Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Kepedulian Pemerintah Kota Madiun kepada anak Yatim Piatu akibat Covid 19 patut diacungi jempol.

Selain kontinu memberikan santunan logistik berupa bahan makanan, Wali Kota Madiun juga menegaskan bahwa Pemkot Madiun akan menjamin masa depan anak yatim piatu akibat Covid 19.

“Anak Yatim Piatu akibat Covid 19 tidak boleh putus pendidikannya. Yang masih kuliah harus tetap kuliah, yang masih sekolah SD, SMP dan SMA terus kita pantau. Apapun kesulitannya kita bantu. Jika sudah lulus akan kita pekerjakan di Pemerintah Kota Madiun, ” Ungkap Wali Kota Maidi usai memberikan santunan di Kelurahan Sogaten, Jum’at (06/08).

Wali Kota Madiun, H Maidi saat memberikan keterangan Pers di Balai Kota, Jum’at (06/08)

Wali Kota Madiun menjelaskan bahwa pihaknya tinggal merubah Peraturan Wali Kota agar hal tersebut bisa dilakukan. “Kurang lebih ada 166 anak yatim piatu karena orang tuanya meninggal dunia akibat Covid 19, jumlahnya akan terus kita validasi. Pemerintah harus hadir agar mereka bisa terus menjalani kehidupan dengan baik agar pengangguran dan kemiskinan tidak terjadi di masa yang akan datang,” Jelas Wali Kota Maidi.

Selain itu, Wali Kota Madiun juga memastikan bantuan logistik kepada keluarga yang bersangkutan terus dilakukan. “Kita akan terus mengirimkan bantuan logistik secara berkesinambungan. Pemerintah harus hadir memberikan solusi dalam setiap kesulitan wargannya, ” Ujarnya.

Wali Kota Maidi saat mengunjungi warganya yang ditinggal tulang punggung keluarganya karena Covid 19.

Orang nomor satu di Pemkot Madiun dalam kesempatan itu meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir. “Pemkot Madiun akan membantu semaksimal mungkin. Bantuan baik yang bersumber dari APBD, CSR maupun Donasi akan terus kita salurkan. Aktivitas perekonomian bisa dilakukan, PKL boleh berjualan namun Protokol Kesehatan harus diterapkan dengan penuh kedisiplinan,” Ucap Wali Kota.

Wali Kota Madiun berharap PPKM di Kota Madiun levelnya semakin menurun. “Alhamdulillah, peta persebaran Covid 19 Kota Madiun sudah orange. Perlahan namun pasti dengan dukungan semua pihak akan terus menjadi Zona Kuning dan menjadi Zona Hijau. Ini harapan kita bersama. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Siti Umriani mengucapkan Terima kasih kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya.

Sementara Siti Umriani, warga Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Madiun yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya. “Suami saya meninggal dunia tanggal 25 Juli 2021 setelah Positif Covid 19. Anak saya dua, satu SMA dan satunya masih SMP. Bantuan yang diberikan Wali Kota ini sangat berarti bagi kami, ” Ucap Siti Umriani yang didampingi kedua anaknya.

Bersama dengan Dinas Kesehatan, Walikota Madiun memberikan santunan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid 19 di Jl Lambang Sari III no. 24 dan Jl Maskumambang Kelurahan Sogaten serta di Bumi Mas, Kota Madiun. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Membuka Lokakarya Perencanaan Pembangunan Bidang Kesehatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Wali Kota Madiun berharap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun terus meningkat.

Menurut Wali Kota Maidi, saat ini IPM Kota Madiun menempati peringkat tiga di Provinsi Jawa Timur. “IPM kita 80,91 dan menempati posisi ketiga di Jawa Timur. Sebaliknya angka kemiskinan kita berada nomor 3 dari bawah. Prestasi ini akan terus kita pertahankan dan akan kita dorong untuk terus meningkat, ” Ucap Wali Kota Maidi di GCIO Kota Madiun, Senin (08/03/2021).

Wali Kota Madiun didampingi Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa IPM Kota Madiun harus naik dengan meningkatnya kesehatan bagi seluruh warga Kota Madiun.

Salah satu caranya, Wali Kota Madiun menjelaskan dengan jalan menjamin kesehatan seluruh masyarakat di Kota Madiun. “Walaupun nilainya naik, kita jamin kesehatan seluruh masyarakat Kota Madiun melalui Jamkesda. Kita siapkan anggaran 34 Milyar dan di PAK akan kita lunasi walaupun klaimnya menurun, ” Lanjut Wali Kota Maidi.

