Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Dalam keadaan pandemi covid 19 tidak mengurangi Keseruan Ngobrol Bareng secara virtual ( Ngovi ) bersama Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji yang diadakan oleh PT.Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT yang diadakan melalui live Instagram @mpmhondajatim ( 27/11)

Acara ngobrol bareng yang dipandu oleh Marketing Communication Supervisor MPM Honda Jatim, Arissyah Rinaldi ini membahas berbagai hal mulai dari perjalanan karier Mario Suryo Aji sebagai pebalap profesional, pengalaman balap di tingkat nasional maupun international, dan bagaimana caranya menjadi pembalap profesional.

Mario Suryo Aji merupakan pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team (AHRT ) pebalap 16 tahun asal Magetan yang lulus di Astra Honda Racing School (AHRS) 2016. Dan Mario pertama kali mengikuti kejuaraan Nasional dengan menggunakan Honda CBR250RR dan finish di posisi 4.

Selanjutnya Mario mengikuti kejuaran Asia Talent Cup ( ATC ) 2017 dan lolos seleksi ATC 2018 berhasil meraih podium

Tahun 2020 , Mario di berikan Astra Honda Motor mengikuti FIM CEV International Championship 2020 di Eropa.

” Mario bercerita tentang pengalamannya selama di Eropa. Musim pertama di Eropa Mario sempat homesick, karena harus beradaptasi dengan kondisi di Eropa yang jauh dari keluarga. Namun di musim ini Mario terlihat mulai nyaman di Eropa, ” kata Mario

Penonton juga ikutan berinteraksi tanya-jawab dengan Mario Suryo Aji.

” Kegiatan Live Instagram bersama dengan pembalap berprestasi dan merupakan putra daerah seperti Mario SA ini salah satu kegiatan berbagi pengalaman dan bisa menjadikan motivasi bagi pembalap daerah. ” kata Suhari selaku Marketing Communication & Development Division Head MPM Honda Jatim.

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Diakhir musim balap FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2020, Mario Suryo Aji berhasil menorehkan hasil positif pada dua balapan yang digelar di Circuit Ricardo Tormo, Valencia dengan berhasil finis posisi ke-6 pada hari Sabtu (31/10/2020) dan posisi ke-7 pada hari Minggu (1/11/2020). Pencapaian ini merupakan rekor terbaiknya sepanjang musim balap tahun ini.
 
Balapan FIM CEV Moto3 Junior World Championship di Valencia ini merupakan yang ketiga dijalani Mario pada 2020. Setelah sempat absen pada beberapa putaran sebelumnya karena cidera, pebalap muda binaan Astra Honda Racing Team ini langsung dapat unjuk performa dengan finis di urutan keenam pada Sabtu (31/10/2020).
 
Pada hari Sabtu, balapan sempat terhenti karena adanya insiden yang menyebabkan red flag. Balapan dimulai kembali dengan jumlah lap dikurangi menjadi 12. Start dari posisi ke-12, Mario tidak memulai balapan dengan baik. Berusaha untuk tetap tenang, Mario berhasil meraih posisi ketujuh setelah dua lap. Bersama delapan pebalap di rombongan kedua, Mario yang masih berusia 16 tahun ini bersaing memperebutkan posisi keenam dan akhirnya berhasil mendapatkannya hingga garis finis.
 
Pada putaran terakhir yang digelar hari Minggu (1/11/2020), Mario berhasil finis pada posisi ketujuh. Memulai jalannya balapan pada baris keempat, Mario berhasil memperbaiki posisi dan mengejar rombongan terdepan pada race pertama, setelah sempat tertinggal dari grup terdepan. Sedangkan pada race kedua, Mario start dengan baik dan mengikuti grup terdepan. Namun, satu pebalap menyenggol Mario di tikungan 1 dan membuatnya terdorong hingga posisi ke-12. Setelah itu, Mario berhasil kembali mengejar grup terdepan. Saat berada di posisi ke-5, satu-satunya pebalap Indonesia di balapan ini mengalami insiden dan akhirnya terjatuh saat balapan tersisa empat lap terakhir.
“Ini merupakan salah satu akhir pekan terbaik bagi saya di FIM CEV. Setiap hari kami mencatat kemajuan, baik untuk set-up motor maupun gaya balap. Hingga akhirnya bisa finis pada posisi ke-6 dan ke-7. Pada balapan terakhir, saya sangat percaya diri, baik dengan motor maupun diri saya. Namun sayang saat sudah di posisi ke-5, saya terlalu keras mengerem dan akhirnya terjatuh. Ini adalah kesalahan saya, tetapi saya senang dengan kemajuan yang kami dapatkan selama akhir pekan ini. Terima kasih atas dukungannya selama musim balap tahun ini. Ini hasil terbaik saya untuk Indonesia,” ujar Mario.
Meski absen dalam 4 putaran yaitu putaran 1 dan 2 terkait situasi pandemi Covid-19, serta tidak ikut putaran 3 dan 4 akibat cidera tangan yang alaminya, Mario Suryo Aji menutup musim balap FIM CEV 2020 dengan berada di posisi ke-16 klasemen akhir dengan raihan 23 poin. Hasil ini merupakan capaian positif bagi alumni Astra Honda Racing School tersebut di kancah balap International.  
 
