Siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo menerima SK dari Bupati
Sebanyak 125 anak di Ponorogo yang berasal dari jenjang SD, SMP dan SMP bersiap mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pengarahan dan penyerahan SK Bupati Ponorogo tentang penetapan peserta didik baru Sekolah Rakyat di UPT Sentra Industri dan pemeriksaan kesehatan peserta didik rintisan Sekolah Rakyat tahun akademik 2025/2026 di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (14/07/2025).
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, Drs. H. Nurhadi Hanuri M.M, kegiatan pembelajaran di Sekolah Rakyat akan dimulai pada 24 Juli 2025 mendatang.
“Perlu kita syukuri, Ponorogo mendapatkan jatah Sekolah Rakyat. Secara bertahap akan terus berjalan. Berdasarkan rencana, tanggal 24 Juli nanti akan dimulai proses pembelajaran tahap pertama jika sudah selesai pengerjaan sarana dan prasarananya,” Ucap Kadindik.
Untuk peserta didik, Nurhadi menyampaikan total ada 125 peserta didik.
“Satu rombongan belajar untuk SD sebanyak 25 siswa, dua rombel jenjang SMP sebanyak 50 siswa dan dua rombel SMA sebanyak 50 siswa. Hari ini juga kita laksanakan test kesehatan sekaligus mengetahui hobi masing-masing anak, sehingga bisa memaksimalkan potensi yang ada, ” Jelasnya.
Selain persiapan tempat belajar yaitu di sentra Industri, Nurhadi Hanuri menyampaikan bahwa pihaknya telah selesai mempersiapkan tenaga pengajar.
“Kami sudah menyelesaikan perekrutan tenaga pengajar yaitu untuk Tenaga pendidik sebanyak 16 guru, kemudian ada wali asrama, wali asuh, operator yang jumlahnya ada 9 orang, ” Tambahnya.
Kadindik berharap Sekolah Rakyat di Ponorogo berjalan lancar dan nantinya memperoleh hasil yang maksimal.
Kang Bupati Sugiri Sancoko dalam sambutannya menyampaikan apresiasi.
“Saya berharap guru-guru di sekolah rakyat bisa mendidik anak-anak ini menjadi orang yang luar biasa, ditangan mereka lah nantinya negeri ini akan dilanjutkan pembangunannya, ” Jelas Kang Bupati.
Kepada anak-anak, Kang Giri meminta agar bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.
“Nantinya malam akan mengaji, siang belajar ilmu pengetahuan, kedisplinan, karakter sehingga nanti kalau lulus akan ganteng-ganteng, wangi, pintar-pintar dan masa depan cerah,” Jelas Kang Giri.
Dan kepada para orang tua, Kang Giri berharap mengikhlaskan anak-anak mereka untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Serahkan anak-anak kepada kami agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak melalui program Boarding School sehingga bisa memutuskan mata rantai kemiskinan di masa yang akan datang, sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, ” Ucap Kang Giri.
Usai memberikan sambutan, Kang Giri menyerahkan SK kepada 15 siswa perwakilan dari total 125 siswa Sekolah Rakyat di Ponorogo. (yahya).














