Ponorogo – Portal Madiun Raya
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ponorogo optimis menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019.

Dengan membawa semangat gotong royong, PDIP Ponorogo hari Selasa (17/07) mendaftarkan 45 bakal calon anggota legislatifnya ke KPU Ponorogo.

Dipimpin oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Ponorogo, Agus Widodo, puluhan bacaleg PDIP juga ikut mengantar berkas pendaftaran mereka yang diterima langsung oleh Ketua KPU Ponorogo, Muh Ikhwanudin Alfianto.

Menurut Agus Widodo, PDIP Ponorogo mendaftarkan 45 bacaleg yang terdiri atas 27 bacaleg laki laki dan 18 bacaleg perempuan. “Jadi keterwakilan perempuan dalam komposisi bacaleg kami adalah 40%”,ujar Agus.

Kita berharap, dengan semangat gotong royong PDIP Ponorogo mampu meraih 10 kursi di DPRD Ponorogo, sambung Agus.

Saat ditanya peta persaingan dengan Parpol yang lain Agus menjelaskan bahwa pertarungan dalam pemilu merupakab hal yang biasa. “Setiap 5 tahun sekali kita bertarung memperebutkan suara pemilih, jadi persaingan dengan adanya banyak partai tidak masalah bagi kami”,jelas Agus Widodo.

Yang terpenting adalah kita bersaing secara sehat dan fair dengan adu konsep dan gagasan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Ponorogo, pungkas Agus.

Sementara saat diwawancarai, salah seorang bacaleg PDIP Ponorogo, Prayudi BW, dirinya mendaftar caleg melalui PDIP karena merasa terpanggil. “Banyak hal yang belum tersentuh oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo, jika saya terpilih maka akan saya sumbangsihkan ide dan gagasan saya untuk kemajuan Ponorogo”,jelas Prayudi.

Beberapa anggota DPRD Ponorogo dari PDIP juga terlihat ikut mengantar pendaftaran bacaleg PDIP ke KPU seperti Agung Priyanto, Evi Dwitasari, dan Adi Sumitro. (yah/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya
DPC Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo mendaftarkan 39 Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ponorogo, Selasa (17/07).

Dipimpin oleh sang ketua, Miseri Efendi, SH MH, puluhan Bacaleg partai berlogo mercy tersebut menyerahkan berkas pendaftaran calon yang diterima langsung oleh Ketua KPU Ponorogo, Muh Ikhwanuddin Alfianto yang didampingi komisioner KPU Ponorogo yang lain.

Setelah penyerahan berkas dan pengecekan kelengkapan berkas melalui software Silon KPU, pendaftaran Bacaleg Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo dinyatakan diterima oleh penyelenggara pemilu tersebut.

Dalam wawancaranya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo, Miseri Efendi SH MH menyatakan bahwa hari ini partainya mendaftarkan 39 Bacalegnya. “Alhamdulillah, hari ini kita mendaftarkan sebanyak 39 Bakal Calon Legislatif DPRD Ponorogo”,ujar Miseri.

Untuk tahun 2019,kita tidak muluk muluk, setiap Dapil kita memiliki minimal satu wakil, dan kita berharap ada 8 sampai 10 kursi DPRD yang bisa diduduki, sambung Miseri Efendi.

Saat ditanya tentang peta persaingan dengan partai yang lain Miseri menyatakan bahwa pihaknya justru bersyukur akan adanya persaingan tersebut. “Dalam dunia politik persaingan itu biasa, dengan persaingan yang sehat dan fair akan melahirkan pemimpin yang kredibel dan akuntabel, kita justru mengucapkan terima kasih dengan adanya persaingan tersebut”,terang Miseri Efendi.

Pendaftaran Bacaleg Partai Demokrat Ponorogo tersebut juga dihadiri anggota DPRD Ponorogo dari partai tersebut diantaranya Drs H Marjuki, M.Si, Sugijanto, S.Sos, Edy Iswahyudi,SE,MSi, Sunoto,S.Sos, dan Widodo,SH. (yah/gin).

