Menuju ISP Kelas Dunia, Starlite Pacitan Hadirkan Trainer Teknisi dari Jepang

Yoshida Kazuki, dari Starlite Training Center saat memberikan pelatihan IKR
Yoshida Kazuki, dari Starlite Training Center saat memberikan pelatihan IKR

Pacitan – MADIUNRAYA.com

Komitmen menghadirkan layanan internet berkualitas internasional terus dilakukan oleh Starlite Pacitan.

Sebagai penyedia layanan Internet Service Provider (ISP) yang terus berkembang, Starlite menghadirkan pelatihan khusus bagi teknisi dengan menghadirkan trainer asal Jepang, Yoshida Kazuki, bersama Gaga Prima Dermaga Cahaya dari Starlite Training Center.

Sebanyak 10 teknisi Starlite Pacitan mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi dengan materi utama mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP), keselamatan kerja (safety), serta standar kualitas pemasangan jaringan pelanggan, Kamis (20/08/2026).

Pelatihan ini bertujuan menyamakan standar teknis pemasangan jaringan agar kualitas layanan Starlite mampu bersaing dengan ISP berkelas internasional.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan prosedur kerja yang tepat, mulai dari proses instalasi jaringan, penggunaan perangkat, hingga penerapan keselamatan saat bekerja di lapangan.

Salah satu perhatian utama adalah penggunaan alat pelindung diri seperti helm dan sabuk pengaman ketika melakukan pemasangan jaringan di lokasi pelanggan.

“Harapan kami keselamatan kerja seperti penggunaan helm dan sabuk pengaman benar-benar dipakai atau diimplementasikan saat teknisi melaksanakan pemasangan jaringan,” ujar Gaga Prima Dermaga Cahaya.

Menurut Gaga, kualitas layanan internet tidak hanya ditentukan oleh perangkat teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang melakukan instalasi jaringan.

Teknisi yang bekerja sesuai SOP akan mampu menghasilkan jaringan yang lebih stabil, aman, dan optimal.

Sementara itu, Yoshida Kazuki menekankan bahwa kualitas pengerjaan jaringan menjadi faktor penting dalam menghadirkan kecepatan internet yang maksimal.

Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan infrastruktur digital yang maju, sehingga standar pengerjaan teknis menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi.

“Agar kecepatan internet di Indonesia bisa cepat seperti di Jepang, yaitu sekitar 200–300 Mbps, diperlukan kualitas saat pengerjaan jaringan. Infrastruktur yang baik harus didukung oleh teknisi yang memiliki standar kerja tinggi,” jelas Yoshida Kazuki.

Pelatihan tidak hanya dilakukan melalui penyampaian teori di dalam ruangan, tetapi juga dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan.

Para peserta diberikan kesempatan untuk menerapkan prosedur pemasangan jaringan secara benar, termasuk penggunaan alat keselamatan kerja dan teknik instalasi yang sesuai standar.

Dari pihak Starlite Pacitan, Anwar Sanusi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan dan menyamakan standar pemasangan jaringan dengan standar internasional.

“Starlite bukan ISP biasa. Kami ingin menunjukkan bahwa ISP di Indonesia juga mampu memiliki kualitas yang sejajar dengan ISP luar negeri. Jepang menjadi salah satu parameter teknologi yang perlu diadopsi agar masyarakat Pacitan, khususnya, dapat merasakan kualitas internet seperti di negara maju,” ungkap Anwar Sanusi selaku HRD PT Lentera Digital Nusantara.

Menurutnya, peningkatan kualitas teknologi harus tetap diiringi dengan komitmen memberikan layanan yang terjangkau bagi masyarakat. Starlite berupaya menghadirkan internet berkecepatan tinggi dengan harga yang tetap dapat dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat.

Saat ini, Starlite menghadirkan layanan internet dengan kecepatan hingga 200 Mbps dengan harga mulai Rp100.000 per bulan.

Melalui peningkatan kompetensi teknisi dan penerapan standar kerja internasional, Starlite optimistis mampu memberikan pengalaman internet yang cepat, stabil, aman, dan berkualitas bagi masyarakat Pacitan.

Langkah menghadirkan trainer dari Jepang menjadi bukti bahwa pengembangan teknologi tidak hanya berfokus pada perangkat, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia yang mengoperasikan dan menjaga infrastruktur digital.

Dengan standar pelayanan yang terus ditingkatkan, Starlite Pacitan berkomitmen menuju transformasi sebagai ISP berkelas internasional dari daerah untuk Indonesia.