Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Kabar duka datang dari PSHT Cabang Ponorogo. Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Mas Sutrisno dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu Sore (04/09/2021).

Hal itu disampaikan oleh Warga PSHT, Ari Findra Sukmana melalui pesan Grup WA.

انا لله وانا اليه راجعون

اَللهُمَّ اغْفِرْله وَارْحَمْهُ وَعَافِه وَاعْفُ عَنْه

Selamat jalan sedulurQu Kang Mas SUTRISNO ( Ketua PSHT Cabang Ponorogo ) …..

Pada hari ini, Sabtu, 4 September 2021, sekitar jam 15.48 WIB, di RS Aisiyah Ponorogo, dalam usia 65 Tahun …..

Semoga ALLOH SWT mengampuni dosa2nya….. Dan menerima semua amal ibadahnya ….. Dan semoga beliau meninggal dunia dalam keadaan HUSNUL KHOTIMAH ….. Aamiin ya robbal alamiin …..

ALFAATIHAH ……

Seperti diketahui Mas Tris, panggilan akrabnya mengemban amanah menjadi Ketua PSHT Cabang Ponorogo sejak setahun terakhir.

Baca Juga :

Mengenang Almarhum Mas Tris, Ketua PSHT Cabang Ponorogo yang santun dan selalu menjaga wudhunya.

Selamat jalan Mas Tris, Swargo Langgeng. (Yah/Gin).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Semarang – Portalnews Madiun Raya

Kabar duka kembali datang akibat wabah Corona. Prof. Muladi, yang merupakan mantan Menteri Hukum dan HAM (dulu Menteri Kehakiman)  meninggal dunia setelah sekian waktu melawan ganasnya virus yang sedang mewabah itu.

Selain pernah menjadi Menkumham, Prof Muladi juga pernah menjadi hakim agung, Mensesneg hingga anggota Komnas HAM.

Yanti Dalmiyanti, mahasiswa yang pernah belajar dimana Prof Muladi menjadi Rektor di Undip Semarang, wafatnya Prof Muladi pada pukul 06.45, Kamis (31/12/2020). “Innalillahi wa’innailaihi rajiun, Profesor Doktor  Muladi SH, mantan Rektor Universitas Diponegoro, meninggal dunia, tadi pagi, pukul 06.45,” ujarnya di Akun Medsosnya.

Lebih lanjut Yanti menjelaskan bahwa Prof Muladi merupakan mantan menteri yang sangat keren baginya. “Semasa menjabat Rektor dengan berani melindungi mahasiswa dari tekanan Pemerintahan Orde baru Soeharto. Bukan jenis pejabat  yang cuma memikirkan diri sendiri, jabatan dan gengsi,” Lanjutnya.

Yanti Dalmiyanti menyampaikan bela sungkawa kepada mantan rektor semasa kuliahnya itu. “Selamat jalan Prof, Semoga mendapat tempat di sisi yang Maha Cinta.” Pungkasnya.

Proses pemakaman Prof. Dr. H. Muladi, S.H., di Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang jam  16.30 WIB, Kamis sore (31/12/2020). (Red)

Jakarta – Portalnews Madiun Raya

Inalillahi wa ina ilaihi rojiun, Kabar duka datang dari keluarga besar KH Salahuddin Wahid atau yang lebih kita kenal dengan Gus Solah, pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang tersebut dikabarkan wafat di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta pada Ahad (02/02/2020).

Cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari atau adik kandung Alm Gus Dur itu wafat pada usia 77 tahun setelah mengalami kritis di rumah sakit tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, putra Almarhum, Ipang Wahid, Gus Sholah wafat pukul 20.55 WIB.

Cuitan Putra Almarhum di Media Sosial yang mengabarkan kabar duka itu.

Gus Sholah merupakan sosok penting di Jawa Timur dan Nasional. Di Pemilu 2004, Gus Sholah berpasangan dengan Calon Presiden Wiranto dan Pemilihan Presiden secara langsung yang pertama kali digelar di Indonesia, namun pasangan tersebut dikalahkan oleh pasangan SBY – Jusuf Kalla.

Dalam dekade terakhir, Gus Sholah banyak beraktivitas dalam kegiatan keagamaan dan pendidikan. Namun aktivitas politik tetap dijalaninya sebagai pemberi nasehat kepada para calon pemimpin di skala regional maupun nasional.

Rencananya, Senin (03/02/2020) jenazah Gus Solah akan dimakamkan di Ponpes Tebu Ireng Jombang pukul 16.00 WIB.

Sugeng Tindak GUS…….

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin wijaya

PONOROGOPortalnews MADIUN RAYA

Penghormatan terakhir  terhadap Almarhum Aiptu Pujiono (anggota Polsek Jetis Polres Ponorogo) yang meninggal dunia karena sakit di RSUD Dr. Harjono Ponorogo dilakukan di Rumah Duka Jl. Rambutan Perum Asabri Kel. Keniten Kec/Kab. Ponorogo.

Untuk prosesi pemakaman secara dinas Sabtu tanggal 21 Desember 2019 pukul 21.45 s.d 22.30 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Ponorogo Kompol Indah Wahyuni, S.H., M.H; Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun Nasikin, S.Ag, M.A; PJU dan Kapolsek Jajaran Polres Ponorogo;Anggota Polres dan Polsek Jajaran Polres Ponorogo; Masyarakat pelayat.

Upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah Alm. Aiptu Pujiono (Anggota Polsek Jetis Polres Ponorogo) dengan Inspektur Upacara Kabag Sumda Polres Ponorogo Kompol Bahrun Nasikin, S.Ag, M.A dan  Komandan Upacara Ipda Gatot Yw; sera Perwira Upacara Kasubbag Sarpras Polres Ponorogo Iptu Mujiono;

Rasa haru menyelimuti prosesi pemakaman di TPU Ploso Kuning Kelurahan Banyudono Kec Ponorogo, Tampak tangis haru nampak dari keluarga yang ditinggal dan juga terlihat beberapa rekan Polri juga terharu atas meninggalnya Aiptu Pujiono.

Selamat jalan Aiptu Pujiono semoga semua amal ibadah semasa hidupnya diterima oleh Allah SWT aamiin ya robbal alamin. (Yah/Gin)

Pewarta : Yahya Ali Rahmawan

Redaktur : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.