Wingit  

Waduk Tukul Arjosari airi 600 Hektar Sawah dan jadi Destinasi Wisata baru di Pacitan

Pengunjung bermain ayunan di Waduk Tukul Arjosari
Pengunjung bermain ayunan di Waduk Tukul Arjosari

Pacitan, MADIUNRAYA.com

Bendungan yang diresmikan oleh Presiden ke 7 yaitu Joko Widodo pada tahun 2021 dan dinamakan Waduk Tukul, kini menjadi destinasi atau tujuan wisata baru di Kabupaten Pacitan.

Airnya yang berwarna hijau dan terletak diantara pegunungan indah, membuat banyak wisatawan tidak mau melewatkan eksotisme tempat tersebut.

Setelah mengunjungi Pantai Teleng Ria atau Pancer Door, kemudian mandi di Pemandian Air Hangat, wisatawan akann meneruskan perjalanan ke Waduk Tukul di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan.

Dibangun sejak tahun 2013 atau pada masa pemerintahan Presiden ke 6 yang asli Pacitan yaitu Susilo Bambang Yudhoyono, Waduk Tukul selesai dan diresmikan 8 tahun kemudian.

Dibangun dengan membendung aliran Sungai Telu, dan memiliki kapasitas penampungan 8,68 juta meter kubik. Adapun luas genangan mencapai 44,81 hektar.

Kini, setelah 4 tahun beroperasi Waduk Tukul menjadi tempat pengendali banjir sekaligus bisa mengairi sawah seluas 6 hektar juga menyediakan sumber air bagi masyarakat Pacitan sebesar 300 liter per detik.

Bahkan, Waduk Tukul juga dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga mikro hidro 2×132 kilowatt.

Bendungan yang dibangun dari anggaran APBN sebesar 934,8 Miliar tersebut kini menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Pacitan.

“Pacitan semakin lengkap. Ada Gua, Pantai, Sungai, Pegunungan, Air Hangat, Museum dan Galeri Seni SBY ANI, Pondok Pesantren Tremas dan Waduk Tukul.”Ucap Fatih, salah seorang pengunjung. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya