Ponorogo – PORTALNEWS MADIUN RAYA

Mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi siswanya, SMK PGRI 2 Ponorogo melaunching dan uji coba alat pendeteksi Covid 19.

Dihadiri Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko dan jajaran Dinas Pendidikan, SMK PGRI 2 Ponorogo kegiatan itu berjalan dengan lancar.

Menurut Kepala SMK PGRI 2, Syamhudi Arifin, SE, MM menjelaskan bahwa latar belakang uji coba tersebut adalah untuk mensegerakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi para siswanya. “Kalau bicara pintar dan pandai, Google lebih pintar tetapi lepas dari itu, etika tidak bisa kami ajarkan, untuk itu bagaimana membuat terobosan agar PTM agar bisa dilakukan ditengah Pandemi, ” Ucap Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo.

Untuk itu, lanjut Syamhudi, selain menerapkan Protokol Kesehatan secara ketat pihaknya membuat terobosan dengan mendatangkan alat deteksi dini Covid 19. “Dengan alat yang telah mendapat ijin dari Kementerian Kesehatan maka kita bisa melakukan deteksi dini Covid 19 sehingga kegiatan Pembelajaran Tatap Muka bisa kita lakukan, ” Lanjut Syamhudi.

Syamhudi Arifin berharap dengan PTM yang dilakukan selain menambah kepandaian juga menanamkan akhlak bagi para siswanya. “Kalau Watuk itu ada obatnya namun kalau Watak itu perlu pembelajaran, keteladanan dan pengajaran secara langsung, ” Terang Syamhudi.

Proses mendapatkan GeNose itu sendiri Syamhudi mengaku melalui proses yang berliku. “Alhamdulillah, kebetulan saya alumni UGM sehingga bisa mendapatkan alat tersebut. Saat ini ada satu di SMK PGRI 2 dan satu kita berikan ke Pemerintah Kabupaten Ponorogo sebagai upaya kita bersama untuk mengantisipasi Pandemi Covid 19 ini. ” Pungkas Syamhudi Arifin.

Sementara Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menyambut baik dengan launching tersebut. “Ini adalah langkah awal untuk Pembelajaran Tatap Muka di Ponorogo agar ditahun ini para pelajar bisa merasakan proses pembelajaran yang selama setahun ini terhalang oleh Pandemi. ” Ucap Bupati Sugiri Sancoko. (Yah).

Peliput : Yahya Ali Rahmawan

Penyunting : Agin Wijaya

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.