Ponorogo, MADIUNRAYA.com
Sebagai bentuk dukungan untuk kemajuan di bidang pendidikan, Kang Bupati Sugiri Sancoko menyumbang Rp50 juta untuk melengkapi sarana di Gedung Pendidikan Kauman.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Ponorogo usai meresmikan Gedung Pendidikan di Kecamatan Kauman, Senin (27/10/25).
Menurut Kang Bupati, sapaan akrabnya, Pendidikan di Ponorogo harus maju dan hebat, untuk itu sarana dan prasarana yang dibutuhkan harus tercukupi. Salah satunya adalah Gedung Pendidikan yang telah selesai dibangun dengan swadaya para guru.
Kang Bupati Sugiri Sancoko juga mengungkapkan mengungkapkan rasa bangga atas semangat gotong royong para guru yang kompak membangun gedung megah tersebut.
Ia meyakini, kekompakan itu mencerminkan tingginya dedikasi para guru terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kecamatan Kauman.
“Saya haru, bangga, dan bersyukur bahwa hari ini sudah berdiri gedung pendidikan hasil kerja keras guru dan semua pihak. Ini tempat berkumpul untuk kegiatan positif para guru menuju peradaban yang lebih baik. Saya mengapresiasi kekompakan para guru sehingga bangunan ini bisa berdiri dengan megah. Untuk itu saya ikut menyumbang 50 juta, nanti Baznas atau yang lain monggo melengkapi. Mari tuntaskan bersama, jangan lelah bahwa guru hebat harus mencetak generasi hebat,” ujarnya.
Kang Bupati berharap, dengan adanya Gedung Pendidikan di Kauman itu bisa membuat dunia Pendidikan, khususnya di Kecamatan Kauman bisa bertambah maju dan hebat.
“Gedung ini bisa menjadi pusat koordinasi, kegiatan, pentas dan juga ajang pameran hasil Pendidikan. Semoga murid-murid kita tambah cerdas dan berkharakter di masa yang akan datang.”Tutupnya.
Sementara Ketua panitia pembangunan, Sahudi menjelaskan proses Pembangunan Gedung itu yang dimulai akhir 2024 lalu.
“Pembangunan Gedung Pendidikan Kecamatan Kauman akhirnya rampung. Berdiri di lahan hibah seluas 1.425 meter persegi, fasilitas tersebut bakal digunakan sebagai pusat kegiatan dan pengembangan tenaga pendidik di wilayah Kecamatan Kauman. Proses pembangunan gedung yang terdiri dari tiga unit bangunan ini menelan biaya sekitar Rp1,2 miliar,”jelasnya.
Dana tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber, mulai dari swadaya guru PGRI Cabang Kauman, hasil penjualan aset KPRI, hingga dukungan dari Baznas Ponorogo.
“Alhamdulillah tanahnya sudah bersertifikat. Sumber dana dari anggota PGRI cabang Kauman sejak 2010 sampai 2024, KPRI yang menjual tanah, bantuan swadaya dari guru, dan kekurangannya diselesaikan baznas,” terangnya. (adv/yah/gin).














