Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, yang juga isteri Wakil Gubernur Jatim, Arumi Bachsin mengaku malu saat disuntik vaksin Covid 19.

Didampingi sang suami, Arumi terlihat tegang saat tim medis menyuntikkan vaksi Covid 19. “Udah tarik nafas dalam-dalam, pegangan tangan, siap-siap teriak, eeh ternyata ga sakiit (malu akutuh ),”Terang Arumni yang diposting akun IG nya, @arumibachsin_94.

Menurut Arumi, dirinya mendapat giliran di vaksin Covid 19 sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur. “Hari ini giliran aku yang di vaksìn Covid 19 dalam kapasitas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

Arumi juga menjelaskan bahwa dirinya tidak ikut bersamaan di vaksin dengan sang suami Emil Dardak. “Kemarin banyak yang nanya, kenapa aku nggak ikut divaksinasi bareng mas Emil padahal sudah diumumkan sebagai ketua PKK Jatim turut ikut pencanangan vaksinasi, nah mudah-mudahan sudah terjawab ya. Memang aku sempat disarankan untuk jeda dulu, sekalian hikmahnya bisa bantu mas Emil memantau reaksi pasca vaksin kemarin,” terang Arumi.

Selain malu, Arumi mengakui bahwa nyalinya ciut ketika hendak di vaksin. “Terimakasih ya mas Emil Dardak, yang udah mau nemenin aku yang nyalinya ciut.” Pungkas Arumi Bachsin. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Ponorogo membagikan paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19,

Selain itu juga diberikan bantuan dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada Tenaga Kesehatan di Puskesmas kecamatan yang ada di Ponorogo.

Bupati Ponorogo, Drs H Ipong Muchlissoni menyambut baik kegiatan itu. “Ini sangat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Pandemi Covid 19,” Ucap Bupati Ponorogo, Rabu (15/04/2020).

Menurut Ketua Tim Penggerak PKK, sebanyak 500 paket sembako diserahkan kepada tukang ojek pangkalan, kuli gendong, tukang pijat tunanetra, sopir Angkutan Cerdas Sekolah (ACS) dan penyandang disabilitas. 100 paket APD juga dibagikan kepada tenaga medis yang ada di 31 Puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Ponorogo. “Sambil menunggu pendataan untuk menyalurkan Bantuan Sosial, kita berharap masyarakat yang menerima bantuan ini dapat hidup normal ditengah pandemi,” Lanjut Bupati Ipong Muchlissoni.

Selain Sembako, juga Alat Pelindung Diri (APD) juga diberikan kepada Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kecamatan. (Foto – Hariyogi)

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta seluruh masyarakat untuk tetap bersabar. “ Tetap prioritaskan kesehatan kita, patuhi protokol kesehatan dan senantiasa berdo’a kepada Alloh SWT, agar kita mendapatkan perlindunganNya.” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, pihaknya membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat yang terdampak langsung covid-19 serta 100 paket APD kepada tenaga medis yang ada di Puskesmas. “Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo juga akan membagikan 100 ribu masker kepada masyarakat. Ini adalah upaya kita bersama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menanggulangi dampak Covid 19,” Ucap Sri Wahyuni.

Sri Wahyuni berharap, bantuan yang diberikan dapat sedikit mengurangi dampak Covid 19. “Pandemi Covid 19 ini membuat masyarakat di Ponorogo untuk banyak berdiam di rumah, sehingga kehidupan ekonomi mereka terganggu, kita berharap pandemi ini dapat segera berakhir, dan kepada masyarakat kita berikan bantuan sembako ini, belum semua tetapi sambil menungu pendataan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menyalurkan Bantuan Sosial, TP PKK memberikan bantuan ini.” Pungkas Sri Wahyuni.

Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai relawan dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo. (ADV/Gie/Gin).

Peliput : Hariyogi Wijanarko

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Sebagai bentuk kepedulian dalam mengatasi dampak sosial wabah Covid 19, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo membagikan paket sembako, masker dan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tim medis.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo, Sri Wahyuni, S. Sos menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam menghadapi dampak sosial adanya wabah Covid 19 di Kabupaten Ponorogo. “Hari ini kita membagikan 500 paket sembako, 100 ribu masker dan 100 Alat Pelindung Diri (APD), ” Ucap Sri Wahyuni.

Sri Wahyuni yang juga anggota DPR RI itu juga menjelaskan bahwa paket sembako dibagikan kepada mereka yang terdampak langsung wabah Covid 19. “Kita bagikan kepada tukang pijat, Kuli Gendong, Tukang Ojek pangkalan, Sopir Angkot, Sopir Angkutan Cerdas Sekolah, dan Disabilitas, ” Jelas Sri Wahyuni.

Selain itu, Sri Wahyuni juga mengatakan bahwa pihaknya juga membagikan 100 ribu masker yang dibagikan ke seluruh anggota PKK di Ponorogo. “Kita juga menyerahkan bantuan kepada tim medis di Puskesmas berupa 100 Alat Pelindung Diri (APD) kepada mereka, ” Tambah Isteri Bupati Ponorogo itu.

Diakhir keterangannya, Sri Wahyuni berharap dengan bantuan yang diberikan bisa mengurangi dampak sosial bagi masyarakat yang terdampak langsung dengan adanya Wabah Covid 19. “Semoga dengan bantuan yang kita berikan akan meringankan beban mereka yang terdampak adanya wabah ini, dan semoga wabah Covid 19 segera berlalu dan kita semua dapat beraktivitas seperti biasa. ” Pungkas Sri Wahyuni. (Yah/Gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.