Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Pasien terkonfirmasi positif Covid 19 di Ponorogo terus bertambah.

Update hari ini Selasa (05/05/2020), pasien yang terkonfirmasi positif bertambah satu.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Ponorogo, Dra H Ipong Muchlissoni melalui grup Whatsapp.

“Iya benar, santri dari temboro yang waktu datang rapid nya positif, hasil swab nya positif juga. Jadi 3 orang sudah santri temboro yang konfirmasi positif, ” Ucap Bupati Ponorogo.

Bupati Ponorogo juga menyampaikan bahwa total ada 12 orang yang positif. “Rinciannya adalah 8 orang dari cluster Sukolilo, 1 cluster Jakarta, 3 cluster Temboro, ” Jelas Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati Ipong juga bersyukur bahwa ada 4 pasien yang dinyatakan sembuh. “Semuanya dari Cluster Sukolilo, mereka dilihat hasil swab yang pertama setelah positif, yang 4 orang dari cluster Sukolilo saat ini Alhamdulillah sudah negatif, kita tunggu hasil swab yang kedua semoga negatif lagi, sehingga dapat dinyatakan sembuh.” Ujar Bupati.

Yang sembuh hari ini yaitu pasien nomor 7. “Yang bersangkutan melanjutkan isolasi mandiri di rumah dan yang positif dirawat di RSUD Dr Harjono,” Kata Bupati Ipong Muchlissoni.

Bupati berharap masyarakat Ponorogo tetap bemangat. “Mari bersatu melawan covid 19, maturnuwun. ” Pungkas Bupati Ipong Muchlissoni. (Yah).

Magetan – Portalnews Madiun Raya

Kabupaten Magetan kembali terconfirm positip covid-19 2 orang malam ini 3 Mei 2020. Dua orang tersebut masih berhubungan erat dengan pesantren terbesar di Magetan.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, mengatakan tambahan dua pasien tersebut adalah Pasien 47 warga Kecamatan Plaosan dan Pasien 48 warga Kecamatan Bendo. “Keduanya merupakan hasil tracking terhadap pelajar ponpes terbesar di Magetan yang telah dipulangkan,” Ucapnya.

Dengan bertambahnya 2 orang terconfirm positip, Lanjut Saif, gugus tugas langsung melaksanakan lockdown/PSBB ala Magetan seperti yang telah dilakukan di area terdahulu. “Tim gugus tugas akan segera melakukan tracking kontak erat dan berinteraksi langsung dengan 2 orang tersebut,” Lanjutnya.

Tidak ketinggalan Physical distanching atau penutupan jalan dan pembatasan lain di lakukan area pasien 47 dan 48 tersebut, serta melakukan penyemprotan disinfektan dan penanganan masyarakat terdampak. “Tidak bosan bosannya kami sampaikan mari tetap selalu berperilaku hidup sehat, sesering mungkin cuci tangan dengan sabun di air mengalir, tetap tinggal di rumah, bekerja belajar dan beribadah tetap di rumah, selalu memakai masker bila terpaksa keluar rumah. Terapkan physical distancing, selalu jaga jarak aman hindari kerumunan dan jangan kucilkan penderita covid-19 beserta keluarganya.Inilah saatnya untuk saling menguatkan bukan saling menyalahkan. Mari kita bergerak bersama memutus mata rantai covid-19.” Pungkas Saif Muchlissun. (Red)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.