Senyum tipis tersungging di wajah Bohari (75), seorang penarik Becak Motor (Bentor) asal Kelurahan Sidoharjo Pacitan saat bertemu dengan Madiunraya.com didepan Puskesmas Pacitan Kota, Kamis (22/01/2026).
Kakek 5 cucu itu mengaku sudah menjalani profesi penarik becak semenjak tahun 1989 atau sudah 37 tahun.
“Dulu becak kayuh Mas, tetapi sejak tahun 2018 atau 8 tahun terakhir becak saya modif menjadi Becak Motor dengan menggunakan Motor Suzuki RC tahun 1994, karena tubuh saya tidak sekuat dulu saat mengayuh becak,” jelasnya.
Suka duka menjadi Penarik Bentor sudah dialami Mbah Bohari, panggilan akrabnya. Salah satunya saat Asam Urat yang diidapnya kumat.
“Dulu saya merokok dan ngopi Mas, sehari bisa dua bungkus dan minimal 4 gelas kopi, seperti sudah menjadi kebiasaan. Namun sejak terkena Asam Urat saya sudah mengurangi konsumsi kopi dan juga rokok, sekarang tinggal dua gelas kopi sehari dan merokok kalau pengin saja, mungkin dua batang sehari. Kalau Asam Urat saya kambuh, bisa tidak menarik seharian Mas, rasanya sangat menyakitkan di persendian, bahkan pernah tidak bisa bergerak sama sekali,” urai Mbah Bohari.

Untuk mengatasi itu (Asam Urat), Mbah Bohari mengatakan bahwa dirinya berobat ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
“Habisnya sudah banyak untuk mengobati Asam Urat, selain minum obat sesuai dengan resep yang diberikan, Pak Dokter menyarankan saya untuk rutin mengkonsumsi Susu Etawaku Platinum. Alhamdulillah, Asam Urat minggat,” lanjut Mbah Bohari.
Lebih lanjut Mbah Bohari mengungkapkan bahwa menurut Dokter Spesialis yang dia kunjungi, Susu Etawaku membantu meredakan nyeri tulang dan sendi.
“Saya merasakan sendiri, dengan mengkonsumsi Etawaku Platinum ini bisa meredakan nyeri sendi, rematik, asam urat, serta menjaga kepadatan tulang,” ungkapnya.
Dia berharap, bisa tetap beraktifitas seperti biasa tanpa gangguan asam urat.
“Biasanya saya menunggu penumpang di depan Puskesmas Pacitan Kota ini atau di depan Pasar Minulyo, ada beberapa pelanggan yang selalu saya antarkan. Dengan rutin minum Etawaku ini Alhamdulillah Asam Urat sudah jarang kambuh dan semoga sembuh selama-lamanya, nanti di Bulan Puasa saat penumpang banyak juga tetap bisa dan di Idul Fitri bisa bersilaturahmi dengan keluarga dan handai taulan, kuncinya minum Susu Etawaku Platinum saat berbuka dan saat Sahur. Pokoknya, kuat beraktivitas setiap hari.”Tutupnya.
Sementara salah satu pengguna, Herlina Savitri, manfaat utama Etawaku Platinum adalah membantu mengatasi masalah pernapasan (sesak, asma, TBC), meredakan nyeri sendi dan tulang, serta meningkatkan daya tahan tubuh karena kandungan susu kambing etawa murni, protein, vitamin, dan herbal yang diproses dengan teknologi evaporasi suhu dingin untuk menjaga nutrisi.

“Susu ini selain tepat untuk sumber energi dalam aktivitas harian juga cocok untuk Masyarakat yang memiliki mobilitas harian yang tinggi. Etawaku Platinum juga baik untuk pencernaan, membantu pertumbuhan anak, dan menjaga kesehatan tulang serta jantung. Membantu meredakan sesak napas, asma, batuk kronis, dan radang paru-paru, serta mendukung pengobatan TBC. Meningkatkan imun tubuh agar tidak mudah sakit, berkat kandungan beta-glukan. Melancarkan sistem pencernaan dan baik untuk penderita maag atau GERD karena lebih mudah dicerna daripada susu sapi,” terangnya.
Manfaat lain, lanjut Herlina, Susu Etawaku sangat membantu untuk kesehatan Anak dan Ibu.
“Diantaranya, merangsang pertumbuhan motorik dan kecerdasan anak. Meningkatkan produksi dan kualitas ASI,” lanjutnya.
Dia juga menambahkan bahwa Etawaku baik untuk kesehatan jantung.
“Baik untuk kesehatan jantung karena kandungan magnesiumnya tinggi.Selain itu kaya protein, vitamin kompleks, dan rendah lemak, menjadikannya sumber nutrisi lengkap,” jelasnya.
Dibandingkan dengan Susu yang lain, Etawaku memiliki keunggulan yaitu menggunakan teknologi evaporasi suhu dingin.
“Sehingga menjaga protein dan vitamin tetap utuh dan rendah gula, sehingga baik untuk penderita diabetes atau obesitas.”Tutupnya. (yah/gin)