Dengan begitu, Wali Kota menambahkan masyarakat Kota Madiun akan merasa terlindungi. “Harapan kita, Imunitas warga terus meningkat utamanya menghadapi Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung seperti saat ini. Ke depan, PPKM Mikro akan terus kita lakukan, meskipun begitu Lampu di jalan akan kita nyalakan dan PKL boleh buka hingga pukul 23.00 dengan catatan Protokol Kesehatan diterapkan dengan penuh disiplin, namun jika angka Covid 19 kembali naik maka akan kita kembalikan seperti semula, ” Ujar Wali Kota Maidi.

Soal stunting, Wali Kota menegaskan bahwa hal itu harus terus menurun prosentase nya. “Caranya adalah merencanakan setiap pasangan yang akan menikah, optimalisasi Air Susu Ibu bagi setiap bayi dan penyediaan asupan gizi yang cukup melalui Posyandu Balita. Intinya, perencanaan pembangunan bidang kesehatan di Kota Madiun harus berjalan baik diringi dengan bangkitnya perekonomian. Kita rem persebaran Covid dan kita gas untuk perekonomian. “Pungkas Wali Kota Maidi.

Wali Kota Madiun memberikan arahan dalam membuat Prioritas Pembangunan yang akan dilakukan di Kota Madiun.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Madiun, dr Denik Wuryani menyampaikan bahwa kegiatan lokakarya tersebut digelar untuk merencanakan pembangunan bidang kesehatan tahun 2022 mendatang.

“Fokus kita adalah menekan angka Covid 19 dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia melalui berbagai program yang akan kita rencanakan. ” Ucap dr Denik Wuryani.

Lebih lanjut Denik menyampaikan bahwa hari ini pihaknya mendengarkan langsung arahan Wali Kota Madiun dan secara virtual menggunakan Zoom Meeting yang diikuti berbagai elemen di jajarannya maupun jajaran Pemkot Madiun. “Harapan kita, tercipta sinergitas dan rencana yang kita lakukan bisa berjalan baik dan lancar. ” Pungkas dr Denik Wuryani. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi meresmikan Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro di RT 47, 48, dan 49 RW 11 & RW 12 Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (01/03/2021).

Bertempat di Posko Kampung Tangguh Semeru Jalan Catur Jaya, Sidoluhur puluhan warga dengan menjalankan Protokol Kesehatan mendengarkan arahan orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi meminta warga masyarakat untuk terus waspada dengan Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung. “Untuk itu, saya meminta seluruh warga disini untuk bersatu, bahu membahu saling menolong dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” Ucap Wali Kota Maidi.

Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro RT 47, 48 dan 49 RW 12 Kelurahan Kanigoro diresmikan Wali Kota Madiun

Selain itu, Wali Kota berharap agar seluruh warga guyup rukun dalam menjalani hidup bermasyarakat. “Saling mengingatkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan yaitu patuh menjalankan 5 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilitas dan Interaksi, ” Lanjut Wali Kota.

Wali Kota Madiun juga mengapresiasi kegiatan Kampung Tangguh Semeru yang dilakukan oleh warga setempat seperti sosialisasi Protokol Kesehatan, Penyemprotan Disinfektan, Kegiatan Senam dan Kerja Bakti membersihkan lingkungan. “Yang terpenting adalah menjaga Pola Hidup Sehat, selalu bahagia dan tidak stres. Selain itu ketahanan pangan harus terpenuhi, Lumbung Pangan harus terjaga. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Madiun, Forkopimcam Kartoharjo, Lurah Kanigoro serta anggota DPRD Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusianto dari PKB.

Tak lupa, Wali Kota Maidi juga memberikan bantuan Masker, Susu, Pisang dan Polo Pendem kepada masyarakat setempat. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi meresmikan Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro di RT 47, 48, dan 49 RW 11 & RW 12 Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Senin (01/03/2021).

Bertempat di Posko Kampung Tangguh Semeru Jalan Catur Jaya, Sidoluhur puluhan warga dengan menjalankan Protokol Kesehatan mendengarkan arahan orang nomor satu di Kota Madiun itu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Maidi meminta warga masyarakat untuk terus waspada dengan Pandemi Covid 19 yang masih berlangsung. “Untuk itu, saya meminta seluruh warga disini untuk bersatu, bahu membahu saling menolong dalam menghadapi Pandemi Covid 19,” Ucap Wali Kota Maidi.

Kampung Tangguh Semeru PPKM Mikro RT 47, 48 dan 49 RW 12 Kelurahan Kanigoro diresmikan Wali Kota Madiun

Selain itu, Wali Kota berharap agar seluruh warga guyup rukun dalam menjalani hidup bermasyarakat. “Saling mengingatkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan yaitu patuh menjalankan 5 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Membatasi Mobilitas dan Interaksi, ” Lanjut Wali Kota.

