Ponorogo – Portalnews Madiun Raya

Eni Sriningsih, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal RT 02 RW 02 Dukuh Gobang Desa Gabel Kecamatan Kauman Ponorogo dikabarkan meninggal dunia, Selasa (02/06/2020).

Kabar duka itu disampaikan oleh rekan sesama PMI, Heny, warga Ponorogo yang sudah lama menjadi PMI di Hongkong.

“Mbak Eni mengalami gagal jantung juga mengalami pecah saraf pembuluh darah, beliau meninggal di Taiwan, ” Ucap Heny kepada Portalnews Madiun Raya melalui WA.

Lebih lanjut Heny menyampaikan bahwa dirinya berteman akrab dengan almarhumah. “Saya kerja di Hongkong, dan beliau di Taiwan, kita sahabatan sudah lama, ” Sambungnya.

Heny juga menyampaikan bahwa almarhumah sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit. “Hanya mungkin karena sudah nasibnya, pahlawan keluarga itu wafat, semoga almarhum Husnul Khatimah dan proses kepulangannya bisa berjalan lancar. ” Pungkas Heny. (Yah/Gin)

Ponorogo – Portalnews Madiunraya.com
Gaji Tenaga Kerja Wanita (TKW) di negara Hongkong ternyata lebih tinggi dari negara tujuan Taiwan.

Hal tersebut disampaikan Murni dan Wahyuni, Calon TKW yang mengurus dokumen di Kantor Imigrasi Ponorogo, Jum’at (07/09).

Menurut Murni, dirinya pernah bekerja di Taiwan selama 3 tahun. “Sekarang saya akan ke Hongkong mas, karena gajinya lebih tinggi, ” terang Murni yang diiyakan temannya, Wahyuni.

Sekarang gaji TKW di Hongkong mencapai 8 juta / bulan mas, sedangkan di Taiwan 7 juta, sambung Murni.

“Selain itu di Hongkong lebih ayem mas, karena kalau di Taiwan ada TKI sehingga bisa menimbulkan yang tidak tidak, ” lanjut Murni sambil tertawa.

Maksudnya ?

Kalau TKW dan TKI bertemu di perantauan yang mana jauh dari keluarga bisa berkenalan, lanjut pacaran dan akhirnya pasangan di Indonesia dicerai dari sana, karena menemukan pacar baru di perantauan, oleh karena itu tingkat perceraian TKI dan TKW Taiwan lebih tinggi dari TKW di Hongkong, ganti Wahyuni yang menjelaskan.

“Tapi, ya tergantung orangnya sih mas. Tidak semuanya begitu, hanya rata ratanya begitu, ” sahut Murni, wanita paruh baya dari Kecamatan Bungkal tersebut.

Yang terpenting percaya dengan pasangannya masing masing dan niat kita mencari rezeki untuk keluarga kita, yang lebih utama lagi kita harus selalu beribadah, pungkas Murni.

Wahyuni yang duduk disebelahnya hanya manggut manggut.

Selamat jalan pahlawan devisa. (yah/gin).

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.