Wujud rasa sayang, Operasi Yustisi di Ponorogo terus dilakukan

oleh -Dibaca oleh : 18173 Pemirsa
Wujud rasa sayang ke Warga, Operasi Yustisi terus dilakukan di Ponorogo
Wujud rasa sayang ke Warga, Operasi Yustisi terus dilakukan di Ponorogo

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya
Sebagai bentuk rasa sayang kepada warganya, Operasi Yustisi untuk menegakkan Protokol Kesehatan terus dilakukan di Kabupaten Ponorogo.

Seperti yang dilakukan di perbatasan Ponorogo – Magetan masuk Wilayah Kecamatan Sukorejo Ponorogo, Jum’at (29/10)

Hasilnya, sebanyak 22 warga di Ponorogo yang kedapatan tidak memakai masker terjaring razia petugas gabungan Operasi Yustisi yang dilakukan oleh aparat gabungan TNI-Polri, BPBD dan Satpol PP tersebut.

Kasat Samapta Polres Ponorogo AKP Edy Suyono, S.E mengatakan bahwa dalam rangka mengantisipasi lonjakan covid 19 Operasi Yustisi penegakkan prokes terus dilakukan dengan menyasar warga yang tidak menggunakan masker.

“Kali ini ada 22 warga yang kami berikan sanksi karena kedapatan tidak memakai masker,”ujarnya

Edy menjelaskan, ada 3 jenis Sanksi yang diberikan diantaranya sanksi administrasi, Sanksi Sosial dan sanksi teguran lisan.

“Warga yang dikenakan sanksi administrasi diwajibkan membayar denda dan sidang ditempat,” ungkapnya

Sedangkan warga yang diberikan saksi sosial Edy menyatakan diberikan sangsi Pus up dan menyanyikan lagu Indonesia raya. “Ini adalah wujud rasa sayang kami, agar masyarakat tidak tertular Covid 19. Jangan sampai mereka menjadi korban dengan terus menerapkan Protokol Kesehatan dan segera melakukan Vaksinasi, ” Ujar Edy.

Pada kegiatan ini petugas OPS Yustisi Gabungan juga memberikan edukasi betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan dimasa pandemi yang dibarengi dengan pembagian sejumlah masker.

Edy berharap, dengan disiplin Prokes tidak ada lonjakan covid 19 diwilayah Ponorogo “Dan covid 19 akan segera hilang,” pungkasnya.

Sementara menurut salah seorang warga yang bernama Mbah Yanto, dirinya memang tidak mengenakan masker saat mengendarai sepeda. “Kalau naik sepeda menggunakan masker biasanya sesak, terus tadi dihentikan oleh Pak Polisi dan Pak Tentara agar menggunakan masker. Saya ikut saja, untuk kebaikan kita semua, ” Ucap Mbah Yanto.

Mbah Yanto juga menyampaikan bahwa dirinya mengetahui ada wabah Covid 19.”Tetangga banyak juga yang meninggal, cuma kadang saya lupa memakai masker, Terima kasih sudah diingatkan. ” Pungkas Mbah Yanto. (Yah).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.