Tolak Balak, Warga Desa Klumutan pertahankan Tradisi ditengah Pandemi

oleh -206 views
Selain tabur bunga, Masyarakat Desa Klumutan juga membawa tumpeng dalam kegiatan Nyadranan
Selain tabur bunga, Masyarakat Desa Klumutan juga membawa tumpeng dalam kegiatan Nyadranan

Klumutan, Saradan – Portalnews Madiun Raya

Meskipun Pandemi Covid 19 masih berlangsung, masyarakat Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun tetap menggelar kegiatan Bersih Desa pada Jum’at (28/05/2021).

Dengan menerapkan Protokol Kesehatan, masyarakat yang dipimpin oleh Agus Proklamanto, SE itu berduyun-duyun mendatangi makam para leluhur dengan membawa Ayam Panggang, Bunga dan berbagai jajanan yang dipergunakan untuk prosesi ritual yang dipimpin oleh modin setempat.

“Kita sudah berdiskusi banyak dengan Satgas Covid 19 Kecamatan Saradan, dengan Camat, Kapolsek dan Danramil. Walaupun masih pandemi kita tetap melaksanakan kegiatan Bersih Desa dengan mengedepankan Protokol Kesehatan diantaranya mengurangi waktu kegiatan, wajib bermasker, menjaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan,”Jelas Agus Proklamanto dengan penuh semangat.

Kepala Desa Klumutan, Agus Proklamanto, SE
Kepala Desa Klumutan, Agus Proklamanto, SE

Menurut Agus, warga didesanya tidak bisa meninggalkan adat dan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun itu. “Jadi, kalau didesa kami, Desa Klumutan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, momen berkumpulnya masyarakat itu setahun ada dua, yaitu Lebaran dan saat Bersih Desa terutama kegiatan Nyadranan atau berdo’a bersama di makam leluhur,” Tambah Agus.

Jika tidak melaksanakan Tradisi Nyadranan atau Bersih Desa, ada mitos akan ada balak atau musibah yang akan menimpa masyarakat kami. “Pernah dulu, saat saya masih kecil, Kepala Desa Klumutan meninggal dunia setelah tidak melaksanakan kegiatan Bersih Desa, selain itu banyak hama tikus yang menyerang tanaman padi di sawah, bagi yang merantau, karirnya akan meredup dan mengalami masalah,”Ungkap Agus Proklamanto.

Masyarakat Desa Klumutan dengan penuh antusias melakukan kegiatan Nyadranan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Bersih Desa.

Untuk itu, tanpa disuruh dan dengan kesadaran masing-masing, Agus Proklamanto menyebutkan bahwa masyarakat didesanya selalu was-was jika Bersih Desa tidak segera dilakukan. “Hal itu untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan terjadi di Desa Klumutan. Maka, walaupun masa PPKM Mikro untuk mencegah dan menghindari balak maka kita segera menentukan hari dalam melaksanakan kegiatan Bersih Desa dan seperti biasa kita lihat antusiasme masyarakat sangat terlihat, bahkan saking semangatnya, saat lebaran dan bersih desa ini, dulu kami selalu membeli pakaian yang baru,”urai Kepala Desa Klumutan itu.

Saat pandemi ini, Agus berharap dengan kegiatan yang dilakukan, Pandemi segera berhenti. “Kami berharap agar Desa Klumutan selalu terjaga dari Balak dan Musibah dan pandemi yang masih berlangsung segera berhenti.”Pungkas Kepala Desa Klumutan. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tinggalkan Balasan