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyerahkan bantuan pupuk organik cair (POC) kepada DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo, Jum’at (8/6).

POC yang merupa nutris makanan bagi berbagai jenis tanaman itu, diserahkan langsung oleh ketua DPC PDI P Gunung Kidul, Endah Subekti Kuntariningsih, di kantor DPC PDI P Ponorogo.

Penyerahan bantuan POC sebanyak 37 box yang terdiri dari 5550 bungkus pupuk itu disaksikan langsung oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bambang Juwono dan Eko Suwanto, anggota DPRD Daerah Istimewa Yogjakarta.

Endah Subekti, yang didampingi oleh para pengurus DPC PDIP Gunung Kidul menyatakan, bantuana itu merupakan hasil gotong royong dari DPC PDIP Gunung Kidul. “Diharapkan bantuan itu bermanfaat bagi para petani atau masyarakat Ponorogo khususnya warga besar PDI Perjuangan”,ujar Endah Subekti.

Pupuk ini merupakan nutris makanan bagi tumbuhan apa saja baik agro, buah-buahanan, sayuran atau jenis tanaman lain. Tapi jangan mengabaikan pupuk kandang. Saya sudah mencoba di demplot dan hasilnya luar baisa, dengan pemakaian yang praktis karena berbentuk pasta, hanya mencampur 1 bungkus 50 gram, dengan 20 liter air setiap bungkusnya lalu disemprotkan ke daun tanaman, jelas perempuan berambut panjang itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Ponorogo, Agus Widodo menyampaikan terima kasih atas bantuan itu, dan langsung mendistribuskan kepada 21 PAC se Kabupaten Ponorogo untuk diteruskan ke ranting-ranting.

“Bantuan ini mudah-mudahan bermanfaat, karena sebagian besar warga PDI P Ponorogo adalah petani. Dan hari ini juga langsung kami distribusikan, sebagai alat perjuangan, gotong royong”, kata Agus Widodo.(yah/gin).

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Dihadapan ratusan Ibu Ibu Aisyiyah, Calon Wakil Gubernur nomor urut dua di Pilgub Jatim 2018, Puti Guntur Soekarno Putro berjanji akan memberdayakan lebih kaum perempuan. Hal tersebut disampaikannya di gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo, (07/06).

“Sebagai langkah awal kita akan melakukan Musrenbang Perempuan, dimana saat itulah akan kita berdayakan perempuan di bidang politik, sosial dan ekonomi”,ujar cucu Bung Karno tersebut.

Saat ini di Jawa Timur, pelaku ekonomi kreatif 52% nya adalah perempuan, dan kita akan tingkatkan lagi dimasa yang akan datang, sambungnya.

“Sementara untuk melindungi perempuan dan anak kita juga akan membuat regulasi yang mampu memberikan jaminan perlindungan bagi mereka terutama bagi wanita pekerja, dimana cuti hamil harus diperpanjang dan ada kesempatan yang lebih dalam merawat buah hatinya”,lanjut Puti.

Ini semua dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan keluarga keluarga yang sehat dan sejahtera menuju masyarakat Jawa Timur yang lebih maju, ucap Puti.

“Program kita yang utama adalah pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, untuk pendidikan akan kita buat SMA dan SMK gratis, di bidang kesehatan akan kita buat sistem koordinatif antar institusi yang membuat permasalah kesehatan menjadi simpel dan mudah serta di bidang kesejahteraan akan kita tumbuhkan UKM dengan program pro rakyat dalam bentuk kemudahan usaha sekaligus pemasarannta”,urai Puti.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan dialog dengan para peserta yang kebanyakan mengeluhkan masalah pendidikan terutama honor bagi pendidik yang masih kecil. Mendengar curhatan tersebut Puti menjelaskan bahwa akan membuat regulasi yang memungkinkan semua pihak terwakili. “Termasuk tunjangan bagi pendidik juga harus mendapat porsi perhatian yang lebih dari pemerintah, dan itu akan kami lakukan jika kami terpilih”,pungkas Puti Guntur Soekarno. (Yah/Gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Pelawak Kondang, H. Syakirun atau Kirun memperkenalkan Calon Gubernur nomor dua, Puti Guntur Soekarno Putro kepada masyarakat Desa Paringan Kecamatan Jenangan Ponorogo, Kamis (07/06).

