Surabaya, – Portalnews Madiunraya.com

PT. Mitra Pinasthika Mulia ( MPM) distibutor sepeda motor Honda wilayah Jatim dan NTT mengadakan seleksi regional Honda Student Skill Contest ( HSSC) pada tanggal 27 Desember 2018. Seleksi ini diadakan serentak di 5 wilayah Karesidenan yaitu Karesidenan Madiun, Karesidenan Besuki, Karesidenan Malang, Karesidenan Kediri dan Karesidenan Bojonegoro.

Pada pelaksanaan HSSC seleksi regional ini diambil 5 pemenang yang akan mengikuti final seleksi regional pada bulan Februari 2019. HSSC seleksi regional ini diikuti oleh 200 peserta dari 64 sekolah. Peserta yang mengikuti seleksi regional ini merupakan 3 siswa terbaik dari seleksi HSSC Fase seleksi sekolah.

Peserta yang lolos final seleksi regional pada bulan Februari 2019 akan mengikuti tahap pemantapan teori dan praktek pada bulan Maret sampai dengan bulan Oktober 2019 untuk menghadapi kontes nasional HSSC.

Pada seleksi ini peserta diuji dengan materi Teori Pengetahuan Teknik Sepeda Motor Honda dan Praktek Meja. Adapun untuk Ujian Praktek Meja terdiri dari 5 Materi Uji yaitu Kelistrikan, Frame, Engine, Tools, dan PGM-FI

Secara keseluruhan, MPM telah bekerja sama dengan 91 SMK TBSM Astra Honda yang tersebar di Jawa Timur dan NTT. Bahkan secara aktif telah memulai program TBSM Astra Honda ini sejak tahun 2009 dimana melalui program ini telah melahirkan alumni terampil, berkarakter, dan mumpuni

Technical & Development Departemen Head MPM Naim Muhdori mengatakan kontes ini merupakan salah satu wadah untuk peningkatan mutu pendidikan vokasi dalam mencetak kompetensi siswa yang terampil sesuai dengan perkembangan teknologi teknisi Honda serta merupakan komitmen Honda dalam dunia pendidikan vokasi industri, terutama dalam program link and match antara dunia kerja dan dunia pendidikan.

Berikut adalah juara masing masing karesidenan 25 Siswa lolos seleksi ke HSSC Regional 2019,

KARESIDENAN MADIUN

  1. LUKMAN WIJANARNO – SMKN1BENDO
  2. RIZKI OKTAVIAN – SMK PGRI2 PONOROGO
  3. PANDU BEKTI – SMKN 1 BENDO
  4. ALWI AKBAR – SMKN 1 GEGER
  5. REYHAN DHIMAS – SMKN 1 GEGER

KARESIDENAN BESUKI

  1. Deri Alvika SMK MUH 2 GENTENG
  2. Nizam Alfi SMK MUH 2 GENTENG
  3. Fitra Nur Wahid SMK Muh 3 Ambulu
  4. yuda Arifandika SMKN 1 Suboh
  5. Abdussalam SMKN 2 Kraksaan

KARESIDENAN MALANG
1.Rio Bagus Jiwan- SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen.
2.Arfandi Rosady- SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen
3.Gian Adi Pratama – SMK Islam 1 Blitar
4.Ruli Imajuddin A.S – SMK Turen. Malang
5.Vioda Vanky A – SMK Turen Malang.

KARESIDENAN KEDIRI

  1. MOHAMMAD KAMIM – SMK AL HUDA – KEDIRI
  2. RAHMAT ARDI RIZKY – SMK AL HUDA – KEDIRI
  3. M ZIDHAN S – SMK 1 JATIREJO – MOJOKERTO
  4. ALDIAN EKA R – SMKN SORE TULUNGAGUNG
  5. YUDA PRATAMA PUTRA – SMKN 1 BANDUNG TULUNGAGUNG

KARESIDENAN BOJONEGORO

  1. AGUNG JUMANTORO – SMKN 1 BAURENO
  2. AHMAD SAIFUL ANAM – SMK TARUNA BALEN
  3. M. RIFQI KURNIAWAN – SMKN 1 BAURENO
  4. MUHAMMAD NASRUDIN – SMK TARUNA BALEN
  5. ABDUL GHOFUR – SMKN 3 BOJONEGORO

Ponorogo,- Portal Madiun Raya
Momentum awal masuk sekolah Tahun Pelajaran 2018/2019 dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Kota Ponorogo untuk membekali siswa/siswinya dengan karakter disiplin guna menghadapi masa belajar tahun ini.

1.625 siswa/siswi dari beberapa sekolah yang berdekatan dengan Makodim 0802/Ponorogo hari ini melaksanakan pelatihan dan pembekalan Pendidikan Pertama Bela Negara (PPBN) di Lapangan sepak bola Kodim 0802/Ponorogo.(17/07/2018)

31 Personel Makodim 0802/Ponorogo dan Koramil 0802/01 Kota Ponorogo dilibatkan dalam latihan PPBN yang rencananya akan dilaksanakan selama 3 hari. Perencanaan kegiatan yang jauh-jauh hari telah dipersiapkan ini merupakan salah satu kegiatan dari keseluruhan kegiatan PPBN bagi seluruh siswa/siswi tingkat SLTP dan SLTA di seluruh wilayah Kabupaten Ponorogo yang dilaksanakan secara serentak pada minggu ke-3 bulan Juli tahun 2018.

Menurut Pelda Erdianto Bati Tuud Koramil 0802/01 Kota Ponorogo selaku Koordinator Pelatih kegiatan PPBN di Lapangan Makodim 0802/Ponorogo ini menyampaikan bahwa PPBN ini diikuti oleh 1.625 orang siswa/siswi dari SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 6 dan SMKN 2 Ponorogo. “Materi yang diberikan kepada 1.625 siswa/siswi ini meliputi pelatihan fisik berupa Peraturan Baris Berbaris (PPBN), Peraturan Penghormatan Militer (PPM) dan tata upacara”,ujar Pelda Erdianto.

Selanjutnya akan diberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang), Bela Negara dan Upaya menangkal Radikalisme dengan memberikan materi “WAROK”,lanjut Pelda Erdianto.

Untuk materi “WAROK” yang disusun sendiri oleh Dandim 0802/Ponorogo Letnan Kolonel Inf Made Sandy Agusto yaitu Waspada bahaya radikalisme, Rekatkan tali silaturahmi, toleransi dan kerjasama masyarakat, Optimalkan siskamling dan aturan wajib lapor bagi pendatang baru serta Ketahui, pahami dan laporkan setiap informasi/kejadian menonjol kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, urai Pelda Erdianto. (dim0802/gin)

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.