Sidoarjo, Juli 2026, Madiun Raya – Memasuki tahun ajaran baru, aktivitas pelajar menuju sekolah kembali meningkat. Bagi pelajar yang telah memenuhi persyaratan untuk mengendarai sepeda motor, penting untuk memastikan kesiapan diri dan kendaraan sebelum memulai perjalanan. Berkendara dengan aman bukan hanya soal sampai di sekolah tepat waktu, tetapi juga menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Melalui kampanye “Jago Cari_Aman Biar Happy”, PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) mengajak para pelajar untuk membiasakan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab setiap kali berangkat maupun pulang sekolah.
Hari Setiawan, Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim, mengingatkan bahwa sebelum berkendara, pelajar harus memastikan telah memenuhi persyaratan sesuai peraturan yang berlaku, termasuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), menggunakan helm berstandar SNI, serta memastikan kondisi sepeda motor dalam keadaan layak jalan.
“Jangan hanya fokus berangkat tepat waktu, tetapi pastikan juga diri dan kendaraan sudah siap. Gunakan helm dengan benar, kenakan jaket dan sepatu, periksa rem, lampu, ban, serta pastikan bahan bakar mencukupi. Persiapan sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko saat berkendara,” ujar Hari Setiawan.
Selain memastikan kondisi kendaraan, pelajar juga diimbau untuk berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru di jalan. Berkendara dengan kecepatan yang wajar, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta tidak menggunakan ponsel selama berkendara merupakan kebiasaan yang perlu diterapkan setiap hari.
Suhari, Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim, mengatakan bahwa budaya keselamatan berkendara perlu dibangun sejak usia muda agar menjadi kebiasaan hingga dewasa.
“Sekolah merupakan tempat belajar, termasuk belajar menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab. Kami mengajak para pelajar yang sudah memenuhi persyaratan untuk selalu menerapkan prinsip #Cari_Aman setiap kali berkendara. Keselamatan harus menjadi prioritas, bukan hanya demi diri sendiri, tetapi juga demi keluarga yang menunggu di rumah,” ujar Suhari.
MPM Honda Jatim juga mengingatkan bahwa bagi pelajar yang belum memiliki SIM atau belum cukup usia sesuai ketentuan, sebaiknya tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah. Orang tua diharapkan turut berperan dalam memastikan anak menggunakan moda transportasi yang aman dan sesuai dengan peraturan.
Sebagai bentuk komitmen dalam membangun budaya keselamatan berkendara, MPM Honda Jatim secara rutin menyelenggarakan edukasi keselamatan berkendara di sekolah, kampus, komunitas, maupun perusahaan. Masyarakat juga dapat mengikuti pelatihan di MPM Safety Riding Center, Sedati, Sidoarjo, yang dipandu oleh instruktur Safety Riding Honda berpengalaman dan tersertifikasi, untuk mempelajari teknik berkendara yang aman sesuai standar Honda.
Melalui kampanye #JagoCari_AmanBiarHappy,MPM Honda Jatim berharap semakin banyak generasi muda yang memahami bahwa keselamatan berkendara dimulai dari kesiapan diri, kepatuhan terhadap aturan, dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.














