Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun Raya

Apel kesiapan saksi pasangan nomer 1, Khofifah – Emil di aula Hayam Wuruk Kamis ( 21/6 ) dihadiri oleh 1500 orang, perwakilan dari 14 Kecamatan di kabupaten Trenggalek.

Ketua pemenangan Tim Khofifah – Emil Kabupaten Trenggalek Mugianto dari Partai Demokrat, dalam sambutanya merasa optimis jika pilgub tanggal 27 Juni mendatang, pasangan nomer 1 akan muncul sebagai pemenang.

Mengingat dukungan masyarakat terhadap pasangan nomer 1 ini sangat luar biasa, urainya.

“Salah satu buktinya, dalam apel kesiapan saksi di Hayam Wuruk ini semua saksi semangat, serius dan berikrar mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim No 1 Kofifah -Emil Elistianto Dardak,” katanya optimis.

Selain itu dalam laporan kehadiran dari masing-masing kecamatan, dalam apel kesiapan Saksi, semuanya hampir hadir.
Keseriusan mereka untuk memenangkan pasangan nomer 1 ini, saya berikan apresiasi yang tinggi, sambung Mugianto dengan nada mantap.

Lebih lanjut kata Obeng sapaan akrabnya Mugianto, tujuan para saksi dikumpulkannya disini, adalah untuk memberikan pembelajaran politik, juga untuk mengamankan suara Kofifah – Emil pada coblosan tanggal 27 juni mendatang.
Karena itu semua harus menjadi panglima perang didaerahnya masing masing, agar tidak terjadi kecurangan satu suara pun di tingkat TPS, tingkat Desa dan tingkat Kecamatan.

“Karena itu harus dikawal mulai dari tingkat TPS, sampai dengan di kabupaten,” pungkas Mugianto.(Ono/gin)

Ponorogo – Portal Madiun Raya

Sebagai bentuk apresiasi hari lahir Pancasila dan memperingati Bulan Bung Karno di bulan Juni serta memuliakan Anak Yatim, DPC PDI Perjuangan Ponorogo, mengajak 70 anak yatim/piatu untuk ziarah ke Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar, Selasa (05/06).

Menurut Ketua rombongan, Siti Noor Aini, kegiatan ziarah di Makam Bung Karno dengan anak yatim ini selain untuk memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni juga untuk mendoakan mbak Puti Soekarno agar menang dalam Pilgub 27 Juni 2018 mendatang. “Kita berharap dari do’anya anak yatim/piatu yang kita ajak berziarah akan dikabulkan oleh Alloh SWT”,ujar Nora, panggilan akrabnya.

Selain itu kita juga mengajarkan kepada mereka untuk menghargai Bapak Proklamator RI serta Presiden pertama republik ini, sambungnya.

“Kedatangan anak-anak yatim yang didampingi oleh Kiai Syamsu sebagai pimpinan panti asuhan Munirul Islam Pinggirsari, Ponorogo dan sejumlah pengurus DPC PDI P Ponorogo”,lanjut Nora.

Menurut Nora,sambutan luar biasa diberikan oleh DPC PDIP kota Blitar dan Kabupaten Blitar. “Bahkan Wakil Wali Kota Blitar, Santoso menyambut langsung rombongan dari Ponorogo ini”,jelasnya.

Terpisah, anggota DPRD Jawa Timur, Bambang Juwono menjelaskan bahwa sebagai bentuk memperingati bulan Bung Karno, seluruh DPC PDIP di Kabupaten dan Kota di seluruh Jawa Timur secara bergantian melakukan kegiatan ziarah di Makam Bung Karno. “Bulan Juni adalah bulan Bung Karno, dimana tanggal 6 Juni beliau lahir di Surabaya, tanggal 21 Juni wafat di Jakarta dan dimakamkan di Blitar, serta tanggal 1 Juni beliau memaparkan Pancasila didepan anggota BPUPKI”, jelas Bambang.