Wali Kota Madiun juga mengapresiasi kegiatan Kampung Tangguh Semeru yang dilakukan oleh warga setempat seperti sosialisasi Protokol Kesehatan, Penyemprotan Disinfektan, Kegiatan Senam dan Kerja Bakti membersihkan lingkungan. “Yang terpenting adalah menjaga Pola Hidup Sehat, selalu bahagia dan tidak stres. Selain itu ketahanan pangan harus terpenuhi, Lumbung Pangan harus terjaga. ” Pungkas Wali Kota Maidi.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Madiun, Forkopimcam Kartoharjo, Lurah Kanigoro serta anggota DPRD Kota Madiun, Ngedi Trisno Yhusianto dari PKB.

Tak lupa, Wali Kota Maidi juga memberikan bantuan Masker, Susu, Pisang dan Polo Pendem kepada masyarakat setempat. (Adv/Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, H Maidi, terus berbenah untuk kemajuan dan keindahan kota yang dipimpinnya itu.

Bahkan tak segan, dirinya turun langsung dan ikut memegang cangkul untuk membenahi kotanya agar terlihat indah dan tanamannya bisa bermanfaat.

Menurut Maidi, tanaman itu bukan hanya hiasan. “Tapi juga sumber kehidupan. Tanaman mampu memberikan manfaat bagi manusia. Tapi agar manfaatnya bisa dirasakan lebih lama, maka tanaman perlu dirawat,”Terang Maidi melalui akun instagramnya, @pakmaidi.

Lebih lanjut Maidi menyebutkan bahwa dirinya sejak dulu memang suka dengan berbagai tanaman. “Apalagi yang berbunga. Kegemaran inipun ingin saya tularkan kepada masyarakat. Maka, saya bangun banyak taman. Lahan kosong juga ditanami. Tidak hanya tanaman hias, tapi juga tanaman obat,” lanjutnya.

Saat menjadi Wali Kota, H Maidi banyak menanam bunga dan tanaman obat di lahan yang kosong. “Salah satunya seperti di Taman Bantaran Kali dan Taman Lalu Lintas. Saya ikut merawat tanaman di sana. Rasanya senang sekali ketika melihat bunga-bunga bermekaran. Apalagi, kalau banyak masyarakat yang ikut menikmati. Saya tambah bahagia,”ujarnya.

Wali Kota Maidi berpesan agar semua pihak ikut menjaga tanaman supaya tetap indah dan bisa dinikmati lebih lama.

“Tapi saya pesan, mari ikut menjaga tanaman supaya tetap indah dan kita bisa menikmatinya lebih lama.”Pungkasnya. (Yah/Gin)

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

MADIUN- Portalnews Madiun Raya

Komitmen untuk memerangi virus korona tak hanya berhenti di penanganan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat saja. Lebih dari itu Pemkot Madiun dengan getol juga menguatkan imunitas masyarakatnya, salah satunya dengan membagikan susu, telur, dan buah.

Seperti yang dilakukan Walikota Maidi pada Minggu (4/10). Setelah sebelumnya bagi-bagi makanan penunjang imun dilakukan di Taman Lalu Lintas Bantaran, kali ini Lapangan Gulun dipilih sebagai lokasi pembagian. Dengan menyasar masyarakat yang menghabiskan akhir pekan dengan berolahraga di lapangan tersebut.

“Olahraga itu baik untuk kesehatan, biar lebih baik kita tambah dengan asupan penguat imun. Ada ratusan susu dan telur yang kita bagikan tiap akhir pekan ke masyarakat,” ungkap Walikota Maidi.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pembagian susu dan telur tersebut diharap mampu menaikan imunitas masyarakat sehingga dengan imun yang baik tubuh dalam kondisi prima dan mampu menghalau segala macam penyakit.

Tak hanya membagikan susu, telur, dan pisang, walikota juga mengecek lapak milik para pedagang yang berjualan di area tersebut. Pengecekan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana laris tidaknya produk yang dijajakan.

Selain itu walikota juga mengimbau kepada para pedagang dan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan mengedepankan 3M. Yakni, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Disiplin adalah vaksin. Maka dari itu semua harus patuh dan menjalankan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Wali Kota Madiun, Maidi menghadiri rapat paripurna yang digelar DPRD Kota Madiun yang membahas tentang raperda perubahan APBD tahun anggaran 2020.