Kirun yang saat ini aktif menjadi pendakwah menerangkan bahwa dirinya tidak berkampanye namun hanya sebatas mengajak kepada hadirin untuk melihat bibit, bebet, bobot dalam hal memilih pemimpin. “Carilah pemimpin yang memiliki bibit yang jelas serta berkualitas tinggi, itulah yang kita pilih menjadi pemimpin”,ujar Kirun.

Kalau Mbak Puti ini jelas, cucunya Bung Karno yang merupakan Proklamator Kemerdekaan Indonesia sehingga berideologi nasionalis, sedangkan Gus Ipul adalah cucunya KH Hasim Asyari yang merupakan ulama pendiri organisasi Nahdatul Ulama, urai Kirun.

“Apabila bibitnya jelas dan baik maka akan ada bebet dan bobot yang juga baik, ini semua adalah upaya untuk menjaga Jawa Timur dan Indonesia tetap kondusif dengan bersatunya nasionalis dan religius”,lanjut Kirun.

Sementara dalam perkenalannya, Puti Guntur Soekarno menjelaskan bahwa dirinya bersama Gus Ipul telah sepakat untuk membuat program kerja yang pro rakyat. “Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan adalah hal pokok yang menjadi prioritas kami dalam menentukan arah pembangunan Jawa Timur menjadi provinsi yang lebih maju lagi”,jelas Puti dihadapan ribuan masyarakat Desa Paringan dan sekitarnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Ngawi, Budi “Kanang”,Bambang Juwono, anggota DPRD Jatim, jajaran pengurus DPC PDIP Ponorogo dan tim sukses paslon nomor urut dua di Pilgub Jatim 2018. (yah/gin).

Ponorogo – Portal Madiun Raya
Mengunjungi Ponorogo dalam rangka silaturahmi, Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor 2, Puti Guntur Soekarno menyempatkan diri untuk berziarah di Makam Kyai Hasan Besari yang merupakan pembawa agama Islam ke Ponorogo pada haru Kamis, (07/06).

Didamping tim suksesnya, Mbak Puti diterima oleh juru kunci dan takmir Masjid Tegalsari.

Usai melakukan ziarah, Mbak Puti juga melakukan iktikaf di Masjid Tegalsari selama kurang lebih dua jam.

Dalam kesempatan tersebut, Mbak Puti menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama dengan timnya tersebut sebagau upaya nguri uri sejarah. “Selain bersilaturahim kita juga ingin mengenal sejarah yang ada, termasuk sejarah Islam di Ponorogo”,ujar cucu Bung Karno tersebut.

Tempat ini akan kita dorong untuk menjadi tempat wisata religi yang skalanya nasional sehingga akan menumbuhkan perekonomian bagi penduduk sekitar, sambungnya.

“Tempat ini harus terus dikembangkan dengan tetap menjaga nilai sejarahnya”,lanjut Mbak Puti.

Saat ditanya apa do’a saat iktikafnya, Mbak Puti menjelaskan bahwa dirinya berdo’a supaya dirinya bersama Gus Ipul menang dalam Pilgub Jatim 2018 ini. “Apabila kita diberikan kepercayaan maka akan kita tunaikan kewajiban kita menuju Jawa Timur yang lebih maju”,pungkas Mbak Puti. (yah/gin).

Ponorogo – Portal Madiun Raya

400 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengikuti dialog kebangsaan di Hotel Mahesa, Kamis (07/06).

Tema dialog kebangsaan tersebut adalah “Membangun Generasi Muda Mandiri dan Berwawasan Kebangsaa”, dengan pemateri Puti Guntur Soekarno sebagai politikus muda berprestasi dan Drs Fauzan, Mpd selaku rektor Universitas Muhammadiyah Malang serta dipandu moderator Bambang Logos atau Bambang Juwono, SH, M.Hum yang merupakan legislator DPRD Jatim dari PDI Perjuangan.