Selain itu, ini merupakan bagian dari upaya mendoakan pasangan Gus Ipul-Puti dapat menang di Pilgub Jatim 2018, mengingat mbak Puti adalah cucu dari pendiri bangsa ini, Mbak Puti memiliki komitmen memajukan Provinsi Jawa Timur dengan menjaga ideologi yang dari kakeknya, pungkas Bambang. (yah/gin)

Reporter : Tatang Dahono

Trenggalek – Portal Madiun raya
Supriadi 73 Th warga RT 11/ RW 04 Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, kabupaten Trenggalek, tetangga dekat Emil Dardak calon Wakil Gubernur Jawa Timur, yang berpasangan dengan Kofifah Endar Parawansa, lebih mantap memilih Mbak Puti, daripada memilih tetangganya sendiri.

Menurut Supriyadi (2/4) tetangga Emil yang berada disebelah barat rumahnya, setelah mendengar dan ada kabar jika cucu mendiang Bung Karno berada di Rumah mantan Bupati Mulyadi, yang berada di sebelah timur rumah Emil, Supriyadi yang sudah uzur ini langsung mendatangi rumah Mulyadi yang jaraknya sekitar 14 M dari kediamannya.

Setelah sampai di rumah mantan bupati, pengagum berat Bung Karno ini langsung menemui cucu sang proklamator Puti Guntur Soekarnoputra, untuk memberikan dukungan atas pencalonan Mbak Puti, sebagai Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, yang berpasangan dengan Gus Ipul, pasangan nomer 2.

Ditambahkan, sebagai pengagum berat Bung Karno sejak masih muda dulu sampai sekarang, Supriyadi selalu memasang foto foto Bung Karno sang Proklamator di kediamanya.

Setelah puas berbincang bincang dengan cucu Bung Karno, Supriyadi yang masih energik ini langsung meminta foto bersama dengan calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomer 2 Puti Guntur Soekarno Putra, sambil tertawa lepas mengacung kan salam dua jari.

Lebih lanjut Supriyadi yang didampingi oleh istrinya, dengan mata yang berbinar-binar menceritakan dirinya pada saat masih muda dulu, yang juga anak seorang bupati.

Kekagumanya pada Bung Karno sampai saat ini tidak pernah luntur dan tetap sebagai pengagum berat sang proklamator bangsa,” ungkapnya.

Namun entah karena apa atau kebetulan, tetangga Emil Dardak yang berada di sebelah timur kediamannya, yang juga mantan bupati Trenggalek, lebih mantap memilih Puti Guntur Soekarno Putra pasangan nomer urut 2.

Jadi ironis memang, tetangga Emil yang berada di sebelah timur dan di sebelah barat rumahnya lebih mantap, memilih dan mendukung cucu sang proklamator bangsa, Puti Guntur Soekarno Putro. Dari pada memilih Emil yang tetangganya sendiri, yang nota bene sebagai calon wakil Gubernur Jawa Timur yang mendampingi Kofifah Endar Parawansa.

Sementara itu Puti Guntur Soekarnoputra mengatakan,” kedatanganya ke sini untuk bersilahturahmi dengan warga RT 11 dan RT 12, Kelurahan Ngantru Kecamatan Trenggalek. Untuk memperkenalkan diri dan minta doa restu kepada masyarakat. Karena Gus Ipul – dan saya, mempunyai niat untuk mencalonkan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur.

Ditambahkan kedatangan ke kabupaten penghasil makanan khas tempe kripik ini, untuk melaksanakan sosialisasi kampanye untuk menyapa warga Trenggalek, karena pepatah ” mengatakan, tak kenal maka tak sayang”, urainya.

Jika Gus Ipul sudah dikenal oleh masyarakat Trenggalek saya masih belum, maka mulai pagi sampai dengan sore nanti, saya akan berjalan dari titik ke titik ditemani oleh Gus Ipin dan Pak Mulyadi.
Karena itu kepada ibu ibu sebagai sesama perempuan, saya minta doa dan dukungannya, mudah mudahan saya berdua diridhoi oleh allah,”pungkasnya.(Ono/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.