Surabaya – Portalnews Madiun Raya

Kabar gembira disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur di awal September 2021.

Melalui akun instagramnya @khofifah.ip, Gubernur Khofifah mengumumkan bahwa di daerah yang dipimpinnya tersebut sudah tidak ada lgi Zona Merah persebaran Covid 19.

“Alhamdulillah, Jawa Timur hari ini dinyatakan Satgas Covid 19 Nasional bebas Zona Merah,”Ucap Gubernur Khofifah, Rabu (01/09/2021).

Lebih jauh Gubernur Khofifah mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berjuang. “Mari terus patuhi Protokol Kesehatan dan percepat Vaksinasi menuju Jatim Bangkit,”Tambah Khofifah.

Gubernur Khofifah juga berharap Covid 19 di Jawa Timur khususnya bisa terus melandai. “Semoga terus melandai dan makin terkendali. Salam sehat guyub rukun.”Tutup Gubernur Khofifah.

Postingan orang nomor satu di Pemprov Jawa Timur tersebut mendapatkan ratusan komentar dari para netizen.

“Jawa Timur otw Zona Hijau,” Ucap akun @suroboyo.ku

Sementara akun @eventjawatimur juga mengucapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, semoga Jawa Timur semakin membaik,” ucapnya.

Tentang unggahan sang Gubernur banyak juga yang menanyakan jika sudah terlepas dari Zona Merah apakah masih diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Seperti yang yag ditanyakan oleh @m.ghiffari.ap. “Mohon maaf bu, Jawa Timur sudah terlepas dari Zona Merah apakah PPKM akan terus diperpanjang ?,” tanya nya.

Namun pertayaan itu dijawab oleh Netizen yang lainnya. “PPKM akan tetap diberlakukan sampai Covid benar-benar menurun, tetapi semuanya bakal dilonggarkan secara bertahap.” Ucap @zakkyjuki. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Karena kasus penambahan Covid 19 terus terjadi secara signifikan membuat Ponorogo ditetapkan Zona Merah persebaran Covid 19.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni kepada Pewarta melalui Rilies yang disampaikan, Senin Sore (18/01/2021).

“Alhamdulillah hari ini 33 kasus dinyatakan sembuh dan telah menyelesaikan isolasi. Namun, hari ini terdapat tambahan 25 KASUS KONFIRM BARU dengan riwayat sebagai berikut, 13 orang merupakan kasus kontak erat dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif, 11 orang suspek dengan gejala ringan – berat yang mengarah COVID19 dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif dan 1 orang melakukan pemeriksaan RDT Antigen dengan hasil positif, dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif, ” Urai Bupati Ipong Muchlissoni.

Kasus meninggal masih terus terjadi. Pada hari ini didapatkan 1 orang pasien confirm meninggal dunia, yaitu Laki-laki , usia 36 tahun, alamat domisili Kecamatan Slahung. “Sehingga total kasus Covid 19 di Ponorogo per hari ini sebanyak 1.632 orang. Yang sembuh 1.243 orang, meninggal 86 orang dan masih isolasi 303 orang,” Lanjut Bupati Ipong Muchlissoni.

Dengan keadaan ini, mungkin Ponorogo akan memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. “Kita menunggu keputusan itu dan terus tingkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, serta mari kita dukung pelaksanaan vaksinasi COVID-19.”Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.