Median atau pemisah jalan di Jalan Urip Sumoharjo Ponorogo dibongkar setelah rangkaian proses pengerjaan Face Off di jalan sepanjang 850 meter itu dimulai pada Senin (30/05/2022).
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Seni, proses Face Off di Jalan Urip Sumoharjo sudah dimulai.
“Selain pembongkaran median jalan juga bersamaan dengan penanaman pohon di sisi selatan. Dua kegiatan itu bakal berlangsung beberapa hari kedepan,” jelas Seni.
Dalam proses pengerjaan face off itu membuat pihak terkait seperti Satlantas Polres Ponorogo dan Dishub Ponorogo menutup arus dari arah timur (Pasar Legi) menuju ke barat (Tambak Bayan).
“Pengendara tidak dapat masuk dari timur dan barat. Penutupan jalur itu atas koordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polres Ponorogo,”lanjut Seni.
Lebih jauh Seni mengungapkan bahwa pekerjaan face-off Jalan Urip Sumoharjo segera dimulai setelah median jalan sepanjang 850 meter itu selesai dibongkar.
“Untuk pohon peneduh di sisi utara lebih dulu selesai ditebang. Kami memastikan pembongkaran median dan penanaman pohon di sisi selatan akan selesai secara bersamaan. Kegiatan ini sebelumnya sudah disosialisasikan ke masyarakat,”lanjutnya.
Seni juga menjelaskan bahwa trotoar untuk pejalan kaki di Jalan Urip Sumoharjo akan dipercantik dan dilebarkan dua meter di dua sisi yang ada.
“Dengan begitu, masing-masing pejalan kaki selebar lima meter. Pembatas jalan di tengah juga dibongkar karena hendak dijadika satu jalur dari barat ke timur. Pembangunan pedestrian Jalan Urip Sumoharjo itu menyusul Jalan Hadji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto dan Jalan Jenderal Sudirman.”Tutup Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo, Seni. (red)