”Kami sangat senang Mario berhasil menutup jalannya balapan FIM CEV pada musim 2020 ini dengan capaian positif. Tidak hanya hasil akhir, Mario juga tunjukan semangat juang tinggi di  setiap balapan. Musim balap tahun ini memang sedikit berbeda, tetapi kami tetap akan terus berupaya konsisten menemani pebalap muda Indonesia mengejar mimpi mereka dalam berbagai situasi dan kondisi. Kami berharap semakin banyak pebalap Tanah Air yang membanggakan Bangsa Indonesia di ajang tertinggi,” ujar Andy Wijaya, Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.

Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Mario Suryo Aji kembali mendapat kesempatan berjuang mengibarkan Merah Putih di Eropa. Salah satu pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berusia 16 tahun tersebut siap berjibaku di FIM CEV Moto3 Junior World Championship musim 2020 yang diisi banyak pebalap berbakat dari seluruh dunia.
 
Perjalanan Mario yang memasuki tahun kedua di ajang ini sempat tertunda karena pandemi. Setelah melewatkan dua seri pembuka di Portugal, Juli lalu, Mario datang dengan optimisme pada seri ketiga dan keempat yang diselenggarakan di Sirkuit Jerez-Angel Nieto, Spanyol.
 
Mario mengaku sangat antusias kembali ke FIM CEV Moto3 Junior World Championship akhir pekan ini setelah beberapa bulan melakukan persiapan dan menunggu. Meski harus kembali menyesuaikan diri, dirinya optimistis mampu berkembang pada setiap sesi yang dijalani di trek.
 
”Berbekal pengalaman tahun lalu, saya berharap mendapatkan hasil yang semakin bagus. Saya siap tampil sebaik mungkin untuk memberikan kebanggaan bagi pecinta balap Indonesia yang sudah lama menunggu kiprah Astra Honda Racing Team di arena internasional pada musim balap 2020 ini,” ucap Mario.
 
Dalam keikutsertaan Mario di ajang balap ini, segala aktivitas yang dijalankan juga selalu mengedepankan faktor kesehatan, keamanan, dan keselamatan. Mario dan tim mengikuti semua aturan protokol kesehatan yang ditetapkan, baik pemerintah Indonesia, DORNA sebagai penyelenggara, maupun aturan di Spanyol sebagai negara yang dikunjungi dan akan ditinggali sementara waktu oleh Mario.
 
Konsistensi AHRT
Kembalinya Mario Suryo Aji ke Eropa tahun ini menandai keikutsertaan musim keenam bagi Astra Honda Racing Team (AHRT) di FIM CEV International Championhsip (FIM CEV). Konsistensi ini menjadi komitmen AHM untuk terus melakukan penjenjangan para pebalap muda bertalenta menuju mimpi tertinggi mereka.
 
”Kami berupaya terus konsisten menemani pebalap muda Indonesia mengejar mimpi mereka dalam berbagai situasi dan kondisi. Kami berharap semakin banyak pebalap Tanah Air yang membanggakan Bangsa Indonesia di ajang tertinggi,” ujar Andy Wijaya, Deputy General Manager Marketing Planning & Analysis AHM.
 
FIM CEV merupakan salah satu ajang yang menjadi jembatan berbagai pebalap menuju arena Grand Prix (GP). Tahun ini, 13 rider di GP Moto3 dan GP Moto2 berasal dari FIM CEV. AHRT sendiri sudah berpartisipasi pada FIM CEV sejak 2015 dan sudah menurunkan empat pebalap binaan.
 
”Angkatan” pertama adalah Dimas Ekky Pratama, turun di kelas FIM CEV Moto2 Eropa. Dimas yang sudah berhasil menggapai kursi Honda Team Asia pada GP Moto2 2019 itu membalap di FIM CEV hingga 2018. Prestasi tertingginya di sana adalah menginjakkan kaki di podium 3 seri Catalunya 2017 serta Albacete 2018.
 
Lalu datang Andi Farid Izdihar (Andi Gilang) yang saat ini membalap bersama Honda Team Asia di GP Moto2 2020. Andi berkiprah di kelas FIM CEV Moto3 pada 2016 dan 2017, kemudian naik kelas ke FIM CEV Moto2 Eropa pada 2019.
 
Gerry Salim menjadi pebalap ketiga binaan AHM yang dikirimkan ke ajang tersebut. ”Arek Suroboyo” yang juga pernah membalap bersama Honda Team Asia (Replace rider GP Moto3 Mugello 2019 dan GP Moto2 Aragon 2019) itu berlaga di kelas FIM CEV Moto3 pada 2018, dan FIM CEV Moto2 tahun 2019.
 
Terakhir, menyusul Mario Suryo Aji yang bergabung pada 2019 di kelas FIM CEV Moto3. Mario secara gemilang menunjukkan bakat besarnya, mampu finish keempat pada debut di Sirkuit Estoril 2019. Saat ini Mario diharapkan mampu kembali bersaing dan mengibarkan Merah Putih di kancah Eropa.
 
” Ikut bangga dan mendukung apalagi ke 2 pembalap berasal dari Jawa Timur yakni Surabaya dan Magetan . Semoga mendapatkan hasil yang terbaik” kata Suhari selaku Marcomm & Development Div Head MPM.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.