Dalam pemaparannya Drs. Fauzan,MPd,
mengajak peserta yang hadir untuk menjadi sosok yang maksimal. “Jadilah generasi maximize dan jangan jadi generasi minimize”,ujarnya.

Manusia selalu banyak alasan, terlalu kreatif dalan membuat alasan, itu merupakan kategori minimize, sambung Fauzan.

“Kalau ingin usaha, jangan hanya dipikirkan, tapi apa yang dipikirkan, segera dilaksanakan. Kalau di kita kebanyak dialog”,lanjut Rektor Unmuh Malang tersebut.

Kita harus miliki jenis kelamin yang jelas, artinya secara ideologis. jangan banyak diskusi, tapi eksekusi, untuk mencapai kemajuan yang maksimal, baik bagi kehidupan pribadi ataupun kehidupan sosial, pungkas Fauzan.

Sedangkan Puti Guntur Soekarno dalam materinya menyampaikan bahwa Pemuda harus cepat, kreatif, progresif. “Peran pemuda di jaman Soekarno, yang membuat Indoensia merdeka. Sejarah kita semua diwakili oleh pemuda, makanya pemuda disebut sebagai agen perubaahan”,ujar cucu Bung Karno tersebut.

Indonesia tahun 2035 akan surplus pemuda. Nah, pilihannga adalah mau ciptakan pekerjaan atau mencari pekerjaan?, banyak pekerjaan yang bisa diciptakan dengan modal kreatifitas dan ketekunan, sambung Puti.

“Untuk itu, marilah selalu berpikir kreatif, inovatif dan dilandasi dengan ketekunan maka pemuda jaman now akan menjadi agen of change menuju pemuda mandiri dan tentu saja memiliki wawasan kebangsaan”,pungkas Cawagub Jatim nomor dua tersebut.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan dialog yang cukup hangat antara peserta dan narasumber. (yah/gin).

Ponorogo – Portal Madiun Raya
27 hari jelang coblosan Pilgub Jawa Timur 2018, banyak survey yang dilakukan oleh berbagai pihak. Seperti yang dilakukan oleh Yahya, jurnalis Harian Bangsa di Ponorogo.

Yahya yang sudah 2 tahun menjadi wartawan media cetak di Harian Bangsa tersebut melakukan survey secara acak keterpilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur kepada 250 responden yang dia temui.

“Sebanyak 250 responden saya ambil secara acak di tiga lokasi yaitu Alun alun Ponorogo, Pasar Slahung dan Pasar Legi”,ujar Yahya, Kamis (31/05).

Hasilnya, pasangan nomor urut 1 yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak yang di dukung Partai Demokrat, Golkar, Nasdem, PAN, Hanura memperoleh 115 suara, atau 46 %, sambung Yahya.

“Sementara untuk pasangan cagub Gus Ipul dan Cawagub Puti yang didukung oleh PKB, PDIP, Gerindra,dan PKS memperoleh 122 suara atau 48,8%”,lanjutnya.

Yang tidak memilih atau belum menentukan pilihannya sebanyak 13 suara atau 5,2%, jelasnya.

Saat ditanya keakuratan hasil survey tersebut Yahya menjelaskan bahwa dirinya netral karena tidak ada tendensi apapun. “Sebagai seorang jurnalis, kita harus netral, dan metode yang saya pakai walaupun tidak ilmiah namun saya yakin itu mencerminkan suara masyarakat di Ponorogo”,jelas Yahya.

Yahya juga menjelaskan bahwa dirinya sudah beberapa kali melakukan survey, menurutnya tingkat keterpilihan pasangan nomor urut 2 terus naik. “Apalagi Pasangan nomor urut 2 terus berkampanye secara silent, seperti roadshow KH Anwar Zahid ke basis NU, meskipun dikemas pengajian, pesan Gus Ipul sampai di tingkat pemilih”,jelasnya.

Intinya, untuk Pilgub Jatim 2018 ini, siapapun yang menang akan menang tipis, dan yang kalahpun juga kalah tipis, pungkas Yahya. (Yah/Gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.