Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Program Pro Rakyat terus dilakukan oleh Wali Kota Madiun untuk membantu warganya.

Salah satunya, Warga Kota Madiun yang Lanjut Usia yang sudah Ngebrok atau sudah tidak bisa beraktifitas di Kota Pendekar itu mendapatkan bantuan Rp 2,5 juta setiap tahun.

Wali Kota Madiun, H Maidi pun berkesempatan menyerahkan langsung bantuan tersebut.

“Hari ini saya gowes blusukan lagi, mampir ke salah satu rumah mbah Tumi (72) di jalan tuntang dan Mbah Tuminem (76) di jalan Kampar untuk memberikan bantuan Dana Bansos bagi Lansia Non Potensial (ngebrok) dari Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial PP PA,”Ucap Wali Kota.

Menurut Wali Kota, nilainya sejumlah Rp. 2.500.000 setiap tahun. “Bantuan tersebut akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan lansia tersebut. Dana ini saya terimakan kepada yang merawat lansia penerima manfaat, ahli waris, tetangga atau ketua RT,”Terang Wali Kota.

Wali Kota Maidi merasa senang budaya saling peduli antar tetangga masih tertanam kuat diwilayahnya. “Misalnya tetangga mbah Yumi, tiap hari selalu datang menjenguk, membawa makanan atau paling tidak mengajak ngobrol, menghibur. Saya harap budaya luhur ini tidak luntur. Saya berpesan, selalu jaga kesehatan, bila ada tamu tetap prokesnya dijalankan kalo obatnya habis nanti saya cukupi,”Ucap Wali Kota.

Di Kota Madiun, tercatat ada 180 lansia yang mengalami kondisi ngebrok atau sudah tidak bisa beraktifitas. “Bantuan akan diterimakan bertahap, tahap pertama sebanyak 155 penerima, sisanya di tahap berikutnya.Semoga bantuan ini bisa membantu untuk merawat Mbah Kung dan Mbah Uti.”Pungkas Wali Kota Maidi. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Upaya maksimal terus dilakukan oleh Wali Kota Madiun agar Kota Pendekar bisa melewati PPKM Level 4 yang saat ini masih berlaku.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Maidi saat mengunjungi Lapangan 1 Dapur 1 RT di Perum Asabri Jalan Wanudya Bakti Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, Jum’at (23/07).

Salah satunya menurut Walikota Madiun, H Maidi, Pemerintah Kota Madiun membantu mempersiapkan makan untuk warga yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman). “Kita menjamin warga yang Isoman bisa makan 3 x sehari. Makanan tersebut diambil dari dapur umum RT setempat,” ujar Wali Kota.

Wali Kota Madiun, H Maidi saat meninjau secara langsung Dapur Umum yang melayani warga Isoman di Kota Madiun

Wali Kota juga menambahkan bahwa Dapur Umum diambil dari warung terdampak di setiap RT. “Dengan memberdayakan warung, maka selain meringankan beban pemilik UMKM juga membantu menyediakan makanan bagi warga yang Isoman,” lanjut H Maidi.

Selain pemberian makan untuk warga isoman dilakukan 3x sehari, Wali Kota juga menitipkan vitamin dan masker ke ketua RT. “Bagi masyarakat yang merasa tidak enak badan, dapat mengambil ke RT dan melakukan Isolasi Mandiri sambil terus kita pantau kondisinya,” terang Wali Kota Maidi.

Warga Kota Madiun yang menjalani Isoman saat menerima bantuan makanan

Wali Kota Maidi juga menyampaikan bahwa dengan adanya Pandemi Covid 19 ini Rukun Tetangga sangat luar biasa daya ungkit kebersamaannya. “Untuk itu Pemkot Madiun mendukung dengan menyiapkan Masker Gratis, Vitamin Gratis dan Sembako Gratis. Saat ini ada 300 an warga Madiun yang melakukan Isoman,” jelas Wali Kota.

Upaya lain yang dilakukan oleh Pemkot Madiun diantaranya adalah membuka Layanan Gawat Darurat 112. “Besuk kita buka Rumah Sakit Lapangan, Rusunawa juga kita buka dan Isolasi Mandiri kita cukupi, dengan apa yang kita lakukan kita berharap PPKM Level 4 di Kota Madiun bisa dilonggarkan dan jumlah Pasien Positif yang sembuh bisa terus meningkat dan jumlah yang meninggal dunia juga bisa menurun.” Pungkas Wali Kota Madiun, H Maidi. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi, terus berbenah untuk kemajuan dan keindahan kota yang dipimpinnya itu.

Bahkan tak segan, dirinya turun langsung dan ikut memegang cangkul untuk membenahi kotanya agar terlihat indah dan tanamannya bisa bermanfaat.

Menurut Maidi, tanaman itu bukan hanya hiasan. “Tapi juga sumber kehidupan. Tanaman mampu memberikan manfaat bagi manusia. Tapi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama, maka tanaman perlu dirawat,”Terang Maidi melalui akun instagramnya, @pakmaidi.

Lebih lanjut Maidi menyebutkan bahwa dirinya sejak dulu memang suka dengan berbagai tanaman. “Apalagi yang berbunga. Kegemaran inipun ingin saya tularkan kepada masyarakat. Maka, saya bangun banyak taman. Lahan kosong juga ditanami. Tidak hanya tanaman hias, tapi juga tanaman obat,” lanjutnya.

Saat menjadi Wali Kota, H Maidi banyak menanam bunga dan tanaman obat di lahan yang kosong. “Salah satunya seperti di Taman Bantaran Kali dan Taman Lalu Lintas. Saya ikut merawat tanaman di sana. Rasanya senang sekali ketika melihat bunga-bunga bermekaran. Apalagi, kalau banyak masyarakat yang ikut menikmati. Saya tambah bahagia,”ujarnya.

Wali Kota Maidi berpesan agar semua pihak ikut menjaga tanaman supaya tetap indah dan bisa dinikmati lebih lama.

“Tapi saya pesan, mari ikut menjaga tanaman supaya tetap indah dan kita bisa menikmatinya lebih lama.”Pungkasnya. (Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.