Hujan ringan hingga lebat terus terjadi di Pacitan akhir-akhir ini.
Padahal menurut sebagian besar orang, saat ini sudah waktunya musim kemarau.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Erwin Andriatmoko kepada Madiunraya.com, Senin (19/05/2025).
Menurut Erwin, saat ini merupakan musim Pancaroba atau peralihan dari Musim Penghujan ke Musim Kemarau.
“Sesuai dengan rilis dari BMKG Juanda, saat ini sudah memasuki Pancaroba, namun terjadi gangguan atmosfir sehingga beberapa wilayah di Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Pacitan terjadi hujan lebat,”terang Erwin.
Dia melanjutkan bahwa sesuai prediksi BMKG, hujan lebat itu tetap saja terjadi hingga tanggal 28 Mei 2025.
“Dari tanggal 17 hingga 28 Mei dimungkinkan terjadi hujan lebat,”tambahnya.
Untuk itu Erwin meminta masyarakat waspada jika terjadi hujan yang cukup deras.
“Kami menghimbau agar warga Pacitan senantiasa waspada saat hujan melanda. Ancaman tanah longsor dan banjir bisa saja terjadi dan kita tidak mungkin menghindari kemungkinan bencana, hanya saja kita bisa meminimalisir tejadinya korban saat bencana terjadi,”lanjutnya.
Kemungkinan setelah tanggal 28 Mei, Erwin mengatakan sudah tidak ada hujan lagi di Pacitan.
“Jadi itu merupakan perkiraan dari BMKG. Prediksinya terjadi musim kemarau yang kering, sehingga dimungkinkan kemarau musim ini akan lebih panjang dari biasanya,” jelasnya.
Dia juga menghimbau agar warga Pacitan bersiap menghadapi kemarau Panjang di tahun ini.
“Ancaman kekeringan diprediksi masih terjadi di beberapa tempat di Pacitan, terutama di wilayah pegunungan. Namun, kami dari BPBD Kabupaten Pacitan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memitigasi kemungkinan bencana apapun yang akan terjadi di Pacitan, termasuk kekeringan saat musim kemarau.”tutup Erwin. (yah/gin).
Peliput : Yahya Ali Rahmawan
Penyunting : Agin Wijaya













