Berita  

Dari Pelosok Desa Tumpuk, Aigo Bawa Mimpi ke Pentas Nasional: Siswa SD Ini Berlaga di Liga TopSkor Championship 2026

Cemriey Aigo Kusuma, siswa berusia 10 tahun asal SD Negeri 2 Tumpuk atlet Sepak Bola potensial dari Pelosok Desa.
Cemriey Aigo Kusuma, siswa berusia 10 tahun asal SD Negeri 2 Tumpuk atlet Sepak Bola potensial dari Pelosok Desa.

PACITAN — MADIUNRAYA.com

Mimpi besar terkadang tumbuh dari tempat yang sederhana. Dari sebuah desa di pelosok, dari lapangan kecil tempat anak-anak berlari mengejar bola, lahir sebuah cita-cita untuk menembus panggung sepak bola nasional.

Kisah itu datang dari Cemriey Aigo Kusuma, siswa berusia 10 tahun asal SD Negeri 2 Tumpuk, Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan. Sejak duduk di bangku TK, Aigo sudah akrab dengan sepak bola. Kecintaannya terhadap si kulit bundar terus tumbuh hingga mengantarkannya menjadi salah satu pemain muda yang diperhitungkan di level lokal.

Kerja keras dan ketekunannya berbuah manis. Aigo berhasil menjadi top skor di liga lokal, sebuah pencapaian yang kemudian membuka jalan baginya untuk tampil di panggung yang lebih besar: Liga TopSkor Nasional Championship U-10 2026.

Dalam ajang bergengsi tersebut, Aigo dipercaya memperkuat Pendowo FC Sidoarjo. Ia harus bersaing dengan talenta-talenta muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi seorang anak yang tumbuh dari pelosok Desa Tumpuk, kesempatan itu tentu menjadi pengalaman luar biasa.

Dengan mata berbinar dan semangat yang membara, Aigo menapaki lapangan hijau di ASIOP Football Academy Training Ground, Sentul City. Di tengah atmosfer pertandingan yang jauh lebih besar dibandingkan kompetisi yang selama ini ia ikuti, bocah kelahiran lapangan desa itu tampil penuh percaya diri.

Berposisi sebagai penyerang tengah atau striker, nomor punggung 12, Aigo menunjukkan kelincahan, keberanian dan kemampuannya mengolah bola. Ia berusaha memberikan permainan terbaik untuk membantu Pendowo FC Sidoarjo meraih hasil maksimal.

Perjalanan timnya akhirnya berbuah prestasi. Setelah melalui rangkaian pertandingan dengan kerja keras dan perjuangan seluruh pemain, Pendowo FC Sidoarjo berhasil meraih Juara 3 Bersama (3rd Place) TopSkor Nasional Championship U-10 2026 kategori Plate.

Pertandingan babak semifinal berlangsung di ASIOP Football Academy Training Ground, Sentul City, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Bagi Aigo, pencapaian tersebut bukan sekadar tentang sebuah medali atau posisi di klasemen. Lebih dari itu, Liga TopSkor Nasional menjadi ruang belajar untuk mengenal atmosfer kompetisi tingkat nasional, menambah pengalaman, sekaligus membentuk mentalnya sebagai pemain muda.

Saat ditemui awak media pada Selasa (11/8/2026), Aigo mengungkapkan rasa syukurnya bisa mendapatkan kesempatan bermain di ajang tersebut.

“Alhamdulillah saya bisa bermain di Liga TopSkor Nasional,” ucap Aigo dengan tulus.

Di balik tubuh mungilnya, tersimpan mimpi yang jauh lebih besar. Ia ingin terus berlatih, meningkatkan kemampuan dan suatu hari nanti mengenakan seragam Tim Nasional Indonesia.

Bukan hanya ingin bermain untuk Timnas, Aigo bahkan menyimpan cita-cita membawa Indonesia tampil dan berprestasi di Piala Dunia.

Harapan itu ia sampaikan dengan polos, tetapi penuh keyakinan. Sebuah mimpi yang mungkin terdengar besar bagi seorang anak berusia 10 tahun, namun justru dari mimpi-mimpi besar itulah perjalanan seorang pesepak bola sering kali dimulai.

Kisah Aigo menjadi bukti bahwa talenta tidak mengenal batas tempat. Dari pelosok Desa Tumpuk, seorang bocah dengan sepatu bola dan mimpi besar kini telah menginjakkan kaki di panggung sepak bola nasional.

Hari ini mungkin Aigo baru berusia 10 tahun. Perjalanannya masih panjang. Namun satu langkah penting telah ia lewati: berani bermimpi, berani berjuang, dan berani bersaing.

Dari lapangan desa menuju Sentul City. Dari liga lokal menuju panggung nasional.

Dan mungkin, suatu hari nanti, nama Cemriey Aigo Kusuma bukan lagi sekadar nama seorang siswa SD dari Desa Tumpuk, melainkan menjadi nama yang berdiri di bawah bendera Merah Putih, membela Timnas Indonesia di panggung dunia.