Agenda sidang Paripurna DPRD tersebut adalah penyampaian jawaban Walikota Madiun terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas raperda tersebut.

‘’Semua pertanyaan sudah saya sampaikan jawabannya yang nantinya akan menjadi penyempurnaan perubahan APBD 2020,’’ tutur walikota saat diwawancarai setelah rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Madiun, Jalan Taman Praja.

Walikota mengungkapkan, pihaknya berupaya menjawab tuntas seluruh pertanyaan anggota dewan. Meski begitu jika nantinya pada tahapan rapat selanjutnya masih ada catatan, hal tersebut akan menjadi perhatian bagi pemkot.

‘’Yang penting semua konsep sejalan untuk kesejahteraan masyarakat,’’ imbuhnya.

Lebih lanjut, walikota menuturkan, P-APBD 2020 masih seputar upaya penanganan dampak pandemi Covid-19. Namun, lebih ditekankan upaya untuk menanggulangi penularan. Serta, menggenjot ekonomi masyarakat agar semakin meningkat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra mengatakan bahwa secara umum anggota dewan dapat menerima jawaban yang diberikan oleh Walikota Maidi. Selanjutnya, agenda rapat paripurna dengan pembahasan raperda P-APBD 2020 akan dijadwalkan kembali Senin (31/8) pekan depan.

‘’Setelah raperda ini didok, dewan juga akan ikut mengawal terus penggunaan anggaran agar tetap sesuai dengan peruntukannya. Dan yang utama adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Madiun. ” Pungkasnya. (Yah)

Kota Madiun – Portalnews Madiun Raya

Rencana pembangunan ring road timur terus digodok Pemerintah Kota Madiun. Walikota Madiun Maidi bersama tim konsultan dari akademisi dan entrepreneur sengaja meninjau lokasi calon ring road timur di Kota Pendekar, Rabu (10/6). Peninjauan merupakan bagian tahapan perencanaan pembangunan ring road bantuan pemerintah pusat dengan nilai Rp 600 miliar tersebut.

‘’Ring road saat ini memang masih dalam perencanaan. Tetapi kita segera awali perencanaan itu dengan peninjauan lokasi. Hari ini saya pimpin langsung bersama tim konsultan dan teman-teman OPD terkait,’’ kata Walikota Maidi disela peninjauan.

Peninjauan, kata walikota, juga untuk menentukan titik-titik mana yang akan dilalui jalur ring road timur tersebut. Peninjauan dimulai dari titik simpang empat Rejo Agung dan sejumlah titik di Kelurahan Tawangrejo. Titik itu disebut sebagai pintu masuk ring road timur. Artinya, bakal berhadapan dengan ring road barat. Rombongan juga menyusuri areal persawahan di kelurahan Tawangrejo tersebut. Jalur ring road memang sebagian besar melewati areal persawahan.

‘’Tentu kita maksimalkan dulu aset pemerintah kota. Kita kan punya beberapa tanah bengkok. Tetapi pastinya melewati tanah warga,’’ ungkapnya.

Rombongan lantas bergerak ke daerah Sukosari, Pasar Kojo, hingga simpat empat Jalan Kapten Tendean (Te’an). Rute ring road direncanakan melewati sejumlah titik tersebut. Walikota menyebut sengaja melibatkan akademisi dan pengusaha untuk memetakan titik pertumbuhan ekonomi ke depan. Ring road memang digadang menjadi sarana percepatan pertumbuhan ekonomi di sisi timur wilayah Kota Madiun.

‘’Sekalian kita lihat sekiranya titik-titik mana yang untuk rest area, SPBU, titik persimpangan jalan dan lain sebagainya. Makanya, kita libatkan konsultan dari entrepreneur juga. Artinya, kita tidak ingin pembangunan ini asal-asalan,’’ tegasnya.

Bahkan, walikota juga bakal melibatkan Pemkab Madiun. Hal itu penting lantaran keberadaan ring road berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Madiun. Daerah sekitar juga akan berdampak tentunya. Walikota menyebut bakal segera menyelesaikan gambar rencana pembanguan ring road itu untuk dilakukan pembahasan bersama Pemkab Madiun. Perencanaan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini.

‘’Pak bupati, Bappeda beserta krunya akan kita ajak bicara untuk menentukan apa yang harus disiapkan masing-masing. Karena keberadaan ring road akan menumbuhkan perekonomian sisi timur kota dan Kabupaten Madiun bagian selatan,’’ pungkasnya sembari berharap dukungan masyarakat terutama daerah yang terlewati jalur ring road. (Red).

Source : FB- Pemkot Madiun

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.