.

Pertemuan dilakukan secara tertutup di ruang kerja notaris tersebut. Perwakilan warga yaitu dari Kepala Desa, Staf Kecamatan, Polsek Mlarak dan Pengacara.

Dalam keterangannya, Pengacara warga Desa Mlarak, SM LAW OFFICE Suryo Alam SH MH dan rekan yang diwakili Didik Haryanto, SH, pihaknya kecewa karena tidak bisa menemui Direktur PT Global Sekawan Sejati. “Kami bertemu notaris Budi Untung, namun jawaban yang diberikan normatif, secara yuridis apa yang dikeluarkan notaris Budi Untung dalam bentuk perikatan jual beli dan kuasa menjual, yang diakuinya, itu melebihi kewenangannya, dan kita sudah melaporkan ke Dewan Pengawas Notaris Daerah DIY, ” Terang Didik kepada Awak Media, Rabu (22/07/2020).

Lebih lanjut Didik menyatakan jawaban yang disampaikan Notaris tidak sesuai dengan substansi. “Kita menyampaikan pesan kepada Notaris agar Direktur PT Global Sekawan Sejati tanggal 29 Juli 2020 ini ditunggu kedatangannya di Desa Mlarak, ” Lanjut Didik Haryanto.

Tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Didik menegaskan bahwa pihaknya akan terus memburu Direktur PT Global. “Untuk sertifikat warga, seperti yang disampaikan oleh notaris Budi Untung disimpan di notaris, jadi tinggal menunggu itikad baik dari PT Global, jika tidak maka akan kita lanjutkan ke proses hukum baik pidana maupun perdata. ” Pungkas Didik Haryanto. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sebanyak 24 warga Desa Mlarak Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo, Rabu dini hari (22/07/2020) bertolak ke Yogyakarta.

Didampingi pengacara, aparat kepolisian dan pegawai Kecamatan Mlarak, mereka menuju kantor PT Global Sekawan Sejati yang beralamatkan di Jalan Suhartono nomor 2 Kota Baru Yogyakarta.

Menurut pengacara warga, Suryo Alam, SH, yang diwakili oleh Didik Haryanto, SH mereka hendak bertemu dengan Direktur PT Global Sekawan Sejati yang bergerak dibidang Developer, Kontraktor dan Perdagangan. “Kita mengajak sejumlah warga Desa Mlarak yang sertifikat nya dibawa PT Global Sekawan Sejati dengan maksud awal ada perjanjian jual beli pada tahun 2017 silam, namun hingga saat ini atau sudah berjalan 3 tahun tidak ada kejelasan, apakah tanah warga tersebut jadi dibeli atau tidak, sementara sertifikat sudah dibawa mereka, ” Ucap Didik, Rabu (22/07).

Lebih lanjut Didik juga menyampaikan bahwa warga menuntut sertifikatnya dikembalikan atau tanah warga dilunasi. “Pada intinya, warga meminta kejelasan, kalau tidak dibeli ya sertifikat nya harus dikembalikan, ” Lanjutnya.

Didik Haryanto juga mereka jelaskan bahwa selain mengajak warga ke Kantor PT Global, pihaknya juga akan menanyakan progres pelaporan pihaknya kepada Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Daerah Istimewa Yogyakarta. “Kami menilai notaris yang ditunjuk PT Global melakukan perbuatan yang melebihi kapasitasnya yaitu membuat ikatan jual beli, untuk itu kita laporkan ke Dewan Pengawas Notaris, ” Terang Didik Haryanto.

Didik juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengumpulkan bukti yang akurat untuk melakukan proses hukum baik pidana maupun perdata atas perbuatan PT Global Sekawan Sejati terhadap warga Desa Mlarak itu. “Kasihan warga mas, mereka terkatung-katung, 3 tahun tidak ada kejelasan, kita akan mendampingi mereka hingga hak-haknya dapat terpenuhi. ” Pungkas Didik Haryanto. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.