KOTA MADIUN- Portalnews Madiun Raya

Pemerintah pusat terus mendorong pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi. Salah satu langkah yang diambil pemeintah yaitu, melalui Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Yakni, kebijakan yang diarahkan untuk menjaga konsumsi masyarakat, melindungi, dan meningkatkan kemampuan ekonomi, serta mendorong investasi dan ekspor-impor.

Maka dari itu, peran strategis yang dimiliki pemerintah daerah dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi harus terus digenjot. Hal itu diwujudkan dengan menjaga dan memastikan kegiatan-kegiatan ekonomi di daerah dapat berjalan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terjaga.

Dalam upayanya untuk mendukung daerah dalam pencegahan dan penanganan COVID-19, sekaligus percepatan pemulihan ekonomi daerah. Maka pemerintah pusat telah memberikan dukungan kepada pemerintah daerah melalui penyediaan Dana Insentif Daerah (DID) Tambahan untuk mendukung percepatan pemulihan perekonomian di daerah.

“DID Tambahan ini diberikan kepada Pemerintah Daerah terpilih yang memiliki kinerja baik dalam penanganan dampak Covid-19 di daerahnya,” ujar Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu saat menjadi keynote speaker dalam acara webinar pelaksanaan dana instenif daerah (DID) dalam rangka pemulihan ekonomi di daerah, Rabu (22/7).

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, rincian alokasi DID Tambahan untuk masing-masing daerah telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 87 Tahun 2020 tentang Pengelolaan DID Tambahan TA 2020.

“Sehingga untuk memberikan panduan serta arahan yang jelas kepada daerah atas pelaksanaan kegiatan, Kementrian Keuangan, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan menyelenggarakan webinar ini,” ungkapnya.

Insetif tersebut, lanjutnya, akan diberikan atas tata normal baru dengan melihat pemda yang telah melakukan hal-hal, diantaranya, mengurangi jumlah paparan Covid-19 yang efektif. Berhasil memperbaiki posisinya dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan covid-19 yang efektif.

“Serta mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah dan mendorong dalam penerapan protokol Covid-19,” jelasnya.

Terkait penyaluran DID, periode pertama akan dilakukan sekaligus paling lambat bulan September 2020. Periode kedua dan ketiga dilakukan sekaligus. Tiap periode paling lambat dua bulan setelah rincuan alokasi tiap periode ditetapkan.

Pemkot Madiun pun tak ingin ketinggalan dalam mendukung program pemerintah pusat ini. Hal ini ditunjukkan dengan mengikutsertakan tim anggaran untuk mengikuti webinar yang digelar di GCIO, Diskominfo Kota Madiun. (Red).

Source : FB Pemkot Madiun

Malang – Portalnews Madiun Raya

Berbagai kegiatan online telah dilakukan oleh PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim) distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT bersama dengan komunitas selama adanya pandemi sebagai bagian dari silaturahmi antara MPM Honda Jatim dan komunitas Honda di Jawa Timur. Seperti yang dilakukan MPM Honda Jatim bersama dengan komunitas Honda Vario yang tergabung dalam Assosiasi Vario East Java ( AVAST JAVA ) mengadakan seminar online atau webinar (18/7).

Sebanyak 23 ketua komunitas Honda Vario mengikuti kegiatan webinar dengan tema How To Modify Your Vario Properly?. Sesuai dengan temanya , pada webinar ini membahas seputar vario mulai dari fitur – fiturnya hingga modifikasi. Dengan menghadirkan penasehat AVAST Java , bro Ledok sebagai nara sumber.

Modifikasi Vario yang dibahas meliputi, modifikasi yang safety dan tidak melanggar aturan. Misalnya modif dari ubahan knalpot yang banyak dilakukan bikers. Ubahan knalpot jangan sampai bising dan sesuai mesin. Model knalpot juga aman dipakai di jalan. Selain knalpot , modif lampu juga dibahas. Modif lampu harus memperhatikan kecerahan dan bijak dalam menggunakan lampu tembak.

Dalam Webinar ini fitur-fitur Vario baru dibeberkan. Harapannya tentu para anggota AVAST Java tahu dan bisa memaksimalkan fitur ini. Pada kesempatan kali ini Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim menjelaskan mengenai 7 riding postur dan manfaatnya.

“Kolaborasi yang menarik antara kegiatan online rekan-rekan Vario dengan sharing #cari_aman dalam berkendara. Pembahasan modifikasi motor yang sesuai peraturan dan mengutamakan safety di jalan raya dan posisi berkendara menjadi bahasan utama dalam webinar kalo ini,” kata Fariz Hadi Wibowo dari Community Development MPM Honda Jatim.

Surabaya – Portalnews Madiunraya

Memasuki era new normal saat ini, sebagian besar aktivitas mulai berjalan kembali. Dengan tetap mengedepankan dan memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Untuk itu PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM Honda Jatim ) selaku distributor sepeda motor dan suku cadang Honda wilayah Jatim dan NTT mengadakan seminar online safety riding atau biasa disebut webinar (6/7).

Mengambil tema Kemanapun perginya selalu #Cari_Aman, Webinar safety riding ini diikuti oleh karyawan PT. Assa Rent Surabaya. Pada webinar ini instruktur safety riding MPM Honda Jatim, Fendrik Alam menyampaikan materi mengenai persiapan berkendara dan pemeriksaan kendaraan. Serta teknik berkendara, teknik pengereman, teknik menikung, dan teknik keseimbangan untuk motor delivery dengan menggunakan box.

” Webinar ini sangat bermanfaat bagi kami terutama untuk delivery yang menggunakan box. Dengan mengikuti webinar ini jadi mengetahui teknik berkendara yang aman. ” kata Ridwan Perwakilan PT. Assa Rent

Pada webinar ini peserta ditanamkan awarenes safety riding dan harus bisa memprediksikan adanya bahaya yang akan timbul pada saat berkendara.

” Saat memasuki era new normal. Aktivitas berjalan kembali. Untuk itu kami tetap kampanyekan keselamatan berkendara melalui seminar online. ” kata Fendrik Alam selaku Instruktur Safety Riding MPM Honda Jatim

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.