Tidak Dimanfaat dengan baik, Saluran Telepon 110 sering Nge Prank Polisi

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar. (Foto - IG AKBP Ayub Diponegoro Azhar)
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar. (Foto - IG AKBP Ayub Diponegoro Azhar)

Pacitan, MADIUNRAYA.com

Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar meminta masyarakat agar memanfaatkan saluran telepon 110 jika mengalami kesulitan ataupun melihat keadaan yang genting.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Pacitan, dalam acara gathering Bersama Awak Media di RM Arum Manis Joglo, Sabtu (17/05/2025).

Kapolres yang baru menjabat selama satu bulan itu menyatakan pihaknya akan pro aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Pacitan.

“Kami menyiapkan saluran telepon 110 bagi masyarakat yang perlu mendapatkan respon cepat dari Kepolisian,” jelas AKBP Ayub.

Namun selama ini saluran tersebut tidak bisa dipergunakan sebagaimana mestinya, lanjut Kapolres Pacitan.

“Kami menyiapkan 3 orang admin dan 3 unit PC untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat yang mengalami peristiwa genting dan membutuhkan respon cepat dari petugas Kepolisian. Namun kebanyakan laporan yang masuk malah nge prank kami (petugas). Ada suara knalpot brong dan laporan prank lainnya. Mungkin mereka pernah mengalami peristiwa tidak enak dengan kami dan membalas melalui saluran 110 itu,” lanjut AKBP Ayub.

Secara tegas Kapolres Pacitan meminta masyarakat kembali menggunakan saluran 110 untuk mempercepat respon dari petugas jika terjadi peristiwa yang mengancam keamanan dan ketertiban.

“Tentunya laporan yang bertanggung jawab yang akan kami tindak lanjuti dengan baik,”tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres yang baru menjabat satu bulan ini juga menyampaikan bahwa selama ini pihaknya berusaha merespon laporan masyarakat semaksimal mungkin.

“Aksi-aksi kriminal, premanisme, penyakit masyarakat dan lainnya akan kami tindak tegas dan memastikan keamanan serta ketertiban di Pacitan tetap terjaga dengan baik,” ujar AKBP Ayub.

Dia juga memastikan kasus-kasus Pekerjaan Rumah yang masih ada akan terus diungkap Kembali.

“Seperti kasus perampokan Toko Emas di Donorojo, akan kami ungkap Kembali.”Tutupnya. (yah/gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Exit mobile version